Pickleball menjadi salah satu olahraga raket yang semakin banyak menarik perhatian. Permainannya menggabungkan unsur yang familiar dari tenis, badminton, dan tenis meja, tetapi menggunakan paddle, bola plastik berlubang, serta lapangan dengan ukuran dan aturan tersendiri.
Salah satu daya tarik pickleball adalah aturan dasarnya relatif mudah dipahami. Olahraga ini dapat dimainkan satu lawan satu maupun dua lawan dua, serta tersedia untuk permainan indoor maupun outdoor. Namun, semakin serius bermain, semakin terasa pula unsur strategi seperti penempatan bola, permainan di dekat kitchen, dink, volley, hingga third shot drop.
Bagi pemula, Anda tidak harus langsung memiliki teknik yang sempurna atau menggunakan paddle mahal. Memahami aturan dasar, belajar mengontrol bola, dan terbiasa dengan posisi lapangan menjadi fondasi yang lebih penting sebelum meningkatkan kecepatan permainan.
Ringkasan: Pickleball adalah olahraga paddle yang dapat dimainkan secara tunggal maupun ganda di lapangan berukuran 20 × 44 kaki. Pemain menggunakan paddle solid dan bola plastik berlubang. Beberapa aturan khasnya meliputi servis diagonal, two-bounce rule, serta non-volley zone atau kitchen. Untuk pemula, fokus terlebih dahulu pada kontrol, positioning, dan konsistensi sebelum mengejar pukulan keras.
Apa Itu Pickleball?
1. Mengenal Olahraga Pickleball
Pickleball adalah olahraga paddle yang dimainkan dengan memukul bola plastik berlubang melewati net. Permainannya berlangsung di lapangan berukuran 20 kaki × 44 kaki atau sekitar 6,1 × 13,4 meter.
Ukuran lapangan tersebut digunakan baik untuk permainan tunggal maupun ganda. Di setiap sisi net terdapat area sepanjang 7 kaki yang disebut non-volley zone atau lebih populer dengan sebutan kitchen.
Pemain menggunakan paddle solid yang ukurannya lebih besar daripada bet tenis meja tetapi lebih pendek dibandingkan raket tenis. Bolanya berbahan plastik dengan sejumlah lubang berbentuk lingkaran.
Karena ukuran lapangannya relatif compact, rally dapat berlangsung dengan tempo cepat. Namun, permainan bukan hanya mengandalkan tenaga. Kontrol, placement, kesabaran, footwork, dan kemampuan membaca posisi lawan memainkan peran yang besar.
2. Pickleball Bisa Dimainkan Tunggal maupun Ganda
Pickleball dapat dimainkan dalam dua format utama:
- singles, yaitu satu pemain melawan satu pemain; dan
- doubles, yaitu dua pemain melawan dua pemain.
Ukuran lapangannya tetap sama untuk kedua format tersebut.
Permainan singles menuntut pemain menutup lebih banyak area sendiri sehingga pergerakan dan stamina memiliki peran besar. Dalam doubles, kerja sama pasangan, positioning, dan komunikasi menjadi semakin penting.
Bagi pemula yang ingin mengenal permainan secara santai, doubles dapat menjadi pilihan karena area lapangan dibagi bersama pasangan.
Sejarah Singkat Olahraga Pickleball
1. Awal Mula Pickleball
Pickleball bermula pada 1965 di Bainbridge Island, Washington, Amerika Serikat.
Menurut sejarah yang dicatat USA Pickleball, Joel Pritchard dan Bill Bell ingin membuat aktivitas untuk keluarga mereka. Di properti Pritchard tersedia sebuah lapangan badminton lama, tetapi mereka tidak menemukan perlengkapan badminton yang lengkap.
Mereka kemudian mulai bermain menggunakan paddle ping-pong dan bola plastik berlubang. Pada awalnya net masih dipasang pada tinggi badminton, kemudian diturunkan setelah mereka melihat karakter pantulan bola di permukaan lapangan.
Barney McCallum kemudian ikut bergabung. Ketiganya mengembangkan aturan permainan dengan mengambil inspirasi dari olahraga lain, terutama badminton.
