Kartu uang elektronik atau e-money banyak digunakan untuk membantu berbagai transaksi sehari-hari, seperti membayar tol, transportasi umum, parkir, hingga berbelanja di merchant tertentu. Agar tetap dapat digunakan, saldo pada kartu tentu perlu mencukupi.
Kabar baiknya, top up e-money kini dapat dilakukan melalui berbagai kanal. Anda bisa mengisi saldo melalui mobile banking, ATM, minimarket, e-commerce, hingga smartphone yang memiliki fitur NFC, tergantung pada penerbit kartu dan layanan yang digunakan.
Namun, proses top up kartu uang elektronik berbasis chip memiliki karakteristik yang perlu diperhatikan. Dalam transaksi tertentu, pengisian dana belum selesai hanya dengan melakukan pembayaran. Anda mungkin masih perlu melakukan update saldo agar nilai terbaru benar-benar tersimpan pada chip kartu.
Lantas, top up e-money bisa dilakukan di mana saja, berapa biayanya, dan apa yang perlu dilakukan jika saldo belum bertambah? Simak panduan lengkap berikut ini.
Ringkasan Artikel:
- Top up e-money dapat tersedia melalui mobile banking, ATM, minimarket, e-commerce, e-wallet, vending machine, kantor cabang, dan berbagai titik layanan lainnya.
- Smartphone dengan NFC dapat digunakan untuk membaca dan memperbarui saldo pada kartu yang didukung.
- Pada kartu berbasis chip, update saldo mungkin diperlukan setelah transaksi top up agar nilai terbaru tersimpan pada kartu.
- Biaya, minimum top up, maksimum saldo, serta kanal yang tersedia dapat berbeda berdasarkan penerbit dan metode transaksi.
- Jika saldo belum bertambah, periksa riwayat transaksi dan lakukan update saldo kembali sebelum menghubungi layanan pelanggan.
Daftar Isi
- Mengenal Apa Itu e-Money
- Top Up e-Money Bisa di Mana Saja?
- Cara Top Up e-Money lewat HP dengan NFC
- Kenapa Saldo e-Money Perlu Di-update Setelah Top Up?
- Berapa Biaya Top Up e-Money?
- Berapa Minimal dan Maksimal Top Up e-Money?
- Apa yang Harus Dilakukan Jika Saldo Belum Masuk Setelah Top Up?
- Permudah Kebutuhan Top Up dan Pembayaran Digital dengan M-Smile
- FAQ Seputar Top Up e-Money
Mengenal Apa Itu e-Money
Uang elektronik atau electronic money adalah instrumen pembayaran yang nilai uangnya disimpan secara elektronik. Pengguna terlebih dahulu menyetorkan sejumlah dana kepada penerbit sebelum saldo tersebut dapat digunakan untuk bertransaksi.
Media penyimpanan uang elektronik dapat berupa server maupun chip. Dalam penggunaan sehari-hari, istilah e-money sering digunakan untuk merujuk pada kartu uang elektronik berbasis chip yang dapat ditempelkan pada mesin pembaca.
Kartu tersebut banyak digunakan untuk transaksi yang membutuhkan proses cepat, misalnya pembayaran tol, transportasi, parkir, hingga transaksi di merchant tertentu.
Berbeda dengan kartu debit, saldo kartu uang elektronik bukan langsung mengambil dana dari rekening bank setiap kali digunakan. Nilai uang telah ditempatkan terlebih dahulu ke dalam instrumen tersebut.
Karena itu, Anda perlu melakukan top up ketika saldo mulai berkurang. Metode pengisiannya dapat berbeda tergantung penerbit kartu dan fasilitas yang tersedia.
Top Up e-Money Bisa di Mana Saja?
Saat ini tersedia berbagai pilihan kanal untuk melakukan top up kartu uang elektronik. Namun, tidak semua penerbit mendukung seluruh metode berikut. Sebelum bertransaksi, pastikan kartu Anda memang didukung pada kanal yang dipilih.
1. Melalui Mobile Banking
Mobile banking menjadi salah satu cara praktis untuk melakukan top up e-money karena transaksi dapat dilakukan melalui smartphone.
