Kehilangan buku tabungan dapat membuat panik, terutama karena di dalamnya terdapat informasi yang berkaitan dengan rekening bank. Namun, kehilangan buku tabungan tidak berarti saldo di rekening otomatis ikut hilang.
Jika mengalami buku tabungan hilang, langkah terpenting adalah segera menghubungi bank, memeriksa aktivitas rekening, dan mencari tahu prosedur penggantian yang berlaku. Bank biasanya akan melakukan verifikasi identitas sebelum menerbitkan buku pengganti atau memproses layanan tertentu.
Anda juga perlu bertindak lebih cepat apabila buku tabungan hilang bersamaan dengan kartu debit, kartu ATM, atau dokumen identitas. Kondisi tersebut memiliki risiko penyalahgunaan yang lebih besar dibandingkan kehilangan buku tabungan saja.
Lantas, apa yang perlu dilakukan, apakah harus membuat surat kehilangan dari polisi, berapa biayanya, dan apakah saldo tetap aman? Berikut penjelasan lengkapnya.
Ringkasan Artikel:
- Segera hubungi bank ketika menyadari buku tabungan hilang dan tanyakan prosedur yang berlaku untuk rekening Anda.
- Periksa aktivitas rekening untuk memastikan tidak terdapat transaksi yang tidak dikenali.
- Dokumen penggantian umumnya dapat mencakup identitas, kartu debit, informasi rekening, dan surat kehilangan apabila disyaratkan bank.
- Kehilangan buku tabungan tidak membuat saldo rekening otomatis hilang karena saldo tercatat dalam sistem bank.
- Jika kartu ATM atau kartu debit ikut hilang, segera lakukan pemblokiran melalui kanal resmi bank.
- Prosedur penggantian, cabang yang melayani, biaya, dan kebutuhan surat kehilangan dapat berbeda pada setiap bank dan produk.
Daftar Isi
- Apa yang Harus Dilakukan Jika Buku Tabungan Hilang?
- Apakah Buku Tabungan yang Hilang Berbahaya?
- Syarat Mengurus Buku Tabungan yang Hilang
- Cara Mengurus Buku Tabungan Hilang di Bank
- Apakah Harus Membuat Surat Kehilangan dari Polisi?
- Apakah Buku Tabungan Bisa Diganti di Cabang yang Berbeda?
- Berapa Lama Proses Mengganti Buku Tabungan yang Hilang?
- Apakah Ada Biaya Penggantian Buku Tabungan?
- Apakah Saldo Tetap Aman Jika Buku Tabungan Hilang?
- Bagaimana Jika Buku Tabungan Hilang Bersama Kartu ATM?
- Tips Menjaga Buku Tabungan agar Tidak Mudah Hilang dan Aman
- Kelola Rekening Lebih Praktis dengan M-Smile Bank Mega
- FAQ Seputar Buku Tabungan Hilang
Apa yang Harus Dilakukan Jika Buku Tabungan Hilang?
Jangan menunggu sampai membutuhkan buku tabungan untuk mulai mengurusnya. Begitu menyadari buku tidak dapat ditemukan, lakukan beberapa langkah berikut.
1. Segera Hubungi Bank
Hubungi layanan pelanggan resmi bank dan informasikan bahwa buku tabungan Anda hilang.
Tanyakan apakah rekening perlu diberikan tindakan pengamanan tertentu dan dokumen apa saja yang harus dibawa untuk mendapatkan buku pengganti.
Bank juga dapat memberikan informasi mengenai kantor cabang yang dapat melayani, apakah perlu surat kehilangan, serta biaya penggantian jika berlaku.
Gunakan hanya nomor layanan pelanggan atau kanal yang tercantum pada website dan aplikasi resmi bank. Jangan memberikan PIN, password, OTP, maupun kode keamanan kepada siapa pun.
2. Cek Aktivitas Rekening
Buka mobile banking atau internet banking kemudian periksa saldo dan mutasi rekening.
Pastikan tidak terdapat transfer, penarikan, atau pembayaran yang tidak Anda kenali.
Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada bank agar dapat dilakukan pengecekan berdasarkan prosedur yang berlaku.
