Summary
Cara cek saldo Jamsostek kini dapat dilakukan secara online melalui aplikasi resmi Jamsostek Mobile atau JMO dari BPJS Ketenagakerjaan. Setelah login, peserta cukup membuka menu Jaminan Hari Tua, memilih Cek Saldo, kemudian menentukan Nomor Kartu Peserta atau KPJ yang ingin dilihat. Saldo JHT beserta detail kepesertaan kemudian akan ditampilkan pada aplikasi.
Bagi pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, mengetahui saldo Jaminan Hari Tua atau JHT dapat membantu memantau kepesertaan sekaligus dana yang telah terkumpul.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu selalu datang ke kantor cabang hanya untuk melihat saldo. Saat ini, cara cek saldo Jamsostek dapat dilakukan langsung melalui HP menggunakan aplikasi resmi Jamsostek Mobile atau JMO.
BPJS Ketenagakerjaan menyediakan fitur Cek Saldo JHT di JMO. Peserta dapat memilih Nomor Kartu Peserta atau KPJ yang tersimpan, kemudian melihat saldo dan detail terakhir yang dilaporkan.
Prosesnya relatif sederhana. Namun, pemula terkadang masih bingung membedakan istilah Jamsostek, BPJS Ketenagakerjaan, JHT, hingga KPJ. Berikut penjelasan dan langkah lengkapnya.
Apa yang Dimaksud Saldo Jamsostek?
Istilah “saldo Jamsostek” masih sering digunakan masyarakat untuk merujuk pada saldo Jaminan Hari Tua yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan.
Saldo yang biasanya dimaksud dalam konteks ini adalah saldo JHT, yaitu akumulasi dana dalam program Jaminan Hari Tua sesuai iuran dan hasil pengembangannya.
Karena itu, ketika membuka aplikasi JMO, Anda tidak perlu mencari menu bernama “Saldo Jamsostek”. Menu yang digunakan adalah Jaminan Hari Tua kemudian Cek Saldo.
Saldo tersebut berbeda dari manfaat program BPJS Ketenagakerjaan lainnya seperti Jaminan Kecelakaan Kerja atau Jaminan Kematian.
Apa Itu Aplikasi JMO?
JMO merupakan singkatan dari Jamsostek Mobile. Aplikasi ini adalah aplikasi resmi BPJS Ketenagakerjaan yang digunakan peserta untuk mengakses berbagai layanan secara digital.
Menurut BPJS Ketenagakerjaan, JMO menyediakan fitur seperti cek saldo JHT, kartu digital, informasi program, pengkinian data, pelaporan dan pengaduan, hingga sejumlah layanan klaim. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat Android dan iOS.
Dengan JMO, pengecekan saldo dapat dilakukan melalui smartphone selama akun peserta dapat diakses dan data kepesertaan sudah terhubung.
Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Cek Saldo?
Sebelum mencoba cara cek saldo Jamsostek lewat HP, pastikan beberapa hal berikut sudah tersedia:
- Smartphone yang dapat menjalankan aplikasi JMO.
- Aplikasi JMO resmi.
- Akun JMO yang sudah terdaftar.
- Email dan kata sandi untuk login.
- Data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang sesuai.
- Nomor Kartu Peserta atau KPJ apabila diperlukan.
Halaman panduan resmi BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa login JMO dilakukan dengan membuka aplikasi, memasukkan email dan kata sandi, kemudian memilih Log In.
Jika baru pertama kali menggunakan aplikasi, ikuti proses registrasi dan verifikasi sesuai petunjuk yang tampil pada JMO.
Pastikan pula aplikasi diperoleh dari kanal resmi agar Anda tidak memasukkan informasi pribadi ke aplikasi palsu.
Cara Cek Saldo Jamsostek Lewat JMO
Berikut langkah pengecekan berdasarkan panduan resmi BPJS Ketenagakerjaan saat artikel ini disusun.
1. Buka aplikasi JMO
Buka aplikasi Jamsostek Mobile pada smartphone kemudian login ke akun Anda.