Pada kartu dan aplikasi yang mendukung NFC, proses pengisian serta update saldo bahkan dapat dilakukan langsung melalui ponsel. Anda cukup memilih menu uang elektronik, memasukkan nominal, kemudian menempelkan kartu pada bagian NFC smartphone sesuai petunjuk aplikasi.
Nama menu dan kartu yang didukung dapat berbeda pada setiap aplikasi perbankan.
2. Melalui ATM
ATM juga masih menjadi salah satu sarana pengisian saldo kartu uang elektronik. Biasanya Anda perlu memasukkan kartu debit, memilih menu top up atau uang elektronik, kemudian menentukan nominal pengisian.
Untuk kartu berbasis chip, ATM tertentu dapat sekaligus menulis saldo terbaru ke kartu setelah kartu ditempelkan pada reader.
Ikuti petunjuk yang muncul pada layar hingga transaksi dinyatakan selesai.
3. Melalui Minimarket dan Merchant Retail
Beberapa jaringan minimarket dan merchant retail menyediakan layanan pengisian kartu uang elektronik.
Anda dapat menyampaikan jenis kartu serta nominal top up kepada kasir, kemudian menyerahkan kartu agar transaksi diproses.
Ketersediaan layanan dan biaya administrasi dapat berbeda menurut merchant, penerbit kartu, serta nominal transaksi.
4. Melalui E-Commerce
Sejumlah platform e-commerce menyediakan menu untuk membeli saldo kartu uang elektronik.
Pengguna biasanya memasukkan nomor kartu, memilih nominal, kemudian menyelesaikan pembayaran melalui metode yang tersedia.
Setelah pembayaran berhasil, Anda mungkin masih perlu melakukan update saldo menggunakan smartphone NFC, ATM, atau perangkat pembaca lain yang didukung.
5. Melalui E-Wallet
Beberapa aplikasi dompet digital juga menyediakan fasilitas untuk top up kartu uang elektronik tertentu.
Prosedurnya umumnya serupa dengan mobile banking. Pilih kartu yang ingin diisi, tentukan nominal, lakukan pembayaran, kemudian lakukan update saldo apabila diperlukan.
Pastikan aplikasi yang digunakan mendukung jenis kartu Anda sebelum menyelesaikan transaksi.
6. Melalui Vending Machine e-Money
Vending machine atau mesin khusus uang elektronik dapat ditemukan pada sejumlah lokasi publik, khususnya kawasan transportasi.
Mesin tersebut dapat menyediakan fasilitas pengecekan saldo, top up, maupun pembaruan saldo tergantung layanan yang tersedia.
Ikuti instruksi pada mesin dan jangan mengambil kartu sebelum proses dinyatakan selesai.
7. Melalui Kantor Cabang Bank
Bank penerbit juga dapat menyediakan layanan top up melalui kantor cabang atau kanal layanan lain yang dimiliki.
Pilihan ini dapat berguna jika Anda mengalami kendala menggunakan kanal digital atau membutuhkan bantuan terkait kartu.
Jam layanan dan fasilitas setiap kantor cabang dapat berbeda, sehingga sebaiknya periksa terlebih dahulu sebelum datang.
8. Melalui Area Publik yang Menyediakan Top Up
Selain vending machine, fasilitas top up dapat tersedia di stasiun, halte, terminal, gerbang transportasi, atau lokasi publik lainnya.
Beberapa fasilitas mungkin hanya mendukung kartu dari penerbit tertentu.
Karena itu, periksa logo atau informasi kartu yang didukung pada mesin sebelum melakukan transaksi.
Cara Top Up e-Money lewat HP dengan NFC
NFC atau Near Field Communication memungkinkan smartphone berkomunikasi dengan kartu uang elektronik dari jarak sangat dekat.
Fitur ini dapat digunakan untuk membaca kartu dan, pada layanan yang mendukung, melakukan top up serta update saldo.
1. Aktifkan Fitur NFC pada Smartphone
Buka pengaturan smartphone kemudian aktifkan fitur NFC.