2. Perkembangan Pickleball Menjadi Olahraga Kompetitif
Dari permainan keluarga, pickleball berkembang menjadi olahraga yang memiliki aturan, kompetisi, organisasi, sistem rating pemain, hingga standar peralatan.
Turnamen kini dapat mempertandingkan singles, doubles, maupun mixed doubles dengan berbagai kelompok usia dan level kemampuan.
Di luar kompetisi, karakter sosialnya tetap menjadi salah satu daya tarik utama. Banyak orang bermain pickleball secara rekreasional bersama teman, keluarga, maupun komunitas.
Perlengkapan yang Dibutuhkan untuk Bermain Pickleball
1. Paddle Pickleball
Paddle digunakan untuk memukul bola. Berbeda dari raket tenis dan padel yang menggunakan senar atau permukaan dengan karakter berbeda, paddle pickleball memiliki permukaan solid.
Materialnya dapat berupa berbagai jenis komposit, fiberglass, carbon fiber, maupun material lain tergantung produk.
Bagi pemula, prioritaskan paddle yang terasa nyaman digenggam dan tidak terlalu berat. Anda belum perlu mengejar model paling mahal hanya untuk mulai belajar.
2. Bola Pickleball
Bola pickleball terbuat dari material plastik dan memiliki lubang-lubang berbentuk lingkaran.
Menurut USA Pickleball, bola resmi memiliki 26 hingga 40 lubang. Desain bola indoor dan outdoor dapat berbeda untuk menyesuaikan permukaan lapangan dan kondisi permainan.
Jika hanya bermain rekreasional, pastikan jenis bola sesuai dengan tempat Anda bermain. Untuk turnamen resmi, gunakan bola yang memenuhi standar kompetisi terkait.
3. Sepatu Olahraga
Pickleball melibatkan banyak pergerakan ke depan, belakang, dan terutama lateral atau menyamping.
Karena itu, gunakan court shoes yang memberikan dukungan untuk pergerakan multidirectional. Sepatu tenis atau sepatu court lain yang sesuai biasanya lebih relevan dibandingkan running shoes yang terutama dirancang untuk gerakan maju.
Pastikan sepatu juga sesuai dengan permukaan lapangan dan nyaman digunakan selama permainan.
4. Net dan Lapangan Pickleball
Lapangan pickleball memiliki lebar 20 kaki dan panjang 44 kaki.
Net memiliki tinggi sekitar 36 inci di bagian sisi dan 34 inci pada bagian tengah.
Untuk permainan rekreasional, portable net dapat digunakan selama dimensinya mendekati standar permainan dan lapangan memiliki marking yang cukup jelas.
5. Pakaian Olahraga yang Nyaman
Gunakan pakaian yang memungkinkan tubuh bergerak bebas.
Kaos olahraga, polo, shorts, skirt, skort, maupun celana olahraga dapat digunakan sesuai kenyamanan dan ketentuan venue.
Untuk bermain outdoor, pertimbangkan pula cuaca, panas, dan kelembapan. Gunakan pakaian yang ringan dan nyaman untuk durasi bermain Anda.
Mengenal Lapangan Pickleball
1. Area Servis
Setiap sisi lapangan memiliki dua service court, yaitu area kanan dan kiri yang dipisahkan oleh centerline.
Saat servis, bola diarahkan secara diagonal menuju service court lawan yang sesuai.
Bola servis harus melewati non-volley zone dan garis kitchen agar masuk ke service court yang sah.
2. Non-Volley Zone atau Kitchen
Area sepanjang 7 kaki di kedua sisi net disebut non-volley zone atau kitchen.
Nama resminya menjelaskan fungsi utamanya: pemain tidak boleh melakukan volley ketika sedang berada di dalam area tersebut.
Volley berarti memukul bola sebelum bola memantul di lapangan.
Pemain tetap boleh memasuki kitchen untuk memainkan bola yang sudah memantul. Setelah itu, mereka dapat keluar kembali dan mengambil posisi di dekat garis non-volley zone.
3. Garis dan Area Permainan
Selain kitchen line, lapangan memiliki baseline, sideline, centerline, serta service courts.
