Jam dinding menunjukkan pukul 2 siang. Mata rasanya berat sekali, AC kantor terasa makin dingin, dan layar komputer seolah melambai-lambai minta ditinggal tidur. Pernah merasakan hal ini saat puasa?
Bagi pekerja kantoran, tantangan puasa bukan cuma menahan lapar, tapi juga melawan rasa kantuk dan lemas saat harus tetap fokus kerja. Belum lagi kalau harus menembus macet saat pulang pergi.
Tenang, puasa tidak harus jadi alasan performa kerja turun. Dengan trik yang tepat, Anda bisa tetap gesit dan “on fire” dari pagi sampai jam pulang. Simak tips sehat ala anak kantor berikut ini!
1. Sahur: Kurangi Nasi, Perbanyak Protein
Banyak karyawan yang mikir, “Makan nasi banyak ah, biar kuat sampai maghrib.” Itu salah besar.
Nasi putih itu cepat dicerna jadi gula. Akibatnya, jam 10 pagi Anda sudah lemas lagi. Coba ganti strategi sahurnya:
- Kurangi porsi nasi putih. Ganti dengan nasi merah atau roti gandum kalau bisa.
- Perbanyak lauk protein. Telur, ayam, ikan, atau tempe. Protein bikin perut kenyang lebih lama.
- Wajib ada sayur/serat. Serat menahan lapar lebih baik daripada nasi.
2. Rumus Minum Air di Ruang AC
Kerja di ruangan ber-AC bikin kita tidak merasa haus, padahal kulit dan tubuh kita kering (kurang cairan). Ini yang bikin kepala sering pening sore harinya.
Pakai rumus 2-4-2 biar cairan tubuh aman:
- 2 Gelas saat berbuka.
- 4 Gelas saat malam (dicicil dari isya sampai mau tidur).
- 2 Gelas saat sahur.
Hindari kopi saat sahur ya, karena kopi bikin Anda sering bolak-balik toilet dan membuang cairan tubuh.
3. Manfaatkan Jam Istirahat buat “Power Nap”
Karena tidak ada jam makan siang, gunakan waktu istirahat jam 12 untuk tidur sejenak (Power Nap). Cukup 15 sampai 20 menit saja.
Tidur singkat ini ampuh me-reset otak yang lelah. Jangan tidur lebih dari 30 menit, nanti malah pusing saat bangun (keblabasan).
4. Gerak Dikit, Jangan Duduk Terus
Duduk diam depan komputer seharian justru bikin aliran darah tidak lancar dan oksigen ke otak berkurang. Makanya jadi ngantuk.
Setiap 1 jam sekali, coba berdiri. Jalan kaki ke pantri, atau sekadar peregangan (stretching) ringan di meja kerja. Gerakan kecil ini bantu mata jadi melek lagi.
5. Stok Vitamin & Buah di Meja Kerja
Saat berbuka di kantor (karena lembur atau kena macet), jangan langsung hajar gorengan. Siapkan stok kurma, buah potong, atau madu di laci meja.
Buka puasa dengan yang manis alami jauh lebih cepat balikin tenaga daripada gorengan berminyak yang bikin tenggorokan serak.
6. Pulang Tenggo
Kalau pekerjaan sudah beres, usahakan pulang tepat waktu biar bisa buka puasa di rumah atau istirahat lebih awal. Jangan biasakan begadang cuma buat hal yang kurang perlu.
Baca juga: Checklist Persiapan Menjelang Ramadhan
Kesimpulan
Puasa sambil kerja itu ladang pahala. Jangan jadikan beban. Dengan asupan sahur yang benar (tinggi protein) dan istirahat cukup, Anda pasti bisa tetap produktif dan fit sampai Lebaran nanti.
Oh ya, kalau pas pulang kantor Anda mau mampir beli takjil di pinggir jalan, tidak perlu ribet cari uang pas. Bayar saja pakai QRIS di aplikasi M-Smile. Tinggal scan, sat-set, langsung bawa pulang kolaknya. Selamat bekerja!
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS