Ranking FIFA Indonesia terbaru kembali menjadi perhatian setelah Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda memastikan gelar setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand hingga perpanjangan waktu, kemudian menang 4-2 melalui adu penalti pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.
Hasil tersebut membuat Indonesia mendapatkan tambahan poin dalam perhitungan ranking FIFA. Namun, kemenangan melalui adu penalti memiliki perhitungan berbeda dibandingkan kemenangan dalam waktu normal maupun perpanjangan waktu.
Berdasarkan perhitungan sementara setelah final, Indonesia berada di peringkat ke-117 dunia dengan 1.166,50 poin. Posisi tersebut belum menjadi ranking resmi terbaru FIFA karena pembaruan resmi berikutnya dijadwalkan pada 7 Oktober 2026.
Lantas, bagaimana perjalanan ranking Timnas Indonesia sepanjang ASEAN Cup 2026 dan bagaimana posisinya dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya? Berikut pembahasannya.
Daftar Isi
Posisi Indonesia di Ranking FIFA Terbaru Usai Juara ASEAN Cup 2026
Indonesia berhasil menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2. Sebelumnya, pertandingan berakhir imbang 2-2 setelah 120 menit.
Dean James membuka keunggulan Indonesia pada menit ke-84 sebelum Thailand membalas melalui Iklas Sanron tiga menit kemudian. Pada babak tambahan, Thailand berbalik unggul melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111, tetapi Elkan Baggott menyamakan kedudukan pada menit ke-116.
Adu penalti kemudian menjadi penentu. Indonesia berhasil menuntaskan empat eksekusi, sementara dua tendangan Thailand gagal, sehingga Garuda keluar sebagai juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup.
Dari sisi ranking, kemenangan tersebut tidak langsung membuat Indonesia melonjak beberapa tingkat. Dalam live ranking FIFA setelah pertandingan final, Indonesia tetap berada di posisi 117 dunia.
Perlu diperhatikan bahwa angka tersebut masih merupakan penghitungan sementara. FIFA mencantumkan bahwa ranking resmi terakhir sebelum turnamen menempatkan Indonesia di posisi 118 dunia, sedangkan pembaruan resmi selanjutnya dijadwalkan pada 7 Oktober 2026.
1. Total Poin FIFA Indonesia Setelah Final
Sebelum menghadapi Thailand, Indonesia mengoleksi 1.163,15 poin. Hasil final memberikan tambahan sekitar 3,35 poin, sehingga total sementara menjadi 1.166,50 poin.
Mengapa tambahan poinnya tidak sebesar perkiraan apabila Indonesia menang langsung dalam 90 atau 120 menit? Penyebabnya adalah pertandingan ditentukan melalui adu penalti.
Dalam sistem ranking FIFA, pertandingan yang berakhir melalui adu penalti memiliki nilai hasil yang berbeda. Tim pemenang adu penalti mendapatkan nilai hasil 0,75, sedangkan tim yang kalah dalam adu penalti memperoleh nilai 0,5. Sebagai perbandingan, kemenangan biasa memiliki nilai hasil 1.
Dengan tambahan tersebut, Indonesia masih berada sangat dekat dengan negara yang menghuni posisi di atasnya. Dalam perhitungan sementara setelah final, Kazakhstan di posisi 116 memiliki sekitar 1.166,65 poin, hanya terpaut sekitar 0,15 poin dari Indonesia.
Artinya, meskipun gelar juara tidak langsung membawa Indonesia naik jauh dalam ranking, tambahan poin selama turnamen membuat jarak dengan beberapa tim di atas semakin tipis.
Perjalanan Ranking FIFA Indonesia selama ASEAN Cup 2026
Pergerakan ranking Indonesia selama turnamen tidak selalu mengikuti hasil pertandingan secara sederhana. Garuda bahkan sempat turun posisi setelah menang karena negara lain juga memainkan pertandingan dan memperoleh tambahan poin.
| Tahap | Hasil | Perubahan Poin | Total Poin Sementara | Posisi Live |
|---|---|---|---|---|
| Sebelum ASEAN Cup 2026 | – | – | Sekitar 1.157,05 | 118 |
| vs Singapura | Menang 2-0 | +4,12 | 1.161,17 | 119 |
| vs Malaysia | Imbang 0-0 | -0,68 | 1.160,49 | 119 |
| vs Bangladesh | Menang 9-2 | +2,66 | 1.163,15 | 117 |
| Final vs Thailand | 2-2, menang penalti 4-2 | +3,35 | 1.166,50 | 117 |
Secara keseluruhan, Indonesia memperoleh tambahan bersih sekitar 9,45 poin selama perjalanan ASEAN Cup 2026, dari sekitar 1.157,05 menjadi 1.166,50 poin dalam penghitungan sementara.
