Resident Evil kembali ke layar lebar dengan pendekatan baru. Alih-alih melanjutkan kisah film terdahulu, Resident Evil 2026 menghadirkan Bryan, seorang kurir medis biasa yang tiba-tiba harus bertahan hidup ketika sebuah perjalanan kerja membawanya ke tengah wabah mengerikan.
Film ini disutradarai Zach Cregger, sosok di balik film horor Barbarian dan Weapons. Ia juga menulis skenario bersama Shay Hatten.
Berbeda dari film-film Resident Evil yang lebih banyak mengandalkan aksi berskala besar, versi 2026 kembali menonjolkan unsur survival horror. Karakter utamanya bukan tentara super atau agen dengan kemampuan tempur tinggi, tetapi seorang kurir medis yang harus memahami ancaman di sekitarnya sambil berusaha tetap hidup.
Film ini sudah mulai tayang di bioskop Indonesia pada 16 September 2026 dengan klasifikasi usia 17 tahun ke atas. Lantas, seperti apa cerita, pemain, kaitannya dengan game, dan fakta menarik di balik Resident Evil terbaru ini?
Ringkasan Artikel:
- Resident Evil 2026 mulai tayang di Indonesia pada 16 September 2026.
- Film mengikuti Bryan, seorang kurir medis yang terjebak dalam wabah biologis di sekitar Raccoon City.
- Austin Abrams menjadi pemeran utama bersama Zach Cherry, Kali Reis, Paul Walter Hauser, dan Johnno Wilson.
- Zach Cregger menyutradarai sekaligus menulis film bersama Shay Hatten.
- Film hadir sebagai reinvention dengan cerita baru dan tidak melanjutkan kisah Alice dari seri film terdahulu.
- LSF mencatat durasi film 94 menit dengan klasifikasi D17+ di Indonesia.
- Film menonjolkan survival horror, makhluk mutasi, resource management, dan berbagai referensi yang familiar bagi penggemar game Resident Evil.
Daftar Isi
- Resident Evil 2026 Tayang di Bioskop Indonesia
- Sinopsis Resident Evil 2026
- Siapa Saja Pemain Resident Evil 2026?
- Mengenal Bryan, Karakter Utama Resident Evil 2026
- Resident Evil 2026 Disutradarai dan Ditulis Zach Cregger
- Apakah Resident Evil 2026 Terhubung dengan Film Resident Evil Sebelumnya?
- Elemen Game Resident Evil yang Hadir dalam Film 2026
- Genre, Durasi, dan Rating Usia Resident Evil 2026
- Fakta Menarik Resident Evil 2026
- Kenapa Resident Evil 2026 Menarik untuk Ditonton?
- Di Mana Bisa Nonton Resident Evil 2026?
- Nonton Resident Evil 2026 Lebih Hemat dengan Promo Bank Mega
Resident Evil 2026 Tayang di Bioskop Indonesia
Resident Evil 2026 sudah resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 16 September 2026.
Tanggal tersebut tercantum dalam data Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia. Jadwal Cinema XXI juga sudah menampilkan Resident Evil di sejumlah bioskop Indonesia sejak tanggal tersebut.
Menariknya, jadwal Indonesia sedikit lebih cepat dibandingkan tanggal rilis yang digunakan Sony Pictures untuk pasar Amerika Serikat, yaitu 18 September 2026.
Film ini datang sebagai interpretasi baru terhadap franchise survival horror milik Capcom yang telah berkembang melalui video game, film, serial, dan berbagai media lainnya selama puluhan tahun.
Namun, penonton baru tidak diwajibkan memahami seluruh timeline Resident Evil terlebih dahulu.
Sony Pictures menyebut film ini sebagai sebuah reinvention dengan cerita yang benar-benar baru. Fokusnya adalah perjalanan Bryan ketika satu malam yang seharusnya menjadi tugas biasa berubah menjadi situasi bertahan hidup.
