Jakarta tidak hanya identik dengan gedung tinggi, pusat perbelanjaan, dan kehidupan perkotaan yang sibuk. Di balik perkembangan kota yang modern, masih terdapat beragam kuliner Betawi yang menjadi bagian dari identitas budaya Jakarta.
Salah satunya adalah berbagai kue khas Jakarta yang memiliki bentuk, bahan, dan cita rasa berbeda. Ada kembang goyang yang tipis dan renyah, kue rangi dengan perpaduan kelapa dan gula merah, hingga dongkal yang lembut dengan rasa manis legit.
Beberapa jenis kue relatif praktis dibawa sebagai oleh-oleh karena memiliki tekstur kering dan daya simpan lebih panjang. Sementara kue tradisional basah lebih cocok dinikmati langsung ketika masih segar.
Menariknya, banyak jajanan Betawi menggunakan bahan yang sederhana seperti tepung beras, tepung ketan, kelapa, santan, singkong, dan gula merah. Kombinasi tersebut kemudian diolah dengan berbagai teknik, mulai dari digoreng, dipanggang, hingga dikukus.
Jika Anda sedang mencari camilan khas ibu kota atau ingin membawa buah tangan setelah berkunjung ke Jakarta, berikut beberapa pilihan yang patut dicoba.
Ringkasan Artikel:
- Kue khas Jakarta dan Betawi memiliki ragam tekstur mulai dari renyah, kenyal, lembut, hingga legit.
- Kembang goyang, akar kelapa, dan biji ketapang relatif praktis dipertimbangkan sebagai oleh-oleh karena berbentuk kue kering.
- Kue rangi, ape, pancong, dongkal, jongkong, dan ketimus lebih nikmat dinikmati dalam kondisi segar.
- Kuliner Betawi dapat dicari antara lain di kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, pasar tradisional, toko oleh-oleh, serta UMKM kuliner.
- Sebelum membeli oleh-oleh, perhatikan daya tahan, kemasan, tanggal produksi, dan petunjuk penyimpanan dari produsen.
Daftar Isi
- Deretan Rekomendasi Kue Khas Jakarta yang Wajib Dicoba
- Kue Khas Jakarta Mana yang Cocok untuk Oleh-oleh?
- Pilih Kue Khas Jakarta Sesuai Selera
- Di Mana Bisa Menemukan Kue Khas Jakarta?
- Tips Memilih Kue Khas Jakarta untuk Oleh-oleh
- Tips Menyimpan Kue Khas Jakarta agar Tetap Enak
- Nikmati Wisata Kuliner Jakarta bersama Bank Mega
- FAQ Seputar Kue Khas Jakarta
Deretan Rekomendasi Kue Khas Jakarta yang Wajib Dicoba
Setiap kue memiliki karakter berbeda. Ada yang lebih cocok dijadikan stok camilan di rumah, sementara yang lain justru paling nikmat ketika baru selesai dimasak.
1. Kembang Goyang
Kembang goyang merupakan salah satu camilan tradisional Betawi yang mudah dikenali dari bentuknya menyerupai bunga.
Nama kembang goyang berkaitan dengan bentuk cetakannya sekaligus teknik pembuatannya. Cetakan berbentuk bunga dicelupkan ke dalam adonan kemudian dimasukkan ke minyak panas dan digoyangkan agar adonan terlepas.
Bahan yang digunakan umumnya mencakup tepung beras, santan, telur, gula, serta bahan tambahan seperti wijen pada beberapa resep.
Hasilnya adalah kue tipis dengan tekstur renyah serta perpaduan rasa manis dan gurih. Karena termasuk kue kering, kembang goyang menjadi salah satu pilihan yang relatif praktis untuk dibawa sebagai oleh-oleh selama disimpan dalam kemasan tertutup rapat.
2. Kue Akar Kelapa
Kue akar kelapa merupakan camilan renyah yang dikenal dalam tradisi kuliner Betawi. Bentuknya memanjang dengan permukaan bergerigi sehingga sekilas menyerupai akar.
