Perjalanan menggunakan kereta kelas ekonomi kini semakin nyaman berkat hadirnya kereta ekonomi New Generation. Kursi tegak yang dahulu identik dengan perjalanan ekonomi secara bertahap digantikan dengan captain seat, ruang kaki dibuat lebih lega, interior diperbarui, hingga tersedia fasilitas digital yang mendukung perjalanan jarak jauh.
Per Oktober 2026, penggunaan kereta ekonomi New Generation telah meluas ke berbagai perjalanan di Pulau Jawa. Ada rangkaian hasil modifikasi Balai Yasa Manggarai dan ada pula rangkaian Stainless Steel New Generation yang diproduksi baru oleh PT Industri Kereta Api atau INKA.
Keduanya menawarkan peningkatan kenyamanan dibandingkan kereta ekonomi generasi lama, tetapi memiliki sejumlah perbedaan dari material bodi, sistem pintu, fasilitas pengisian daya, teknologi kabin, hingga kemampuan teknis rangkaian.
Lalu, kereta apa saja yang sudah menggunakan Ekonomi New Generation pada Oktober 2026? Berikut perbedaan, daftar rute, hingga fasilitas terbarunya.
Daftar Isi
- Apa Itu Kereta Ekonomi New Generation?
- Perbedaan New Generation Modifikasi dan Stainless Steel New Generation
- Daftar Kereta Ekonomi New Generation Hasil Modifikasi dan Rutenya
- Daftar Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation dan Rutenya
- Pembaruan Fasilitas Kereta Ekonomi New Generation
- Perjalanan Naik Kereta Nyaman Sejak Awal Kalau Beli Tiket Lewat M-Smile!
- FAQ Seputar Kereta Ekonomi New Generation
Apa Itu Kereta Ekonomi New Generation?
Kereta Ekonomi New Generation merupakan bagian dari transformasi layanan KAI untuk meningkatkan kenyamanan kelas ekonomi. Perubahannya tidak hanya berupa penyegaran visual, tetapi juga menyentuh konfigurasi kursi, ruang kaki, toilet, sistem informasi penumpang, hingga fasilitas pengisian daya.
Secara umum terdapat dua kelompok utama yang saat ini dapat ditemukan pada layanan KAI, yaitu New Generation hasil modifikasi sarana lama di Balai Yasa Manggarai dan Stainless Steel New Generation yang merupakan kereta baru buatan INKA.
1. Kereta Ekonomi New Generation Hasil Modifikasi Balai Yasa Manggarai
Kelompok pertama merupakan kereta ekonomi yang sudah dimiliki KAI kemudian menjalani proses modernisasi di Balai Yasa Manggarai, Jakarta Selatan.
Perubahan yang paling terasa adalah pada bagian tempat duduk. Kereta yang sebelumnya menggunakan kursi ekonomi dengan kapasitas lebih padat diubah menjadi konfigurasi 72 kursi captain seat. Susunan 2-2 memberikan ruang antarkursi dan leg room yang lebih lega.
Kursinya sudah dapat direbahkan atau reclining dan diputar atau revolving. Dengan demikian, arah kursi dapat disesuaikan dengan arah perjalanan atau dibuat saling berhadapan ketika diperlukan.
Interior juga mendapatkan penyegaran agar terasa lebih modern. Tersedia Passenger Information Display System atau PIDS, toilet duduk, wastafel, pengering tangan, hingga rak bagasi dengan desain yang lebih menyerupai kelas di atasnya.
Meski demikian, rangkaian modifikasi masih mempertahankan beberapa komponen sarana sebelumnya. Material bodinya menggunakan mild steel, pintunya masih dioperasikan secara manual, dan sumber pengisian daya utamanya berupa stopkontak.
2. Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation Produksi INKA
Kelompok kedua adalah Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation yang diproduksi sebagai sarana baru oleh PT INKA.
Rangkaian ini menjadi bagian dari program pengadaan ratusan kereta penumpang baru KAI. Hingga 2026, puluhan trainset telah diserahterimakan dan digunakan secara bertahap pada layanan eksekutif, campuran, maupun ekonomi.
Sesuai namanya, bodi kereta menggunakan baja nirkarat atau stainless steel. Kapasitas kelas ekonomi tetap 72 penumpang dengan konfigurasi kursi 2-2 serta captain seat yang dapat direbahkan dan diputar.
