Summary
Wisata Makassar cocok untuk liburan singkat karena pilihannya lengkap. Kamu bisa menikmati sunset di Pantai Losari, melihat sejarah di Fort Rotterdam, main ke pulau kecil, sampai berburu kuliner khas seperti coto, konro, pallubasa, dan pisang epe. Agar perjalanan tidak boros, susun rute per area, siapkan budget makan, dan cek promo Bank Mega untuk dining, hotel, atau travel jika tersedia.
Daftar Isi
- Kenapa Makassar Cocok untuk Liburan Singkat?
- Rute Wisata Makassar yang Bisa Kamu Coba
- Tempat Wisata yang Wajib Masuk List
- Kuliner Khas Makassar yang Jangan Dilewatkan
- Contoh Itinerary 3 Hari di Makassar
- Tips Atur Budget Liburan
- Cara Liburan Lebih Hemat dengan Bank Mega
- Tips Biar Trip Lebih Nyaman
- Makassar Itu Bukan Cuma Losari
- FAQ
Wisata Makassar punya rasa yang cukup beda dari kota besar lain. Ada suasana pesisir, jejak sejarah, makanan berkuah yang kuat, sampai pulau kecil yang bisa kamu datangi tanpa harus pergi terlalu jauh.
Ini bukan tipe kota yang hanya cocok untuk lewat sebentar.
Jika rutenya disusun dengan baik, tiga hari di Makassar sudah cukup untuk dapat banyak pengalaman. Sore bisa kamu habiskan di Pantai Losari, pagi bisa mulai dari benteng tua, lalu hari berikutnya lanjut ke pulau atau kuliner.
Yang penting, jangan membuat rute terlalu padat. Makassar paling enak dinikmati pelan-pelan, sambil menyelipkan waktu makan di tempat yang tepat.
Kenapa Makassar Cocok untuk Liburan Singkat?
Makassar cocok untuk liburan singkat karena banyak tempat menarik berada di area yang masih mudah dijangkau. Kamu tidak perlu pindah kota untuk menikmati pantai, tempat sejarah, kuliner, dan wisata keluarga.
Kalau suka foto, kota ini punya banyak latar menarik. Ada tepi laut, bangunan lama, masjid ikonik, sampai suasana pulau kecil.
Untuk pencinta kuliner, Makassar jelas sulit ditolak. Banyak makanan khas yang punya rasa kuat dan sulit ditemukan dengan rasa yang sama di kota lain.
Liburan di sini juga bisa dibuat hemat. Beberapa tempat bisa dinikmati tanpa tiket mahal, asal kamu pintar mengatur rute, jam datang, dan pilihan tempat makan.
Rute Wisata Makassar yang Bisa Kamu Coba
Agar perjalanan lebih enak, bagi rute wisata Makassar berdasarkan area. Cara ini membuat waktu tidak habis di jalan.
Untuk hari pertama, kamu bisa fokus di pusat kota. Masukkan Fort Rotterdam, Pantai Losari, Masjid Terapung, dan Masjid 99 Kubah dalam satu rute.
Hari kedua bisa dibuat lebih santai dengan wisata pulau. Pulau Samalona atau Lae-Lae cocok untuk kamu yang ingin main air, foto, atau menikmati laut dari sisi berbeda.
Hari ketiga bisa diisi dengan kuliner dan wisata keluarga. Pilih Museum Balla Lompoa, Trans Studio Makassar, atau berburu oleh-oleh sebelum pulang.
Jangan lupa sisakan ruang untuk makan. Di Makassar, kuliner bukan pelengkap. Justru sering jadi alasan utama orang datang.
Tempat Wisata yang Wajib Masuk List
1. Pantai Losari
Pantai Losari adalah ikon yang hampir selalu masuk daftar pertama. Tempat ini cocok untuk jalan sore, duduk santai, foto, dan melihat langit berubah warna menjelang malam.
Datanglah saat sore. Cuacanya biasanya lebih bersahabat, dan suasana tepi laut terasa lebih hidup.
Di sekitar area ini, kamu juga bisa menemukan banyak pilihan makanan. Jadi, setelah menikmati sunset, perjalanan bisa langsung lanjut ke agenda kuliner.