Memahami posisi setiap garis penting karena berkaitan dengan servis dan apakah bola dianggap masuk atau keluar.
Bagi pemula, luangkan beberapa menit sebelum bermain untuk mengenali layout lapangan. Cara ini membuat aturan servis dan kitchen jauh lebih mudah dipahami ketika rally dimulai.
Aturan Dasar Pickleball yang Perlu Diketahui
1. Cara Melakukan Servis
Setiap rally dimulai dengan servis.
Server berdiri di belakang baseline dan mengarahkan bola secara diagonal ke service court lawan. Dalam aturan pickleball terdapat metode servis yang sah, termasuk volley serve dengan gerakan yang memenuhi ketentuan maupun drop serve.
Untuk pemula, prioritaskan servis yang konsisten dan masuk ke area target dibandingkan langsung mencoba menghasilkan kecepatan tinggi.
2. Aturan Two-Bounce Rule
Salah satu aturan paling khas dalam pickleball adalah two-bounce rule.
Setelah servis dilakukan:
- tim penerima harus membiarkan bola memantul satu kali sebelum melakukan return; kemudian
- tim yang melakukan servis juga harus membiarkan return tersebut memantul satu kali sebelum memukulnya.
Setelah kedua pantulan tersebut terjadi, pemain baru boleh memilih untuk memukul bola setelah memantul maupun melakukan volley jika posisinya legal.
Aturan ini membantu mencegah tim yang melakukan servis langsung menyerang ke net tanpa memberi kesempatan rally berkembang.
3. Aturan Non-Volley Zone atau Kitchen
Pemain tidak boleh melakukan volley ketika menyentuh kitchen maupun garis non-volley zone.
Momentum setelah melakukan volley juga diperhatikan. Anda tidak boleh melakukan volley dari luar kitchen kemudian kehilangan keseimbangan hingga masuk ke area tersebut sebagai kelanjutan dari gerakan volley.
Namun, kitchen bukan area yang sepenuhnya dilarang dimasuki. Pemain boleh masuk ketika bola sudah memantul.
4. Cara Mendapatkan Poin
Dalam side-out scoring tradisional yang umum digunakan dan diajarkan pada pickleball, hanya pihak yang sedang melakukan servis yang dapat mendapatkan poin.
Jika serving side memenangkan rally, mereka memperoleh poin dan melanjutkan servis sesuai aturan posisi.
Jika receiving side memenangkan rally, mereka memperoleh kesempatan menuju pergantian servis, tetapi tidak mendapatkan poin pada format side-out tradisional.
Pada kompetisi tertentu dapat digunakan format scoring lain sesuai rulebook dan penyelenggara, sehingga aturan turnamen sebaiknya selalu dicek sebelum bermain.
5. Sistem Skor Pickleball
Permainan pickleball pada umumnya dimainkan hingga 11 poin dan harus menang dengan selisih dua poin.
Contohnya, skor 11–9 dapat mengakhiri game, tetapi skor 11–10 belum cukup karena selisih baru satu poin.
Format turnamen juga dapat menggunakan game hingga 15 atau 21 poin dengan ketentuan menang dua poin.
Pada doubles dengan side-out scoring, penyebutan skor biasanya juga mencakup informasi server pertama atau kedua sehingga terdengar berbeda dari skor tenis atau badminton.
6. Fault atau Pelanggaran dalam Pickleball
Fault dapat terjadi dalam berbagai situasi, misalnya:
- servis tidak masuk ke service court yang benar;
- bola keluar lapangan;
- bola tidak berhasil melewati net;
- pemain melakukan volley dari kitchen;
- melanggar two-bounce rule; atau
- melakukan tindakan lain yang dianggap fault berdasarkan aturan permainan.
Memahami fault dasar akan membantu rally berjalan lebih lancar, terutama ketika seluruh pemain masih belajar.
Cara Bermain Pickleball untuk Pemula
1. Tentukan Posisi Pemain
Tentukan terlebih dahulu apakah permainan dilakukan dalam format singles atau doubles.