Sinopsis Resident Evil 2026
Bryan bekerja sebagai seorang kurir medis. Suatu hari, ia mendapat tugas mengantarkan paket medis menuju sebuah rumah sakit di Raccoon City.
Perjalanan membawanya melewati kawasan pegunungan yang dipenuhi salju.
Di tengah perjalanan, Bryan tidak sengaja menabrak seorang perempuan. Ia berniat menolong perempuan tersebut dan membawanya menuju rumah sakit.
Namun, kejadian tersebut justru menjadi awal dari malam yang semakin tidak masuk akal.
Bryan mendapati bahwa wilayah yang ia lewati telah menghadapi ancaman akibat sebuah wabah biologis. Kebocoran dari fasilitas eksperimen memunculkan berbagai makhluk yang telah mengalami mutasi.
Masalahnya, Bryan bukan agen khusus, tentara, maupun orang dengan pengalaman menghadapi wabah semacam ini.
Ia hanyalah seorang kurir medis yang kebetulan berada di tempat dan waktu yang sangat salah.
Keinginannya untuk menyelesaikan tugas berubah menjadi perjalanan bertahan hidup ketika ancaman terus meningkat dan malam di sekitar Raccoon City semakin kacau.
Sinopsis tersebut menjadi landasan cerita tanpa membocorkan bagaimana perjalanan Bryan berakhir.
Siapa Saja Pemain Resident Evil 2026?
1. Austin Abrams sebagai Bryan
Austin Abrams memerankan Bryan, protagonis utama Resident Evil 2026.
Berbeda dari karakter utama Resident Evil yang biasanya sudah mempunyai pengalaman menghadapi senjata, militer, atau operasi berbahaya, Bryan dimulai sebagai orang biasa.
Ia bekerja sebagai kurir medis dan harus belajar bertahan ketika lingkungan di sekitarnya berubah menjadi semakin berbahaya.
Pilihan protagonis seperti ini membuat penonton melihat wabah dari sudut pandang seseorang yang sama-sama tidak mengetahui apa yang akan terjadi berikutnya.
Austin Abrams sebelumnya juga bekerja bersama Zach Cregger dalam Weapons.
2. Zach Cherry
Zach Cherry menjadi salah satu pemain pendukung utama yang diumumkan Sony Pictures.
Dalam materi kredit dan database film yang beredar, karakternya dikenal sebagai Dave.
Namun, Sony sengaja tidak mengungkap terlalu banyak detail mengenai karakter-karakter pendukung dalam sinopsis resminya.
Strategi tersebut membantu mempertahankan kejutan mengenai siapa yang ditemui Bryan dan bagaimana setiap karakter berkaitan dengan peristiwa di Raccoon City.
3. Kali Reis
Kali Reis juga masuk jajaran pemeran utama Resident Evil 2026.
Karakter yang diperankannya dikenal sebagai Pauline dalam daftar pemain yang telah beredar.
Namun, seperti karakter pendukung lainnya, peran Pauline dalam konflik utama sebaiknya ditemukan langsung ketika menonton agar tidak mengurangi unsur misteri film.
4. Paul Walter Hauser
Paul Walter Hauser menjadi salah satu nama lain yang bergabung dalam ensemble cast.
Materi kredit yang telah dipublikasikan mengaitkannya dengan karakter bernama Carl.
Hauser dikenal mampu memainkan karakter dramatis sekaligus komedi, sehingga keterlibatannya menarik mengingat Resident Evil versi Zach Cregger juga mempunyai unsur humor gelap di tengah situasi yang mengerikan.
5. Johnno Wilson
Johnno Wilson melengkapi kelompok pemain utama yang tercantum dalam data LSF Indonesia.
Daftar pemain yang beredar mencantumkan namanya sebagai Max.
Johnno Wilson tidak ditempatkan sebagai pusat materi promosi seperti Austin Abrams, sehingga detail mengenai karakternya juga relatif dijaga sebelum penonton menyaksikan film.