2. Fort Rotterdam
Fort Rotterdam memberi sisi sejarah yang kuat dalam perjalanan kamu. Benteng ini punya bangunan tua, halaman luas, dan sudut foto yang terasa klasik.
Tempat ini cocok dikunjungi pagi atau sore. Siang hari bisa cukup panas, jadi pakai baju yang nyaman dan bawa air minum.
Kalau kamu suka tempat yang punya cerita, Fort Rotterdam bisa jadi pembuka trip yang bagus.
3. Masjid 99 Kubah
Masjid 99 Kubah punya bentuk yang sangat mudah dikenali. Warna dan bentuk kubahnya membuat bangunan ini sering jadi spot foto wisatawan.
Lokasinya berada di kawasan tepi laut. Karena itu, kamu bisa menggabungkannya dengan rute Pantai Losari atau CPI.
Datang saat sore bisa jadi pilihan yang pas. Cahaya lebih lembut, dan area sekitar terasa lebih nyaman untuk jalan santai.
4. Masjid Terapung Amirul Mukminin
Masjid Terapung Amirul Mukminin berada dekat Pantai Losari. Bangunannya terlihat cantik dari area tepi laut dan punya suasana yang tenang.
Tempat ini tidak butuh waktu lama untuk dikunjungi. Namun, tetap menarik jika kamu ingin menyisipkan wisata religi dalam rute kota.
Pastikan tetap menjaga pakaian dan sikap saat berada di area ibadah.
5. Pulau Samalona
Pulau Samalona cocok untuk kamu yang ingin melihat sisi laut Makassar dengan lebih dekat. Air laut, pasir, dan suasana pulau kecil membuat tempat ini terasa seperti jeda dari hiruk-pikuk kota.
Untuk ke sana, kamu perlu naik perahu. Lebih hemat jika pergi bersama beberapa orang karena biaya perahu bisa dibagi.
Sebelum berangkat, cek cuaca. Kalau laut sedang kurang bersahabat, lebih baik ubah rute ke wisata kota.
6. Pulau Lae-Lae
Pulau Lae-Lae bisa menjadi pilihan jika kamu ingin trip pulau yang tidak terlalu lama. Suasananya santai dan cocok untuk melihat Makassar dari arah laut.
Tempat ini pas untuk perjalanan setengah hari. Kamu bisa berangkat pagi, lalu kembali ke kota untuk makan siang atau lanjut ke tempat lain.
Bawa barang secukupnya. Untuk wisata pulau, yang penting adalah baju ganti, sunblock, air minum, dan kantong sampah pribadi.
7. Museum Balla Lompoa
Museum Balla Lompoa cocok untuk kamu yang ingin mengenal budaya Gowa. Bangunannya punya bentuk rumah adat yang khas dan terasa berbeda dari wisata kota lainnya.
Di sini, kamu bisa melihat sisi budaya lokal yang lebih dalam. Tempat ini tidak seramai area pantai, jadi suasananya lebih tenang.
Masukkan ke rute jika kamu ingin liburan yang tidak hanya berisi foto dan makan.
8. Trans Studio Makassar
Trans Studio Makassar bisa jadi pilihan untuk keluarga. Tempat ini cocok saat kamu ingin wisata indoor, terutama jika cuaca terlalu panas atau sedang hujan.
Anak-anak biasanya lebih betah karena banyak wahana dan aktivitas di dalam area. Untuk orang dewasa, tempat ini juga bisa jadi jeda dari rute outdoor.
Sebelum datang, cek jam buka dan tiket terbaru agar budget tidak meleset.
9. Pantai Akkarena
Pantai Akkarena bisa kamu pilih untuk suasana pantai yang lebih santai. Tempat ini cocok untuk duduk, foto, dan menikmati angin laut.
Jika ingin suasana lebih nyaman, datang di luar jam paling ramai. Pagi atau sore biasanya lebih enak dibanding tengah hari.
Rute ini bisa digabung dengan area kota agar tidak terlalu banyak pindah lokasi.
10. Kawasan Kuliner Makassar
Untuk Makassar, tempat makan bisa dianggap destinasi tersendiri. Banyak orang datang bukan hanya untuk pantai, tapi juga untuk coto, konro, pallubasa, pisang epe, dan seafood.