Langkah ini menjadi semakin penting apabila buku tabungan hilang bersama kartu debit atau dokumen identitas.
3. Siapkan Dokumen untuk Penggantian
Setelah memperoleh informasi dari bank, siapkan seluruh persyaratan sebelum datang ke kantor cabang.
Dokumen yang umumnya dibutuhkan dapat mencakup kartu identitas, kartu debit atau ATM jika masih tersedia, nomor rekening, serta dokumen tambahan yang diminta bank.
Pada kondisi tertentu, bank juga dapat meminta surat keterangan kehilangan dari kepolisian.
Apakah Buku Tabungan yang Hilang Berbahaya?
Buku tabungan biasanya memuat informasi mengenai pemilik dan rekening. Karena itu, kehilangannya tetap perlu ditangani meskipun buku tersebut bukan satu-satunya alat untuk mengakses dana.
1. Risiko Penyalahgunaan Data Rekening
Buku tabungan dapat menampilkan informasi seperti nama pemilik, nomor rekening, dan informasi transaksi tertentu.
Data tersebut dapat disalahgunakan untuk upaya penipuan atau rekayasa sosial apabila jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.
Nomor rekening sendiri bukan informasi yang memberikan akses langsung untuk mengambil dana. Namun, ketika digabungkan dengan informasi pribadi lainnya, data tersebut dapat digunakan sebagai bahan untuk mencoba meyakinkan korban dalam modus penipuan.
Karena itu, tetap perlakukan buku tabungan sebagai dokumen finansial yang perlu dijaga.
2. Risiko Jika Buku Tabungan Hilang Bersama Kartu dan Identitas
Risiko meningkat apabila tas atau dompet yang hilang berisi buku tabungan sekaligus kartu ATM, kartu debit, dan identitas.
Dalam situasi tersebut, pihak lain memiliki lebih banyak informasi mengenai pemilik rekening.
Segera hubungi bank untuk memblokir kartu yang hilang dan tanyakan langkah pengamanan tambahan yang diperlukan.
Jika smartphone yang digunakan untuk mobile banking juga ikut hilang, informasikan hal tersebut kepada bank agar keamanan layanan digital dapat ditangani sesuai prosedur.
3. Pentingnya Segera Melapor ke Bank
Melapor dengan cepat membantu Anda mengetahui langkah yang tepat berdasarkan kondisi kehilangan.
Bank dapat memberikan instruksi mengenai dokumen, penggantian buku, pemblokiran kartu, atau tindakan lainnya.
Jangan menunda hanya karena saldo terlihat masih utuh. Penanganan dini dapat mengurangi risiko sekaligus membuat dokumen rekening dapat segera digunakan kembali ketika dibutuhkan.
Syarat Mengurus Buku Tabungan yang Hilang
Persyaratan dapat berbeda pada setiap bank dan jenis rekening. Namun, beberapa dokumen berikut umumnya perlu dipersiapkan.
1. Kartu Identitas
Bawa kartu identitas asli yang datanya sesuai dengan informasi pemilik rekening.
Untuk nasabah perorangan di Indonesia, dokumen yang digunakan dapat berupa KTP atau identitas lain sesuai persyaratan bank dan jenis nasabah.
Identitas diperlukan agar bank dapat memastikan permintaan penggantian benar-benar dilakukan oleh pihak yang berhak atas rekening.
2. Kartu Debit atau ATM
Jika kartu debit atau ATM masih tersedia, bawalah ketika datang ke cabang.
Kartu dapat menjadi salah satu informasi pendukung dalam proses verifikasi rekening.
Apabila kartu juga hilang, sampaikan sejak awal kepada bank dan lakukan pemblokiran melalui kanal resmi.
3. Informasi Rekening
Siapkan nomor rekening jika masih mengetahuinya.
Anda dapat menemukannya pada mobile banking, bukti transfer sebelumnya, rekening koran, atau dokumen bank lainnya.
Namun, jangan khawatir jika tidak menghafalnya. Bank dapat melakukan verifikasi berdasarkan data nasabah sesuai prosedur yang berlaku.
4. Surat Kehilangan Jika Disyaratkan
Sebagian bank atau produk rekening dapat meminta surat keterangan kehilangan dari kepolisian, sementara bank atau kondisi lainnya mungkin memiliki prosedur berbeda.