Adonannya kemudian digoreng sampai matang sehingga menghasilkan tekstur garing. Cita rasanya cenderung gurih dengan sedikit sentuhan manis, tergantung resep pembuatnya.
Akar kelapa sering menjadi salah satu isi stoples saat perayaan dan acara keluarga. Teksturnya yang kering membuat kue ini juga praktis dijadikan buah tangan.
Jika membawanya dalam perjalanan, pilih kemasan yang cukup kokoh karena tekstur renyahnya dapat mudah patah apabila tertindih barang lain.
3. Biji Ketapang
Meskipun namanya biji ketapang, camilan ini tidak dibuat dari biji pohon ketapang. Nama tersebut berasal dari bentuk potongannya yang dianggap menyerupai biji ketapang.
Kue ini umumnya dibuat menggunakan tepung terigu, kelapa, gula, dan beberapa bahan lainnya kemudian dipotong kecil dan digoreng.
Karakter utamanya adalah tekstur renyah dengan perpaduan rasa gurih serta manis. Biji ketapang juga dikenal sebagai salah satu camilan tradisional yang kerap hadir saat Lebaran pada keluarga Betawi.
Ukuran yang kecil dan daya simpannya yang relatif baik membuat biji ketapang cocok dimasukkan dalam daftar oleh-oleh khas Jakarta.
4. Geplak Betawi
Geplak Betawi merupakan salah satu kue tradisional yang perlu dibedakan dari geplak yang populer sebagai oleh-oleh dari wilayah Yogyakarta.
Versi Betawi memiliki karakter tersendiri dengan penggunaan bahan seperti beras atau tepung beras serta kelapa dan gula dalam berbagai resep tradisional.
Teksturnya cenderung padat tetapi tetap memiliki sensasi lembut ketika dimakan, dengan rasa manis yang cukup menonjol.
Geplak Betawi saat ini mungkin tidak semudah kue modern untuk ditemukan di setiap toko. Justru kelangkaan tersebut membuatnya menarik dicari ketika Anda berkunjung ke pusat kuliner atau kegiatan budaya Betawi.
5. Kue Sengkulun
Kue sengkulun merupakan kue tradisional dengan tekstur lembut dan agak kenyal. Bahan utamanya umumnya menggunakan tepung ketan, kelapa, dan gula.
Kombinasi tersebut memberikan rasa manis dan gurih sekaligus. Warna dan penyajiannya dapat berbeda tergantung resep keluarga atau pembuatnya.
Karena memiliki karakter yang lebih lembap dibandingkan kue kering seperti kembang goyang, sengkulun sebaiknya dibeli dekat dengan waktu konsumsi.
Jika ingin membawanya sebagai oleh-oleh, tanyakan kepada penjual mengenai daya simpan dan cara penyimpanan yang dianjurkan.
6. Kue Rangi
Kue rangi merupakan jajanan tradisional Betawi dengan perpaduan rasa gurih dan manis yang khas.
Kue ini dibuat menggunakan campuran tepung sagu dan kelapa parut yang dimasak menggunakan cetakan. Setelah matang, permukaannya disiram saus gula merah kental.
Bagian luar dapat terasa sedikit renyah sementara bagian dalamnya tetap memiliki tekstur lebih lembut. Kelapa memberikan rasa gurih yang kemudian dipadukan dengan manis legit dari gula merah.
Karena menggunakan saus dan lebih nikmat ketika masih segar, kue rangi lebih cocok dimakan langsung daripada disimpan berhari-hari sebagai oleh-oleh.
7. Kue Ape
Kue ape memiliki tampilan yang mudah dikenali. Bagian tengahnya relatif tebal dan lembut, sedangkan bagian pinggirnya melebar tipis dan terasa lebih renyah.
Kue tradisional Betawi ini umumnya dibuat dari campuran tepung, santan, dan gula. Banyak versi kue ape berwarna hijau dengan aroma pandan.
Kombinasi bagian tengah yang empuk dengan tepi yang tipis membuat teksturnya menarik untuk dinikmati saat masih hangat.