Untuk doubles, satu pemain biasanya memulai di sisi kanan dan pasangannya berada di sisi kiri sesuai posisi servis.
Sebelum memulai, pastikan semua pemain memahami skor dan siapa yang mendapat servis pertama.
2. Mulai dengan Servis
Server memulai rally dari belakang baseline dan mengirimkan bola secara diagonal ke service court lawan.
Untuk pemula, gunakan gerakan sederhana dengan target cukup dalam ke area servis lawan.
Servis yang konsisten lebih bermanfaat daripada pukulan kencang tetapi sering keluar.
3. Tunggu Bola Memantul sesuai Two-Bounce Rule
Tim penerima membiarkan servis memantul lalu melakukan return.
Setelah return datang kembali, serving team juga harus membiarkan bola memantul sebelum memainkan pukulan berikutnya.
Setelah fase tersebut selesai, volley mulai diperbolehkan selama pemain tidak melanggar aturan kitchen.
4. Lakukan Rally
Setelah two-bounce rule terpenuhi, kedua pihak dapat memukul bola setelah pantulan maupun melakukan volley sesuai situasi.
Pada tahap awal, fokus mempertahankan bola tetap berada di dalam lapangan.
Rally yang lebih panjang akan membantu Anda belajar timing, placement, dan membaca arah bola dengan lebih cepat.
5. Manfaatkan Area Kitchen dengan Tepat
Dalam permainan yang semakin berkembang, posisi di sekitar non-volley zone line menjadi sangat penting.
Dari area tersebut, pemain dapat menggunakan dink, volley, dan placement untuk memberikan tekanan tanpa selalu mengandalkan power.
Ingat, Anda boleh berada di kitchen ketika memainkan bola yang sudah memantul. Larangan utamanya adalah melakukan volley ketika berada atau menyentuh area tersebut.
6. Kumpulkan Poin hingga Permainan Selesai
Dalam format side-out tradisional, serving side mengumpulkan poin dengan memenangkan rally ketika sedang memegang servis.
Game biasanya selesai ketika salah satu pihak mencapai 11 poin dengan keunggulan minimal dua poin.
Untuk permainan rekreasional, pemain dapat menyepakati format lain sebelum mulai selama seluruh peserta memahami aturan yang digunakan.
Teknik Dasar Pickleball yang Perlu Dilatih
1. Serve
Serve yang baik tidak harus keras.
Untuk pemula, target utamanya adalah membuat bola masuk secara konsisten dan memiliki depth yang cukup sehingga lawan tidak langsung mendapatkan bola pendek yang mudah diserang.
2. Return of Serve
Return of serve adalah pukulan pertama dari pihak penerima setelah servis memantul.
Pukulan yang cukup dalam dapat memberikan waktu bagi receiving side untuk bergerak mendekati non-volley zone line dan membangun posisi yang lebih baik.
3. Forehand dan Backhand
Forehand dan backhand menjadi dasar untuk rally dari bagian belakang maupun tengah lapangan.
Latih arah dan konsistensi terlebih dahulu sebelum fokus pada power.
Gerakan yang efisien juga membantu Anda mempersiapkan pukulan berikutnya lebih cepat.
4. Volley
Volley adalah memukul bola sebelum menyentuh lantai.
Teknik ini banyak digunakan ketika pemain berada di sekitar non-volley zone line.
Karena jarak ke lawan relatif dekat, gerakan volley sering lebih compact daripada groundstroke dari baseline.
5. Dink
Dink adalah pukulan lembut yang biasanya diarahkan melewati net dan jatuh di kitchen lawan.
Tujuannya bukan menghasilkan winner dengan power, melainkan membuat lawan harus memainkan bola dari posisi rendah dan lebih sulit melakukan serangan.
Dink juga membantu mengembangkan kontrol dan kesabaran, dua kemampuan penting dalam pickleball.
6. Lob
Lob merupakan pukulan tinggi yang diarahkan melewati lawan menuju bagian belakang lapangan.
Pukulan ini dapat digunakan ketika lawan berdiri dekat kitchen line, tetapi membutuhkan placement yang baik. Lob yang terlalu pendek justru dapat memberikan lawan kesempatan melakukan overhead.