Karena itu, hubungi bank sebelum mengurus surat agar Anda mengetahui dokumen yang benar-benar diperlukan.
Jika surat kehilangan disyaratkan, pastikan informasi mengenai dokumen yang hilang dituliskan dengan benar.
Cara Mengurus Buku Tabungan Hilang di Bank
Setelah seluruh dokumen siap, proses penggantian umumnya dilakukan melalui kantor cabang. Berikut gambaran langkahnya.
1. Datang ke Kantor Cabang
Kunjungi kantor cabang bank yang dapat menangani penggantian buku tabungan.
Konfirmasikan terlebih dahulu apakah Anda dapat datang ke cabang mana saja atau harus menuju cabang pembukaan rekening. Ketentuannya dapat berbeda berdasarkan bank dan produk.
Datang pada jam operasional layanan dan bawa seluruh dokumen asli yang diperlukan.
2. Ambil Nomor Antrean Customer Service
Setelah tiba, ambil nomor antrean untuk layanan customer service.
Penggantian buku tabungan umumnya membutuhkan verifikasi dan administrasi sehingga tidak cukup dilakukan melalui mesin ATM.
3. Sampaikan Kehilangan Buku Tabungan
Jelaskan kepada petugas bahwa buku tabungan hilang dan Anda ingin mengetahui prosedur penggantiannya.
Jika terdapat barang lain yang ikut hilang seperti kartu ATM, beritahukan kepada petugas agar dapat ditangani sekaligus.
4. Lakukan Verifikasi Data
Bank akan melakukan verifikasi untuk memastikan identitas serta kepemilikan rekening.
Proses dapat melibatkan pemeriksaan identitas, informasi rekening, tanda tangan, maupun informasi lain sesuai prosedur keamanan bank.
Jawab pertanyaan berdasarkan informasi yang benar dan jangan meminta orang lain menjawab proses verifikasi atas nama Anda.
5. Lengkapi Formulir yang Diperlukan
Anda mungkin diminta mengisi formulir kehilangan atau penggantian dokumen.
Baca seluruh informasi sebelum menandatangani dan pastikan data yang dimasukkan benar.
Jika terdapat bagian yang tidak dimengerti, tanyakan langsung kepada petugas.
6. Bayar Biaya Penggantian Jika Ada
Beberapa produk rekening dapat mengenakan biaya penggantian buku, sedangkan produk lainnya mungkin membebaskan biaya.
Biaya juga dapat berbeda antara penggantian karena buku rusak, habis, dan hilang.
Konfirmasikan nominal kepada petugas dan pastikan setiap biaya mengikuti ketentuan resmi bank.
7. Terima Buku Tabungan Pengganti
Jika seluruh proses selesai dan permintaan disetujui, bank akan menerbitkan buku tabungan pengganti sesuai ketentuan produknya.
Periksa nama dan informasi rekening sebelum meninggalkan kantor cabang.
Simpan buku baru di tempat aman dan hindari membawanya setiap hari jika tidak diperlukan.
Apakah Harus Membuat Surat Kehilangan dari Polisi?
Tidak selalu. Kebutuhan surat kehilangan bergantung pada kebijakan bank, jenis tabungan, dan kondisi kasus.
Ada produk rekening yang mensyaratkan surat kehilangan untuk penggantian buku, sementara produk lain dapat memiliki prosedur verifikasi berbeda.
Karena itu, langkah yang lebih efisien adalah menghubungi bank terlebih dahulu sebelum datang ke kantor polisi.
Tanyakan secara spesifik mengenai penggantian buku tabungan yang hilang, bukan sekadar penggantian buku yang rusak atau habis. Persyaratan untuk masing-masing kondisi dapat berbeda.
Jika bank mensyaratkan surat kehilangan, ikuti prosedur kepolisian dan bawa dokumen tersebut ketika mengajukan penggantian.
Apakah Buku Tabungan Bisa Diganti di Cabang yang Berbeda?
Tergantung pada bank dan jenis produk tabungan.
