Strategi investasi dari THR yang paling bagus adalah dengan bagi uang bonus Anda menjadi beberapa bagian. Sebaiknya, taruh setengah dari uang THR untuk aset masa depan sebelum Anda pakai untuk belanja baju atau makanan. Dengan cara ini, uang Tunjangan Hari Raya (THR) Anda tidak akan habis begitu saja. Uang itu justru akan tumbuh dan jadi modal kaya di masa depan.
Banyak orang lupa bahwa masa depan butuh dana yang besar. Jika uang bonus hanya dipakai untuk senang-senang dalam satu minggu, Anda akan rugi. Mari kita pelajari cara bagi uang yang pas agar hidup Anda lebih tenang setelah hari raya usai.
Kenapa Harus Jaga Cara Pakai Uang THR?
Saat dapat uang banyak, mata kita sering silap karena lihat diskon. Ini adalah hal yang wajar tapi harus dijaga. Jangan anggap THR sebagai uang gratis yang boleh habis dalam sekejap. Anggaplah uang ini sebagai alat untuk beli masa depan yang lebih aman.
Tahun ini penuh dengan pilihan gaya hidup yang mahal. Jika tidak hati-hati, uang Anda akan habis untuk hal yang tidak perlu. Kunci utamanya adalah tahan diri. Jangan beli barang hanya karena ikut tren di media sosial. Fokuslah pada apa yang Anda butuh, bukan apa yang Anda mau saat itu saja.
1. Pakai Rumus Simpel 50-30-20
Agar tidak bingung, pakai rumus yang mudah saja. Bagi uang THR Anda ke dalam tiga kantong besar. Cara ini sangat ampuh agar uang tidak lari ke tempat yang salah.
- 50% Untuk Tabungan: Langsung sisihkan di awal. Ini untuk aset jangka panjang.
- 30% Untuk Hari Raya: Pakai ini untuk beli tiket mudik, makanan, atau amplop lebaran.
- 20% Untuk Bayar Utang: Jika punya utang, pakai uang ini agar beban hidup Anda hilang.
Cara ini sangat simpel. Anda tetap bisa senang-senang tapi masa depan juga tetap aman. Jika utang sudah lunas, uang 20% itu bisa Anda tambah ke kantong tabungan.
2. Pilih Tempat Taruh Uang yang Pas
Setelah uang disisihkan, Anda harus tahu di mana tempat taruh uang yang pas. Tiap orang punya rasa takut yang beda-beda saat simpan uang. Pilih yang paling cocok dengan hati dan rencana Anda.
Tabel Pilihan Tempat Simpan Uang
| Pilihan | Sifatnya | Lama Simpan |
|---|---|---|
| Deposito Bank Mega | Sangat aman dan pasti. | 1 tahun |
| Emas atau Logam Mulia | Harga naik tiap tahun. | 5 tahun |
| Reksa Dana | Bisa untung lebih besar. | 2-3 tahun |
3. Berhenti Beli Barang yang Tidak Perlu
Banyak dari kita yang beli barang karena gengsi. Saat lebaran, godaan beli baju mahal sangat besar. Padahal, baju lama pun masih bagus jika kita pandai tata gaya. Coba pikir lagi sebelum bayar di kasir.
Apakah barang ini akan berguna dalam satu tahun ke depan? Jika tidak, lebih baik uangnya Anda simpan. Ingat, rasa senang beli barang baru hanya tahan sebentar. Rasa tenang punya tabungan akan tahan selamanya. Inilah inti dari strategi investasi dari THR yang benar.
4. Pakai Fitur Simpan Uang Otomatis
Jika Anda merasa susah untuk tahan diri, pakai bantuan fitur bank. Di Bank Mega, ada fitur yang bisa tarik uang Anda secara otomatis ke tabungan khusus. Jadi, saat THR masuk, uang itu langsung pindah tempat.
Anda tidak akan melihat saldo itu di rekening utama. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa punya banyak uang untuk jajan. Ini adalah trik paling jitu untuk orang yang suka belanja. Biarkan sistem yang jaga uang Anda dari diri Anda sendiri.
Baca juga: Apa Itu Investasi? Pengertian, Manfaat, dan Cara Memulainya
Poin Penting yang Harus Diingat
- Cek dulu utang Anda sebelum mulai simpan uang.
- Selalu sedia uang darurat agar hidup tenang.
- Pakai layanan Bank Mega agar uang Anda aman.
- Lihat info resmi dari Bank Indonesia tentang uang yang benar.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
