Malam Halloween rasanya kurang lengkap tanpa film yang bisa membuat suasana semakin mencekam. Pilihannya pun tidak harus selalu berupa film penuh jump scare. Ada slasher klasik, supernatural horror, zombie, psychological horror, dark fantasy, hingga film dengan nuansa gothic yang lebih stylish.
Karena selera horor setiap orang berbeda, daftar film Halloween berikut dibuat cukup beragam. Anda bisa memulai dari film legendaris seperti Halloween dan The Exorcist, beralih ke horor modern seperti Hereditary dan Talk to Me, lalu menutup maraton dengan film Indonesia atau tontonan yang lebih ringan seperti Hocus Pocus.
Beberapa film dalam daftar memiliki kekerasan, gore, tema supernatural, atau materi yang lebih cocok untuk penonton dewasa. Karena itu, sesuaikan pilihan dengan usia dan tingkat kenyamanan orang yang ikut menonton.
Siapkan camilan, redupkan lampu, dan pilih dari 54 rekomendasi berikut untuk menemani movie marathon Halloween tahun ini.
Daftar Isi
- Film Halloween Klasik yang Legendaris dan Ikonik
- Film Horor Modern yang Tidak Kalah Bikin Tegang
- Film Survival, Zombie, dan Monster untuk Maraton Halloween
- Film Halloween Gothic, Dark Fantasy, dan yang Lebih Fun
- Film Horor Indonesia yang Juga Pas Buat Menemani Malam Halloween
- Film Cult dan Psychological Horror untuk yang Suka Horor Tidak Biasa
- Nonton Horor di Bioskop Lebih Hemat dengan Kartu Kredit Bank Mega
- Dari Bioskop sampai Streaming Marathon, Lengkapi Movie Night dengan M-Smile
Film Halloween Klasik yang Legendaris dan Ikonik
Ingin memulai dari film yang sudah menjadi bagian penting dalam sejarah genre horor? Pilihan berikut menghadirkan slasher, supernatural horror, hingga cerita kerasukan yang masih efektif membangun ketegangan meskipun beberapa di antaranya sudah berusia puluhan tahun.
1. Halloween (1978)
Halloween menjadi salah satu judul yang paling identik dengan malam 31 Oktober. Ceritanya mengikuti Laurie Strode yang diteror Michael Myers setelah sosok tersebut kembali ke Haddonfield pada malam Halloween.
Alih-alih terus-menerus mengandalkan gore, film ini membangun ketakutan melalui suasana sunyi, sosok Michael yang sering muncul di kejauhan, serta musik tema yang langsung mudah dikenali. Cocok untuk membuka maraton film Halloween dari akar genre slasher.
2. Scream (1996)
Scream memberikan energi berbeda karena karakternya sadar terhadap berbagai aturan dan klise film horor. Namun, pengetahuan tersebut tidak membuat mereka otomatis aman dari pembunuh bertopeng Ghostface.
Campuran slasher, misteri, humor gelap, dan komentar terhadap budaya film horor membuatnya tetap menyenangkan ditonton beramai-ramai. Anda juga dapat melanjutkan ke film-film berikutnya dalam franchise jika satu malam belum cukup.
3. A Nightmare on Elm Street (1984)
Bagaimana jika tidur justru menjadi sesuatu yang harus ditakuti? Itulah premis utama A Nightmare on Elm Street.
Freddy Krueger meneror para remaja melalui mimpi, membuat batas antara dunia nyata dan mimpi semakin kabur. Desain Freddy yang ikonik, sarung tangan bercakar, dan rangkaian mimpi surealis menjadikan film ini salah satu tontonan klasik Halloween yang sulit dilewatkan.
4. Friday the 13th (1980)
Camp Crystal Lake menjadi lokasi utama dari salah satu film slasher paling berpengaruh. Sekelompok konselor datang untuk membantu membuka kembali perkemahan, tetapi satu per satu mulai mengalami teror misterius.
Film pertamanya juga menarik karena memiliki identitas yang agak berbeda dibandingkan sekuel-sekuelnya. Jika mengenal franchise ini terutama melalui Jason Voorhees, menonton film awalnya akan memperlihatkan bagaimana mitologi tersebut dimulai.
