Rute Transjakarta Koridor 3 Kalideres-Monas dengan kode ungu/biru muda adalah salah satu jalur busway yang hubungkan Jakarta Barat ke pusat. Melayani rute turunan 3F (Kalideres-Senayan, 3H (Kota-Stasiun Pesing), dan 3E (Kalideres-Jembatan Gantung). Di artikel ini, kamu akan temukan gambaran rute, cara baca arah perjalanan, tips agar tidak salah naik bus, sampai pindah koridor. Jadi, walau kamu baru pertama kali naik Transjakarta.
Daftar isi:
- Sekilas Koridor 3 TransJakarta
- Rute Koridor 3 Kalideres–Monas
- Cara memahami halte dan titik patokan penting
- Titik transit dan cara lanjut ke koridor lain
- Jam ramai dan tips pilih waktu berangkat
- Tips naik Koridor 3 agar lebih nyaman
- Tap in–tap out lebih praktis dengan M-Smile
- FAQ singkat
Sekilas Koridor 3 TransJakarta
Koridor 3 dikenal sebagai koridor yang layani dari sisi barat Jakarta ke pusat kota. Titik awalnya berada di Kalideres, lalu rute bergerak ke arah pusat kota hingga area Monas. Karena jalurnya melintasi area yang padat aktivitas, koridor ini sering jadi pilihan untuk perjalanan harian yang butuh rute jelas dan mudah diikuti.
Kalau kamu tinggal di Jakarta Barat, Koridor 3 bisa bantu mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Selain lebih hemat, kamu juga bisa hindari stres macet panjang. Di sisi lain, bagi pekerja yang masuk pagi dan pulang sore, koridor ini termasuk yang cukup ramai, sehingga perlu strategi sederhana agar perjalanan tetap nyaman.
Rute Koridor 3 Kalideres–Monas
Source: Transjakarta
Arah Kalideres → Monas
Pada arah ini, bus berangkat dari Kalideres, Pesakih, Sumur Bor, Rawa Buaya, Jembatan Baru, Pulo Nangka, Jembatan Gantung, Taman Kota, Damai, Jelambar, Grogol, Roxy, Petojo, Monas.
Untuk memastikan kamu tidak salah naik, cek 3 hal sebelum masuk bus:
- Papan tujuan di depan bus (biasanya menulis tujuan akhir).
- Info rute di halte (peta atau papan jalur).
- Pengumuman petugas (jika ada perubahan layanan).
Cara Memahami Halte dan Titik Patokan Penting
Di TransJakarta, halte itu kunci. Banyak orang tidak menghafal semua halte, tapi mereka hafal titik patokan. Cara ini lebih mudah. Berikut cara simpel agar kamu cepat paham rute Koridor 3.
1) Bagi rute menjadi 3 segmen
- Segmen Barat: sekitar Kalideres dan area Jakarta Barat.
- Segmen Tengah: area yang dekat pusat aktivitas dan simpul jalan besar.
- Segmen Pusat: mendekati pusat kota dan area Monas.
Dengan membagi rute, kamu lebih mudah mengingat: “Saya naik dari segmen Barat, turun di segmen Tengah, lalu lanjut ke segmen Pusat” misalnya.
2) Tandai halte yang dekat tujuan kamu
Kalau tujuanmu kantor, kampus, atau tempat tertentu, cari halte terdekat. Setelah itu, cek opsi jalan kaki, ojek, atau angkutan lain dari halte tersebut. Cara ini membuat kamu tidak harus turun tepat “di depan tempat”, tapi cukup di titik paling masuk akal.
3) Pahami halte besar vs halte kecil
Halte besar biasanya lebih ramai, punya akses lebih luas, dan sering jadi titik pindah koridor. Halte kecil lebih cocok untuk naik-turun di area lokal. Saat jam sibuk, halte besar cenderung padat, jadi kamu perlu antisipasi waktu.
Titik Transit dan Cara Lanjut ke Koridor Lain
Salah satu keunggulan TransJakarta adalah kamu bisa lanjut ke banyak arah. Jadi, Koridor 3 bisa jadi “jalur utama”, lalu kamu pindah koridor untuk sampai tujuan akhir.
1) Transit untuk menuju arah lain di pusat kota
Jika kamu ingin lanjut ke area lain di pusat Jakarta, biasanya kamu bisa turun di titik yang dekat simpul koridor lain. Setelah itu, ikuti petunjuk arah perpindahan koridor di halte. Biasakan cek papan “arah koridor” agar tidak salah jalur.
2) Transit untuk menuju Selatan atau Utara
Untuk tujuan yang mengarah ke Jakarta Selatan atau Utara, strategi paling aman adalah:
- turun di halte yang punya akses pindah koridor,
- cek koridor lanjutan yang sesuai,
- pastikan arah bus lanjutan sudah tepat sebelum tap masuk.