Sebagian layanan perbankan dapat diproses melalui berbagai kantor cabang, tetapi produk tertentu masih dapat mensyaratkan penggantian buku dilakukan di cabang tempat rekening dibuka.
Hal tersebut dapat berkaitan dengan administrasi, pencocokan data, atau ketentuan khusus produknya.
Karena itu, jangan langsung datang ke cabang terdekat jika belum mengetahui kebijakannya. Hubungi customer service terlebih dahulu agar tidak perlu melakukan perjalanan dua kali.
Jika sedang berada di kota berbeda dari cabang asal, sampaikan kondisi tersebut kepada bank dan tanyakan alternatif penyelesaian yang tersedia.
Berapa Lama Proses Mengganti Buku Tabungan yang Hilang?
Durasi penggantian tidak sama pada setiap kasus.
Jika dokumen lengkap, verifikasi berhasil, dan cabang dapat langsung menerbitkan buku pengganti, prosesnya dapat dilakukan dalam satu kunjungan. Namun, waktu aktual tetap dipengaruhi oleh antrean, jenis rekening, kebutuhan verifikasi, ketersediaan dokumen, dan kebijakan bank.
Kasus tertentu dapat membutuhkan proses tambahan, misalnya ketika identitas tidak sesuai, rekening memiliki kondisi khusus, atau terdapat dokumen yang belum lengkap.
Untuk menghemat waktu, tanyakan seluruh persyaratan sebelum datang dan pastikan dokumen asli sudah dibawa.
Apakah Ada Biaya Penggantian Buku Tabungan?
Bisa ada, tetapi tidak seluruh rekening memiliki biaya yang sama.
Bank dapat menetapkan biaya berdasarkan produk tabungan dan alasan penggantian. Buku yang hilang, rusak, atau sudah penuh dapat memiliki perlakuan biaya berbeda.
Beberapa produk juga dapat memberikan penggantian tanpa biaya berdasarkan ketentuan tertentu.
Karena tarif layanan dapat berubah, periksa halaman biaya resmi bank atau konfirmasikan melalui customer service sebelum melakukan penggantian.
Hindari mentransfer biaya penggantian kepada rekening pribadi pihak yang mengaku sebagai petugas bank. Pembayaran harus mengikuti mekanisme resmi bank.
Apakah Saldo Tetap Aman Jika Buku Tabungan Hilang?
Secara umum, saldo rekening tidak hilang hanya karena buku tabungan fisiknya hilang. Saldo dan catatan transaksi utama tersimpan dalam sistem bank.
Buku tabungan berfungsi sebagai salah satu media pencatatan atau bukti kepemilikan rekening pada produk tertentu, bukan sebagai tempat dana disimpan secara fisik.
Karena itu, hilangnya buku tidak otomatis mengurangi saldo.
Meski demikian, aspek keamanan tetap perlu diperhatikan. Buku dapat memuat informasi rekening yang sebaiknya tidak dibiarkan jatuh ke tangan pihak lain.
Risikonya menjadi lebih besar apabila buku hilang bersamaan dengan kartu, identitas, smartphone, atau informasi autentikasi lainnya.
Segera cek mutasi. Jika terdapat transaksi yang tidak dikenali, hubungi bank melalui kanal resmi sesegera mungkin.
Bagaimana Jika Buku Tabungan Hilang Bersama Kartu ATM?
Jika buku dan kartu hilang bersamaan, prioritaskan keamanan kartu karena kartu dapat digunakan untuk mengakses fasilitas transaksi apabila informasi autentikasinya ikut diketahui pihak lain.
1. Segera Blokir Kartu
Lakukan pemblokiran melalui mobile banking apabila tersedia atau hubungi layanan pelanggan resmi bank.
Jangan menunggu sampai hari kerja berikutnya jika bank menyediakan fasilitas pemblokiran 24 jam.
Setelah diblokir, kartu lama tidak dapat digunakan sesuai mekanisme keamanan bank.
2. Laporkan Kehilangan ke Bank
Informasikan seluruh barang yang hilang, bukan hanya buku tabungan.
Jika identitas atau smartphone juga ikut hilang, sampaikan kepada petugas agar Anda mendapatkan arahan keamanan yang sesuai.