5. The Exorcist (1973)
The Exorcist berfokus pada seorang ibu yang berusaha menyelamatkan putrinya setelah mengalami perubahan perilaku ekstrem yang kemudian dikaitkan dengan kekuatan supernatural.
Atmosfernya lebih lambat dibandingkan banyak horor modern, tetapi justru ketegangan tersebut menjadi kekuatannya. Adegan kerasukan dan konflik keyakinan yang dibangun secara serius membuat film ini tetap menjadi referensi utama untuk genre possession horror.
6. The Amityville Horror (1979)
Sebuah keluarga pindah ke rumah baru dengan masa lalu yang mengerikan. Tidak lama kemudian, berbagai kejadian aneh mulai mengganggu kehidupan mereka.
The Amityville Horror menggunakan rumah sebagai sumber teror utama. Jendela khas rumahnya, suasana interior yang terasa semakin tidak nyaman, dan gangguan supernatural membuatnya cocok bagi penggemar haunted house horror.
7. The Exorcism of Emily Rose (2005)
Film ini menggabungkan horor supernatural dengan courtroom drama. Ceritanya bergerak antara persidangan terhadap seorang pastor dan rekonstruksi berbagai kejadian yang dialami Emily Rose sebelum kematiannya.
Hasilnya tidak hanya mengandalkan adegan eksorsisme. Film juga mengajak penonton melihat peristiwa dari sudut pandang medis, hukum, dan kepercayaan, sehingga ketegangannya terasa berbeda dari possession horror biasa.
8. The Conjuring (2013)
Ed dan Lorraine Warren membantu keluarga Perron menghadapi gangguan supernatural di rumah pertanian mereka. Dari situ, berbagai kejadian kecil perlahan meningkat menjadi ancaman yang jauh lebih serius.
The Conjuring efektif memainkan ruang gelap, suara kecil, pintu, dan ketegangan sebelum memperlihatkan sumber ancaman. Film ini juga membuka jalan bagi semesta horor yang kemudian berkembang melalui berbagai film lainnya.
9. Sinister (2012)
Seorang penulis kriminal pindah bersama keluarganya ke sebuah rumah dan menemukan rekaman film lama yang berkaitan dengan kasus pembunuhan.
Bagian paling efektif dari Sinister justru datang dari rekaman-rekaman tersebut. Visualnya terasa kasar dan tidak nyaman, sementara penyelidikan karakter utama secara perlahan membuka pola yang semakin mengerikan.
10. Trick ’r Treat (2007)
Jika mencari film yang benar-benar terasa seperti perayaan Halloween, Trick ’r Treat layak masuk daftar teratas.
Film antologi ini menghubungkan beberapa cerita yang berlangsung pada malam Halloween. Ada legenda urban, kostum, trick-or-treat, pesta, hingga makhluk misterius bernama Sam. Atmosfer musim Halloween terasa kuat dari awal hingga akhir.
Film Horor Modern yang Tidak Kalah Bikin Tegang
Horor modern semakin beragam. Tidak semuanya mengandalkan hantu atau pembunuh bertopeng. Beberapa film berikut bermain dengan trauma keluarga, teknologi, komentar sosial, hingga konsep yang sengaja dibuat tidak nyaman.
11. Hereditary (2018)
Setelah kehilangan anggota keluarga, keluarga Graham mulai mengalami kejadian yang semakin sulit dijelaskan. Duka, rahasia keluarga, dan unsur supernatural secara perlahan saling berhubungan.
Hereditary terkenal karena tidak terburu-buru memberikan teror. Film membangun rasa tidak nyaman melalui konflik keluarga terlebih dahulu sebelum mengarah ke bagian akhir yang jauh lebih intens.
12. Get Out (2017)
Chris mengunjungi keluarga kekasihnya untuk pertama kali. Sambutan mereka terlihat ramah, tetapi percakapan dan perilaku orang-orang di rumah tersebut terasa semakin ganjil.
Get Out menggabungkan psychological horror, thriller, satir, dan komentar sosial. Misterinya membuat film efektif bahkan untuk penonton yang tidak terlalu menyukai horor supernatural.
13. Us (2019)
Liburan keluarga berubah menjadi mimpi buruk ketika mereka bertemu sekelompok orang yang ternyata memiliki wajah persis seperti mereka.