Jika kamu baru pertama kali, pilih transit di halte yang lebih besar karena petunjuknya biasanya lebih jelas dan banyak petugas yang bisa ditanya.
Baca juga: Panduan Rute TransJakarta
Jam Ramai dan Tips Pilih Waktu Berangkat
Koridor 3 termasuk koridor yang ramai di jam kerja. Agar perjalanan lebih nyaman, kamu bisa menyesuaikan waktu berangkat.
- Pagi (arah ke Monas): padat karena arus berangkat kerja.
- Sore–malam (arah ke Kalideres): padat karena arus pulang.
Jika kamu punya waktu fleksibel, coba berangkat sedikit lebih awal atau sedikit lebih siang. Selisih 20–30 menit kadang membuat kondisi bus jauh lebih nyaman.
Tips Naik Koridor 3 agar Lebih Nyaman
Berikut beberapa tips sederhana yang sering membantu, terutama bagi komuter harian:
1) Siapkan kartu sebelum tap
Hal kecil ini membuat antrean lebih lancar. Saat jam sibuk, waktu bisa terbuang hanya karena orang baru cari kartu di depan gate.
2) Perhatikan arah bus dan tujuan akhir
Jangan hanya ikut arus orang. Selalu cek tulisan tujuan di bus. Jika ada dua bus yang sama-sama “Koridor 3” tapi tujuan akhir berbeda, kamu bisa salah arah jika tidak cek.
3) Pilih posisi berdiri yang aman
Kalau bus penuh, hindari berdiri tepat di depan pintu. Pilih area pegangan yang aman dan tidak menghalangi orang keluar-masuk.
4) Utamakan kursi prioritas
Jika ada lansia, ibu hamil, atau penumpang difabel, berikan kursi prioritas. Perjalanan jadi lebih tertib dan nyaman untuk semua.
5) Punya rute cadangan
Kalau halte terlalu padat, kamu bisa menunggu bus berikutnya, atau turun satu halte lebih awal/lambat lalu jalan kaki. Rute cadangan membuat kamu tidak panik saat kondisi padat.
Tap In–Tap Out Lebih Praktis dengan M-Smile
Selain paham rute, bagian penting saat naik TransJakarta adalah urusan bayar. Jika kamu ingin alur yang lebih ringkas, kamu bisa manfaatkan M-Smile (aplikasi dari Bank Mega) untuk dukung transaksi transport dengan sistem tap in dan tap out (sesuai ketentuan yang berlaku di sistem pembayaran transport).
Kenapa ini terasa membantu? Karena saat jam sibuk, kamu butuh proses yang cepat dan rapi. Dengan sistem tap, kamu cukup masuk sesuai alur, lalu cek riwayat transaksi bila perlu.
- Praktis untuk mobilitas harian.
- Cepat saat antre di gate.
- Mudah dipantau karena transaksi tercatat.
Catatan: Pastikan fitur yang dibutuhkan sudah aktif dan saldo mencukupi sebelum berangkat, agar proses tap berjalan lancar.
Cara Menggunakannya:
- Aktifkan Fitur: Buka aplikasi M-Smile, pilih menu “QRIS Tap”, lalu pilih sumber dana (rekening/kartu debit) dan pastikan NFC HP Anda aktif.
- Tap di Halte/Bus: Saat masuk halte atau naik bus, cukup tempelkan handphone Anda ke mesin pembaca NFC (di gate halte atau alat Tap On Bus (TOB) di dalam bus) untuk tap in.
- Tap Out: Lakukan hal yang sama saat keluar untuk tap out.
FAQ Singkat
1) Koridor 3 TransJakarta ke mana?
Koridor 3 menghubungkan Kalideres di Jakarta Barat menuju area pusat kota, termasuk kawasan Monas.
2) Kapan Koridor 3 paling padat?
Umumnya padat pada pagi (arah ke pusat kota) dan sore–malam (arah balik ke Jakarta Barat).
3) Biar tidak salah naik, apa yang harus dicek?
Cek tujuan di depan bus, cek peta rute di halte, dan pastikan arah perjalanan sesuai kebutuhan kamu.
4) Kalau harus transit, paling aman di mana?
Pilih halte yang lebih besar dan ramai, karena biasanya petunjuk pindah koridor lebih jelas dan ada petugas yang bisa ditanya.
Catatan Akhir
Dengan memahami rute TransJakarta Koridor 3 Kalideres–Monas, kamu bisa merencanakan perjalanan lebih rapi, hemat waktu, dan minim salah arah. Mulai dari hafal titik patokan, pilih jam berangkat yang pas, sampai siapkan cara bayar sebelum tap—hal kecil seperti ini sering membuat perjalanan harian terasa jauh lebih nyaman.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