Mengenal Bryan, Karakter Utama Resident Evil 2026
1. Seorang Kurir Medis yang Terjebak dalam Wabah
Resident Evil mempunyai sejarah panjang dengan protagonis ikonik seperti Jill Valentine, Chris Redfield, Leon S. Kennedy, dan Claire Redfield.
Film 2026 memilih jalur berbeda dengan memperkenalkan Bryan.
Ia bukan karakter heroik yang sejak awal siap menghadapi mutan dan zombie.
Bryan adalah seorang kurir medis yang melakukan pekerjaan sehari-hari. Situasi berubah ketika tugas pengiriman membawanya ke daerah sekitar Raccoon City pada saat wabah biologis sedang berkembang.
Karakter seperti Bryan memberikan rasa kerentanan yang penting untuk survival horror.
Ketika Bryan tidak mengetahui apa yang sedang dihadapinya, penonton pun ikut mempelajari ancaman tersebut bersamanya.
2. Perjalanan Bertahan Hidup dalam Satu Malam
Sony menggambarkan Resident Evil 2026 sebagai perjalanan bertahan hidup dalam satu malam yang menentukan.
Struktur waktunya relatif sederhana. Bryan harus terus bergerak ketika satu ancaman membawa dirinya menuju ancaman berikutnya.
Sejumlah ulasan juga menggambarkan bagaimana perjalanan Bryan terasa seperti bergerak melewati level-level dalam sebuah game.
Lokasinya berubah, ancamannya meningkat, dan kemampuan Bryan untuk bertahan diuji sedikit demi sedikit.
Pendekatan tersebut membuat film dapat mempertahankan ritme survival tanpa harus membangun cerita melalui banyak karakter utama atau timeline yang rumit.
Resident Evil 2026 Disutradarai dan Ditulis Zach Cregger
1. Sutradara di Balik Barbarian dan Weapons
Film ini disutradarai oleh Zach Cregger, yang sebelumnya menarik perhatian melalui Barbarian dan kemudian Weapons.
Kedua film tersebut membantu membentuk reputasi Cregger sebagai filmmaker horor yang gemar memainkan ekspektasi penonton.
Resident Evil menjadi proyek IP berskala besar baginya, tetapi Sony tetap mempromosikan film ini sebagai karya yang membawa perspektif khas Cregger.
Alih-alih sekadar mengulang adaptasi sebelumnya, ia mendapatkan ruang untuk mengembangkan protagonis dan perjalanan baru di dalam dunia Resident Evil.
2. Skenario Ditulis Bersama Shay Hatten
Zach Cregger juga menulis skenario bersama Shay Hatten.
Sony Pictures secara resmi mencantumkan keduanya sebagai penulis film.
Hatten sebelumnya terlibat dalam berbagai film action dan franchise, sementara Cregger membawa pendekatan horror-centric yang menjadi dasar Resident Evil terbaru.
Kombinasi tersebut terlihat dari bagaimana film tetap mempunyai adegan action tetapi menjadikan survival horror sebagai fondasi utamanya.
3. Pendekatan Survival Horror yang Lebih Kental
Cregger secara terbuka menempatkan survival horror sebagai inspirasi penting film ini.
Bryan dibuat rentan, lingkungan tidak aman, sumber daya tidak selalu mudah diperoleh, dan informasi mengenai ancaman diberikan secara bertahap.
Unsur humor gelap tetap ada, tetapi Cregger bahkan mengurangi sebagian humor setelah respons test screening menunjukkan film awalnya terasa terlalu lucu.
Hasil akhirnya berusaha mempertahankan ketegangan tanpa kehilangan karakter manusiawi Bryan.
Apakah Resident Evil 2026 Terhubung dengan Film Resident Evil Sebelumnya?
1. Hadir sebagai Reinvention dengan Cerita Baru
Resident Evil 2026 bukan sekuel langsung dari film Resident Evil sebelumnya.