Periksa pula mutasi rekening untuk mengetahui apakah terdapat aktivitas yang terjadi setelah barang hilang.
3. Ajukan Penggantian Kartu dan Buku Tabungan
Setelah kartu diamankan, tanyakan proses penggantian kartu dan buku.
Bank dapat meminta dokumen dan melakukan verifikasi untuk masing-masing layanan.
Biaya penggantian kartu juga dapat berbeda dari biaya buku tabungan sehingga periksa seluruh rincian sebelum menyelesaikan permohonan.
Tips Menjaga Buku Tabungan agar Tidak Mudah Hilang dan Aman
1. Simpan di Tempat yang Aman
Tentukan satu lokasi khusus untuk menyimpan dokumen finansial di rumah.
Hindari meletakkannya bersama barang yang sering dipindahkan atau mudah dibuang.
Jika tinggal bersama orang lain, pilih tempat penyimpanan yang tidak mudah diakses sembarang orang.
2. Jangan Membawa Buku Tabungan Jika Tidak Diperlukan
Saat ini banyak kebutuhan transaksi dapat dilakukan melalui kartu maupun layanan digital sehingga buku tabungan tidak harus selalu dibawa.
Bawa hanya ketika diperlukan untuk layanan tertentu di kantor bank.
Semakin jarang dibawa keluar rumah, semakin kecil pula risiko tertinggal atau hilang selama perjalanan.
3. Jangan Membagikan Foto Halaman Buku Tabungan
Hindari mengunggah foto buku tabungan ke media sosial atau mengirim seluruh halaman kepada pihak yang tidak berkepentingan.
Jika suatu keperluan memang membutuhkan informasi nomor rekening, berikan data yang diperlukan saja melalui kanal yang aman.
Waspadai pihak yang meminta foto buku, kartu debit, OTP, PIN, password, atau data keamanan dengan alasan verifikasi hadiah maupun transaksi.
4. Pantau Rekening secara Berkala
Biasakan mengecek saldo dan mutasi melalui layanan resmi bank.
Pemantauan rutin membantu Anda lebih cepat mengenali transaksi yang tidak sesuai.
Aktifkan pula fitur notifikasi transaksi jika tersedia dan sesuai kebutuhan.
Kelola Rekening Lebih Praktis dengan M-Smile Bank Mega
Buku tabungan tetap menjadi salah satu fasilitas pada produk tabungan tertentu. Namun, berbagai aktivitas perbankan saat ini dapat dilakukan secara digital sehingga nasabah tidak perlu selalu membawa buku fisik untuk memantau rekening.
Bagi nasabah Bank Mega, M-Smile dapat digunakan untuk mengakses berbagai kebutuhan finansial melalui smartphone.
Nasabah dapat memeriksa informasi rekening dan aktivitas transaksi sehingga lebih mudah memantau kondisi saldo maupun transaksi yang telah dilakukan.
M-Smile juga mendukung berbagai layanan transfer, termasuk transaksi antarrekening Bank Mega maupun ke bank lain melalui metode yang tersedia.
Untuk kebutuhan sehari-hari, tersedia pula fasilitas Top Up & Bayar untuk berbagai kategori tagihan dan layanan serta pembayaran melalui QRIS sesuai fitur yang tersedia.
Dengan fasilitas tersebut, berbagai transaksi rutin dapat dilakukan tanpa harus menggunakan buku tabungan fisik setiap kali membutuhkan akses ke rekening.
Namun, keberadaan layanan digital tidak berarti buku tabungan yang hilang boleh diabaikan. Jika produk tabungan Anda memang dilengkapi buku dan dokumen tersebut hilang, tetap hubungi Bank Mega untuk memperoleh informasi mengenai prosedur yang sesuai.
Persyaratan penggantian dapat berbeda berdasarkan jenis rekening. Sebagai contoh, beberapa produk tabungan Bank Mega memiliki ketentuan tersendiri mengenai cabang yang melayani maupun biaya penggantian buku. Karena itu, konfirmasikan ketentuan terbaru melalui kantor cabang atau MegaCall sebelum datang.