Konsep doppelgänger memberikan banyak ruang untuk ketegangan sekaligus interpretasi. Visual kostum merah, gunting, dan lorong bawah tanah juga membuat identitas Us sangat kuat untuk Halloween.
14. Talk to Me (2022)
Sekelompok remaja menemukan cara berkomunikasi dengan roh menggunakan sebuah tangan misterius. Awalnya aktivitas tersebut diperlakukan seperti permainan, hingga batas yang seharusnya tidak dilewati akhirnya terlampaui.
Talk to Me terasa modern karena bagaimana ritual supernatural berubah menjadi pengalaman sosial yang ingin terus dicoba dan direkam. Horornya cepat, emosional, dan tidak terlalu bergantung pada formula haunted house tradisional.
15. Smile (2022)
Setelah menyaksikan kejadian traumatis, seorang terapis mulai melihat orang-orang tersenyum dengan ekspresi yang terasa sangat tidak wajar.
Smile memanfaatkan ekspresi sederhana menjadi sesuatu yang mengganggu. Misteri mengenai bagaimana teror berpindah dari satu korban ke korban lain membuat film mudah dinikmati bagi penggemar curse horror.
16. M3GAN (2022)
M3GAN adalah boneka berbasis kecerdasan buatan yang dirancang menjadi teman sekaligus pelindung bagi seorang anak. Masalah muncul ketika konsep “melindungi” mulai diterjemahkan dengan cara yang ekstrem.
Film ini memadukan horror, sci-fi, satire, dan dark comedy. Karakter M3GAN juga memiliki gaya visual yang langsung mudah dikenali sehingga film terasa lebih playful dibandingkan banyak horor modern lainnya.
17. Longlegs (2024)
Seorang agen FBI menyelidiki rangkaian pembunuhan keluarga yang terhubung dengan sosok misterius bernama Longlegs.
Alih-alih bergerak seperti serial-killer thriller biasa, film ini membangun suasana dingin dan tidak nyaman sejak awal. Unsur investigasi perlahan bertemu dengan elemen yang jauh lebih gelap, cocok untuk penonton yang menyukai slow-burn horror.
18. Oddity (2024)
Oddity mengikuti seorang wanita yang berusaha mengungkap misteri di balik kematian saudara kembarnya. Penyelidikannya melibatkan benda-benda aneh serta sebuah figur kayu yang sulit diabaikan.
Film ini menggunakan ruang, keheningan, dan benda sehari-hari untuk membangun ketegangan. Cocok jika Anda ingin horor supernatural yang tidak terlalu bergantung pada efek besar.
19. Ready or Not (2019)
Malam pernikahan Grace berubah menjadi permainan bertahan hidup ketika tradisi keluarga suaminya ternyata jauh lebih berbahaya daripada yang ia bayangkan.
Ready or Not mencampurkan survival thriller, horror, dan dark comedy. Pace yang cepat serta absurditas keluarga kaya di dalamnya membuat film menyenangkan ditonton bersama teman.
20. The Menu (2022)
Sepasang tamu datang ke restoran eksklusif di sebuah pulau untuk menikmati menu dari chef terkenal. Hidangan demi hidangan kemudian mengungkap bahwa malam tersebut memiliki agenda lain.
Film ini lebih dekat ke thriller satir dengan elemen horror daripada horor konvensional. Cocok sebagai selingan jika Anda ingin Halloween marathon yang gelap tetapi tidak selalu dipenuhi hantu dan jump scare.
Film Survival, Zombie, dan Monster untuk Maraton Halloween
Untuk kelompok yang lebih suka ketegangan dari ancaman fisik, bagian ini menawarkan zombie, makhluk misterius, bencana, hingga situasi ketika karakter harus terus bergerak agar tetap hidup.
21. 28 Days Later (2002)
Jim terbangun dari koma dan menemukan London nyaris kosong setelah sebuah wabah menyebar dengan sangat cepat.
28 Days Later membantu mempopulerkan kembali zombie-like horror dengan infected yang agresif dan bergerak cepat. Suasana kota yang sepi sekaligus perjalanan kelompok survivor membuat film terasa seperti horror dan post-apocalyptic drama sekaligus.