1. Ranking Indonesia sebelum Turnamen
Sebelum rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai, Indonesia berada di sekitar peringkat ke-118 dunia dengan koleksi poin sekitar 1.157.
Posisi tersebut juga menempatkan Garuda sebagai tim dengan ranking FIFA tertinggi ketiga di Asia Tenggara setelah Thailand dan Vietnam.
Pertandingan pertama menghadapi Singapura menjadi kesempatan pertama Indonesia menambah poin. Garuda menang 2-0 dan mendapatkan tambahan sekitar 4,12 poin menjadi 1.161,17.
Meski poin bertambah, posisi Indonesia sempat turun ke ranking 119 karena adanya pergerakan negara lain dalam live ranking. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ranking tidak hanya dipengaruhi hasil pertandingan Indonesia, tetapi juga hasil tim nasional lain di seluruh dunia.
2. Perubahan Ranking setelah Fase Grup
Perjalanan Indonesia di fase grup menghasilkan dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Setelah mengalahkan Singapura 2-0, Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Hasil imbang menghadapi tim dengan ranking lebih rendah membuat Indonesia kehilangan sekitar 0,68 poin, sehingga totalnya turun dari 1.161,17 menjadi 1.160,49.
Indonesia kemudian menutup fase grup dengan kemenangan besar 9-2 atas Bangladesh. Tambahan sekitar 2,66 poin membuat koleksi Garuda naik menjadi 1.163,15 dan membawa Indonesia ke posisi 117 dalam perhitungan sementara.
Garuda pun menyelesaikan fase grup sebagai juara Grup A dan memastikan tempat di partai final menghadapi Thailand.
3. Tambahan Poin setelah Menang 9-2 atas Bangladesh
Kemenangan 9-2 atas Bangladesh menjadi salah satu hasil paling mencolok Indonesia sepanjang turnamen. Namun, skor besar tersebut hanya memberikan tambahan sekitar 2,66 poin.
Hal ini terjadi karena formula ranking FIFA tidak memberikan bonus tambahan hanya berdasarkan selisih gol. Sistem yang digunakan FIFA dikenal sebagai metode SUM, yaitu menambahkan atau mengurangi poin setelah pertandingan dengan mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk hasil pertandingan, tingkat kepentingan laga, serta kekuatan relatif kedua tim.
Dengan kata lain, kemenangan 9-2 dan kemenangan dengan skor lebih tipis atas lawan yang sama tidak otomatis menghasilkan perbedaan poin sebesar selisih jumlah golnya.
Bangladesh memiliki ranking yang jauh lebih rendah daripada Indonesia. Karena Garuda memang lebih diunggulkan berdasarkan rating sebelum pertandingan, tambahan poin dari kemenangan tersebut menjadi relatif terbatas.
4. Posisi Indonesia setelah Menjadi Juara
Final melawan Thailand memberikan kesempatan lebih besar untuk memperoleh poin karena Thailand memiliki ranking yang jauh lebih tinggi.
Namun, pertandingan berakhir 2-2 hingga perpanjangan waktu dan baru dimenangkan Indonesia melalui adu penalti. Berdasarkan formula FIFA, hasil melalui adu penalti tidak memperoleh nilai kemenangan penuh.
Indonesia mendapatkan tambahan sekitar 3,35 poin menjadi 1.166,50 poin. Meski koleksi poin bertambah, Garuda tetap berada di ranking 117 dunia dalam perhitungan sementara.
Posisi tersebut tetap merupakan peningkatan dibandingkan ranking Indonesia sebelum turnamen yang berada di sekitar tangga 118.