7. Third Shot Drop
Third shot drop adalah pukulan lembut dari serving side, biasanya pada pukulan ketiga dalam rally, yang diarahkan agar mendarat di kitchen lawan.
Tujuannya adalah mengurangi kesempatan lawan menyerang sekaligus memberikan waktu kepada serving team untuk bergerak dari baseline menuju non-volley zone line.
Teknik ini cukup menantang bagi pemula sehingga tidak harus langsung sempurna. Mulailah dengan melatih kontrol tinggi dan kedalaman bola.
Pickleball vs Padel vs Tenis, Apa Bedanya?
1. Perbedaan Lapangan
Pickleball menggunakan lapangan 20 × 44 kaki untuk singles maupun doubles dan memiliki non-volley zone di dekat net.
Tenis menggunakan lapangan yang lebih panjang dan memiliki lebar berbeda antara singles dan doubles.
Sementara itu, padel umumnya dimainkan dalam format doubles di lapangan yang dikelilingi dinding atau kaca. Dinding tersebut menjadi bagian dari karakter permainan karena bola dapat tetap dimainkan setelah memantul sesuai aturan padel.
2. Perbedaan Raket atau Paddle
Pickleball menggunakan paddle solid tanpa senar.
Tenis menggunakan raket dengan string bed, sedangkan padel menggunakan raket solid dengan lubang-lubang pada permukaannya.
Karena bentuk dan konstruksinya berbeda, paddle pickleball tidak sama dengan raket padel.
3. Perbedaan Bola
Bola pickleball terbuat dari plastik dan memiliki lubang.
Tenis menggunakan bola berlapis felt dengan karakter pantulan dan tekanan tertentu. Bola padel secara visual lebih mirip bola tenis tetapi memiliki spesifikasi permainan tersendiri.
Perbedaan bola tersebut turut memengaruhi kecepatan dan karakter rally masing-masing olahraga.
4. Perbedaan Aturan Permainan
Pickleball memiliki two-bounce rule dan non-volley zone yang tidak terdapat dalam format yang sama pada tenis atau padel.
Padel mengizinkan penggunaan dinding setelah bola memantul sesuai aturan, sedangkan tenis dimainkan tanpa dinding sebagai bagian dari rally.
Sistem servis dan scoring ketiganya juga berbeda.
5. Perbedaan Karakter Permainan
Pickleball memiliki kombinasi rally dari baseline dan permainan cepat di dekat kitchen.
Padel menambahkan dimensi permainan melalui rebound dinding, sedangkan tenis menggunakan lapangan lebih besar dan dapat melibatkan gerakan serta pukulan dengan jangkauan yang lebih luas.
Tidak ada yang secara universal lebih mudah karena tingkat kesulitan akan meningkat seiring kemampuan lawan dan level kompetisi.
Manfaat Bermain Pickleball
1. Membantu Menjaga Tubuh Tetap Aktif
Bermain pickleball melibatkan berjalan, bergerak menyamping, berlari pendek, membungkuk, serta menggerakkan tubuh untuk memukul bola.
Aktivitas tersebut dapat menjadi salah satu pilihan olahraga untuk membantu Anda tetap aktif.
Intensitasnya dapat berbeda tergantung format permainan, level pemain, durasi, dan tempo rally.
2. Melatih Koordinasi Mata dan Tangan
Pemain harus mengikuti arah bola, memperkirakan pantulan, lalu mengatur paddle agar bertemu bola pada timing yang tepat.
Latihan berulang dapat membantu mengembangkan koordinasi antara apa yang dilihat dan bagaimana tubuh merespons.
3. Melatih Kelincahan dan Keseimbangan
Pickleball membutuhkan perpindahan posisi ke depan, belakang, dan samping.
Footwork yang baik membantu pemain mencapai bola tanpa kehilangan keseimbangan dan kembali ke posisi siap setelah memukul.
Latihan sebaiknya ditingkatkan bertahap sesuai kondisi dan pengalaman Anda.
4. Mendukung Kebugaran Kardiovaskular
Rally dan pergerakan selama bermain dapat meningkatkan aktivitas jantung dan pernapasan, terutama ketika permainan berlangsung dengan tempo cukup tinggi.