22. Dawn of the Dead (2004)
Ketika wabah menyebar, sekelompok survivor berlindung di sebuah pusat perbelanjaan. Tempat yang awalnya terasa aman perlahan menghadirkan masalahnya sendiri.
Film ini menggunakan zombie yang bergerak cepat sehingga tensinya jarang benar-benar turun. Setting mall juga memberikan kombinasi ruang luas, survival strategy, dan konflik antarmanusia.
23. Train to Busan (2016)
Perjalanan kereta menuju Busan berubah menjadi situasi bertahan hidup setelah wabah zombie menyebar di Korea Selatan.
Kekuatan Train to Busan bukan hanya adegan zombie yang cepat dan intens, tetapi juga hubungan antarpenumpang. Ruang kereta yang terbatas membuat setiap perpindahan gerbong terasa semakin menegangkan.
24. A Quiet Place (2018)
Sebuah keluarga hidup dalam dunia yang dikuasai makhluk dengan pendengaran sangat sensitif. Untuk bertahan, mereka harus menjalani kehidupan dengan suara seminimal mungkin.
Konsep ini membuat suara menjadi elemen utama ketegangan. Bahkan bunyi kecil terasa berbahaya, sehingga A Quiet Place sangat efektif jika ditonton di ruangan dengan sistem audio yang baik.
25. Bird Box (2018)
Sebuah ancaman misterius membuat manusia melakukan tindakan fatal setelah melihatnya. Para survivor pun harus bergerak tanpa melihat dunia di sekitar mereka.
Bird Box menggabungkan post-apocalyptic horror dengan survival thriller. Penonton terus dibuat bertanya mengenai ancaman yang tidak pernah bisa diamati secara bebas oleh karakternya.
26. Army of the Dead (2021)
Bagaimana jika film zombie digabung dengan heist? Itulah premis yang digunakan Army of the Dead.
Sekelompok orang masuk ke Las Vegas yang sudah dipenuhi zombie untuk mengambil uang dari sebuah kasino. Skala besar, aksi, dan variasi zombie membuatnya cocok untuk penonton yang ingin sesuatu yang lebih bombastis daripada horor murni.
27. Rabid (2019)
Setelah mengalami kecelakaan, seorang wanita menjalani prosedur eksperimental untuk memulihkan penampilannya. Hasilnya membawa konsekuensi yang jauh lebih mengerikan.
Film ini merupakan interpretasi baru dari body horror klasik David Cronenberg. Elemen perubahan tubuh, infeksi, dan gore menjadikannya pilihan untuk penonton yang nyaman dengan horor yang lebih grafis.
28. Thrash (2026)
Thrash membawa konsep survival horror ke tengah bencana alam. Badai kategori lima menghantam kota pesisir, tetapi air yang memenuhi kota turut membawa ancaman lain berupa hiu.
Kombinasi hurricane disaster dan creature feature membuat situasinya berbeda dari zombie horror dalam daftar ini. Jika ingin memasukkan film 2026 ke dalam watchlist Halloween, premis manusia melawan badai sekaligus predator laut memberikan variasi yang menarik.
Film Halloween Gothic, Dark Fantasy, dan yang Lebih Fun
Tidak semua Halloween harus terasa menakutkan. Jika movie night juga diikuti penonton yang kurang menyukai horor berat, beberapa pilihan berikut tetap memiliki nuansa Halloween melalui penyihir, monster, keluarga unik, hingga estetika gothic.
29. Hocus Pocus (1993)
Tiga penyihir Sanderson Sisters kembali ke Salem pada malam Halloween setelah tanpa sengaja dibangkitkan oleh sekelompok anak.
Film ini lebih playful daripada seram, dengan campuran komedi, fantasi, dan berbagai elemen khas Halloween. Cocok sebagai tontonan pembuka sebelum beralih ke film yang lebih gelap.
30. The Nightmare Before Christmas (1993)
Jack Skellington, penghuni Halloween Town, menemukan Christmas Town dan menjadi terobsesi membawa suasana Natal ke dunianya sendiri.
Animasi stop-motion, karakter unik, musik, dan desain gothic menjadikan The Nightmare Before Christmas tontonan yang dapat dinikmati baik menjelang Halloween maupun musim liburan akhir tahun.