Letak pengaturannya dapat berbeda pada setiap merek perangkat. Beberapa smartphone juga mengaktifkan NFC secara otomatis ketika aplikasi tertentu menggunakannya.
2. Tempelkan Kartu e-Money
Buka aplikasi mobile banking, e-commerce, atau layanan lain yang mendukung kartu tersebut, kemudian pilih menu uang elektronik.
Tempelkan kartu pada area NFC smartphone. Lokasinya dapat berada di bagian belakang atas, tengah, atau area lain tergantung desain perangkat.
Tahan kartu hingga aplikasi berhasil membaca informasi saldo atau nomor kartu.
3. Pilih Menu Top Up
Setelah kartu berhasil dikenali, pilih menu top up atau isi saldo.
Pastikan nama atau informasi kartu yang tampil sesuai dengan kartu yang sedang Anda pegang.
4. Tentukan Nominal Pengisian
Pilih nominal saldo yang ingin ditambahkan. Nominal minimum dan pilihan pengisian dapat berbeda menurut aplikasi serta penerbit.
Pastikan saldo akhir tidak melampaui batas maksimum yang diperbolehkan untuk kartu tersebut.
5. Konfirmasi Transaksi
Periksa kembali nomor kartu, nominal pengisian, sumber dana, dan biaya jika ada sebelum melakukan konfirmasi.
Masukkan PIN atau metode autentikasi yang diminta oleh aplikasi. Jangan pernah membagikan PIN maupun OTP kepada pihak lain.
6. Tempelkan Kembali Kartu untuk Update Saldo
Setelah pembayaran berhasil, jangan langsung menutup aplikasi jika terdapat petunjuk untuk melakukan update saldo.
Tempelkan kembali kartu pada area NFC hingga aplikasi menyatakan proses update berhasil.
Langkah ini penting pada kartu berbasis chip karena nilai terbaru perlu ditulis ke chip sebelum saldo dapat digunakan.
Kenapa Saldo e-Money Perlu Di-update Setelah Top Up?
Pada kartu uang elektronik berbasis chip, transaksi top up dapat melibatkan dua tahap berbeda.
Tahap pertama adalah pembayaran atau pencatatan bahwa Anda telah membeli saldo tambahan. Tahap kedua adalah memperbarui nilai saldo yang tersimpan secara fisik pada chip kartu.
Itulah sebabnya Anda mungkin melihat transaksi top up sudah berhasil di aplikasi tetapi ketika kartu digunakan atau dicek, saldo lama masih muncul.
Dalam kondisi tersebut, dana bukan berarti otomatis hilang. Anda kemungkinan hanya perlu melakukan update saldo melalui smartphone NFC, ATM, vending machine, atau perangkat pembaca lain yang mendukung penerbit kartu tersebut.
Setelah kartu berhasil ditempelkan dan pembaruan selesai, nilai terbaru akan tersimpan pada chip dan dapat digunakan untuk transaksi.
Karena mekanisme setiap penerbit dapat berbeda, selalu ikuti instruksi yang diberikan pada aplikasi atau kanal top up yang digunakan.
Berapa Biaya Top Up e-Money?
Biaya top up e-money tidak selalu sama. Besarnya dapat dipengaruhi oleh penerbit kartu, kanal top up, bank sumber dana, nominal transaksi, hingga kebijakan merchant yang digunakan.
Pada kanal tertentu, pengguna mungkin tidak dikenakan biaya untuk nominal atau kondisi tertentu. Sementara pada kanal lain, dapat terdapat biaya administrasi.
Contohnya, pengisian melalui aplikasi bank penerbit dapat memiliki struktur biaya berbeda dengan top up melalui minimarket, e-commerce, atau rekening dari bank lain.
Karena ketentuan dapat berubah, periksa biaya yang ditampilkan pada halaman konfirmasi sebelum menyelesaikan transaksi.
Jangan hanya melihat nominal saldo yang ingin ditambahkan. Hitung pula total dana yang akan dipotong dari rekening atau metode pembayaran Anda.
Berapa Minimal dan Maksimal Top Up e-Money?
Minimum top up dapat berbeda berdasarkan sarana yang digunakan. Ada kanal yang menyediakan pilihan nominal mulai dari puluhan ribu rupiah, sementara kanal lain dapat menetapkan minimum yang berbeda.
