Gestun adalah istilah untuk gesek tunai kartu kredit. Praktik ini sering terlihat seperti cara cepat mendapat uang tunai, tetapi risikonya besar.
Dalam praktik gestun, kartu kredit digesek seolah-olah untuk belanja. Namun, pemegang kartu tidak menerima barang atau jasa. Pemegang kartu justru menerima uang tunai dari pihak toko dengan biaya tertentu.
Karena itu, gestun perlu dihindari. Selain berisiko membuat tagihan membengkak, praktik ini juga tidak sesuai dengan penggunaan kartu kredit yang sehat.
Daftar Isi
- Apa Itu Gestun?
- Kenapa Orang Tertarik Melakukan Gestun?
- Risiko Gestun yang Perlu Dipahami
- Beda Gestun dan Tarik Tunai Kartu Kredit
- Cara Pakai Kartu Kredit dengan Bijak
- Kelola Kartu Kredit Bank Mega dengan Lebih Aman
- Kesimpulan
- FAQ
Apa Itu Gestun?
Gestun adalah singkatan dari gesek tunai. Istilah ini biasanya dipakai untuk praktik mencairkan limit kartu kredit menjadi uang tunai lewat pihak toko atau penyedia jasa tertentu.
Secara sederhana, transaksi dibuat seperti transaksi belanja. Padahal, tidak ada barang atau jasa yang benar-benar dibeli oleh pemegang kartu.
Sebagai gantinya, pemegang kartu mendapat uang tunai. Biasanya, pihak yang memberi uang tunai akan menarik biaya dari transaksi tersebut.
Masalahnya, transaksi tetap masuk ke tagihan kartu kredit. Jadi, pemegang kartu tetap wajib membayar tagihan sesuai jumlah yang tercatat.
Kenapa Orang Tertarik Melakukan Gestun?
Gestun sering dianggap menarik karena terlihat cepat. Orang yang sedang butuh uang tunai bisa merasa cara ini lebih mudah dibanding mencari sumber dana lain.
Selain itu, sebagian orang melihat limit kartu kredit sebagai dana yang bisa dicairkan. Padahal, limit kartu kredit bukan dana pribadi.
Limit adalah batas pemakaian yang diberikan bank untuk transaksi. Jadi, semua pemakaian tetap menjadi tagihan yang harus dibayar.
Jika tidak dikelola dengan baik, tagihan bisa menjadi beban. Karena itu, kartu kredit sebaiknya dipakai untuk transaksi yang sudah masuk rencana.
Risiko Gestun yang Perlu Dipahami
Gestun punya banyak risiko. Karena itu, praktik ini perlu dihindari sejak awal.
1. Tagihan Bisa Membengkak
Gestun membuat limit kartu kredit terpakai. Setelah itu, jumlah transaksi akan masuk ke tagihan.
Jika tagihan tidak dibayar penuh dan tepat waktu, beban bisa makin berat. Apalagi jika ada biaya tambahan dari pihak yang menawarkan gestun.
2. Membuat Pengeluaran Sulit Dikontrol
Uang tunai dari gestun bisa terasa mudah didapat. Namun, hal ini bisa membuat pengeluaran tidak terencana.
Akibatnya, pemegang kartu bisa memakai dana lebih dari kemampuan bayar. Risiko gagal bayar pun bisa meningkat.
3. Berisiko Mengganggu Riwayat Kredit
Jika tagihan akibat gestun tidak dibayar tepat waktu, riwayat kredit bisa terdampak. Hal ini dapat menyulitkan saat kamu ingin mengajukan kartu kredit atau pinjaman lain di masa depan.
Catatan kredit yang sehat perlu dijaga. Salah satu caranya adalah dengan membayar tagihan tepat waktu.
4. Tidak Sesuai Fungsi Kartu Kredit
Kartu kredit dibuat untuk membantu transaksi non tunai. Misalnya, belanja, makan, pesan tiket, bayar kebutuhan rutin, atau transaksi lain yang sudah direncanakan.
Gestun justru memakai kartu kredit untuk mencairkan uang tunai lewat transaksi yang tidak sesuai. Karena itu, praktik ini sebaiknya tidak dilakukan.