31. Edward Scissorhands (1990)
Edward adalah manusia buatan yang memiliki gunting sebagai pengganti tangan. Ketika dibawa tinggal di lingkungan suburban, keberadaannya menimbulkan rasa penasaran sekaligus ketakutan.
Film ini bukan horor konvensional. Daya tariknya terletak pada dark fantasy, desain gothic, kisah romantis, dan kontras visual antara rumah Edward dengan dunia pastel di sekitarnya.
32. The Addams Family Values (1993)
Keluarga Addams kembali dengan humor gelap dan keanehan yang justru membuat mereka begitu menyenangkan.
Addams Family Values menawarkan gothic comedy yang cocok untuk Halloween tanpa membutuhkan teror berat. Kostum, rumah keluarga Addams, dan karakter Wednesday juga membuat film terasa sangat sesuai dengan suasana akhir Oktober.
33. Goosebumps 2: Haunted Halloween (2018)
Dua anak menemukan sebuah manuskrip yang kemudian membangkitkan Slappy dan berbagai makhluk menyeramkan ke dunia nyata.
Film ini secara langsung menggunakan malam Halloween sebagai latar, lengkap dengan dekorasi, monster, dan suasana trick-or-treat. Intensitasnya lebih ringan sehingga bisa menjadi pilihan untuk movie night keluarga dengan tetap memperhatikan klasifikasi usia.
34. Hubie Halloween (2020)
Hubie adalah warga Salem yang selalu berusaha memastikan malam Halloween berlangsung aman, meskipun ia sering menjadi bahan lelucon masyarakat sekitar.
Ketika kejadian aneh mulai terjadi, perhatian Hubie terhadap hal-hal ganjil justru menjadi penting. Film ini menggabungkan komedi dengan misteri Halloween dan cocok sebagai jeda setelah beberapa film horor berat.
35. Werewolf by Night (2022)
Special presentation ini mengikuti sekelompok pemburu monster yang berkumpul setelah kematian pemimpin mereka dan harus mengikuti perburuan berbahaya.
Visual hitam-putih dan gaya yang terinspirasi monster movie klasik membuat Werewolf by Night terasa berbeda dari banyak tayangan superhero modern. Durasi yang lebih ringkas juga cocok disisipkan di tengah movie marathon.
36. Cruella (2021)
Cruella mungkin bukan film horor, tetapi estetika fashion yang dramatis, karakter antihero, dan nuansa gelapnya dapat menjadi pelengkap watchlist Halloween yang lebih stylish.
Ceritanya mengikuti perjalanan Estella membangun identitas Cruella di dunia fashion London. Costume design menjadi salah satu pusat perhatian, membuat film ini menarik jika Anda juga sedang mencari inspirasi Halloween look.
Film Horor Indonesia yang Juga Pas Buat Menemani Malam Halloween
Horor Indonesia memiliki karakter tersendiri melalui cerita tentang santet, hantu lokal, ritual, kutukan, hingga urban legend. Beberapa rilisan 2026 berikut juga bisa membuat watchlist Halloween terasa lebih segar.
37. Monster Pabrik Rambut
Putri dan Ida menyelidiki kematian ibu mereka dengan masuk bekerja ke sebuah pabrik rambut palsu. Di sana, eksploitasi pekerja dan berbagai kejadian aneh perlahan membawa mereka pada sesuatu yang jauh dari normal.
Film karya Edwin ini memadukan horor dan fantasi dengan isu mengenai dunia kerja serta eksploitasi. Pendekatannya membuat Monster Pabrik Rambut berbeda dari film hantu Indonesia yang lebih konvensional.
38. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Suzzanna mempelajari ilmu hitam setelah ayahnya meninggal akibat santet. Keinginannya untuk membalas dendam kemudian berbenturan dengan konsekuensi dari kekuatan yang ia gunakan.
Film 2026 ini kembali membawa nama Suzzanna ke layar dengan Luna Maya sebagai tokoh utamanya. Unsur santet, balas dendam, dan supernatural membuatnya cocok untuk bagian lokal dalam Halloween marathon.
