Cara registrasi kartu AXIS terbaru 2026 kini menggunakan verifikasi biometrik atau pengenalan wajah untuk memastikan nomor seluler terdaftar sesuai identitas pemiliknya. Pengguna yang baru membeli kartu perdana AXIS dapat melakukan pendaftaran melalui website resmi AXIS atau aplikasi AXISNET. Prosesnya membutuhkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), data validasi kartu, serta kamera smartphone untuk melakukan verifikasi wajah.
Sejak 1 Juli 2026, registrasi nomor seluler baru wajib menggunakan biometrik sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permenkomdigi) Nomor 7 Tahun 2026. Artinya, aktivasi kartu baru tidak lagi cukup hanya dengan memasukkan NIK dan nomor Kartu Keluarga seperti prosedur sebelumnya. Pengguna juga harus menjalani proses pencocokan wajah dengan data kependudukan yang tercatat di Dukcapil.
Meski terdapat tahapan verifikasi tambahan, pendaftaran tetap bisa dilakukan secara mandiri melalui smartphone. Agar proses berjalan lancar, simak syarat, langkah registrasi kartu fisik dan eSIM AXIS, serta cara mengatasi kendala aktivasi berikut ini.
Daftar Isi
- Registrasi Kartu 2026 Kini Wajib Biometrik, Apa yang Berubah?
- Syarat dan Data yang Dibutuhkan untuk Registrasi AXIS
- 2 Cara Registrasi Kartu AXIS dengan Verifikasi Biometrik
- Perbedaan Registrasi Kartu Fisik dan eSIM AXIS
- Tips agar Registrasi Biometrik AXIS Aman dan Berhasil
- FAQ Seputar Cara Registrasi Kartu AXIS
- 1. Bagaimana Cara Mengetahui Kartu AXIS Sudah Aktif atau Belum?
- 2. Bagaimana Cara Mengaktifkan Kembali Kartu AXIS yang Hangus?
- 3. Bagaimana Cara Mengatasi Registrasi Kartu AXIS yang Gagal?
- 4. Apakah Kartu AXIS Masih Bisa Diregistrasi melalui SMS ke 4444?
- 5. Apakah Nomor AXIS Lama Harus Melakukan Registrasi Biometrik Ulang?
- 6. Berapa Banyak Nomor AXIS yang Bisa Didaftarkan dengan Satu NIK?
- Kartu AXIS Aktif? Lakukan Top Up Pulsa atau Paket Data di M-Smile Bank Mega!
Registrasi Kartu 2026 Kini Wajib Biometrik, Apa yang Berubah?
Registrasi kartu prabayar merupakan proses pendaftaran identitas pelanggan sebelum nomor seluler dapat digunakan untuk layanan komunikasi. Tujuannya adalah memastikan nomor terhubung dengan identitas pengguna yang sah.
Pada prosedur lama, pelanggan umumnya mendaftarkan kartu menggunakan NIK dan nomor Kartu Keluarga (KK). Informasi tersebut kemudian divalidasi dengan data kependudukan.
Mulai 1 Juli 2026, pemerintah memberlakukan registrasi biometrik secara penuh untuk aktivasi nomor seluler baru. Kebijakan tersebut mengacu pada Permenkomdigi Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi Melalui Jaringan Bergerak Seluler.
Perubahan utamanya adalah adanya verifikasi pengenalan wajah atau face recognition sebagai bagian dari pemeriksaan identitas pelanggan.
Dengan sistem ini, data NIK akan dicocokkan dengan informasi biometrik kependudukan untuk membantu memastikan bahwa orang yang melakukan pendaftaran merupakan pemilik identitas yang sah.
Berikut beberapa perbedaan antara prosedur sebelumnya dan ketentuan registrasi baru.
| Aspek | Prosedur Sebelumnya | Ketentuan 2026 |
|---|---|---|
| Data identitas | NIK dan nomor KK | NIK dan data biometrik wajah |
| Verifikasi wajah | Belum diwajibkan pada seluruh registrasi baru | Wajib untuk aktivasi nomor baru |
| Media registrasi | Termasuk SMS ke 4444 | Kanal resmi yang mendukung registrasi biometrik |
| Validasi kartu | Mengikuti mekanisme registrasi lama | Menggunakan informasi seperti ICCID, PUK, atau OTP sesuai alur sistem |
| Tujuan | Validasi identitas pelanggan | Memperkuat validasi identitas dan mengurangi penyalahgunaan data |
Dalam penerapannya, AXIS menyediakan registrasi biometrik melalui website registrasi.axis.co.id dan akses dari aplikasi AXISNET.