Peningkatan teknologinya lebih lengkap dibandingkan versi modifikasi. Pintu masuk dan pintu penghubung menggunakan sistem geser elektrik, PIDS menampilkan informasi perjalanan yang lebih variatif, tersedia USB charger, serta jendela menggunakan tempered double glass.
Rangkaian ini juga menggunakan bogie K10 yang dirancang mendukung kestabilan pada kecepatan operasional hingga 120 km per jam.
Perbedaan New Generation Modifikasi dan Stainless Steel New Generation
Walaupun sama-sama membawa nama New Generation dan menawarkan 72 kursi yang lebih nyaman, terdapat beberapa perbedaan yang dapat Anda temukan ketika menaiki kedua jenis kereta tersebut.
1. Asal dan Proses Pembuatan Rangkaian
Ekonomi New Generation modifikasi menggunakan sarana yang sebelumnya sudah beroperasi. KAI kemudian melakukan perubahan besar terhadap interior, kursi, toilet, dan sejumlah fasilitas melalui Balai Yasa Manggarai.
Bodinya menggunakan material mild steel dari sarana yang menjadi basis modifikasi.
Sementara itu, Stainless Steel New Generation merupakan kereta baru produksi PT INKA. Bodi menggunakan baja nirkarat yang lebih tahan korosi dan konstruksinya sejak awal dirancang dengan berbagai fitur New Generation.
2. Pintu Manual dan Pintu Elektrik
Salah satu perbedaan yang paling mudah dikenali terdapat pada pintunya.
Kereta New Generation hasil modifikasi masih menggunakan pintu geser manual. Penumpang perlu mengoperasikan pintu ketika berpindah antarbagian kereta.
Pada Stainless Steel New Generation, pintu masuk serta pintu penghubung antarkereta sudah menggunakan pintu geser elektrik. Mekanisme ini membuat proses membuka dan menutup pintu lebih ringan sekaligus membantu mengurangi suara dari area sambungan kereta.
3. Fasilitas Pengisian Daya
Kebutuhan mengisi daya smartphone maupun perangkat elektronik menjadi semakin penting, khususnya pada perjalanan antarkota yang berlangsung beberapa jam.
Pada rangkaian New Generation modifikasi, sumber daya tersedia melalui stopkontak. Sementara Stainless Steel New Generation menawarkan pilihan lebih lengkap berupa stopkontak sekaligus USB charging port.
Fasilitas tersebut memudahkan penumpang mengisi daya smartphone dan perangkat elektronik yang kompatibel tanpa harus selalu membawa adaptor tambahan untuk setiap perangkat.
4. PIDS dan Teknologi Kabin
Kedua jenis rangkaian sudah menggunakan Passenger Information Display System atau PIDS.
Pada rangkaian modifikasi, PIDS dapat menampilkan informasi seperti waktu, suhu kabin, dan informasi perjalanan tertentu. Stainless Steel New Generation menggunakan sistem PIDS yang lebih modern dan mampu menyajikan informasi perjalanan lebih variatif.
Teknologi kabin Stainless Steel New Generation juga didukung sistem pintu elektrik, sambungan antarkereta corrugated bellows, serta jendela ganda untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.
5. Kecepatan Maksimum Rangkaian
Perbedaan teknis lainnya terdapat pada bogie yang digunakan. Kereta New Generation modifikasi umumnya menggunakan bogie K5 dengan kemampuan kecepatan maksimum sekitar 100 km per jam.
Sementara itu, Stainless Steel New Generation menggunakan bogie K10 yang mendukung kestabilan sarana hingga kecepatan 120 km per jam.
Kecepatan aktual selama perjalanan tetap mengikuti karakter lintasan, grafik perjalanan kereta api, batas kecepatan jalur, serta pengaturan operasional KAI.
Daftar Kereta Ekonomi New Generation Hasil Modifikasi dan Rutenya
Pada Oktober 2026, sejumlah layanan masih tercatat menggunakan kereta Ekonomi New Generation hasil modifikasi Balai Yasa Manggarai. Penempatan rangkaian dapat berubah menyesuaikan kebutuhan operasional KAI.