39. Tumbal Proyek
Yuda tidak percaya kematian ayahnya di sebuah proyek konstruksi hanya merupakan kecelakaan biasa. Bersama adiknya, ia masuk ke lingkungan proyek untuk mencari jawaban.
Penyelidikan tersebut membuka rahasia mengenai praktik tumbal yang dikaitkan dengan proyek pembangunan. Latar konstruksi memberikan suasana berbeda dari rumah tua atau desa yang sering menjadi setting horor Indonesia.
40. Mumun (2022)
Kisah Mumun membawa kembali karakter pocong yang sebelumnya dikenal melalui cerita dan tayangan populer Indonesia.
Setelah kematiannya, sebuah kesalahan dalam proses pemakaman membuat Mumun kembali menghantui orang-orang di sekitarnya. Jika ingin tontonan supernatural dengan karakter hantu lokal yang sangat familiar, film ini mudah dimasukkan ke watchlist.
41. Kafir: Gerbang Sukma
Delapan tahun setelah teror sebelumnya, Sri dan keluarganya berusaha menjalani hidup normal. Namun, ketika mereka kembali berhadapan dengan masa lalu keluarga, gangguan ilmu hitam kembali muncul.
Film ini melanjutkan kisah Kafir: Bersekutu dengan Setan. Penonton yang menyukai witchcraft, santet, dan misteri keluarga dapat menonton film pertamanya terlebih dahulu agar hubungan antar-karakter terasa lebih lengkap.
42. Alas Roban
Sita dan putrinya, Gendis, menghadapi teror supernatural setelah perjalanan mereka melewati kawasan Alas Roban.
Film ini mengambil inspirasi dari reputasi jalur Alas Roban di Jawa Tengah yang sudah lama lekat dengan berbagai cerita misteri. Perpaduan road horror, urban legend, dan perjuangan seorang ibu melindungi anaknya memberi film ini identitas yang cukup kuat.
43. Danur: The Last Chapter
Risa sudah berusaha meninggalkan hubungan dengan dunia gaib, tetapi masalah yang menimpa adiknya memaksanya kembali berhadapan dengan kemampuan tersebut.
Sesuai judulnya, film ini menjadi penutup perjalanan utama dalam semesta Danur. Penggemar seri sebelumnya mendapatkan kesempatan melihat Risa kembali berhubungan dengan teman-teman hantunya untuk menghadapi ancaman terakhir.
44. Pabrik Gula
Sekelompok pekerja musiman tinggal dan bekerja di sebuah pabrik gula dengan aturan yang tidak boleh dilanggar. Ketika salah satu batas tersebut dilewati, berbagai gangguan supernatural mulai muncul.
Setting industri yang sepi pada malam hari membuat atmosfer Pabrik Gula berbeda dari haunted house tradisional. Film ini cocok bagi penonton yang menyukai cerita mengenai pantangan, makhluk gaib, dan konsekuensi ketika manusia memasuki wilayah yang dianggap terlarang.
45. Ratu Ilmu Hitam (2019)
Sekelompok orang kembali ke panti asuhan tempat mereka tumbuh. Pertemuan yang seharusnya menjadi reuni berubah ketika berbagai kejadian mengerikan mulai mengungkap dosa dari masa lalu.
Ratu Ilmu Hitam menawarkan gore, black magic, dan teror yang cukup intens. Film ini dapat menjadi pilihan jika Anda menginginkan horor Indonesia dengan energi lebih brutal dibandingkan supernatural drama biasa.
46. Inang (2022)
Wulan, seorang wanita yang sedang hamil, menemukan keluarga yang menawarkan bantuan kepadanya. Semakin lama berada di lingkungan tersebut, ia mulai menyadari adanya tradisi dan rencana yang jauh lebih mengkhawatirkan.
Inang memadukan psychological horror, mitos, dan ketakutan terkait kehamilan serta kontrol terhadap tubuh. Atmosfernya cenderung slow burn sebelum ketegangan meningkat pada bagian akhir.
Film Cult dan Psychological Horror untuk yang Suka Horor Tidak Biasa
Jika jump scare sudah terasa terlalu mudah ditebak, beralihlah ke film yang bermain dengan atmosfer, simbol, identitas, obsesi, atau rasa tidak nyaman yang bertahan bahkan setelah credit title selesai.