Posisi Indonesia Dibanding Negara Asia Tenggara Lainnya
Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 belum langsung membuat Indonesia menjadi negara Asia Tenggara dengan ranking FIFA tertinggi. Thailand dan Vietnam masih berada di atas Garuda.
Namun, Indonesia tetap menempati kelompok tiga besar Asia Tenggara dalam penghitungan sementara setelah turnamen.
1. Thailand
Thailand masih menjadi negara Asia Tenggara dengan posisi FIFA tertinggi. Setelah final melawan Indonesia, Thailand berada di sekitar peringkat ke-93 dunia dengan koleksi sekitar 1.251 poin dalam penghitungan sementara.
Meski gagal menjadi juara setelah kalah dalam adu penalti, posisi Thailand masih memiliki jarak cukup jauh dari negara ASEAN lainnya.
2. Vietnam
Vietnam berada di urutan kedua Asia Tenggara dengan posisi sekitar 99 dunia.
Vietnam kehilangan 6,33 poin setelah kalah 0-1 dari Malaysia pada pertandingan perebutan tempat ketiga. Setelah laga tersebut, koleksinya menjadi sekitar 1.231,29 poin, tetapi posisinya masih bertahan di tangga ke-99 dalam perhitungan sementara.
Dengan demikian, Vietnam masih berada di atas Indonesia pada ranking kawasan meskipun menutup FIFA ASEAN Cup 2026 di posisi keempat.
3. Indonesia
Indonesia berada di posisi ketiga Asia Tenggara dan sekitar peringkat 117 dunia dengan 1.166,50 poin sementara.
Gelar juara ASEAN Cup membuat Indonesia menambah poin sekaligus mempertahankan jarak cukup besar dari beberapa negara ASEAN yang berada di bawahnya.
Garuda juga semakin mendekati tim-tim yang menempati posisi 110-an dunia. Dengan selisih antarnegara yang cukup tipis di area tersebut, hasil pertandingan internasional berikutnya dapat kembali mengubah posisi.
4. Malaysia
Malaysia mendapatkan salah satu kenaikan menarik setelah menutup turnamen dengan kemenangan 1-0 atas Vietnam.
Kemenangan tersebut memberikan tambahan sekitar 6,33 poin. Dalam perhitungan sementara, Malaysia naik hingga sekitar peringkat 133 dunia.
Meski masih berada di bawah Indonesia, kemenangan atas lawan yang memiliki ranking lebih tinggi memberikan tambahan poin yang relatif besar bagi Harimau Malaya.
5. Filipina
Filipina berada di kelompok berikutnya setelah empat negara tersebut. Ranking resminya sebelum pembaruan Oktober berada di sekitar peringkat ke-135 dunia.
Perubahan posisi akhir tetap perlu menunggu pembaruan resmi FIFA karena hasil pertandingan internasional negara lain juga dapat memengaruhi urutannya.
6. Singapura
Singapura berada di sekitar peringkat 148–149 dunia dalam perhitungan sepanjang turnamen.
Kekalahan 0-6 dari Malaysia pada fase grup membuat Singapura kehilangan sekitar 4,74 poin dan bergeser ke posisi 149 dalam live ranking saat itu.
Secara umum, Indonesia masih berada pada posisi ketiga Asia Tenggara dengan jarak ranking yang cukup jelas terhadap negara-negara yang berada di bawahnya. Namun, seluruh angka live tetap perlu menunggu konfirmasi pada rilis resmi FIFA berikutnya.
Apa Arti Ranking FIFA bagi Timnas Indonesia?
Peringkat FIFA bukan sekadar angka untuk membandingkan posisi satu negara dengan negara lain. Ranking juga dapat menjadi salah satu indikator perkembangan performa tim nasional dalam rangkaian pertandingan internasional.
1. Menggambarkan Posisi Indonesia di Sepak Bola Internasional
Ranking FIFA memberikan gambaran posisi relatif sebuah tim nasional dibandingkan anggota FIFA lainnya berdasarkan hasil pertandingan internasional yang masuk dalam perhitungan.
Sistem FIFA saat ini menggunakan metode SUM. Setelah setiap pertandingan, poin sebuah negara dapat bertambah atau berkurang berdasarkan hasil, bobot pertandingan, dan kekuatan relatif kedua tim.