Selain itu, jaga keamanan M-Smile dengan tidak membagikan M-PIN, OTP, password, maupun informasi autentikasi lainnya. Kehilangan buku tabungan tidak pernah menjadi alasan bagi pihak bank untuk meminta informasi rahasia tersebut melalui telepon atau pesan pribadi.
Baca Juga: Buku Tabungan Adalah Apa? Ini Fungsi dan Cara Pakainya
FAQ Seputar Buku Tabungan Hilang
1. Apakah Nomor Rekening Berubah Setelah Buku Tabungan Diganti?
Pada penggantian buku untuk rekening yang sama, nomor rekening pada umumnya tetap sama karena yang diganti adalah dokumen atau media bukunya, bukan pembukaan rekening baru.
Namun, jika terdapat kondisi khusus yang menyebabkan bank harus melakukan prosedur berbeda, ikuti informasi dari bank terkait.
Setelah menerima buku pengganti, periksa kembali nomor rekening dan data pemilik sebelum meninggalkan kantor cabang.
2. Apakah Buku Tabungan Lama Otomatis Tidak Berlaku Setelah Diganti?
Setelah bank menerbitkan buku pengganti karena kehilangan, gunakan buku terbaru untuk kebutuhan layanan berikutnya.
Jika buku lama kemudian ditemukan, jangan langsung menggunakannya kembali. Tanyakan kepada bank mengenai statusnya karena dokumen tersebut sudah pernah dilaporkan hilang dan buku pengganti telah diterbitkan.
Simpan atau musnahkan dokumen lama sesuai arahan bank agar tidak disalahgunakan.
3. Apakah Orang Lain Bisa Mengurus Buku Tabungan yang Hilang?
Penggantian buku melibatkan verifikasi identitas dan kepemilikan rekening sehingga pada umumnya bank membutuhkan kehadiran pemilik rekening.
Namun, kondisi tertentu seperti rekening di bawah perwalian atau penggunaan kuasa dapat memiliki ketentuan khusus.
Jangan membuat surat kuasa sendiri lalu menganggap dokumen tersebut pasti diterima. Hubungi bank terlebih dahulu untuk mengetahui apakah proses dapat diwakilkan dan apa saja persyaratannya.
4. Apakah Rekening Tetap Bisa Digunakan Selama Buku Tabungan Belum Diganti?
Pada banyak rekening, layanan yang tidak membutuhkan buku tabungan secara fisik masih dapat tersedia selama rekening, kartu, dan layanan digital tetap aktif serta tidak diberi pembatasan oleh bank.
Misalnya, Anda mungkin masih dapat mengecek saldo, melakukan transfer, atau menggunakan kartu debit sesuai fasilitas rekening.
Namun, layanan melalui teller tertentu dapat mensyaratkan buku tabungan atau dokumen tambahan. Ketentuannya bergantung pada produk dan bank yang digunakan.
5. Apakah Semua Jenis Rekening Masih Menggunakan Buku Tabungan?
Tidak. Perkembangan layanan perbankan membuat bentuk dokumentasi rekening semakin beragam.
Beberapa produk masih memberikan buku tabungan fisik, sementara produk lainnya menggunakan rekening koran, e-statement, atau pencatatan digital sebagai fasilitas utama.
Karena itu, ketika membuka rekening baru, periksa fasilitas produknya untuk mengetahui apakah rekening dilengkapi buku tabungan atau sepenuhnya menggunakan akses digital.
Jika rekening Anda tidak memiliki buku fisik sejak awal, tidak ada dokumen buku yang perlu diganti ketika ingin melihat saldo atau riwayat transaksi. Gunakan fasilitas digital atau dokumen rekening yang disediakan oleh bank tersebut.
Kesimpulannya, ketika buku tabungan hilang, jangan langsung menganggap dana di rekening ikut hilang. Hubungi bank, periksa mutasi, dan siapkan dokumen untuk melakukan penggantian sesuai prosedur. Jika kartu ATM, kartu debit, identitas, atau smartphone ikut hilang, lakukan tindakan pengamanan lebih cepat. Prosedur, surat kehilangan, biaya, dan cabang yang dapat melayani bisa berbeda pada setiap produk, sehingga konfirmasi langsung kepada bank menjadi langkah paling aman sebelum mengurus penggantian.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