Sony Pictures secara resmi menggunakan istilah reinvention dan menyebutnya sebagai all-new story.
Artinya, penonton tidak harus menonton tujuh film terdahulu untuk mengikuti perjalanan Bryan.
Film membangun konfliknya sendiri dengan karakter utama baru.
2. Tidak Melanjutkan Kisah Alice
Penggemar film Resident Evil era Paul W.S. Anderson tentu familiar dengan Alice yang diperankan Milla Jovovich.
Karakter tersebut menjadi pusat enam film Resident Evil sejak awal 2000-an.
Resident Evil 2026 tidak melanjutkan cerita Alice.
Bryan adalah protagonis yang benar-benar berbeda dengan latar belakang, kemampuan, dan konflik tersendiri.
Dengan begitu, film terbaru dapat dinikmati tanpa harus memahami perjalanan Alice maupun kontinuitas film tersebut.
3. Tetap Mengambil Inspirasi dari Dunia Game Resident Evil
Meskipun membawa cerita baru, film tetap menggunakan dunia dan bahasa visual yang familier bagi penggemar game.
Raccoon City kembali menjadi bagian penting cerita. Wabah biologis, fasilitas eksperimen, perusahaan dan organisasi yang berkaitan dengan dunia Resident Evil, serta makhluk hasil mutasi tetap menjadi bagian dari atmosfernya.
Ada satu nuansa penting mengenai status adaptasinya.
Sony menyebut film ini sebagai cerita baru, sementara LSF Indonesia menggambarkannya sebagai adaptasi yang mengambil dasar dari Resident Evil 2 dengan setting yang lebih modern.
Karena itu, lebih tepat memahami film ini sebagai cerita baru yang sangat dipengaruhi dunia dan elemen Resident Evil 2, bukan adaptasi adegan-per-adegan dari satu game.
Elemen Game Resident Evil yang Hadir dalam Film 2026
1. Nuansa Survival Horror
Resident Evil pada awalnya dibangun sebagai game survival horror.
Pemain tidak hanya menembak musuh, tetapi harus mempertimbangkan jalur yang aman, kondisi karakter, amunisi, item penyembuhan, dan kapan sebaiknya menghadapi atau menghindari ancaman.
Film 2026 mencoba menerjemahkan perasaan tersebut melalui karakter Bryan.
Ia tidak selalu mempunyai jawaban atau perlengkapan sempurna. Karena itu, setiap lokasi baru berpotensi menjadi sumber ancaman.
2. Wabah dan Makhluk Mutasi
Unsur wabah biologis tetap menjadi elemen utama.
Dalam film, Bryan menghadapi makhluk yang mengalami mutasi setelah insiden yang berkaitan dengan fasilitas eksperimen di Raccoon City.
Film tidak hanya mengandalkan zombie konvensional.
Berbagai creature design dibuat agar perjalanan Bryan terus menghadirkan jenis ancaman baru.
Hal tersebut sesuai dengan tradisi game Resident Evil yang kerap memperkenalkan musuh dengan bentuk, pola serangan, dan tingkat bahaya berbeda.
3. Sistem Bertahan Hidup yang Terinspirasi dari Game
Film tentu tidak mempunyai inventory screen atau HUD seperti video game.
Namun, sensasi resource management tetap diterjemahkan ke dalam cerita.
Bryan harus memanfaatkan sumber daya yang tersedia, mencari cara melewati lokasi berbahaya, serta menghadapi situasi dengan kemampuan yang terbatas.
Sejumlah ulasan bahkan menyoroti bagaimana film menggunakan pencarian amunisi, perpindahan antarlokasi, dan eskalasi ancaman untuk menciptakan struktur yang terasa seperti bermain game.
Dengan demikian, inspirasi gameplay hadir melalui cara Bryan bertahan hidup, bukan dengan menampilkan sistem permainan secara literal.
