Summary
Artikel ini membahas rute LRT Jakarta, daftar stasiun, tarif, jam layanan, cara naik, cara bayar, serta tips agar perjalanan lebih nyaman. Selain itu, kamu juga bisa memahami beda LRT Jakarta dan LRT Jabodebek agar tidak salah pilih rute saat bepergian.
Daftar Isi
- Apa Itu LRT Jakarta?
- Rute LRT Jakarta dan Daftar Stasiunnya
- Tarif dan Jam Layanan LRT Jakarta
- Cara Naik LRT Jakarta untuk Pemula
- Cara Bayar LRT Jakarta
- Tips Naik LRT Jakarta agar Lebih Nyaman
- Beda LRT Jakarta dan LRT Jabodebek
- Transaksi Harian Lebih Praktis dengan Bank Mega
- Kesimpulan
- FAQ Seputar Rute LRT Jakarta
Rute LRT Jakarta bisa jadi pilihan praktis untuk kamu yang sering pergi ke area Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Lewat moda ini, perjalanan bisa terasa lebih cepat, nyaman, dan bebas dari macet di jalan utama.
Saat ini, LRT Jakarta melayani jalur dari Stasiun Pegangsaan Dua di Kelapa Gading sampai Stasiun Velodrome di Rawamangun. Meski rutenya belum terlalu panjang, jalur ini tetap berguna untuk warga yang sering pergi ke area Kelapa Gading, Pulomas, dan Rawamangun.
Selain itu, layanan ini juga bisa terhubung dengan beberapa moda lain. Dengan begitu, kamu bisa lanjut ke area lain dengan lebih mudah.
Apa Itu LRT Jakarta?
LRT Jakarta adalah moda kereta ringan yang berjalan di wilayah DKI Jakarta. Secara umum, LRT dibuat untuk perjalanan dalam kota.
Berbeda dari kereta jarak jauh, jarak antar stasiun LRT biasanya tidak terlalu jauh. Karena itu, penumpang bisa pindah dari satu area ke area lain dengan lebih mudah.
Selain membantu gerak harian warga, moda ini juga bisa mengurangi pemakaian kendaraan pribadi. Jadi, jalan utama bisa terasa lebih ringan jika makin banyak warga beralih ke transportasi umum.
Bagi kamu yang sering pergi ke Kelapa Gading, Pulomas, atau Rawamangun, LRT Jakarta bisa menjadi opsi yang menarik. Apalagi, tarifnya cukup hemat untuk perjalanan harian.
Rute LRT Jakarta dan Daftar Stasiunnya
Jalur LRT Jakarta tahap pertama berjalan dari Stasiun Pegangsaan Dua di Kelapa Gading sampai Stasiun Velodrome di Rawamangun. Panjang jalurnya sekitar 5,8 km dan terdiri dari 6 stasiun.

Berikut daftar stasiun dalam rute LRT Jakarta:
1. Stasiun Pegangsaan Dua
Stasiun Pegangsaan Dua menjadi salah satu titik awal LRT Jakarta. Lokasinya ada di area Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Dari titik ini, kamu bisa menuju Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, hingga Velodrome. Jadi, stasiun ini cocok untuk kamu yang mulai perjalanan dari Kelapa Gading.
2. Stasiun Boulevard Utara
Berikutnya, ada Stasiun Boulevard Utara. Area ini dekat dengan hunian, tempat makan, dan pusat belanja di Kelapa Gading.
Karena itu, stasiun ini bisa menjadi pilihan saat kamu ingin pergi ke area Kelapa Gading tanpa membawa kendaraan pribadi. Selain lebih praktis, kamu juga bisa mengurangi waktu di jalan.
3. Stasiun Boulevard Selatan
Di area Kelapa Gading, ada juga Stasiun Boulevard Selatan. Titik ini cocok dipakai jika tujuanmu berada di sekitar Boulevard Raya dan area dekatnya.
Selain itu, stasiun ini membantu perjalanan pendek di dalam Kelapa Gading. Dengan begitu, kamu bisa menghindari macet di beberapa ruas jalan utama.
4. Stasiun Pulomas
Stasiun Pulomas melayani penumpang yang pergi ke area Pulomas dan sekitarnya. Kawasan ini cukup ramai karena dekat dengan hunian, sekolah, tempat kerja, dan sarana umum.
Jika kamu ingin menuju Kelapa Gading atau Rawamangun, titik ini bisa menjadi tempat naik yang praktis. Jadi, kamu tidak perlu selalu mulai perjalanan dari stasiun paling ujung.
5. Stasiun Equestrian
Setelah Pulomas, ada Stasiun Equestrian. Lokasinya dekat dengan area olahraga berkuda dan beberapa titik di sekitar Kayu Putih.