1. KA Blambangan Ekspres: Pasar Senen–Ketapang PP
KA Blambangan Ekspres menghubungkan Pasar Senen di Jakarta dengan Ketapang di Banyuwangi. Rute lintas Jawa yang sangat panjang membuat peningkatan kursi dan ruang kaki New Generation terasa penting untuk perjalanan berjam-jam.
Kereta ini melintasi berbagai kota di jalur utara dan timur Jawa sebelum mencapai ujung timur Pulau Jawa.
2. KA Dharmawangsa Ekspres: Pasar Senen–Surabaya Pasarturi PP
KA Dharmawangsa Ekspres melayani perjalanan Jakarta–Surabaya melalui koridor utara Jawa dengan relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi PP.
Penggunaan rangkaian ekonomi hasil modifikasi memberikan pilihan perjalanan yang lebih nyaman bagi penumpang yang membutuhkan transportasi antardua kota besar tersebut.
3. KA Mutiara Timur: Surabaya Pasarturi–Ketapang PP
KA Mutiara Timur menghubungkan Surabaya Pasarturi dengan Ketapang di Banyuwangi. Layanannya cocok untuk perjalanan menuju kawasan timur Jawa dan akses lanjutan menuju Bali melalui Ketapang.
Kursi captain seat New Generation membuat perjalanan jarak jauh ini lebih nyaman dibandingkan konfigurasi ekonomi lama yang lebih padat.
4. KA Joglosemarkerto: Purwokerto, Tegal, Solo Balapan, dan Semarang Tawang
KA Joglosemarkerto memiliki pola perjalanan yang khas karena menghubungkan berbagai kota besar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Rutenya mencakup koridor Purwokerto, Tegal, Semarang, Solo, Yogyakarta, dan berbagai kota di sepanjang lintasan. Beberapa nomor perjalanan memiliki pola rute berbeda dalam jaringan tersebut.
Seluruh rangkaian Joglosemarkerto telah menggunakan kereta New Generation hasil modifikasi sehingga perjalanan antarkota regional terasa lebih nyaman.
5. KA Brantas: Pasar Senen–Blitar PP
KA Brantas melayani rute Pasar Senen–Blitar PP. Perjalanannya menghubungkan Jakarta dengan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur sebelum berakhir di Blitar.
Pada kelas ekonomi, rangkaian New Generation memberikan kursi yang lebih ergonomis untuk perjalanan jarak jauh tersebut.
6. KA Pangrango: Bogor Paledang–Sukabumi PP
Berbeda dari sebagian besar layanan dalam daftar yang menempuh perjalanan antarkota jarak jauh, KA Pangrango melayani koridor Bogor Paledang–Sukabumi PP.
Rute ini menjadi salah satu pilihan transportasi antara Bogor dan Sukabumi, terutama bagi penumpang yang ingin menghindari kepadatan perjalanan melalui jalan raya.
7. KA Sancaka Utara: Surabaya Pasarturi–Cilacap PP
KA Sancaka Utara melayani relasi Surabaya Pasarturi–Cilacap PP dan menghubungkan sejumlah kota di koridor Jawa Timur serta Jawa Tengah.
Rangkaian New Generation membantu membuat perjalanan lintas wilayah tersebut lebih nyaman melalui kursi yang dapat direbahkan dan ruang kaki lebih lega.
8. KA Ranggajati: Cirebon–Jember PP
KA Ranggajati menghubungkan Cirebon dengan Jember melalui perjalanan panjang yang melewati Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Ranggajati sebelumnya tercantum sebagai salah satu pengguna Ekonomi New Generation hasil modifikasi. Namun, dalam pembaruan sarana KAI berikutnya, Ranggajati juga sudah masuk kelompok layanan yang menggunakan Stainless Steel New Generation.
Hal ini menunjukkan proses penggantian sarana dilakukan secara bertahap. Karena susunan rangkaian dapat disesuaikan secara operasional, cek informasi terbaru ketika memesan tiket.
9. KA Banyubiru Ekspres: Semarang Tawang–Solo Balapan PP
KA Banyubiru Ekspres melayani relasi Semarang Tawang–Solo Balapan PP. Layanan ini dapat menjadi alternatif perjalanan antardua pusat aktivitas utama di Jawa Tengah.
Durasi perjalanan yang lebih pendek dibandingkan rute lintas provinsi tetap terasa nyaman berkat konfigurasi kursi 2-2 dan kabin New Generation.