Karena itu, mengalahkan tim berperingkat lebih tinggi biasanya memiliki potensi memberikan poin lebih banyak dibandingkan mengalahkan lawan yang berada jauh di bawah.
Hal tersebut terlihat selama ASEAN Cup 2026. Indonesia hanya memperoleh sekitar 2,66 poin dari kemenangan 9-2 atas Bangladesh, sementara hasil final melawan Thailand yang memiliki ranking jauh lebih tinggi tetap menghasilkan tambahan sekitar 3,35 poin meskipun kemenangan ditentukan melalui adu penalti.
2. Bisa Berpengaruh terhadap Pot dan Drawing Kompetisi Tertentu
Ranking FIFA dapat digunakan sebagai salah satu referensi untuk menentukan pot atau seeding dalam kompetisi dan proses drawing tertentu.
Namun, penerapannya tidak selalu sama untuk setiap turnamen. Penyelenggara dapat menggunakan ranking FIFA pada tanggal tertentu, ranking konfederasi, hasil kompetisi sebelumnya, atau ketentuan lainnya.
Karena itu, peningkatan ranking dapat menjadi keuntungan bagi Indonesia dalam kondisi tertentu, tetapi dampaknya terhadap sebuah drawing harus dilihat berdasarkan regulasi masing-masing kompetisi.
3. Menjadi Tolok Ukur Perkembangan Performa Timnas
Perubahan ranking dalam jangka panjang dapat membantu melihat tren performa Timnas Indonesia, terutama ketika Garuda mampu memperoleh hasil positif secara konsisten menghadapi lawan dengan kualitas berbeda.
Namun, ranking sebaiknya tidak dilihat dari satu pertandingan saja. Posisi dapat berubah akibat hasil negara lain meskipun Indonesia tidak bermain atau bahkan setelah Garuda memperoleh kemenangan.
Contohnya terjadi setelah laga melawan Singapura. Indonesia memperoleh tambahan poin setelah menang 2-0, tetapi sempat turun dalam live ranking akibat pergerakan negara lain.
Karena itu, perkembangan yang lebih relevan untuk diamati adalah konsistensi poin dan posisi dalam beberapa periode pertandingan internasional.
Baca Juga: Negara yang Paling Sering Jadi Tuan Rumah Pesta Bola Dunia
Dukung Timnas Makin Seru dengan Transaksi Praktis lewat M-Smile
Euforia gelar juara tentu membuat pertandingan Timnas Indonesia berikutnya semakin menarik untuk diikuti. Agar kebutuhan selama menonton pertandingan tetap terpenuhi dengan praktis, berbagai transaksi harian dapat dilakukan melalui M-Smile dari Bank Mega.
Jika menonton pertandingan melalui layanan streaming, Anda dapat membeli paket data melalui M-Smile. Aplikasi ini mendukung berbagai operator seluler sehingga kebutuhan internet dapat diisi langsung dari smartphone.
M-Smile juga menyediakan fitur top up e-wallet untuk sejumlah layanan uang elektronik serta transfer antarbank, termasuk BI-FAST. Fitur tersebut dapat digunakan ketika Anda perlu mengatur berbagai transaksi sebelum maupun setelah pertandingan.
Untuk kebutuhan seperti membeli makanan, minuman, atau merchandise Timnas di merchant yang menerima QRIS, Anda juga dapat menggunakan fitur QRIS M-Smile. Pembayaran cukup dilakukan dengan memindai QRIS melalui aplikasi dan menyelesaikan transaksi menggunakan sumber dana yang tersedia sesuai ketentuan.
Dengan begitu, Anda dapat tetap fokus mengikuti pertandingan Garuda berikutnya sambil mengelola berbagai kebutuhan transaksi dari satu aplikasi.
Kesimpulannya, ranking FIFA Indonesia terbaru setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 berada di posisi 117 dunia dengan 1.166,50 poin dalam perhitungan sementara per 6 Oktober 2026. Indonesia memperoleh tambahan sekitar 3,35 poin dari final melawan Thailand dan sekitar 9,45 poin sepanjang turnamen. Garuda tetap berada di posisi ketiga Asia Tenggara di belakang Thailand dan Vietnam, sambil menunggu pembaruan resmi ranking FIFA berikutnya.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