Namun, intensitas pickleball tidak sama untuk setiap orang. Durasi rally, singles atau doubles, kemampuan pemain, kondisi cuaca, dan waktu bermain ikut menentukan beban latihan.
5. Menjadi Aktivitas Sosial yang Menyenangkan
Pickleball dapat dimainkan bersama keluarga, teman, maupun komunitas.
Dalam doubles, pemain juga harus berkomunikasi dan bekerja sama dengan pasangan.
Aspek sosial ini membuat pickleball dapat menjadi pilihan aktivitas bagi orang yang ingin berolahraga sambil bertemu pemain lain.
Tips Bermain Pickleball untuk Pemula
1. Kuasai Aturan Dasar sebelum Bermain
Tidak perlu menghafal seluruh rulebook untuk bermain pertama kali.
Setidaknya pahami servis, two-bounce rule, kitchen, cara menghitung skor, dan fault dasar.
Dengan memahami aturan tersebut, Anda dapat lebih fokus pada rally daripada terus berhenti untuk membahas aturan.
2. Fokus pada Kontrol Bola daripada Pukulan Keras
Kesalahan umum pemula adalah mencoba memukul setiap bola sekeras mungkin.
Dalam pickleball, bola yang ditempatkan dengan baik dapat lebih efektif dibandingkan pukulan cepat tetapi mudah keluar.
Bangun konsistensi terlebih dahulu kemudian tambahkan pace secara bertahap.
3. Pelajari Permainan di Area Kitchen
Setelah memahami aturan, biasakan bergerak menuju non-volley zone line ketika situasinya memungkinkan.
Pelajari dink, volley, dan bagaimana menjaga posisi bersama pasangan.
Jangan takut terhadap kitchen. Area tersebut boleh dimasuki untuk memainkan bola yang telah memantul.
4. Latih Penempatan Bola
Daripada selalu mencari winner, latih kemampuan mengirim bola ke area tertentu.
Contohnya mengarahkan return cukup dalam, menempatkan dink menjauh dari posisi lawan, atau mengirim bola ke ruang kosong.
Placement yang konsisten merupakan fondasi penting sebelum mengembangkan strategi yang lebih kompleks.
5. Gunakan Sepatu yang Mendukung Pergerakan Lateral
Gunakan sepatu court yang membantu mendukung perubahan arah dan gerakan menyamping.
Pastikan ukurannya pas dan sudah terasa nyaman sebelum digunakan dalam sesi panjang.
Jika baru membeli sepatu, gunakan secara bertahap terlebih dahulu daripada langsung mengandalkannya untuk pertandingan panjang.
6. Tingkatkan Intensitas Bermain secara Bertahap
Jangan langsung mengikuti sesi panjang jika tubuh belum terbiasa dengan pola gerak pickleball.
Mulailah dengan durasi yang sesuai kemampuan, lakukan pemanasan, dan tambahkan frekuensi atau intensitas berdasarkan respons tubuh.
Berikan waktu pemulihan yang cukup jika tubuh masih terasa lelah setelah bermain.
Kesalahan Pemula saat Bermain Pickleball
1. Terlalu Sering Mengandalkan Pukulan Keras
Pukulan keras memang dapat menghasilkan tekanan, tetapi tidak semua bola harus diselesaikan dengan power.
Bola terlalu keras dari posisi yang kurang ideal justru mudah keluar atau menjadi serangan berikutnya bagi lawan.
Pelajari kapan menggunakan drive dan kapan memperlambat permainan melalui drop atau dink.
2. Berdiri Terlalu Jauh dari Non-Volley Zone
Setelah memiliki kesempatan bergerak maju, pemula sering tetap berdiri jauh di belakang.
Hal ini dapat memberikan lawan lebih banyak ruang untuk memainkan bola pendek.
Belajarlah bergerak menuju non-volley zone line secara terkontrol ketika situasi rally memungkinkan.
3. Melupakan Two-Bounce Rule
Pemain yang terbiasa dengan badminton atau olahraga raket lain terkadang langsung mencoba melakukan volley setelah servis.