Pastikan menggunakan akun yang sudah terhubung dengan data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
2. Pilih menu Jaminan Hari Tua
Setelah berada di halaman utama, buka menu Jaminan Hari Tua.
Menu ini berisi berbagai layanan yang berkaitan dengan program JHT.
3. Pilih Cek Saldo
Pada halaman Jaminan Hari Tua, pilih menu Cek Saldo.
Aplikasi kemudian akan menampilkan pilihan kepesertaan yang dapat diakses.
4. Pilih Nomor Kartu Peserta atau KPJ
Jika memiliki satu atau beberapa nomor kepesertaan, pilih KPJ yang saldonya ingin dilihat.
KPJ merupakan nomor yang berkaitan dengan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Anda.
5. Lihat saldo JHT
Setelah KPJ dipilih, saldo JHT akan ditampilkan pada layar.
BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa tampilan saldo juga dapat memuat informasi terakhir yang dilaporkan, seperti status kepesertaan, segmen peserta, perusahaan tempat bekerja, iuran terakhir yang dibayar, tanggal pembayaran terakhir, dan program yang diikuti.
Dengan demikian, Anda tidak hanya dapat mengetahui nominal saldo tetapi juga memeriksa sebagian informasi kepesertaan.
Bagaimana Jika Memiliki Lebih dari Satu KPJ?
Seseorang yang pernah bekerja di beberapa perusahaan dapat memiliki lebih dari satu nomor kartu kepesertaan.
Menurut FAQ resmi BPJS Ketenagakerjaan, peserta dapat mengecek beberapa kartu melalui satu aplikasi JMO dengan menambahkan kartu melalui fitur Tambah Kartu pada menu Profil Saya, selama data pada kartu sesuai dengan data peserta.
Jika nomor kartu tidak muncul karena terdapat perbedaan data, peserta dapat memerlukan koreksi data terlebih dahulu.
Karena itu, jangan langsung berasumsi saldo hilang ketika salah satu nomor kepesertaan belum muncul di aplikasi.
Periksa dahulu apakah seluruh KPJ sudah terhubung dan memiliki data identitas yang sesuai.
Apakah Saldo Bisa Dicek Jika Sudah Tidak Bekerja?
Bisa dalam kondisi tertentu.
BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa peserta yang memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan sudah tidak aktif masih dapat menggunakan fitur cek saldo, pengkinian data, dan klaim JHT melalui JMO selama belum melakukan klaim penuh.
Artinya, berhenti bekerja tidak selalu membuat akses informasi saldo langsung hilang.
Hal ini berguna bagi pekerja yang baru resign, terkena pemutusan hubungan kerja, atau berpindah perusahaan dan ingin memastikan saldo JHT sebelumnya masih tercatat.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Saldo Tidak Muncul?
Ada beberapa kemungkinan ketika saldo atau KPJ tidak tampil di JMO.
Periksa data kepesertaan
Pastikan nama, NIK, tanggal lahir, dan data terkait lainnya sesuai dengan data BPJS Ketenagakerjaan.
Ketidaksesuaian data dapat menyebabkan nomor kepesertaan tidak muncul sebagaimana mestinya.
Periksa KPJ yang terhubung
Jika pernah bekerja di lebih dari satu perusahaan, cek apakah seluruh nomor kepesertaan sudah ditambahkan ke akun.
Pastikan aplikasi diperbarui
Gunakan versi JMO terbaru yang tersedia di toko aplikasi resmi agar fitur dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Hubungi BPJS Ketenagakerjaan
Jika masalah tetap terjadi, Anda dapat menggunakan kanal layanan resmi. Informasi resmi JMO mencantumkan Contact Center BPJS Ketenagakerjaan di nomor 175.
Untuk masalah data tertentu, peserta juga dapat membutuhkan bantuan kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
Cek Saldo dan Klaim JHT Itu Berbeda
Hal penting lainnya adalah membedakan antara mengecek saldo dengan mengajukan klaim.
Cek saldo hanya digunakan untuk melihat jumlah dana JHT yang tercatat.