10. KA Kamandaka: Semarang Tawang–Tegal–Purwokerto/Cilacap PP
KA Kamandaka melayani perjalanan yang menghubungkan Semarang Tawang, Tegal, Purwokerto, dan pada perjalanan tertentu hingga Cilacap.
Karakter rutenya menjadikan Kamandaka salah satu transportasi penting untuk perjalanan regional di Jawa Tengah.
11. KA Ijen Ekspres: Malang–Ketapang PP
KA Ijen Ekspres melayani rute Malang–Ketapang PP, menghubungkan Kota Malang dengan berbagai daerah di Jawa Timur bagian timur hingga Banyuwangi.
Penggunaan New Generation memberikan kenyamanan tambahan karena perjalanan berlangsung selama beberapa jam dan melewati banyak kota.
12. KA Pasundan: Kiaracondong–Surabaya Gubeng PP
KA Pasundan melayani relasi Kiaracondong–Surabaya Gubeng PP. Kereta ini menjadi salah satu pilihan kelas ekonomi untuk perjalanan antara Bandung dan Surabaya melalui lintas selatan Jawa.
Peningkatan ke rangkaian New Generation memberikan pengalaman yang jauh berbeda dari ekonomi konvensional dengan kursi tegak berkapasitas tinggi.
13. KA Matarmaja: Pasar Senen–Malang PP
KA Matarmaja merupakan layanan ekonomi populer pada relasi Pasar Senen–Malang PP. Sejak mendapatkan rangkaian New Generation hasil modifikasi, kapasitas ekonomi menjadi 72 kursi per kereta dengan captain seat.
Untuk rute yang menghubungkan Jakarta hingga Malang melalui sejumlah kota besar di Jawa, kemampuan reclining dan ruang kaki lebih luas menjadi peningkatan yang terasa signifikan.
Daftar Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation dan Rutenya
KAI juga terus memperluas penggunaan sarana baru Stainless Steel New Generation produksi INKA. Rangkaian ini dapat ditemukan pada layanan kelas campuran maupun kereta ekonomi penuh.
1. KA Lodaya: Bandung–Solo Balapan PP
KA Lodaya melayani relasi Bandung–Solo Balapan PP dengan kelas eksekutif dan ekonomi Stainless Steel New Generation.
Rangkaian baru menawarkan kabin yang lebih senyap, pintu elektrik, kursi ergonomis, serta sistem informasi perjalanan yang lebih modern.
2. KA Gaya Baru Malam Selatan: Pasar Senen–Surabaya Gubeng PP
KA Gaya Baru Malam Selatan menghubungkan Pasar Senen–Surabaya Gubeng PP. Layanan ini sebelumnya pernah menggunakan rangkaian modifikasi sebelum mendapatkan sarana Stainless Steel New Generation.
Perubahan tersebut menjadi contoh bagaimana modernisasi KAI berlangsung bertahap dari modifikasi sarana yang tersedia menuju pengoperasian kereta baru.
3. KA Mataram: Pasar Senen–Solo Balapan PP
KA Mataram melayani relasi Pasar Senen–Solo Balapan PP. Rangkaian campuran kereta eksekutif dan ekonomi menggunakan sarana Stainless Steel New Generation.
Rute ini dapat menjadi pilihan untuk perjalanan Jakarta menuju Yogyakarta maupun Solo dengan fasilitas ekonomi yang lebih modern.
4. KA Jayabaya: Pasar Senen–Malang PP
KA Jayabaya menghubungkan Pasar Senen dengan Malang. Kereta ini termasuk salah satu layanan yang mengalami peningkatan sarana dalam perjalanan transformasi kelas ekonomi KAI.
Stainless Steel New Generation membuat perjalanan Jakarta–Malang didukung pintu elektrik, fasilitas charging yang lebih lengkap, dan kabin yang lebih senyap.
5. KA Bogowonto: Pasar Senen–Lempuyangan PP
KA Bogowonto melayani rute Pasar Senen–Lempuyangan PP dan menjadi pilihan perjalanan antara Jakarta dan Yogyakarta.
Penggunaan rangkaian Stainless Steel New Generation mencakup fasilitas kelas ekonomi dengan kursi 72 penumpang per kereta.
