Gong Xi Fa Cai!
Setiap tahun, saat kalender lunar berganti, suasana di sekitar kita pasti berubah. Warna merah menyala mulai hiasi mal, lagu-lagu Imlek terdengar di mana-mana, dan wangi kue keranjang pun mulai tercium. Akan tetapi, ada satu hal yang kehadirannya sangat mencolok namun sering kita anggap biasa, yaitu Jeruk Mandarin.
Buah oranye ini seolah menjadi “raja” saat Imlek. Anda bisa temukan di meja tamu, di altar sembahyang, hingga di meja kantor. Bagi sebagian orang, jeruk mungkin cuma buah pencuci mulut. Padahal, bagi masyarakat Tionghoa, buah ini punya arti yang sangat dalam. Jeruk bukan sekadar pelengkap, melainkan simbol penting yang wajib ada.
Lantas, muncul pertanyaan menarik: Mengapa harus jeruk? Mengapa bukan apel atau buah delima? Selanjutnya, apa yang membuat buah ini begitu spesial hingga disebut “buah emas”? Mari kita bahas sejarah dan maknanya dengan bahasa yang mudah dipahami.
1. Rahasia di Balik Nama: Main Kata yang Bawa Hoki
Untuk mengerti arti jeruk, kita perlu melihat dari sisi bahasanya. Budaya Tiongkok sangat suka simbol yang lahir dari bunyi kata. Sebuah benda bisa dianggap membawa hoki hanya karena namanya terdengar mirip dengan kata-kata yang bagus.
Sebagai contoh, keajaiban bahasa ini terjadi dalam dua dialek utama:
Bahasa Kanton: Simbol Emas
Di wilayah Cina Selatan, bahasa Kanton sangat sering dipakai. Dalam bahasa ini, jeruk disebut “Kam”. Uniknya, bunyi ini sama persis dengan kata untuk “Emas” (Gam). Oleh karena itu, saat Anda memberi jeruk ke orang lain, itu artinya Anda sedang mendoakan agar mereka mendapat banyak rezeki atau emas.
Bahasa Mandarin: Simbol Untung
Di sisi lain, dalam bahasa Mandarin, jeruk disebut “Ju”. Bunyi ini terdengar sangat mirip dengan kata “Ji” yang berarti “Keberuntungan”. Jadi, jeruk adalah wujud nyata dari dua hal yang paling dicari manusia: Emas (Kekayaan) dan Hoki (Nasib Baik).
2. Sejarah Singkat: Dari Hadiah Raja jadi Tradisi Kita
Tradisi makan jeruk saat Imlek ternyata bukan hal baru. Faktanya, kebiasaan ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu di zaman kerajaan Tiongkok kuno.
Dulu, jeruk mandarin adalah tanaman asli dari Cina Selatan. Pada masa itu, jenis jeruk tertentu dianggap barang mewah. Para pejabat daerah sering kirim jeruk terbaik sebagai hadiah tahunan untuk Kaisar di ibu kota. Buah ini jadi tanda hormat dan setia.
Seiring waktu berjalan, harga jeruk jadi makin murah dan mudah didapat. Akhirnya, tradisi yang tadinya hanya untuk raja ini mulai ditiru oleh rakyat biasa. Apa yang dulunya cuma dinikmati pejabat, kini jadi simbol harapan bagi semua keluarga untuk mulai tahun baru.
3. Kenapa Bentuk dan Warnanya Harus Begitu?
Dalam kepercayaan Feng Shui, apa yang kita lihat bisa memengaruhi nasib kita. Jeruk punya ciri fisik yang dianggap sempurna. Berikut alasannya:
- Warna Cerah: Warna oranye atau kuning emas sangat mirip dengan warna matahari. Ini melambangkan energi positif yang hangat. Selain itu, warna ini dipercaya bisa mengusir energi negatif atau kesialan.
- Bentuk Bulat: Bentuk jeruk yang bulat melambangkan siklus yang tidak putus. Ini berarti keluarga yang utuh, bersatu, dan rezeki yang terus berputar.