Ingat bahwa servis harus memantul pada sisi penerima dan return berikutnya juga harus memantul pada sisi serving team sebelum volley diperbolehkan.
4. Kurang Berkomunikasi saat Bermain Ganda
Dua pemain dapat mengejar bola yang sama atau justru sama-sama membiarkannya apabila komunikasi tidak jelas.
Gunakan panggilan sederhana seperti “saya”, “Anda”, atau istilah yang disepakati dengan pasangan.
Komunikasikan juga bola tengah agar pembagian tanggung jawab lebih jelas.
5. Mengabaikan Posisi dan Pergerakan Kaki
Teknik paddle saja tidak cukup apabila pemain terlambat mencapai posisi pukulan.
Biasakan kembali ke ready position setelah memukul, lakukan langkah pendek ketika menyesuaikan jarak, dan hindari memukul sambil kehilangan keseimbangan jika masih dapat dihindari.
Footwork yang efisien membantu meningkatkan kualitas pukulan tanpa harus menggunakan tenaga berlebihan.
Lengkapi Peralatan Pickleball dengan Bank Mega
Untuk mulai bermain pickleball, Anda mungkin membutuhkan paddle, bola, sepatu court, apparel olahraga, tas, grip, hingga berbagai perlengkapan pendukung lainnya.
Pemegang Kartu Kredit Bank Mega dapat mengecek promo e-commerce yang sedang berlangsung sebelum membeli perlengkapan olahraga. Beberapa promo saat ini tersedia hingga 31 Desember 2026, dengan minimum transaksi, jenis merchant, kode promo, kuota, dan ketentuan yang berbeda.
Di Lazada, misalnya, Kartu Kredit Bank Mega memiliki Daily Deals diskon Rp75.000 dengan minimum transaksi Rp1.500.000 pada tanggal 1–24 setiap bulan. Untuk Payday Deals bulan September, November, dan Desember 2026, tersedia diskon Rp225.000 dengan minimum transaksi Rp3.000.000 sesuai kuota dan ketentuan.
Di Shopee, terdapat beberapa skema promo. Reguler Always On memberikan diskon Rp50.000 dengan minimum transaksi Rp1.000.000, sedangkan High Ticket Size menawarkan diskon hingga Rp500.000 dengan minimum transaksi Rp8.500.000 sesuai kode promo dan kuota yang berlaku.
Sementara di Tokopedia, Always On Promo menawarkan diskon hingga Rp100.000 dengan minimum transaksi Rp2.000.000. Untuk transaksi lebih besar, tersedia beberapa skema lain hingga Rp300.000 sesuai minimum transaksi dan ketentuan program.
Jika berencana membeli paddle atau sepatu, bandingkan harga produk terlebih dahulu dan cek apakah toko serta transaksi yang dipilih memenuhi syarat promo. Jangan menambahkan barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan hanya untuk mencapai minimum transaksi.
Selain itu, nasabah Bank Mega dapat memanfaatkan M-Smile untuk membantu memantau transaksi dan pengeluaran aktivitas sehari-hari. Dengan pencatatan pengeluaran yang lebih teratur, budget olahraga dapat dipisahkan dari kebutuhan rutin lainnya.
Untuk pemula, perlengkapan paling mahal juga belum tentu menjadi pilihan paling tepat. Mulailah dari paddle dan sepatu yang nyaman serta sesuai kebutuhan, kemudian lakukan upgrade setelah mengetahui karakter permainan dan spesifikasi yang benar-benar Anda sukai.
Baca Juga: Rekomendasi Lapangan Padel di Surabaya, Lengkap Lokasi & Jam Buka
FAQ Seputar Pickleball
1. Apakah Pickleball Cocok untuk Orang yang Belum Pernah Bermain Tenis?
Ya. Anda tidak harus memiliki pengalaman bermain tenis untuk mulai belajar pickleball.
Beberapa kemampuan dari olahraga raket lain memang dapat membantu, tetapi servis, kitchen, two-bounce rule, teknik dink, dan strategi pickleball tetap perlu dipelajari secara khusus.