4. Berbagai Referensi untuk Penggemar Resident Evil
Penggemar lama dapat menemukan sejumlah referensi atau Easter egg dari franchise game.
Beberapa di antaranya berhubungan dengan Raccoon City, eksperimen biologis, struktur perjalanan, hingga elemen visual yang familiar.
Namun, referensi tersebut tidak dijadikan syarat untuk memahami cerita.
Penonton baru tetap dapat mengikuti perjalanan Bryan sebagai kisah survival horror mandiri.
Genre, Durasi, dan Rating Usia Resident Evil 2026
1. Perpaduan Horror, Action, dan Survival
LSF Indonesia mengklasifikasikan Resident Evil sebagai film horor dan thriller/misteri.
Dalam praktiknya, film juga mempunyai elemen action, science fiction, dan survival horror.
Namun, dibandingkan beberapa film Resident Evil terdahulu yang sangat action-oriented, film Zach Cregger memberikan ruang lebih besar kepada ketegangan, situasi tidak pasti, makhluk mengerikan, dan kerentanan protagonis.
Tetap ada humor gelap di beberapa bagian, tetapi fondasi utamanya adalah horror dan survival.
2. Durasi Film
Lembaga Sensor Film Indonesia mencantumkan durasi resmi Resident Evil 2026 sebesar 94 menit atau sekitar 1 jam 34 menit.
Durasi tersebut membuat ceritanya relatif ringkas untuk film franchise modern.
Struktur satu malam juga membantu film bergerak dengan cepat dari satu situasi menuju situasi berikutnya.
3. Rating Usia untuk Penonton Indonesia
Resident Evil mendapatkan klasifikasi D17+ atau 17 tahun ke atas dari Lembaga Sensor Film Indonesia.
LSF mencatat kandungan kekerasan sebagai salah satu pertimbangan klasifikasi.
Film memang mempunyai adegan gore, serangan makhluk mutasi, situasi berdarah, dan atmosfer yang dirancang untuk penonton dewasa.
Karena itu, perhatikan klasifikasi usia sebelum membeli tiket, terutama jika berencana menonton bersama anggota keluarga yang lebih muda.
Fakta Menarik Resident Evil 2026
1. Menghadirkan Protagonis Baru Bernama Bryan
Bryan bukan tokoh utama yang sebelumnya dikenal dari video game.
Keputusan menggunakan protagonis baru memberi filmmaker kebebasan untuk menempatkan karakter yang belum memahami dunia Resident Evil langsung ke dalam situasi ekstrem.
Penonton baru juga tidak perlu mengetahui latar belakang Leon, Jill, Chris, atau karakter game lainnya sebelum masuk bioskop.
2. Ceritanya Tidak Mengadaptasi Satu Game secara Langsung
Film mempunyai hubungan yang kuat dengan dunia Resident Evil 2, bahkan LSF Indonesia menggambarkannya sebagai adaptasi yang dibawa ke setting lebih modern.
Namun, Sony secara resmi menyebut film sebagai all-new story.
Jadi, film tidak mencoba memindahkan campaign Leon atau Claire ke layar lebar secara adegan demi adegan.
Bryan menjadi jalur cerita baru yang berjalan di dalam interpretasi dunia Resident Evil.
3. Kembali Menonjolkan Unsur Survival Horror
Jika film-film Resident Evil terdahulu dikenal semakin besar dan penuh action, versi 2026 bergerak kembali menuju kerentanan karakter.
Bryan bukan mesin tempur.
Karena itu, ketegangan datang dari pertanyaan sederhana: bagaimana orang biasa bisa bertahan ketika dunia di sekitarnya berubah menjadi mimpi buruk?
4. Menggabungkan Elemen Familiar Game dengan Cerita Baru
Raccoon City, wabah, mutasi, eksperimen, resource management, dan berbagai Easter egg membuat penggemar game tetap mempunyai sesuatu untuk dikenali.