Bagi penumpang yang ingin lanjut ke arah Velodrome, stasiun ini menjadi salah satu pemberhentian sebelum stasiun akhir. Sementara itu, jika kamu datang dari Velodrome, Equestrian bisa menjadi titik turun sebelum masuk area Pulomas.
6. Stasiun Velodrome
Stasiun Velodrome berada di Rawamangun, Jakarta Timur. Titik ini bisa menjadi stasiun awal atau akhir, tergantung arah perjalananmu.
Menariknya, area Velodrome juga terhubung dengan layanan Transjakarta di sekitar Pemuda, Rawamangun. Dengan begitu, kamu bisa lanjut ke area lain di Jakarta setelah turun dari LRT.
Tarif dan Jam Layanan LRT Jakarta
Tarif LRT Jakarta saat ini adalah Rp5.000 untuk satu kali jalan. Biaya ini berlaku flat untuk rute Pegangsaan Dua sampai Velodrome.
Artinya, tarif yang kamu bayar tetap sama. Jadi, baik turun di stasiun dekat maupun jauh, biayanya tidak berubah selama masih di rute ini.
Untuk jam layanan, LRT Jakarta berjalan setiap hari mulai pukul 05.30 WIB sampai 23.00 WIB. Selain itu, jarak tunggu antar kereta disebut sekitar 10 menit.
Meski begitu, jadwal bisa berubah saat ada acara khusus atau aturan baru. Karena itu, cek kanal resmi LRT Jakarta sebelum berangkat agar perjalanan lebih aman.
Cara Naik LRT Jakarta untuk Pemula
Bagi kamu yang baru pertama kali naik LRT Jakarta, langkahnya cukup mudah. Pertama, siapkan alat bayar yang bisa dipakai. Lalu, datang ke stasiun paling dekat dari lokasi kamu.
Berikut cara naik LRT Jakarta untuk pemula:
- Datang ke stasiun LRT Jakarta terdekat.
- Cek saldo alat bayar sebelum masuk gate.
- Tap alat bayar di gate masuk.
- Ikuti petunjuk menuju peron sesuai arah tujuan.
- Tunggu kereta di belakang garis aman.
- Masuk setelah penumpang lain turun.
- Turun di stasiun tujuan.
- Tap lagi di gate keluar jika diminta.
Selain itu, cek arah kereta sebelum naik. Jika kamu berangkat dari Pegangsaan Dua, pilih kereta ke arah Velodrome.
Sebaliknya, jika kamu berangkat dari Velodrome, pilih arah Pegangsaan Dua. Dengan cara ini, kamu bisa terhindar dari salah arah.
Cara Bayar LRT Jakarta
LRT Jakarta memakai sistem bayar non-tunai. Jadi, kamu perlu menyiapkan kartu e-money, aplikasi uang digital, atau tiket sekali jalan yang tersedia di stasiun.
Untuk kartu, penumpang dapat memakai Kartu Transportasi JakLingko, Kartu Multi Trip KAI Commuter, JakCard, Brizzi, Flazz, TapCash, dan e-Money.
Sementara itu, untuk bayar lewat ponsel, LRT Jakarta menerima JakLingko Apps dan LinkAja. Cara ini bisa membantu jika kamu lebih sering memakai ponsel untuk bayar.
Selain itu, ada juga Single Journey Ticket. Tiket ini bisa menjadi opsi bagi penumpang yang belum punya kartu e-money.
Sebelum masuk gate, pastikan saldo atau tiket sudah siap. Dengan begitu, proses tap lebih cepat dan antrean tidak terhambat.
Tips Naik LRT Jakarta agar Lebih Nyaman
Naik LRT Jakarta akan terasa lebih nyaman jika kamu sudah siap sejak awal. Meski rutenya tidak terlalu panjang, persiapan tetap penting, terutama saat jam ramai.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan:
- Cek jadwal dan arah kereta sebelum berangkat.
- Siapkan saldo yang cukup.
- Datang lebih awal saat jam pergi kerja atau pulang kerja.
- Berdiri di belakang garis aman saat menunggu kereta.
- Dahulukan penumpang yang turun sebelum masuk.
- Berikan kursi khusus untuk penumpang yang butuh.
- Jaga barang bawaan saat kereta ramai.
- Ikuti aturan yang berlaku di stasiun dan kereta.
Dengan kebiasaan kecil ini, perjalanan bisa terasa lebih aman dan tertib. Selain itu, kamu juga ikut menjaga nyaman penumpang lain.
Beda LRT Jakarta dan LRT Jabodebek
Masih banyak orang yang mengira LRT Jakarta dan LRT Jabodebek adalah layanan yang sama. Padahal, keduanya punya rute dan area layanan yang berbeda.
Untuk LRT Jakarta, jalurnya berada di wilayah DKI Jakarta. Saat ini, rutenya berjalan dari Pegangsaan Dua di Kelapa Gading sampai Velodrome di Rawamangun.