Pilih tempat makan sesuai rute. Cara ini lebih hemat waktu dan membuat perjalanan tidak terasa berantakan.
Kalau pergi ramai-ramai, cek menu dan kisaran harga lebih dulu. Budget makan di Makassar bisa aman, tapi bisa juga melebar kalau semua menu ingin dicoba.
Kuliner Khas Makassar yang Jangan Dilewatkan
Kuliner adalah bagian penting dari wisata Makassar. Bahkan, beberapa orang bisa menyusun itinerary hanya dari daftar tempat makan.
1. Coto Makassar
Coto Makassar cocok untuk sarapan atau makan siang. Kuahnya gurih, rasanya kuat, dan biasanya disantap dengan ketupat.
Pilih tempat yang ramai dan bersih. Untuk pengalaman pertama, datang saat perut belum terlalu penuh.
2. Konro
Konro adalah menu iga dengan bumbu khas. Ada yang berkuah, ada juga yang dibakar.
Menu ini cukup berat, jadi cocok untuk makan siang atau malam. Kalau pergi berdua, kamu bisa pesan beberapa menu untuk dibagi.
3. Pallubasa
Pallubasa punya rasa yang khas dan sering dibandingkan dengan coto. Namun, keduanya tetap punya karakter berbeda.
Kalau punya waktu, coba dua-duanya di hari yang berbeda. Dengan begitu, kamu bisa merasakan bedanya tanpa terlalu kenyang dalam satu waktu.
4. Pisang Epe
Pisang epe paling enak dimakan sore atau malam. Pisang dibakar, lalu diberi saus gula merah yang manis.
Camilan ini cocok setelah jalan-jalan di area Pantai Losari.
5. Es Pisang Ijo
Cuaca Makassar bisa terasa panas. Es pisang ijo bisa jadi pilihan yang segar setelah makan berat.
Rasanya manis, dingin, dan cukup mengenyangkan. Cocok untuk jeda sebelum lanjut ke destinasi berikutnya.
Contoh Itinerary 3 Hari di Makassar
Hari Pertama: Sejarah, Kota, dan Sunset
Mulai dari Fort Rotterdam. Setelah itu, lanjut ke Masjid 99 Kubah dan Masjid Terapung Amirul Mukminin.
Sore hari, tutup rute di Pantai Losari. Jangan terburu-buru pulang, karena suasana terbaik justru muncul saat matahari mulai turun.
Malamnya, pilih kuliner khas. Coto, pallubasa, atau seafood bisa jadi pilihan sesuai selera.
Hari Kedua: Main ke Pulau
Jika cuaca bagus, gunakan hari kedua untuk ke Pulau Samalona atau Pulau Lae-Lae. Berangkat pagi agar waktu di pulau lebih panjang.
Siapkan baju ganti, sunblock, dan uang tunai. Jangan bawa terlalu banyak barang karena perjalanan perahu akan lebih nyaman jika bawaan ringan.
Setelah kembali ke kota, kamu bisa makan konro atau mencari pisang epe untuk camilan malam.
Hari Ketiga: Wisata Santai dan Oleh-Oleh
Hari terakhir sebaiknya tidak terlalu padat. Pilih Museum Balla Lompoa, Trans Studio Makassar, atau pantai yang lebih santai seperti Akkarena.
Sisakan waktu untuk beli oleh-oleh. Jangan taruh agenda belanja terlalu mepet dengan jadwal pulang.
Kalau penerbangan malam, kamu masih bisa menutup trip dengan makan besar terakhir di kota.
Tips Atur Budget Liburan
Budget liburan ke Makassar bisa dibuat lebih aman jika kamu membaginya sejak awal. Minimal, siapkan pos untuk makan, transport, tiket masuk, pulau, hotel, dan oleh-oleh.
Untuk makan, jangan terlalu pelit. Justru kuliner adalah bagian penting dari pengalaman di kota ini.
Namun, tetap buat batas harian. Misalnya satu kali makan besar, satu camilan khas, dan satu menu ringan.