Untuk batas maksimum, Anda perlu membedakan antara maksimum saldo yang dapat tersimpan dengan maksimum nominal top up atau transaksi dalam periode tertentu.
Dalam ketentuan Bank Indonesia yang berlaku untuk uang elektronik secara umum, batas nilai yang dapat tersimpan dibedakan berdasarkan status uang elektronik. Uang elektronik yang tidak terdaftar atau unregistered memiliki batas saldo lebih rendah dibandingkan uang elektronik registered.
Kartu uang elektronik berbasis chip yang identitas pemegangnya tidak didaftarkan kepada penerbit umumnya termasuk kategori unregistered. Saat ini, ketentuan regulator menetapkan batas nilai uang elektronik unregistered paling banyak Rp2 juta.
Namun, batas aktual suatu produk tetap mengikuti aturan penerbit dan dapat berbeda dari batas regulator. Periksa informasi resmi kartu yang Anda gunakan sebelum melakukan top up dalam jumlah besar.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Saldo Belum Masuk Setelah Top Up?
Jangan langsung melakukan top up kedua kali ketika saldo belum bertambah. Lakukan beberapa pengecekan berikut terlebih dahulu.
1. Coba Update Saldo Kembali
Jika menggunakan kartu berbasis chip, lakukan update saldo kembali melalui perangkat yang mendukung.
Gunakan smartphone NFC, ATM, vending machine, atau fasilitas lain dari penerbit. Tempelkan kartu hingga proses benar-benar dinyatakan berhasil.
2. Periksa Riwayat Transaksi
Buka mobile banking, e-wallet, marketplace, atau kanal pembayaran yang digunakan untuk memastikan status transaksi.
Periksa apakah transaksi sudah berhasil, masih diproses, dibatalkan, atau mengalami kegagalan.
Simpan nomor referensi atau bukti transaksi jika nantinya diperlukan untuk pengaduan.
3. Pastikan Kartu Terbaca dengan Benar
Jika menggunakan NFC, lepaskan casing smartphone yang terlalu tebal jika mengganggu pembacaan kemudian coba geser posisi kartu secara perlahan.
Jangan menggerakkan kartu ketika proses penulisan saldo sedang berlangsung karena komunikasi NFC dapat terputus.
Jika kartu tidak dapat terbaca pada beberapa perangkat sekaligus, ada kemungkinan kondisi fisik chip perlu diperiksa.
4. Hubungi Layanan Pelanggan Jika Masalah Berlanjut
Jika pembayaran sudah berhasil tetapi saldo tetap tidak dapat diperbarui, hubungi penerbit kartu atau kanal tempat Anda melakukan top up.
Siapkan nomor kartu, waktu transaksi, nominal, metode pembayaran, dan nomor referensi agar proses pengecekan lebih mudah.
Gunakan hanya kontak resmi dan jangan memberikan PIN, OTP, password, atau informasi keamanan rekening kepada siapa pun.
Permudah Kebutuhan Top Up dan Pembayaran Digital dengan M-Smile
Selain kartu uang elektronik berbasis chip, kebutuhan transaksi digital juga dapat dipenuhi menggunakan uang elektronik berbasis server. Bank Mega menyediakan M-Money, yaitu uang elektronik yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran barang maupun jasa di merchant.
M-Money dapat diakses melalui M-Smile dan dapat digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran melalui QRIS sesuai fitur dan ketentuan yang berlaku.
Untuk mengisi saldo M-Money, Bank Mega saat ini menyediakan beberapa pilihan. Pengguna dapat melakukan top up melalui M-Smile dengan rekening Tabungan Bank Mega yang telah didaftarkan, melalui ATM Bank Mega, maupun menggunakan transfer realtime dari bank lain.
Melalui M-Smile, proses top up M-Money dapat dilakukan dengan membuka menu Top Up, memilih E-Wallet, kemudian memilih M-Money dan memasukkan nomor serta nominal yang ingin diisi.
Pengguna M-Money juga dapat melihat saldo serta riwayat transaksi top up dan pembayaran sehingga aktivitas transaksi digital lebih mudah dipantau.