Selain versi tradisional, saat ini Anda juga dapat menemukan variasi kue ape dengan berbagai topping. Namun, jika ingin mencicipi karakter aslinya, versi sederhana tanpa terlalu banyak topping dapat menjadi pilihan pertama.
8. Kue Cucur
Kue cucur dikenal di berbagai daerah Indonesia dan juga menjadi bagian dari tradisi kuliner Betawi.
Kue ini memiliki bentuk bulat dengan bagian tengah lebih tebal dan tepi yang cenderung lebih tipis. Salah satu ciri khasnya adalah tekstur yang agak kenyal dengan rasa manis dari gula.
Warna kecokelatan pada versi tradisional umumnya berasal dari penggunaan gula merah atau gula aren sesuai resep pembuatnya.
Kue cucur cocok dinikmati bersama teh atau kopi. Karena termasuk kue basah yang digoreng, kualitas teksturnya biasanya lebih baik ketika dikonsumsi dalam kondisi relatif segar.
9. Kue Pancong
Kue pancong merupakan jajanan yang lekat dengan penggunaan tepung beras, santan, dan kelapa parut.
Adonan dimasak dalam cetakan berbentuk setengah lingkaran memanjang. Versi tradisional memiliki rasa kelapa yang cukup kuat dengan karakter gurih dan biasanya disajikan dengan taburan gula.
Kue ini paling menarik disantap ketika baru matang karena bagian luarnya terasa lebih kering sementara bagian dalamnya tetap lembut.
Saat ini nama pancong juga kerap digunakan untuk berbagai versi modern dengan tekstur maupun topping berbeda. Jika ingin merasakan karakter Betawi yang lebih tradisional, cari versi berbahan kelapa dan tepung beras.
10. Kue Dongkal
Kue dongkal merupakan jajanan tradisional yang memiliki perpaduan tepung beras, kelapa, dan gula merah.
Salah satu ciri penyajian tradisionalnya adalah bentuk menyerupai kerucut atau tumpeng. Adonan dikukus dengan lapisan gula merah sehingga ketika dipotong terlihat perpaduan warna putih dan cokelat.
Rasanya cenderung manis dan gurih, sedangkan teksturnya lembut serta sedikit berbutir dari adonan tepung dan kelapa.
Dongkal lebih tepat dinikmati sebagai camilan segar. Jika menemukannya baru diangkat dari kukusan, aroma kelapa dan gula merah biasanya terasa lebih kuat.
11. Kue Jongkong Betawi
Jongkong merupakan salah satu kue basah tradisional yang memiliki berbagai versi di Nusantara. Dalam tradisi kuliner Betawi, kue ini dikenal dengan tekstur lembut serta perpaduan rasa manis dan gurih.
Komponen seperti santan, tepung, pandan, dan gula merah banyak ditemukan dalam variasi resepnya. Hasil akhirnya berupa kue lembut dengan aroma pandan dan rasa legit dari gula.
Karena memiliki kadar air yang tinggi dan menggunakan bahan seperti santan, jongkong lebih cocok dikonsumsi tidak lama setelah dibuat.
Jika hendak membawanya pulang, gunakan kemasan yang tidak mudah bocor dan ikuti petunjuk penyimpanan dari penjual.
12. Ketimus
Ketimus atau timus merupakan jajanan berbahan dasar singkong yang juga dikenal dalam tradisi kuliner masyarakat Betawi dan wilayah lain di sekitar Jawa Barat.
Singkong parut biasanya dipadukan dengan kelapa dan gula merah, kemudian dibungkus menggunakan daun pisang sebelum dikukus.
Hasilnya memiliki tekstur lembut dan agak kenyal dengan rasa manis gula merah serta aroma khas daun pisang.
Ketimus dapat menjadi pilihan jika Anda menyukai kue tradisional berbahan singkong. Karena termasuk kue basah, sebaiknya nikmati dalam kondisi segar dan perhatikan petunjuk penyimpanannya.
Kue Khas Jakarta Mana yang Cocok untuk Oleh-oleh?
Tidak semua kue khas Jakarta memiliki karakter yang sama untuk dibawa bepergian. Pertimbangkan tekstur, daya tahan, dan kemasannya sebelum memilih.
1. Kue Kering untuk Perjalanan Lebih Praktis
Untuk perjalanan yang cukup panjang, kue kering biasanya menjadi pilihan paling praktis.
Beberapa yang dapat dipertimbangkan antara lain:
- kembang goyang;
- akar kelapa; dan
- biji ketapang.
Ketiganya memiliki kadar air lebih rendah dibandingkan kue basah sehingga relatif lebih mudah dikemas dan dibawa.
Meski demikian, daya simpan tetap bergantung pada bahan, proses produksi, kemasan, dan kondisi penyimpanan. Gunakan tanggal kedaluwarsa atau informasi produsen sebagai acuan utama.
2. Kue Tradisional Basah untuk Dinikmati Segera
Jika perjalanan Anda tidak terlalu jauh atau kue akan langsung disantap, pilihan kue basah menjadi lebih luas.
Kue rangi, ape, cucur, pancong, dongkal, jongkong, sengkulun, dan ketimus memiliki karakter yang lebih menarik ketika masih segar.
Beberapa jenis juga mengalami perubahan tekstur setelah terlalu lama disimpan. Pancong, misalnya, dapat kehilangan sensasi permukaan yang baru matang, sedangkan saus kue rangi membuatnya kurang praktis untuk perjalanan jauh.
3. Kue yang Cocok Dijadikan Hampers
Untuk hampers, Anda dapat mengombinasikan beberapa camilan kering khas Betawi dalam satu paket.
Kembang goyang dapat memberikan tampilan menarik karena bentuk bunganya, sementara biji ketapang dan akar kelapa menambah variasi bentuk serta tekstur.
Pilih kemasan individual atau sekat agar kue tidak saling bertumpuk dan mudah hancur.
Jika ingin memasukkan kue basah, hampers sebaiknya langsung dikirim kepada penerima pada hari yang sama dan disertai informasi mengenai cara penyimpanan.
Pilih Kue Khas Jakarta Sesuai Selera
1. Kue dengan Tekstur Renyah
Jika menyukai camilan renyah, kembang goyang, akar kelapa, dan biji ketapang dapat menjadi pilihan utama.
Kue ape juga menawarkan sensasi renyah pada bagian tepinya, meskipun bagian tengahnya tetap lembut.
2. Kue dengan Rasa Manis dan Legit
Pencinta rasa manis dapat mencoba dongkal, ketimus, sengkulun, cucur, atau jongkong.
Penggunaan gula merah pada berbagai jajanan tersebut menghasilkan karakter manis yang berpadu dengan aroma kelapa maupun santan.
Kue rangi juga menarik karena rasa manis utamanya berasal dari saus gula merah yang disiram setelah kue matang.
3. Kue dengan Cita Rasa Gurih
Kelapa dan santan banyak digunakan dalam kuliner Betawi sehingga beberapa kue memiliki rasa gurih yang cukup terasa.
Pancong menjadi salah satu contoh yang menarik karena rasa kelapanya dominan. Kue rangi juga memiliki adonan kelapa yang gurih sebelum dipadukan dengan saus gula merah.
Akar kelapa dan kembang goyang dapat menjadi alternatif apabila Anda menginginkan cita rasa gurih dalam bentuk camilan yang lebih renyah.
4. Kue dengan Tekstur Lembut dan Kenyal
Untuk tekstur yang lebih lembut, Anda dapat mencoba sengkulun, jongkong, dongkal, atau ketimus.
Karakter setiap kue tetap berbeda. Ketimus memiliki tekstur khas singkong, sedangkan sengkulun memperoleh karakter kenyal dari bahan berbasis ketan.
Di Mana Bisa Menemukan Kue Khas Jakarta?
1. Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan
Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, merupakan salah satu kawasan yang dapat dipertimbangkan untuk mengenal budaya Betawi sekaligus mencari kuliner tradisional.