Namun, cerita Bryan membuat semua elemen tersebut ditempatkan dalam konteks baru.
Pendekatan ini memungkinkan film memberi fan service tanpa harus mengulang seluruh plot game.
5. Menjadi Interpretasi Baru Resident Evil untuk Layar Lebar
Film ini bukan kelanjutan seri Alice dan juga bukan kelanjutan langsung Resident Evil: Welcome to Raccoon City.
Zach Cregger diberikan kesempatan untuk membangun versi Resident Evil dengan karakter dan gaya sinematiknya sendiri.
Hasilnya lebih menyerupai survival horror yang menggunakan struktur dan sensasi video game sebagai inspirasi daripada blockbuster action tradisional.
Kenapa Resident Evil 2026 Menarik untuk Ditonton?
1. Cerita Baru yang Bisa Diikuti Penonton Baru
Salah satu keuntungan menggunakan Bryan adalah film tidak dibebani terlalu banyak lore untuk menjelaskan kisah sebelumnya.
Penonton hanya perlu mengetahui bahwa ia seorang kurir medis yang masuk ke wilayah dengan wabah biologis.
Dari sana, informasi mengenai ancaman berkembang bersama perjalanan karakter.
Pendekatan tersebut membuat Resident Evil 2026 relatif accessible bagi penonton yang belum pernah memainkan game.
2. Tetap Membawa Nuansa untuk Penggemar Game
Meski ceritanya baru, penggemar game masih dapat mengenali DNA Resident Evil melalui Raccoon City, makhluk mutasi, survival, eksplorasi lokasi, keterbatasan sumber daya, dan berbagai referensi.
Film tidak meminta penonton baru memahami semua referensi tersebut, tetapi penggemar lama dapat memperoleh lapisan pengalaman tambahan ketika mengenalinya.
3. Atmosfer Horor yang Lebih Dominan
Zach Cregger memang dikenal melalui film horor, dan Resident Evil memberikan kesempatan baginya untuk membawa kepekaan genre tersebut ke franchise besar.
Film menggunakan kesunyian, area tertutup, kegelapan, lingkungan tidak familiar, dan desain makhluk untuk mempertahankan ketegangan.
Action tetap hadir, tetapi tidak menghilangkan rasa bahwa Bryan bisa berada dalam bahaya kapan saja.
4. Ancaman Wabah dan Makhluk Mutasi
Salah satu daya tarik Resident Evil sejak game pertama adalah ketidakpastian mengenai monster berikutnya.
Versi 2026 mempertahankan pendekatan serupa.
Ancaman yang dihadapi Bryan berkembang seiring perjalanan, sehingga film tidak hanya bergantung pada zombie dalam bentuk yang sama sepanjang durasi.
Bagi penonton yang menyukai creature horror, elemen ini menjadi salah satu bagian penting pengalaman menonton.
Di Mana Bisa Nonton Resident Evil 2026?
Resident Evil 2026 saat ini dapat disaksikan di bioskop Indonesia.
Lembaga Sensor Film menetapkan tanggal tayang Indonesia pada 16 September 2026 dan Cinema XXI sudah mencantumkan film ini dalam jadwal bioskop di berbagai lokasi.
Jadwal di setiap bioskop dapat berubah setiap hari berdasarkan jumlah layar serta permintaan penonton.
Karena itu, sebelum berangkat, cek aplikasi atau situs resmi jaringan bioskop untuk mengetahui:
- lokasi bioskop;
- jam tayang;
- format studio;
- harga tiket; dan
- ketersediaan kursi.
Resident Evil juga dapat tersedia di jaringan bioskop lain di Indonesia sesuai distribusi dan jadwal masing-masing lokasi.
Untuk saat ini, film masih berada dalam periode penayangan bioskop. Belum ada layanan streaming Indonesia yang menayangkannya secara resmi pada saat artikel ini ditulis.
