Di zaman yang serba online ini, bayar tagihan kartu kredit memang sering lewat HP atau ATM. Tapi, cara lama yakni bayar tunai lewat Teller Bank atau kasir bank masih jadi pilihan pas bagi banyak orang. Cara ini sering dipakai saat ingin setor uang tunai dalam jumlah banyak atau lunasi semua utang.
Bayar di kasir bank sering dirasa lebih aman. Mengapa? Karena Anda akan dapat bukti sah kertas basah dari petugas bank langsung. Tapi, ada tata cara dan ongkos lebih yang perlu Anda tahu agar tidak kaget saat sudah sampai di depan loket antrean.
Berikut adalah panduan lengkap soal syarat, ongkos, dan langkah bayar kartu kredit via teller bank yang perlu Anda simak.
1. Syarat dan Berkas yang Wajib Ada
Agar Anda tidak perlu bolak-balik saat sudah antre lama, pastikan Anda bawa hal-hal ini:
- Kartu Fisik (Boleh Bawa/Tidak): Bawa wujud kartu kredit akan bantu petugas cek data lebih cepat, tapi jika tidak dibawa, cukup catat nomor kartunya saja.
- Nomor Kartu Kredit (Wajib): Catat 16 angka nomor kartu kredit Anda dengan benar dan jelas. Nomor ini punya fungsi sebagai “Nomor Tujuan Kirim”.
- KTP Asli (Wajib): Bank minta penyetor bawa KTP asli (bukan foto kopi) untuk cek jati diri, apalagi jika setor uang dalam jumlah besar.
- Uang Tunai / Cek: Siapkan sejumlah uang yang ingin dibayar plus uang untuk biaya admin bank.
2. Info Biaya Admin Teller
Tiap bank punya aturan biaya yang beda untuk jasa bayar di kasir (counter fee). Berikut adalah kira-kira biayanya:
- Bayar di Bank yang Sama: Biasanya kena biaya antara Rp 25.000 sampai Rp 50.000 per sekali bayar.
Contoh: Bayar Kartu BCA di Kasir BCA, atau Kartu Bank Mega di Kasir Bank Mega. - Bayar Beda Bank (Kliring): Jika Anda bayar kartu Bank A di Kasir Bank B (lewat Kliring), biaya bisa lebih murah (sekitar Rp 5.000 – Rp 10.000) tapi proses butuh waktu 2-3 hari kerja.
3. Langkah Mudah Bayar di Kasir Bank
Cara bayar di loket bank pada umumnya sama di semua bank di Indonesia. Ikuti langkah mudah di bawah ini:
- Datang ke Bank Penerbit: Sangat disarankan datang ke kantor bank yang keluarkan kartu kredit Anda agar proses cek data bisa langsung (real-time).
- Ambil Kertas Setor: Ambil kertas atau form Setoran Tunai (biasanya warna biru atau hijau, tanya pada Satpam jika Anda bingung).
- Isi Form dengan Benar:
- Jenis Setor: Pilih atau tulis “Bayar Kartu Kredit”.
- Nomor Rekening: Isi kotak ini dengan 16 Angka Nomor Kartu Kredit Anda.
- Nama Pemilik: Isi nama lengkap sesuai yang tertulis di kartu kredit.
- Jumlah Uang: Tulis jumlah uang yang dibayar (Angka dan Huruf).
- Antre di Baris Kasir: Ambil nomor antre untuk Teller atau Kasir (bukan *Customer Service*).
- Kasih ke Petugas: Berikan form setor, uang tunai, dan KTP asli Anda.
- Cek Sah & Simpan Bukti: Petugas akan proses bayaran Anda. Setelah beres, Anda akan terima salinan kertas yang sudah dicap sah. Simpan bukti ini paling tidak sampai tagihan bulan depan keluar.
Kapan Uang Masuk ke Kartu?
- Bayar di Bank Sama: Biasanya uang akan masuk (limit nambah) pada hari yang sama atau besok harinya, tergantung jam tutup buku bank.
- Bayar Beda Bank (Kliring): Butuh waktu sekitar 2-3 hari kerja. Hindari cara ini jika tanggal jatuh tempo Anda sudah sangat dekat.
Tips Biar Tidak Telat Bayar
Karena bayar di kasir butuh proses manual dan antre fisik, sebaiknya lakukan setor uang paling telat 3 hari sebelum tanggal jatuh tempo. Hal ini guna jaga-jaga kalau sistem bank sedang rusak atau ada salah ketik data yang perlu diubah dulu.
Baca juga: Bayar Kartu Kredit Bank Mega dengan Mudah dari Bank Lain
Jika kamu ingin tahu lebih banyak produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store
Daftar dan apply Tabungan dan Kartu Kredit Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di approve lewat sini.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