Jika ingin ke pulau, cari teman perjalanan. Biaya perahu biasanya terasa lebih ringan jika dibagi beberapa orang.
Gunakan juga peta digital untuk menyusun rute. Tempat yang berdekatan sebaiknya dikunjungi dalam hari yang sama agar biaya transport tidak membengkak.
Cara Liburan Lebih Hemat dengan Bank Mega
Sebelum berangkat, cek promo Bank Mega yang sedang tersedia. Kamu bisa mencari promo dining, hotel, travel, atau merchant lain yang sesuai dengan rute liburan.
Kartu Kredit Bank Mega bisa membantu kamu mengatur kebutuhan saat liburan, mulai dari makan di restoran, booking hotel, belanja oleh-oleh, sampai kebutuhan travel lain sesuai promo yang berlaku.
Tetap pakai kartu kredit sesuai kemampuan bayar. Tujuannya agar liburan terasa ringan, bukan meninggalkan tagihan yang berat setelah pulang.
Untuk kebutuhan harian selama perjalanan, M-Smile juga bisa membantu. Kamu bisa cek saldo, melihat riwayat dana, transfer, dan memantau uang keluar dari HP.
Kalau kamu sudah punya budget harian, cek riwayat dana di M-Smile setiap malam. Cara sederhana ini bisa membantu kamu tahu apakah pengeluaran masih sesuai rencana.
Tips Biar Trip Lebih Nyaman
Pakai baju yang ringan dan nyaman. Cuaca Makassar bisa cukup panas, terutama jika kamu banyak jalan di area outdoor.
Bawa topi, kacamata, dan sunblock. Tiga barang kecil ini bisa membuat perjalanan jauh lebih nyaman.
Untuk wisata pulau, cek cuaca sejak malam sebelumnya. Jangan memaksa pergi jika kondisi laut kurang baik.
Simpan uang tunai secukupnya. Beberapa tempat kecil mungkin belum menerima pembayaran non-tunai.
Terakhir, jangan terlalu banyak memasukkan tempat dalam satu hari. Liburan yang terlalu padat sering membuat kamu lelah dan tidak benar-benar menikmati kota.
Makassar Itu Bukan Cuma Losari
Wisata Makassar sering identik dengan Pantai Losari, padahal pilihannya jauh lebih luas. Ada benteng tua, masjid ikonik, pulau kecil, pantai, museum, taman bermain, dan kuliner yang kuat karakternya.
Dengan rute yang tepat, tiga hari sudah cukup untuk menikmati banyak sisi kota ini. Kuncinya adalah tidak terburu-buru.
Susun rute per area, siapkan budget, dan cek promo Bank Mega sebelum berangkat. Dengan cara itu, liburan ke Makassar bisa terasa lebih hemat, lebih rapi, dan tetap berkesan.
Baca juga: Jelajahi Kuliner Makassar dengan Promo Bank Mega
FAQ
Q: Wisata Makassar paling terkenal apa?
A: Beberapa yang paling terkenal adalah Pantai Losari, Fort Rotterdam, Masjid 99 Kubah, Pulau Samalona, dan kuliner khas Makassar.
Q: Berapa hari ideal untuk liburan ke Makassar?
A: Tiga hari sudah cukup untuk menikmati wisata kota, kuliner, dan satu rute pulau jika cuaca mendukung.
Q: Kapan waktu terbaik ke Pantai Losari?
A: Sore hari sering menjadi waktu yang nyaman karena cuaca lebih sejuk dan suasana sunset lebih terasa.
Q: Kuliner khas Makassar apa yang wajib dicoba?
A: Kamu bisa mencoba coto Makassar, konro, pallubasa, pisang epe, es pisang ijo, dan seafood.
Q: Bagaimana cara hemat saat liburan ke Makassar?
A: Susun rute per area, buat budget makan, cek biaya pulau, siapkan uang tunai, dan cek promo Bank Mega untuk dining, hotel, atau travel jika tersedia.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan di 08041500010, atau download aplikasi M-Smile di App Store dan Play Store. Lewat M-Smile, kamu juga bisa daftar dan apply Tabungan Bank Mega serta Kartu Kredit Bank Mega dengan lebih mudah.
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