Perlu dibedakan bahwa M-Money merupakan uang elektronik berbasis layanan Bank Mega dan bukan fasilitas untuk memperbarui saldo seluruh jenis kartu e-money berbasis chip. Jika Anda ingin mengisi kartu uang elektronik tertentu, tetap periksa apakah kartu tersebut didukung oleh kanal top up yang digunakan.
Dengan memilih kanal resmi sesuai jenis produk, kebutuhan top up dan pembayaran digital dapat dilakukan secara lebih praktis sekaligus mengurangi risiko kesalahan transaksi.
Baca Juga: Old Money vs New Money: Arti, Perbedaan, dan Contohnya
FAQ Seputar Top Up e-Money
1. Apakah Top Up e-Money Bisa Dilakukan dengan Kartu dari Bank Lain?
Bisa pada kanal tertentu, tetapi tergantung pada penerbit e-money serta metode top up yang tersedia.
Beberapa kartu dapat diisi menggunakan rekening atau layanan dari bank lain melalui kanal tertentu. Namun, biaya dan prosedurnya dapat berbeda dibandingkan menggunakan bank penerbit.
Periksa daftar metode pembayaran yang tersedia sebelum melakukan transaksi.
2. Apakah Saldo e-Money Memiliki Masa Berlaku?
Ketentuan mengenai masa berlaku kartu dan saldo dapat berbeda berdasarkan penerbit. Karena itu, sebaiknya periksa syarat dan ketentuan kartu uang elektronik yang digunakan.
Jangan menyamakan masa berlaku fisik kartu dengan masa berlaku saldo. Pada produk tertentu, keduanya dapat memiliki ketentuan yang berbeda.
3. Apakah e-Money Bisa Diisi Saldo Tanpa Membawa Kartunya?
Pada sebagian kanal, pembelian saldo dapat dilakukan dengan memasukkan nomor kartu tanpa harus menempelkan kartu pada saat pembayaran.
Namun, untuk kartu berbasis chip, Anda biasanya tetap membutuhkan kartu secara fisik untuk melakukan update saldo agar nilai terbaru ditulis ke chip.
Karena itu, jika ingin langsung menggunakan kartu setelah top up, sebaiknya pastikan kartu tersedia untuk proses pembaruan saldo.
4. Apakah Saldo e-Money yang Sudah Diisi Bisa Dikembalikan ke Rekening?
Tidak selalu. Mekanisme pengembalian atau penarikan saldo bergantung pada jenis uang elektronik dan ketentuan penerbit.
Pada kartu uang elektronik unregistered, saldo pada umumnya tidak berfungsi seperti saldo rekening yang dapat dipindahkan kembali secara bebas melalui aplikasi.
Jika ingin melakukan refund atau penutupan produk, hubungi penerbit untuk mengetahui apakah terdapat mekanisme pengembalian saldo serta persyaratan yang harus dipenuhi.
5. Apa yang Harus Dilakukan Jika Kartu e-Money Rusak setelah Diisi Saldo?
Jika kartu tidak dapat dibaca setelah saldo diisi, jangan membuang kartu tersebut. Simpan kartu beserta bukti transaksi terakhir kemudian hubungi penerbitnya.
Penerbit dapat melakukan pemeriksaan berdasarkan kondisi kartu dan ketentuan produk. Mekanisme pemindahan atau pengembalian saldo tidak selalu sama untuk setiap jenis kartu, terutama pada kartu unregistered yang tidak menyimpan identitas pemegang.
Karena itu, simpan bukti top up dan gunakan hanya prosedur resmi dari penerbit ketika mengalami masalah.
Kesimpulannya, top up e-money kini dapat dilakukan melalui banyak kanal, mulai dari mobile banking, ATM, minimarket, e-commerce, hingga smartphone dengan NFC. Namun, metode, biaya, dan limitnya dapat berbeda untuk setiap penerbit. Pada kartu berbasis chip, jangan lupa melakukan update saldo setelah top up jika diperlukan agar nilai terbaru benar-benar tersimpan dan siap digunakan.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