6. KA Batavia: Gambir–Solo Balapan PP
KA Batavia melayani perjalanan Gambir–Solo Balapan PP. Kehadirannya memberikan pilihan tambahan bagi penumpang yang ingin bepergian dari pusat Jakarta menuju Solo.
Rangkaian campurannya menggunakan sarana generasi baru dengan interior serta teknologi yang lebih modern.
7. KA Gumarang: Pasar Senen–Surabaya Pasarturi PP
KA Gumarang melayani rute Pasar Senen–Surabaya Pasarturi PP melalui jalur utara Jawa.
KAI telah menggunakan rangkaian Stainless Steel New Generation pada layanan ini dengan kombinasi kereta eksekutif dan ekonomi. Peningkatan tersebut memberikan fasilitas seperti pintu elektrik, charging port, dan kursi dengan ruang kaki lebih lega.
8. KA Fajar Utama Solo: Pasar Senen–Solo Balapan
KA Fajar Utama Solo melayani perjalanan dari Pasar Senen menuju Solo Balapan pada layanan siang.
Rangkaian Stainless Steel New Generation membawa perubahan besar dari sejarah layanan Fajar Utama Solo yang dahulu dikenal menggunakan sarana kelas bisnis sebelum transformasi layanan berlangsung.
9. KA Senja Utama Solo: Solo Balapan–Pasar Senen
KA Senja Utama Solo menjadi pasangan perjalanan malam pada koridor Solo Balapan–Pasar Senen.
Bersama Fajar Utama Solo, layanan ini kini menggunakan sarana yang lebih modern sehingga perjalanan Solo–Jakarta memiliki pilihan kelas ekonomi dengan captain seat serta fasilitas kabin terbaru.
10. KA Tegal Bahari: Pasar Senen–Tegal PP
KA Tegal Bahari menghubungkan Pasar Senen–Tegal PP melalui jalur utara Jawa.
KAI telah memperbarui rangkaiannya dengan Stainless Steel New Generation. Selain kursi yang lebih lega, pengguna dapat menikmati USB charger, stopkontak, PIDS, serta pintu geser elektrik.
11. KA Jaka Tingkir: Pasar Senen–Purwosari PP
KA Jaka Tingkir saat ini melayani relasi Pasar Senen–Purwosari PP. Stasiun Purwosari berada di Kota Surakarta dan menjadi salah satu gerbang perjalanan menuju Solo.
Kereta ini menggunakan kelas ekonomi Stainless Steel New Generation sehingga seluruh perjalanan ekonominya menawarkan konfigurasi 72 kursi yang lebih lega.
12. KA Progo: Pasar Senen–Lempuyangan PP
KA Progo melayani relasi Pasar Senen–Lempuyangan PP dan menjadi salah satu layanan ekonomi populer untuk perjalanan Jakarta–Yogyakarta.
Dengan penggunaan Stainless Steel New Generation, penumpang kini mendapatkan kursi 2-2 yang dapat direbahkan serta diputar, menggantikan karakter kelas ekonomi lama yang lebih padat.
13. KA Majapahit: Pasar Senen–Malang PP
KA Majapahit menghubungkan Pasar Senen–Malang PP. Layanan ini telah menggunakan kereta ekonomi Stainless Steel New Generation dengan berbagai fasilitas modern.
Untuk perjalanan lintas Jawa menuju Malang, fasilitas seperti USB charger, reclining seat, PIDS, dan ruang kaki lebih lega dapat membantu membuat perjalanan terasa lebih nyaman.
14. KA Ranggajati: Cirebon–Jember PP
Dalam pembaruan operasional KAI, KA Ranggajati juga tercantum sebagai salah satu layanan campuran yang menggunakan Stainless Steel New Generation.
Rute tetap menghubungkan Cirebon–Jember PP. Karena modernisasi sarana dilakukan secara bertahap, informasi mengenai rangkaian Ranggajati dapat ditemukan dalam daftar modifikasi maupun Stainless Steel New Generation pada periode yang berbeda.
15. KA Cirebon Fakultatif: Cirebon–Gambir PP
KA Cirebon Fakultatif melayani perjalanan Cirebon–Gambir PP pada jadwal operasional tertentu.
KAI memasukkan layanan ini ke dalam kelompok perjalanan yang telah menggunakan sarana Stainless Steel New Generation untuk kelas ekonomi.