Baca Juga: Sudah Tayang! Ini Sinopsis dan Daftar Pemain Film Hope 2026
Nonton Resident Evil 2026 Lebih Hemat dengan Promo Bank Mega
Jika berencana menonton Resident Evil bersama teman atau pasangan pada akhir pekan, pemegang Kartu Kredit Bank Mega dapat memeriksa promo XXI dan M-TIX yang saat ini berlaku sampai 31 Juli 2027.
Program terbaru menggantikan promo XXI lama yang sebelumnya berakhir pada 31 Mei 2026.
1. Promo M-TIX by XXI dengan Kartu Kredit Bank Mega
Promo M-TIX by XXI berlangsung pada periode 1 Agustus 2026–31 Juli 2027 dan berlaku setiap Sabtu serta Minggu.
Benefit yang tersedia adalah:
- diskon Rp35.000 untuk pembelian dua tiket menggunakan Kartu Kredit MegaFirst Infinite dengan kuota 100 transaksi per bulan; dan
- diskon Rp20.000 untuk pembelian dua tiket menggunakan Mega Travel Card, Mega Platinum Card, Mega Metro Card, Transmart Mega Card, dan Mega Gold Card dengan kuota 1.100 transaksi per bulan.
Setiap kartu kredit hanya dapat menikmati promo satu kali per minggu untuk pembelian dua tiket dan tidak berlaku kelipatan.
Promo berlaku untuk tiket studio:
- Deluxe;
- The Premiere; dan
- IMAX.
Program tersedia di XXI seluruh Indonesia sesuai ketersediaan film dan studio.
Karena menggunakan kuota bulanan, diskon dapat tidak tersedia apabila kuota promo sudah habis.
2. Cek Promo XXI Bank Mega yang Sedang Berlaku
Selain pembelian melalui M-TIX, terdapat pula program terbaru untuk transaksi tiket secara langsung di jaringan XXI dengan periode 1 Agustus 2026–31 Juli 2027.
Promo berlaku setiap Sabtu dan Minggu dengan ketentuan:
- diskon Rp35.000 untuk pembelian dua tiket menggunakan Kartu Kredit MegaFirst Infinite;
- diskon Rp20.000 untuk pembelian dua tiket menggunakan Mega Travel Card, Mega Platinum Card, Mega Metro Card, Transmart Mega Card, dan Mega Gold Card;
- berlaku untuk studio Deluxe, The Premiere, dan IMAX;
- satu kartu kredit hanya dapat digunakan untuk satu transaksi promo per hari; dan
- promo tidak berlaku kelipatan.
Untuk transaksi langsung di XXI, informasikan kepada kasir sebelum pembayaran bahwa Anda ingin menggunakan promo Bank Mega.
Perlu diperhatikan bahwa halaman promo XXI lama Bank Mega yang memiliki periode hingga 31 Mei 2026 memang sudah berakhir. Karena itu, gunakan ketentuan program terbaru periode Agustus 2026–Juli 2027 ketika merencanakan pembelian tiket Resident Evil 2026.
Ketersediaan film, format studio, harga tiket, dan jadwal berbeda di setiap bioskop. Pastikan pula klasifikasi D17+ sesuai dengan usia penonton yang akan diajak.
Resident Evil 2026 menawarkan awal baru untuk franchise film Resident Evil melalui Bryan, seorang kurir medis biasa yang harus bertahan hidup ketika tugas pengiriman membawanya ke tengah wabah biologis. Arahan Zach Cregger membuat unsur survival horror kembali menjadi pusat cerita, sementara elemen Raccoon City, makhluk mutasi, resource management, dan berbagai referensi game tetap memberi sesuatu yang familiar bagi penggemar lama. Film berdurasi 94 menit ini sudah tayang di bioskop Indonesia dengan klasifikasi usia 17 tahun ke atas, sehingga Anda dapat mengecek jadwal terbaru di bioskop kota masing-masing sebelum menonton.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