Sementara klaim JHT adalah proses pengajuan pembayaran manfaat sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Di JMO, keduanya memiliki menu yang berbeda. Untuk mengecek saldo, peserta membuka Jaminan Hari Tua kemudian Cek Saldo. Untuk proses klaim, terdapat menu Klaim JHT dengan proses pengecekan persyaratan, verifikasi data, verifikasi wajah, hingga pengisian informasi rekening apabila peserta memenuhi ketentuan.
Jadi, membuka saldo melalui aplikasi tidak otomatis membuat dana dicairkan.
Tips Aman Saat Mengecek Saldo Jamsostek
Karena proses pengecekan dilakukan secara digital dan melibatkan informasi pribadi, keamanan perlu diperhatikan.
Gunakan aplikasi resmi
Unduh JMO melalui toko aplikasi resmi dan pastikan aplikasi yang digunakan merupakan Jamsostek Mobile dari BPJS Ketenagakerjaan.
Jangan membagikan password
Password akun sebaiknya hanya diketahui oleh pemilik akun.
Hindari memberikan informasi login kepada orang yang mengaku dapat membantu mengecek atau mencairkan saldo.
Waspadai tautan mencurigakan
Jangan memasukkan NIK, data kepesertaan, password, atau informasi rekening melalui tautan yang dikirim dari sumber tidak dikenal.
Gunakan kanal resmi jika mengalami masalah
Jika terdapat kendala pada data atau saldo, gunakan JMO, kanal layanan BPJS Ketenagakerjaan, Contact Center 175, atau kantor cabang resmi.
Kenapa Saldo JHT Perlu Dicek Secara Berkala?
Pengecekan saldo bukan hanya dilakukan ketika akan mencairkan JHT.
Dengan memeriksa secara berkala, Anda dapat mengetahui apakah informasi kepesertaan masih sesuai dan melihat perkembangan saldo.
BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa dana JHT mendapatkan hasil pengembangan dan saldo dapat bertambah seiring waktu sesuai pengelolaannya.
Pengecekan juga bermanfaat ketika berpindah perusahaan. Anda dapat memastikan KPJ lama maupun baru sudah diketahui dan tersimpan dengan baik.
Jika menemukan informasi yang tidak sesuai, lakukan pemeriksaan lebih awal agar koreksi data tidak baru dilakukan ketika Anda membutuhkan layanan atau ingin mengajukan klaim.
Kesimpulan
Cara cek saldo Jamsostek saat ini dapat dilakukan secara praktis melalui aplikasi Jamsostek Mobile atau JMO yang merupakan aplikasi resmi BPJS Ketenagakerjaan.
Setelah login, buka menu Jaminan Hari Tua, pilih Cek Saldo, tentukan Nomor Kartu Peserta atau KPJ, kemudian saldo JHT beserta detail kepesertaan akan ditampilkan.
Jika memiliki lebih dari satu KPJ, kartu kepesertaan dapat ditambahkan ke JMO selama data peserta sesuai. Peserta dengan kartu yang sudah tidak aktif juga masih dapat menggunakan fitur cek saldo dalam kondisi yang ditetapkan BPJS Ketenagakerjaan.
Pastikan menggunakan aplikasi dan kanal resmi serta jangan membagikan password atau informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.
Perlu diingat pula bahwa pengecekan saldo berbeda dari proses klaim. Melihat saldo tidak berarti dana langsung dicairkan.
Kelola Dana dan Keuangan Masa Depan dengan Lebih Terencana
Saldo JHT dapat menjadi salah satu bagian dari persiapan finansial jangka panjang. Namun, kebutuhan sehari-hari, dana darurat, dan tabungan pribadi tetap perlu dikelola secara terpisah agar tidak hanya bergantung pada satu sumber dana.
Anda dapat menggunakan produk tabungan Bank Mega untuk membantu memisahkan dana berdasarkan tujuan. Melalui aplikasi M-Smile, berbagai kebutuhan transaksi dan pemantauan rekening juga dapat dilakukan secara lebih praktis.
Dengan rutin mengecek kepesertaan JHT sekaligus membangun tabungan secara konJika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
sisten, persiapan finansial untuk masa depan dapat menjadi lebih terarah.