Sementara itu, LRT Jabodebek melayani area yang lebih luas. Sesuai namanya, moda ini melayani perjalanan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
Jadi, sebelum berangkat, pastikan kamu memilih layanan yang benar. Jika tujuanmu ada di Kelapa Gading, Pulomas, atau Rawamangun, rute LRT Jakarta bisa menjadi pilihan.
Namun, jika tujuanmu ada di Bekasi, Cibubur, atau Dukuh Atas melalui jalur Jabodebek, kamu perlu melihat rute LRT Jabodebek.
Transaksi Harian Lebih Praktis dengan Bank Mega
Perjalanan harian bukan hanya soal memilih rute yang cepat. Kamu juga perlu mengatur saldo, biaya, dan catatan belanja agar tetap rapi.
Untuk mendukung hal itu, kamu bisa memakai layanan Bank Mega sesuai kebutuhan. Misalnya, aplikasi M-Smile dapat membantu kamu cek saldo, cek mutasi, bayar tagihan, dan memantau transaksi dari ponsel.
Selain itu, jika kamu sering memakai gaya hidup cashless, Kartu Kredit Bank Mega bisa menjadi alat bayar yang praktis untuk transaksi yang sudah direncanakan. Kamu bisa memakainya untuk kebutuhan harian, belanja, makan, hingga perjalanan, selama tetap sesuai anggaran.
Namun, kartu kredit tetap perlu dipakai dengan bijak. Cek tagihan secara rutin, atur limit sesuai kebutuhan, dan bayar tepat waktu agar uang bulanan tetap aman.
Dengan cara ini, aktivitas harian bisa terasa lebih mudah. Di sisi lain, catatan pengeluaran juga lebih rapi karena kamu bisa memantau pemakaian secara berkala.
Kesimpulan
Rute LRT Jakarta saat ini berjalan dari Stasiun Pegangsaan Dua sampai Stasiun Velodrome. Total ada 6 stasiun yang dilalui, yaitu Pegangsaan Dua, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome.
Dengan tarif flat Rp5.000, LRT Jakarta bisa menjadi pilihan yang praktis untuk perjalanan di sekitar Kelapa Gading, Pulomas, dan Rawamangun. Selain itu, koneksi dengan moda lain juga membantu penumpang lanjut ke area yang lebih luas.
Agar perjalanan makin nyaman, cek jadwal sebelum berangkat, siapkan saldo, dan pahami arah kereta. Dengan begitu, kamu bisa naik LRT Jakarta dengan lebih mudah, terutama jika baru pertama kali mencoba.
Baca juga: Transportasi Umum Jabodetabek Kini Bisa Pakai QRIS Tap
FAQ Seputar Rute LRT Jakarta
1. Rute LRT Jakarta dari mana ke mana?
Rute LRT Jakarta saat ini melayani perjalanan dari Stasiun Pegangsaan Dua di Kelapa Gading sampai Stasiun Velodrome di Rawamangun.
2. Apa saja stasiun LRT Jakarta?
Stasiun LRT Jakarta terdiri dari Pegangsaan Dua, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome.
3. Berapa tarif LRT Jakarta?
Tarif LRT Jakarta saat ini adalah Rp5.000 untuk satu kali jalan. Selain itu, tarif ini berlaku flat untuk rute yang tersedia.
4. Jam berapa LRT Jakarta beroperasi?
LRT Jakarta beroperasi setiap hari mulai pukul 05.30 WIB sampai 23.00 WIB. Namun, jadwal bisa berubah sesuai aturan terbaru.
5. Apakah LRT Jakarta sama dengan LRT Jabodebek?
Tidak sama. LRT Jakarta melayani rute dalam wilayah DKI Jakarta. Sementara itu, LRT Jabodebek melayani area Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
6. Apakah LRT Jakarta terhubung dengan Transjakarta?
Ya, layanan ini terhubung dengan Transjakarta. Salah satu titik hubungnya berada di sekitar Stasiun Velodrome.
7. Apakah bisa naik LRT Jakarta tanpa uang tunai?
Ya, bisa. Karena sistemnya non-tunai, kamu bisa memakai kartu e-money, aplikasi uang digital, atau tiket sekali jalan.
8. Apakah rute LRT Jakarta cocok untuk perjalanan harian?
Ya, rute ini cocok untuk perjalanan harian di sekitar Kelapa Gading, Pulomas, dan Rawamangun. Namun, tetap sesuaikan dengan titik awal dan tujuanmu.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami.
Selain itu, kamu juga bisa hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010. Kamu juga dapat download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store.
Melalui M-Smile, kamu bisa daftar dan apply Tabungan Bank Mega serta Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga.
Lebih mudah lagi, kamu bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