16. KA Bangunkarta: Jombang–Pasar Senen PP
KA Bangunkarta melayani relasi Jombang–Pasar Senen PP. Kereta ini menghubungkan Jawa Timur dengan Jakarta melalui perjalanan lintas Jawa yang cukup panjang.
Penggunaan Stainless Steel New Generation membantu meningkatkan kenyamanan melalui ruang kaki lebih luas, sistem pintu elektrik, dan fasilitas kabin yang diperbarui.
17. KA Singasari: Blitar–Pasar Senen PP
KA Singasari melayani rute Blitar–Pasar Senen PP. Dalam pembaruan armada KAI, layanan ini juga termasuk kelompok yang telah mendapatkan sarana Stainless Steel New Generation.
Perjalanan jarak jauh Blitar–Jakarta kini dapat dinikmati dengan captain seat ekonomi berkapasitas 72 kursi per kereta serta fasilitas generasi terbaru lainnya.
Pembaruan Fasilitas Kereta Ekonomi New Generation
Pembaruan New Generation tidak hanya membuat interior terlihat lebih modern. Perubahan utamanya dirancang agar penumpang mendapatkan ruang pribadi, fasilitas digital, dan kenyamanan yang lebih baik selama perjalanan.
1. Kursi Lebih Nyaman dengan Ruang Kaki Lebih Lega
Perubahan paling mudah dirasakan terdapat pada tempat duduk. Pengurangan jumlah kursi membuat jarak antarkursi menjadi lebih lapang dibandingkan ekonomi konvensional berkapasitas tinggi.
Konfigurasi 2-2 juga berarti tidak ada kursi tengah. Masing-masing sisi lorong terdiri dari dua tempat duduk sehingga akses keluar masuk lebih praktis.
2. Kapasitas Ekonomi 72 Kursi
Kereta ekonomi New Generation menggunakan kapasitas 72 kursi per kereta. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan ekonomi lama yang pada tipe tertentu dapat memiliki 80 hingga 106 tempat duduk.
Pengurangan kapasitas memberi ruang lebih besar bagi setiap baris sekaligus membuat suasana kabin terasa tidak terlalu padat.
3. Reclining Seat dan Pengaturan Arah Kursi
Captain seat New Generation dapat diatur kemiringannya melalui fungsi reclining. Penumpang tidak lagi harus duduk sepanjang perjalanan dengan sandaran tegak seperti pada sejumlah kereta ekonomi generasi lama.
Kursi juga memiliki fungsi revolving atau dapat diputar. Arah tempat duduk dapat disesuaikan dengan arah perjalanan maupun dibuat berhadapan, misalnya ketika bepergian bersama keluarga atau rombongan.
4. Pintu Elektrik Otomatis pada Stainless Steel New Generation
Stainless Steel New Generation membawa peningkatan pada sistem pintu. Pintu masuk dan penghubung antarkereta menggunakan mekanisme geser elektrik sehingga lebih mudah dioperasikan.
Sistem ini juga membantu mengurangi suara dari area sambungan sehingga kondisi di dalam kabin terasa lebih tenang.
5. Passenger Information Display System atau PIDS
PIDS merupakan layar digital yang memberikan informasi kepada penumpang selama perjalanan.
Pada versi New Generation modifikasi, layar dapat menampilkan berbagai informasi dasar seperti waktu dan suhu serta informasi perjalanan. Versi Stainless Steel New Generation menggunakan sistem yang lebih modern dengan informasi yang lebih variatif.
Kehadiran layar ini memudahkan penumpang memantau perjalanan tanpa harus selalu mengecek smartphone.
6. Stopkontak dan USB Charger untuk Perangkat Elektronik
Kereta ekonomi New Generation menyediakan fasilitas pengisian daya untuk kebutuhan selama perjalanan.
Pada versi modifikasi, fasilitas utamanya berupa stopkontak. Sementara pada Stainless Steel New Generation tersedia stopkontak dan USB charger di area kursi.
Fasilitas tersebut berguna untuk mengisi daya smartphone maupun perangkat elektronik lainnya selama perjalanan panjang.
7. Jendela Tempered Double Glass yang Lebih Senyap
Jendela Stainless Steel New Generation menggunakan tempered double glass. Penggunaan dua lapisan kaca membantu meningkatkan keamanan, mengurangi panas berlebih dan sinar UV yang masuk, sekaligus membantu mereduksi kebisingan dari luar kereta.