- Daun dan Tangkai: Seringkali kita melihat jeruk dijual lengkap dengan daunnya. Saran kami, jangan buang daun ini! Daun hijau melambangkan pertumbuhan. Artinya, penerima jeruk didoakan agar panjang umur dan terus tumbuh sehat.
4. Etika Memberi: Jangan Sampai Salah Jumlah!
Imlek adalah momen untuk mempererat hubungan. Jeruk jadi alat diplomasi yang ampuh saat bertamu. Meskipun demikian, ada aturan main yang harus Anda tahu agar niat baik tidak jadi salah paham.
Wajib Angka Genap
Orang Tionghoa sangat percaya pada angka. Saat memberi jeruk, jumlahnya harus genap. Angka 2 (sepasang) adalah jumlah minimal yang sopan. Angka 8 lebih bagus lagi karena melambangkan rezeki tanpa batas. Tapi ingat, jangan pernah memberi 4 buah jeruk. Dalam bahasa Mandarin, angka 4 bunyinya mirip kata “Mati”. Memberi 4 jeruk bisa dianggap mendoakan kesialan.
Tradisi Tukar Kembali
Ini bagian yang sering lupa dilakukan anak muda. Ketika Anda bertamu membawa sekotak jeruk, tuan rumah akan terima. Namun, saat Anda pamit pulang, tuan rumah wajib kembalikan sebagian jeruk itu atau tukar dengan milik mereka.
Biasanya, tuan rumah akan beri sepasang jeruk untuk Anda bawa pulang. Filosofinya indah: “Kita saling bagi rezeki, dan rezeki tidak boleh putus di tangan saya. Saya kembalikan sebagian hoki ini agar Anda juga terus beruntung.”
5. Manfaat Kesehatan: Penawar Makanan Berlemak
Di luar arti budayanya, kehadiran jeruk di meja makan Imlek sebenarnya sangat masuk akal dari sisi kesehatan. Seperti yang kita tahu, makanan khas Imlek biasanya sangat berat. Ada daging babi, bebek panggang, hingga kue keranjang yang manis dan berminyak.
Jeruk Mandarin kaya akan Vitamin C dan serat. Rasa asam alaminya bisa mencuci mulut dan hilangrasa “eneg” akibat minyak. Jadi, alam seolah mengatur menu Imlek dengan seimbang: makanan berat dinetralkan oleh jeruk yang segar.
FAQ Jeruk Imlek
1. Kenapa Imlek identik dengan jeruk?
Karena buah jeruk adalah bentuk penghormatan tradisi Tionghoa saat Tahun Baru Imlek. Selain itu, bunyi jeruk mirip dengan kata emas dan rejeki dalam bahasa Tionghoa. Warna dan bentuknya jadi lambang untung, kaya, dan hidup utuh.
Baca juga: Promo Dining Imlek 2026 dengan Kartu Bank Mega
Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Buah
Sekarang kita paham bahwa jeruk Imlek bukan cuma buah musiman biasa. Buah ini adalah doa yang dibungkus kulit oranye. Di sisi lain, ia juga jadi jembatan silaturahmi antara tamu dan tuan rumah. Jeruk adalah simbol harapan kita akan hidup yang manis dan penuh rezeki.
Jelang Imlek tahun ini, saat Anda memegang sebuah jeruk, ingatlah bahwa Anda sedang megang tradisi yang sudah bertahan ribuan tahun.
Wujudkan Hoki Imlek Bersama Bank Mega
Persiapan Imlek tentu butuh rencana matang. Mulai dari hias rumah, siapkan angpao, sampai beli jeruk Ponkan terbaik. Supaya tetap hemat, pastikan Anda pakai Kartu Kredit Bank Mega.
Nikmati banyak keuntungan spesial:
- 🧧 Diskon Belanja di supermarket favorit (Transmart, Ranch Market) untuk beli buah dan hampers.
- ✈️ Promo Jalan-Jalan edisi “Tahun Kuda” dengan diskon hotel dan tiket pesawat.
- 🍽️ Potongan Harga di ratusan restoran enak untuk Makan Malam Imlek.
Gong Xi Fa Cai! Semoga tahun ini membawa kesehatan bagi kita semua.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store
Daftar dan apply Tabungan dan Kartu Kredit Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di approve lewat sini.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