Kawasan ini memang dikembangkan sebagai ruang pelestarian budaya Betawi. Di dalam maupun sekitar kawasan terdapat aktivitas dan pelaku usaha kuliner Betawi, meskipun jenis makanan yang tersedia dapat berubah berdasarkan hari, kegiatan, dan penjual yang sedang beroperasi.
Selain berburu makanan, kunjungan ke Setu Babakan juga dapat menjadi kesempatan mengenal rumah tradisional, kesenian, dan berbagai unsur budaya Betawi lainnya.
Jika mengincar kue tertentu, sebaiknya cek informasi atau menghubungi penjual terlebih dahulu karena jajanan tradisional tertentu tidak selalu tersedia setiap hari.
2. Pasar Tradisional
Pasar tradisional menjadi tempat menarik untuk mencari jajanan pasar, terutama pada pagi hari ketika banyak pedagang kue baru mulai berjualan.
Ketersediaan kue khas Betawi berbeda di setiap pasar. Anda mungkin lebih mudah menemukan cucur, pancong, atau kue basah dibandingkan jajanan yang produksinya saat ini lebih terbatas.
Jika menemukan penjual kue tradisional, tanyakan pula waktu produksi agar Anda dapat memperoleh produk yang masih segar.
3. Pusat dan Toko Oleh-oleh Jakarta
Jika membutuhkan produk yang mudah dibawa dalam perjalanan, toko oleh-oleh dapat menjadi pilihan.
Toko seperti ini umumnya lebih banyak menawarkan produk dalam kemasan, sehingga kue kering seperti biji ketapang, akar kelapa, dan kembang goyang lebih berpotensi ditemukan.
Sebelum membeli, periksa komposisi, kondisi kemasan, tanggal produksi, kedaluwarsa, serta informasi produsen.
4. UMKM Kuliner Betawi
Banyak makanan tradisional dipertahankan melalui usaha keluarga dan UMKM kuliner Betawi.
Produknya dapat dijual dari rumah produksi, bazar, festival budaya, media sosial, hingga marketplace.
Membeli dari pelaku UMKM juga memberi kesempatan untuk menemukan produk yang dibuat dengan resep keluarga atau metode tradisional.
Untuk kue basah, tanyakan sistem pemesanan karena beberapa pelaku usaha hanya membuat produk berdasarkan pre-order agar tetap segar.
Tips Memilih Kue Khas Jakarta untuk Oleh-oleh
1. Perhatikan Daya Tahan Kue
Sesuaikan pilihan dengan waktu antara pembelian dan konsumsi.
Untuk perjalanan lebih panjang, kue kering biasanya lebih praktis daripada kue berbahan santan, kelapa segar, atau singkong yang memiliki kadar air lebih tinggi.
Jangan memperkirakan daya simpan hanya berdasarkan penampilan. Ikuti informasi yang diberikan produsen.
2. Pilih Kemasan yang Aman untuk Perjalanan
Kembang goyang memiliki struktur tipis sehingga dapat mudah patah jika kemasannya tertekan.
Pilih wadah kaku, stoples, atau kemasan dengan perlindungan yang cukup. Letakkan kue di bagian atas bagasi agar tidak tertindih barang berat.
Untuk kue basah, gunakan kemasan tertutup yang tidak mudah bocor.
3. Periksa Tanggal Produksi dan Kedaluwarsa
Untuk produk dalam kemasan, periksa tanggal produksi dan kedaluwarsa sebelum membeli.
Pilih produk yang kemasannya masih dalam kondisi baik, tidak terbuka, dan tidak menunjukkan kerusakan.
Informasi tersebut menjadi lebih penting apabila kue baru akan diberikan kepada orang lain beberapa hari setelah pembelian.
4. Sesuaikan Jenis Kue dengan Durasi Perjalanan
Perjalanan satu atau dua jam tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan perjalanan antarkota atau penerbangan panjang.