47. Suspiria (1977)
Seorang penari muda tiba di akademi tari di Jerman dan perlahan menemukan bahwa tempat tersebut menyimpan rahasia yang sangat gelap.
Suspiria terkenal karena penggunaan warna yang sangat kuat, musik yang agresif, dan atmosfer seperti mimpi buruk. Film ini menjadi pilihan menarik bagi penonton yang ingin melihat bagaimana gaya visual dapat menjadi bagian utama dari horror.
48. Bram Stoker’s Dracula (1992)
Interpretasi Dracula ini menggabungkan gothic horror, romance, dan visual yang sangat theatrical.
Kostum, desain produksi, pencahayaan, serta karakter Count Dracula menjadikan film ini pilihan ideal untuk Halloween dengan nuansa klasik. Ceritanya juga jauh lebih romantis dan melodramatis dibandingkan monster movie sederhana.
49. Midsommar (2019)
Sekelompok mahasiswa datang ke komunitas terpencil di Swedia untuk menghadiri festival musim panas. Lingkungan yang terlihat cerah dan indah perlahan memperlihatkan tradisi yang semakin mengganggu.
Keunikan Midsommar terletak pada kenyataan bahwa sebagian besar terornya berlangsung dalam cahaya terang. Film membuktikan bahwa horror tidak membutuhkan rumah gelap untuk terasa tidak nyaman.
50. The Witch (2015)
Sebuah keluarga pada abad ke-17 hidup terisolasi di dekat hutan setelah meninggalkan komunitas mereka. Hilangnya seorang anak memicu kecurigaan, ketakutan, dan konflik di antara anggota keluarga.
Dialog bergaya periode, suasana muram, serta penggunaan folk horror membuat The Witch cocok untuk penonton yang menyukai horror lambat dan atmosferik.
51. I Saw the TV Glow (2024)
Dua remaja terhubung melalui kecintaan mereka terhadap sebuah serial televisi misterius. Seiring waktu, batas antara program tersebut, ingatan, dan realitas mulai terasa semakin tidak stabil.
Film ini lebih eksperimental daripada horror mainstream. Tema identitas, keterasingan, nostalgia, serta visual neon membuatnya cocok bagi penonton yang ingin pengalaman emosional sekaligus disturbing.
52. Red Rooms (2023)
Seorang wanita mengikuti persidangan seorang pria yang dituduh melakukan pembunuhan mengerikan dan perlahan semakin tenggelam dalam obsesinya terhadap kasus tersebut.
Red Rooms tidak banyak menggunakan formula horror tradisional. Ketidaknyamanan berasal dari psikologi karakter, budaya true crime, dan pertanyaan mengenai batas antara rasa ingin tahu dengan obsesi.
53. Infinity Pool (2023)
Pasangan yang sedang berlibur di sebuah resort mewah mengalami insiden yang membawa mereka pada sisi gelap negara tempat mereka menginap.
Konsep identitas, privilege, kekerasan, serta teknologi aneh membuat Infinity Pool terasa seperti gabungan sci-fi dan psychological horror. Visualnya semakin sureal ketika karakter utama kehilangan kontrol atas situasi.
54. The Night House (2020)
Setelah kematian suaminya, Beth tinggal sendirian di rumah yang dibangun sang suami di tepi danau. Berbagai kejadian kemudian membuatnya mulai menyelidiki rahasia yang selama ini tidak ia ketahui.
Film ini menggunakan arsitektur, ruang negatif, bayangan, dan rasa duka untuk membangun horror. Bagi penonton yang menyukai cerita supernatural tetapi tetap menginginkan drama psikologis yang kuat, The Night House cocok dijadikan penutup maraton.
Baca Juga: Rekomendasi Film untuk Malam Tahun Baru Bersama Keluarga
Nonton Horor di Bioskop Lebih Hemat dengan Kartu Kredit Bank Mega
Dengan lebih dari 50 film di atas, movie marathon dari rumah memang sudah cukup untuk mengisi beberapa malam. Namun, watchlist Halloween tidak harus berhenti di layar TV atau laptop. Ketika ada rilisan horor baru yang ingin Anda nikmati dengan layar besar, ruangan gelap, dan sound yang lebih imersif, pengalaman di bioskop tetap punya sensasi tersendiri.