Dikombinasikan dengan pintu elektrik dan sambungan antarkereta yang lebih modern, perubahan ini membuat kabin terasa lebih senyap.
8. Toilet yang Lebih Modern dan Fasilitas untuk Keluarga
Toilet juga menjadi bagian dari modernisasi. New Generation modifikasi telah menggunakan kloset duduk, wastafel, dan hand dryer dengan tampilan interior lebih modern.
Pada Stainless Steel New Generation, tersedia fasilitas tambahan berupa foot washer untuk membasuh kaki ketika berwudu. Khusus toilet wanita, terdapat meja lipat yang dapat digunakan sebagai tempat mengganti popok bayi.
Detail tersebut memberikan kenyamanan tambahan, terutama untuk perjalanan bersama keluarga dan perjalanan dengan durasi panjang.
9. Kereta Makan dengan Interior yang Ikut Diperbarui
Pembaruan tidak berhenti pada kereta penumpang. Kereta makan dalam sejumlah rangkaian Stainless Steel New Generation juga mendapatkan desain interior baru.
Nuansa kayu digunakan untuk memberikan tampilan hangat, sementara kursi makan dibuat lebih empuk. PIDS juga dapat ditemukan di area kereta makan sehingga penumpang tetap dapat mengetahui informasi perjalanan saat meninggalkan kursinya untuk makan.
Perjalanan Naik Kereta Nyaman Sejak Awal Kalau Beli Tiket Lewat M-Smile!
Sudah menemukan kereta ekonomi New Generation yang sesuai dengan tujuan perjalanan? Setelah menentukan rute dan jadwal, jangan lupa memastikan proses pembayaran tiket selesai sebelum batas waktunya berakhir.
Untuk transaksi tiket KAI, M-Smile dari Bank Mega dapat digunakan sebagai salah satu kanal pembayaran. Pemesanan tiket dilakukan terlebih dahulu melalui kanal penjualan tiket KAI hingga Anda memperoleh kode pembayaran atau kode billing. Setelah itu, pembayaran dapat diselesaikan langsung melalui M-Smile.
Caranya cukup praktis:
- Login ke aplikasi M-Smile.
- Pilih menu Bayar.
- Pilih kategori Tiket.
- Pilih produk KAI.
- Masukkan nomor pelanggan atau kode pembayaran yang diperoleh saat memesan tiket.
- Periksa kembali nama, perjalanan, dan nominal pembayaran yang tampil.
- Masukkan M-PIN untuk menyelesaikan transaksi.
Setelah pembayaran berhasil, simpan bukti transaksi dan pastikan status tiket Anda sudah terkonfirmasi. Cara ini membuat proses setelah reservasi lebih ringkas karena pembayaran dapat dilakukan dari smartphone tanpa perlu berpindah ke ATM.
Fitur pembayaran tiket menjadi bagian dari layanan Top Up & Bayar Tagihan di M-Smile yang juga mencakup berbagai kebutuhan transaksi lainnya. Dengan pembayaran tiket yang sudah beres, Anda tinggal menyiapkan perjalanan dan menikmati fasilitas kereta Ekonomi New Generation menuju kota tujuan.
Baca Juga: Cara Mudah Reschedule Tiket Kereta Api Online
FAQ Seputar Kereta Ekonomi New Generation
1. Apakah Harga Tiket Ekonomi New Generation Lebih Mahal dari Ekonomi Biasa?
Tidak ada tarif tunggal khusus yang otomatis berlaku hanya karena kereta menggunakan rangkaian New Generation. Harga tiket dipengaruhi oleh nama kereta, relasi perjalanan, subclass, tanggal keberangkatan, ketersediaan tempat duduk, hingga kebijakan tarif KAI.
Artinya, penggunaan sarana New Generation tidak dapat langsung diterjemahkan sebagai tambahan biaya dalam nominal tertentu dibandingkan kereta ekonomi lain.
Sebelum membeli, bandingkan harga pada tanggal dan relasi yang sama melalui kanal resmi penjualan tiket KAI.
2. Apakah Penumpang Bisa Memilih Kereta New Generation saat Membeli Tiket?
Penumpang umumnya memilih nama kereta, kelas, subclass, jadwal, dan kursi, bukan memilih jenis fisik rangkaian secara terpisah.