Untuk perjalanan jauh, prioritaskan kue kering. Jika tetap ingin membawa kue basah, tanyakan kepada produsen mengenai kebutuhan pendinginan dan batas waktu konsumsi.
5. Pertimbangkan Ukuran dan Kemudahan Dibawa
Selain rasa, pertimbangkan ukuran kemasan jika Anda menggunakan transportasi umum atau pesawat.
Beberapa kemasan kecil sering kali lebih mudah ditata dibandingkan satu kotak berukuran besar.
Pastikan oleh-oleh tidak membuat barang bawaan melebihi batas bagasi yang berlaku pada moda transportasi Anda.
Tips Menyimpan Kue Khas Jakarta agar Tetap Enak
1. Simpan Kue Kering dalam Wadah Kedap Udara
Kue kering dapat kehilangan kerenyahannya apabila terlalu lama terpapar udara dan kelembapan.
Setelah kemasan dibuka, pindahkan kembang goyang, akar kelapa, atau biji ketapang ke wadah yang dapat ditutup rapat apabila kemasan aslinya tidak dapat ditutup kembali.
Gunakan alat yang bersih dan kering ketika mengambil camilan dari wadah.
2. Perhatikan Penyimpanan Kue Basah
Kue basah memiliki daya simpan yang berbeda-beda tergantung bahan dan proses produksinya.
Produk yang menggunakan kelapa segar, santan, atau bahan berkadar air tinggi umumnya perlu lebih diperhatikan dibandingkan kue kering.
Ikuti petunjuk penjual mengenai apakah produk perlu disimpan dalam lemari pendingin dan berapa lama sebaiknya dikonsumsi. Jika tidak tersedia petunjuk khusus, lebih baik nikmati kue tradisional basah sesegera mungkin dalam kondisi segar.
3. Hindari Paparan Panas dan Sinar Matahari Langsung
Jangan meninggalkan kue dalam kendaraan yang panas atau meletakkannya di area yang terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama.
Panas dapat memengaruhi tekstur, aroma, dan kualitas produk.
Selama perjalanan, simpan oleh-oleh pada tempat yang kering, terlindung, dan sesuai dengan petunjuk produsen.
Nikmati Wisata Kuliner Jakarta bersama Bank Mega
Berburu kue khas Jakarta dapat menjadi salah satu agenda menarik ketika menjelajahi ibu kota. Selain mendatangi kawasan budaya dan pasar tradisional, Anda juga dapat mencoba restoran, kafe, pusat kuliner, maupun merchant yang menawarkan berbagai pilihan makanan.
Untuk mendukung kebutuhan transaksi, pemegang Kartu Kredit Bank Mega dapat menggunakan kartunya pada merchant yang menerima jaringan pembayaran kartu sesuai jenis kartu dan ketentuan yang berlaku.
Nasabah Bank Mega juga dapat memanfaatkan M-Smile untuk berbagai kebutuhan transaksi melalui smartphone.
M-Smile menyediakan pembayaran melalui QRIS. Anda dapat membuka menu QRIS, memilih sumber dana yang tersedia, memindai QRIS di merchant, memeriksa detail pembayaran, kemudian melakukan konfirmasi menggunakan M-PIN.
Fitur tersebut dapat menjadi pilihan ketika membeli makanan atau oleh-oleh dari merchant dan UMKM yang menerima pembayaran QRIS.
M-Smile juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan lain seperti transfer, pembayaran tagihan, top up, serta mengakses informasi produk Bank Mega sesuai layanan yang Anda miliki.
Jika menggunakan Kartu Kredit Bank Mega untuk wisata kuliner, Anda juga dapat mengecek halaman promo resmi Bank Mega sebelum melakukan transaksi. Penawaran restoran, hotel, atau merchant dapat berubah berdasarkan periode sehingga selalu periksa tanggal berlaku, minimum transaksi, jenis kartu, dan syarat lainnya terlebih dahulu.