Apalagi untuk film yang mengandalkan sound design. Suara langkah dari kejauhan, pintu yang perlahan terbuka, sampai jump scare dapat terasa jauh lebih intens ketika memenuhi satu studio.
Pada akhir pekan, Anda dapat memanfaatkan Kartu Kredit Bank Mega untuk menikmati promo M-TIX by XXI. Setiap pembelian 2 tiket pada Sabtu dan Minggu mendapatkan diskon Rp35.000 menggunakan MegaFirst Infinite.
Untuk pemegang Mega Travel Card, Mega Platinum Card, Mega Metro Card, Transmart Mega Card, dan Mega Gold Card, pembelian dua tiket mendapatkan diskon Rp20.000. Program berlaku secara nasional hingga 31 Juli 2027 dengan kuota yang telah ditentukan.
Promo M-TIX dapat digunakan untuk pembelian tiket studio Deluxe, The Premiere, dan IMAX. Satu Kartu Kredit Bank Mega dapat menikmati promo satu kali dalam satu minggu untuk pembelian dua tiket dan benefit tidak berlaku kelipatan.
Lebih suka memilih kursi langsung di bioskop? Promo XXI x Bank Mega juga berlangsung hingga 31 Juli 2027. Benefitnya sama-sama tersedia pada Sabtu dan Minggu, dengan diskon Rp35.000 untuk MegaFirst Infinite atau Rp20.000 untuk jenis Kartu Kredit Bank Mega yang memenuhi syarat ketika membeli dua tiket.
Pada transaksi langsung di XXI, informasikan kepada kasir bahwa Anda ingin menggunakan promo Bank Mega sebelum pembayaran dilakukan. Promo berlaku di jaringan XXI seluruh Indonesia serta mencakup studio Deluxe, The Premiere, dan IMAX.
Jadi, setelah memilih film dari watchlist, coba cek pula film horor terbaru yang sedang tayang. Pilih tontonan akhir pekan, ajak pasangan atau teman, kemudian manfaatkan promo Kartu Kredit Bank Mega di M-TIX maupun XXI agar dua tiket terasa lebih hemat.
Dari Bioskop sampai Streaming Marathon, Lengkapi Movie Night dengan M-Smile
Tentu, tidak semua movie night mengharuskan Anda keluar rumah. Setelah melewati minggu yang padat, terkadang pilihan terbaik justru menutup tirai, menyiapkan camilan, lalu menonton beberapa film berturut-turut dari sofa.
Anda bahkan bisa membuat tema marathon berdasarkan daftar di atas. Satu malam khusus slasher klasik, malam berikutnya horor Indonesia, kemudian menutup pekan dengan psychological horror yang lebih berat. Tinggal sesuaikan pilihan dengan ketersediaan di layanan streaming film favorit.
Untuk melengkapi kebutuhan hiburan digital, Anda dapat menghubungkan Kartu Kredit Bank Mega ke platform streaming film sebagai metode pembayaran. Caranya mudah, tinggal tambahkan kartu, isi data, verifikasi, dan beres. Untungnya lagi, setiap transaksi untuk berlangganan, Anda akan mendapatkan poin reward yang bisa ditukarkan dengan hadiah menarik, lho.
Selain itu, Anda bisa memantau setiap transaksi di aplikasi M-Smile. Anda dapat mengecek e-billing dan mutasi transaksi, membayar tagihan, mengatur limit, serta mengakses berbagai layanan kartu langsung dari aplikasi.
Dengan Bank Mega, pengalaman menikmati film dapat disesuaikan dengan mood. Akhir pekan ini Anda mungkin ingin menonton rilisan terbaru bersama teman di XXI. Minggu berikutnya, Anda bisa memilih marathon Scream, Danur, atau film lainnya dari rumah.
Mau merasakan jump scare di layar IMAX atau maraton horor sampai tengah malam dari sofa, Bank Mega bisa ikut melengkapi movie night Anda. Gunakan Kartu Kredit Bank Mega untuk menikmati promo tiket bioskop, lalu manfaatkan M-Smile untuk berlangganan platform streaming film, memantau transaksi, dan mengelola berbagai kebutuhan hiburan dari satu aplikasi.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