Beda Gestun dan Tarik Tunai Kartu Kredit
Gestun berbeda dengan tarik tunai kartu kredit lewat kanal resmi. Pada tarik tunai resmi, pemegang kartu menarik uang melalui fasilitas yang disediakan sesuai aturan bank.
Sementara itu, gestun dilakukan lewat pihak toko atau pihak tertentu. Transaksinya dibuat seolah-olah sebagai belanja, padahal tujuannya mendapat uang tunai.
Perbedaan ini penting dipahami. Jika memang membutuhkan dana tunai, lebih baik cari pilihan yang resmi, jelas, dan sesuai kemampuan bayar.
Cara Pakai Kartu Kredit dengan Bijak
Kartu kredit bisa membantu transaksi harian jika dipakai dengan tepat. Kuncinya adalah memakai kartu sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar.
Berikut beberapa cara yang bisa kamu terapkan:
- Gunakan kartu kredit untuk transaksi yang sudah direncanakan.
- Hindari memakai kartu kredit untuk kebutuhan yang tidak sanggup dibayar.
- Cek tagihan secara rutin.
- Bayar tagihan sebelum jatuh tempo.
- Jangan gunakan kartu kredit untuk gestun.
- Manfaatkan promo hanya jika memang sesuai kebutuhan.
- Simpan kartu dan data kartu dengan aman.
Dengan kebiasaan ini, kartu kredit bisa menjadi alat bantu bayar yang lebih terkontrol. Kamu juga bisa lebih mudah memantau pengeluaran.
Kelola Kartu Kredit Bank Mega dengan Lebih Aman
Kartu Kredit Bank Mega bisa menjadi alat bayar yang praktis untuk kebutuhan harian, dining, belanja, travel, dan transaksi lain yang sudah masuk rencana.
Selain itu, pemegang Kartu Kredit Bank Mega juga bisa menikmati berbagai promo merchant sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Agar pemakaian lebih terpantau, kamu bisa mengelola kartu melalui M-Smile. Melalui layanan kartu kredit di M-Smile, kamu bisa melihat tagihan, mengatur limit, mengubah transaksi menjadi cicilan, hingga memblokir kartu jika diperlukan.
Meski begitu, tetap gunakan kartu kredit dengan bijak. Hindari gestun, pakai sesuai budget, dan bayar tagihan tepat waktu.
Kesimpulan
Gestun adalah praktik gesek tunai kartu kredit yang perlu dihindari. Praktik ini terlihat praktis, tetapi bisa membuat tagihan membesar dan mengganggu kondisi keuangan.
Kartu kredit sebaiknya dipakai untuk transaksi yang jelas, resmi, dan sudah direncanakan. Jangan memakai limit kartu kredit sebagai sumber uang tunai lewat gestun.
Jika kamu memakai Kartu Kredit Bank Mega, pantau transaksi dan tagihan lewat M-Smile. Dengan begitu, penggunaan kartu bisa tetap aman, rapi, dan sesuai kebutuhan.
Baca juga: Cara Cek Tagihan Kartu Kredit Bank Mega di M-Smile
FAQ
1. Apa itu gestun?
Gestun adalah gesek tunai kartu kredit. Dalam praktik ini, kartu digesek seolah untuk belanja, tetapi pemegang kartu menerima uang tunai.
2. Apakah gestun aman dilakukan?
Tidak. Gestun memiliki risiko besar karena bisa membuat tagihan membengkak dan mengganggu kondisi keuangan.
3. Apakah gestun sama dengan tarik tunai kartu kredit?
Tidak sama. Tarik tunai dilakukan lewat kanal resmi sesuai aturan bank. Gestun dilakukan lewat pihak toko atau pihak tertentu dengan transaksi yang dibuat seperti belanja.
4. Kenapa gestun perlu dihindari?
Gestun perlu dihindari karena dapat menambah utang, membuat pengeluaran sulit dikontrol, dan berisiko mengganggu riwayat kredit jika tagihan tidak dibayar tepat waktu.
5. Bagaimana cara memakai kartu kredit dengan bijak?
Gunakan kartu kredit untuk transaksi yang sudah direncanakan, cek tagihan rutin, bayar tepat waktu, dan hindari memakai kartu untuk gestun.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