Promo dapat membantu membuat transaksi lebih menarik jika pembelian memang sudah direncanakan. Namun, tetap sesuaikan pengeluaran kuliner dan oleh-oleh dengan budget perjalanan agar manfaat promo tidak justru mendorong belanja berlebihan.
Baca Juga: Kuliner Blok M yang Wajib Dicoba Saat Jalan-Jalan
FAQ Seputar Kue Khas Jakarta
1. Apa Kue Khas Jakarta yang Paling Tahan Lama untuk Oleh-oleh?
Kue kering seperti kembang goyang, akar kelapa, dan biji ketapang umumnya lebih praktis untuk oleh-oleh dibandingkan kue basah karena kadar airnya lebih rendah.
Namun, tidak ada satu masa simpan yang berlaku untuk semua produk. Daya tahan dipengaruhi resep, proses produksi, penggunaan bahan pengawet jika ada, kemasan, serta kondisi penyimpanan.
Gunakan tanggal kedaluwarsa dan petunjuk produsen sebagai acuan.
2. Apakah Kue Khas Jakarta Bisa Dibawa ke Dalam Pesawat?
Pada umumnya makanan padat dapat dibawa dalam perjalanan udara selama memenuhi ketentuan maskapai, keamanan bandara, serta aturan bagasi yang berlaku.
Kue kering biasanya lebih mudah dibawa karena tidak mudah bocor. Sementara kue dengan saus, cairan, atau kemasan tertentu dapat memerlukan perhatian tambahan.
Jika bepergian ke luar negeri, periksa pula ketentuan bea cukai dan karantina negara tujuan karena terdapat negara yang membatasi masuknya jenis bahan makanan tertentu.
3. Berapa Lama Kue Basah Khas Betawi Biasanya Bisa Disimpan?
Tidak ada durasi penyimpanan yang sama untuk seluruh kue basah.
Jenis bahan, kebersihan proses produksi, suhu, kemasan, dan penggunaan bahan tertentu akan memengaruhi daya tahannya. Kue yang menggunakan santan, kelapa segar, atau bahan berkadar air tinggi sebaiknya tidak diasumsikan dapat bertahan lama pada suhu ruang.
Untuk keamanan sekaligus menjaga rasa, ikuti petunjuk produsen dan konsumsi kue tradisional basah sesegera mungkin setelah pembelian. Jika produsen menyarankan penyimpanan dingin, simpan sesuai petunjuk tersebut.
4. Apakah Semua Kue Khas Jakarta Memiliki Rasa Manis?
Tidak. Meskipun gula merah dan gula pasir sering digunakan, banyak kue Betawi juga memiliki unsur gurih dari santan maupun kelapa.
Pancong, misalnya, memiliki karakter gurih yang cukup kuat. Kue rangi mengombinasikan adonan gurih dari kelapa dengan saus gula merah yang manis.
Sementara kembang goyang, akar kelapa, dan biji ketapang dapat memberikan perpaduan rasa manis dan gurih sekaligus.
5. Apa Kue Khas Jakarta yang Cocok Dijadikan Hampers?
Kembang goyang, akar kelapa, dan biji ketapang menjadi pilihan praktis karena berbentuk kue kering dan mudah dikemas dalam stoples atau kotak.
Anda dapat mengombinasikan ketiganya untuk memberikan variasi bentuk dan tekstur dalam satu hampers.
Perhatikan kemasan kembang goyang karena bentuknya tipis dan mudah patah. Jika hampers perlu dikirim ke luar kota, gunakan pelindung yang cukup agar produk tidak banyak bergerak selama perjalanan.
Kesimpulannya, terdapat banyak kue khas Jakarta yang dapat menjadi pilihan camilan maupun oleh-oleh. Kembang goyang, akar kelapa, dan biji ketapang lebih praktis untuk perjalanan, sedangkan kue rangi, ape, pancong, dongkal, jongkong, hingga ketimus menarik untuk dicicipi dalam kondisi segar. Pilih sesuai selera dan durasi perjalanan, lalu perhatikan kemasan serta cara penyimpanannya agar kualitas kue tetap terjaga hingga saat dinikmati.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