Jika benar-benar pemula, mulailah dengan belajar memukul bola secara konsisten dari jarak pendek kemudian beralih ke rally dan permainan penuh.
2. Apakah Lapangan Badminton Bisa Digunakan untuk Pickleball?
Secara dimensi, lapangan badminton doubles dan lapangan pickleball memiliki ukuran dasar yang sama, yaitu sekitar 20 × 44 kaki. Karena itu, lapangan badminton dapat diadaptasi untuk permainan pickleball rekreasional.
Namun, marking dan tinggi netnya berbeda. Pickleball membutuhkan non-volley zone sepanjang 7 kaki dari net serta net sekitar 36 inci di sisi dan 34 inci di tengah.
Jadi, jika menggunakan lapangan badminton, Anda perlu menyesuaikan garis dan menggunakan net dengan ketinggian yang sesuai agar permainan mendekati standar pickleball.
3. Apakah Paddle Pickleball Sama dengan Raket Padel?
Tidak.
Paddle pickleball dan raket padel sama-sama tidak menggunakan string seperti raket tenis, tetapi konstruksi, ukuran, bentuk, serta spesifikasinya berbeda.
Raket padel biasanya memiliki permukaan berlubang, sedangkan paddle pickleball memiliki permukaan solid.
Gunakan peralatan yang memang dirancang untuk olahraga masing-masing.
4. Berapa Orang yang Bisa Bermain Pickleball?
Pickleball dapat dimainkan oleh dua atau empat orang.
Singles terdiri dari satu pemain pada setiap sisi, sedangkan doubles terdiri dari dua pemain pada masing-masing sisi.
Keduanya menggunakan ukuran lapangan yang sama.
5. Apakah Pickleball Bisa Dimainkan Indoor?
Bisa. Pickleball dapat dimainkan indoor maupun outdoor.
Jenis bola dapat berbeda untuk menyesuaikan lingkungan dan permukaan permainan. Karakter pantulan, lubang bola, angin, dan kondisi lapangan dapat memengaruhi permainan.
Jika bermain di venue tertentu, gunakan bola yang direkomendasikan oleh pengelola atau sesuai dengan kondisi lapangannya.
6. Apakah Perlu Membeli Paddle Mahal untuk Mulai Bermain?
Tidak. Untuk pemula, kenyamanan, berat, ukuran grip, dan kontrol lebih penting daripada memilih paddle paling mahal.
Jika memungkinkan, coba meminjam atau menyewa beberapa paddle terlebih dahulu. Setelah mengetahui bobot dan karakter yang disukai, Anda dapat menentukan apakah perlu membeli model yang lebih spesifik.
Jika ingin mengikuti turnamen resmi, periksa pula apakah paddle yang digunakan memenuhi standar atau daftar peralatan yang disetujui penyelenggara.
7. Berapa Lama Satu Permainan Pickleball Biasanya Berlangsung?
Tidak ada durasi pasti untuk satu game pickleball.
Lama permainan dipengaruhi oleh level pemain, singles atau doubles, panjang rally, sistem skor, selisih kemampuan, dan apakah pertandingan menggunakan satu game atau format beberapa game.
Game yang dimainkan hingga 11 poin dapat selesai relatif cepat jika satu pihak dominan, tetapi dapat berlangsung lebih lama ketika skor ketat karena pemenang harus unggul minimal dua poin.
Karena itu, jika menyewa lapangan, sebaiknya alokasikan waktu bukan hanya untuk satu game tetapi juga pemanasan, pergantian pemain, istirahat, dan kemungkinan memainkan beberapa game.
Pada akhirnya, pickleball mudah mulai dimainkan tetapi tetap menyediakan banyak ruang untuk meningkatkan kemampuan. Pemula dapat memulai dari servis, return, forehand, dan backhand kemudian berkembang ke dink, volley, lob, serta third shot drop.
Fokuslah pada kontrol dan positioning sebelum mengejar power. Setelah memahami two-bounce rule dan cara bermain di sekitar kitchen, rally akan terasa lebih natural dan Anda dapat mulai mengenal strategi permainan yang lebih dalam.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