Jika kereta yang dipilih memang dijadwalkan menggunakan Ekonomi New Generation, kelas ekonominya akan menggunakan sarana tersebut. Namun, KAI dapat melakukan pergantian atau penyesuaian rangkaian karena kebutuhan operasional.
Karena itu, daftar pengguna New Generation sebaiknya dijadikan referensi, bukan jaminan bahwa susunan sarana tidak akan pernah berubah.
3. Apakah Semua Kursi Ekonomi New Generation Menghadap Arah Perjalanan?
Tidak selalu sejak awal. Salah satu kelebihan captain seat New Generation adalah fitur revolving, yaitu kursi dapat diputar untuk disesuaikan dengan arah perjalanan.
Kursi juga dapat diatur saling berhadapan ketika dibutuhkan. Karena itu, arah kursi saat pertama kali memasuki kabin dapat bergantung pada posisi yang ditinggalkan sebelumnya atau pengaturan rangkaian.
Pastikan tidak mengganggu penumpang lain ketika ingin mengubah arah kursi, terutama jika sandaran maupun ruang kaki penumpang di belakang sedang digunakan.
4. Apakah Kereta Ekonomi New Generation Memiliki Wi-Fi?
Wi-Fi belum menjadi fasilitas standar yang secara konsisten dicantumkan untuk seluruh kereta Ekonomi New Generation.
Fasilitas utama yang menjadi standar pembaruan lebih berfokus pada kursi reclining dan revolving, PIDS, pengisian daya, pintu elektrik pada versi Stainless Steel, jendela yang lebih baik, serta peningkatan toilet dan kabin.
Jika membutuhkan koneksi internet sepanjang perjalanan, tetap siapkan paket data seluler dan perhatikan bahwa kualitas sinyal dapat berubah ketika kereta melewati area tertentu.
5. Apakah Ekonomi New Generation Sama dengan Kelas Ekonomi Premium?
Tidak. Ekonomi New Generation dan Ekonomi Premium merupakan tipe sarana yang berbeda.
Ekonomi New Generation umumnya menggunakan kapasitas 72 kursi dengan captain seat yang dapat direbahkan dan diputar. Sementara kereta Ekonomi Premium yang lebih dulu hadir memiliki desain, jumlah kursi, dan konfigurasi tempat duduk yang berbeda.
Karena sama-sama menawarkan kenyamanan lebih baik dibanding ekonomi konvensional, keduanya memang dapat terlihat mirip bagi penumpang yang belum familiar dengan tipe rangkaian KAI.
6. Apakah Rangkaian New Generation Akan Ditambah ke Kereta Lain?
Sangat mungkin. Program modernisasi armada KAI masih berlangsung secara bertahap.
KAI melakukan pengadaan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation produksi PT INKA yang terdiri dari kereta eksekutif, ekonomi, kereta makan, pembangkit, dan bagasi. Hingga pertengahan 2026, puluhan trainset telah diterima dan dioperasikan pada berbagai relasi.
Penempatan rangkaian baru dilakukan secara bertahap mengikuti progres serah terima sarana dan kebutuhan operasional. Karena itu, daftar kereta yang menggunakan Ekonomi New Generation masih dapat bertambah atau berubah pada pembaruan berikutnya.
Transformasi tersebut membuat kelas ekonomi KAI semakin berbeda dari gambaran kereta ekonomi generasi lama. Kapasitas 72 kursi, captain seat yang dapat direbahkan dan diputar, ruang kaki lebih lega, PIDS, hingga fasilitas pengisian daya membantu meningkatkan kenyamanan perjalanan.
Jika mendapatkan Stainless Steel New Generation, Anda juga dapat menikmati sejumlah peningkatan tambahan seperti pintu elektrik, USB charger, tempered double glass, toilet dengan fasilitas yang lebih lengkap, dan kabin yang dirancang lebih senyap.
Sebelum membeli tiket, tetap cek jadwal, rute, kelas, dan informasi sarana terbaru karena KAI dapat menyesuaikan rangkaian sesuai kebutuhan operasional. Setelah memperoleh kode pembayaran tiket, Anda dapat memanfaatkan M-Smile untuk menyelesaikan pembayaran melalui menu Bayar dan melanjutkan persiapan perjalanan dengan lebih praktis.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