Kartu perdana baru pada dasarnya harus menyelesaikan registrasi sebelum memperoleh akses normal ke layanan seluler. Oleh karena itu, ketika membeli kartu AXIS baru, sebaiknya langsung melakukan registrasi agar nomor dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Syarat dan Data yang Dibutuhkan untuk Registrasi AXIS
Sebelum memulai pendaftaran, pastikan seluruh persyaratan telah tersedia. Persiapan yang tepat membantu mengurangi kemungkinan proses terhenti akibat kesalahan data, kegagalan validasi kartu, atau masalah pemindaian wajah.
Berikut tiga persyaratan utama yang diperlukan untuk registrasi biometrik AXIS.
1. NIK dan e-KTP yang Terdaftar di Dukcapil
Syarat pertama adalah menyiapkan NIK 16 digit yang sesuai dengan data pada Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP.
NIK digunakan untuk memvalidasi identitas pelanggan melalui data kependudukan yang dikelola Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Saat melakukan registrasi, pastikan seluruh angka telah dimasukkan dengan benar. Kesalahan satu digit saja dapat menyebabkan sistem tidak menemukan kecocokan data.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan meliputi:
- Gunakan NIK milik sendiri sesuai ketentuan.
- Pastikan NIK terdiri dari 16 digit.
- Siapkan e-KTP untuk mempermudah pemeriksaan informasi.
- Pastikan data kependudukan tidak mengalami kendala administrasi.
- Jangan menggunakan NIK milik orang lain tanpa prosedur yang sah.
Untuk pengguna yang sudah memiliki e-KTP dan data biometrik yang tercatat di Dukcapil, proses registrasi dapat dilakukan melalui kanal biometrik AXIS yang tersedia.
Calon pelanggan yang belum memiliki e-KTP atau data biometrik sendiri mengikuti ketentuan khusus berdasarkan usia dan kondisi kependudukan. Jika termasuk kategori tersebut, Anda dapat meminta panduan melalui layanan resmi AXIS atau XL Center.
2. Nomor AXIS serta Kode Validasi ICCID, PUK, atau OTP
Selain NIK, Anda juga harus menyiapkan nomor AXIS yang akan didaftarkan dan informasi untuk proses validasi kartu.
Validasi ini berbeda dari verifikasi wajah. Tujuannya adalah memastikan Anda memiliki akses yang sah terhadap kartu atau nomor AXIS yang ingin diaktifkan.
AXIS menyediakan beberapa metode validasi sesuai alur yang tersedia pada sistem registrasi, yaitu:
- ICCID (Integrated Circuit Card Identifier): nomor identifikasi kartu SIM. Pada alur registrasi tertentu, pelanggan diminta memasukkan empat digit terakhir ICCID yang tertera pada kemasan kartu perdana.
- PUK (Personal Unblocking Key): kode keamanan yang biasanya tercantum pada cangkang kartu SIM atau informasi bawaan kartu.
- OTP (One-Time Password): kode verifikasi sementara yang dikirimkan melalui metode yang disediakan sistem.
Anda tidak harus menggunakan ketiga metode tersebut sekaligus. Pilih salah satu metode yang tersedia dan ikuti instruksi pada halaman registrasi.
Untuk kartu SIM fisik, sebaiknya simpan terlebih dahulu kemasan kartu perdana. Informasi ICCID dan PUK yang dibutuhkan untuk validasi sering kali tercantum pada bagian tersebut.
Jika memilih metode OTP, pastikan nomor masih dapat menerima pesan verifikasi yang diperlukan melalui mekanisme aktivasi.
Perlu diperhatikan: Kode OTP, ICCID, dan PUK merupakan informasi yang harus dijaga kerahasiaannya. Masukkan data tersebut hanya pada proses resmi AXIS, bukan melalui permintaan orang yang menghubungi Anda secara pribadi.
3. Kamera HP dan Koneksi Internet untuk Verifikasi Wajah
Registrasi AXIS terbaru juga membutuhkan smartphone dengan kamera yang dapat digunakan untuk mengambil gambar wajah secara langsung.
Proses ini tidak dapat digantikan hanya dengan mengunggah foto yang sebelumnya tersimpan dalam galeri. Sistem registrasi biometrik memerlukan pengambilan gambar langsung sesuai instruksi yang ditampilkan.
Untuk mempersiapkan perangkat, lakukan pemeriksaan berikut:
- Pastikan kamera depan smartphone berfungsi dengan baik.
- Bersihkan lensa kamera agar hasil gambar tidak buram.
- Gunakan ruangan dengan pencahayaan yang cukup.
- Pastikan koneksi internet stabil selama registrasi berlangsung.
- Berikan izin akses kamera pada browser atau aplikasi yang digunakan.
- Hindari penggunaan filter yang mengubah bentuk wajah.
Jika kartu perdana AXIS belum dapat digunakan untuk mengakses internet, Anda dapat menggunakan koneksi Wi-Fi pada saat pendaftaran.
Koneksi yang stabil penting karena proses verifikasi melibatkan pengiriman informasi identitas serta hasil pemindaian wajah ke sistem validasi.
Apabila koneksi terputus di tengah proses, registrasi mungkin perlu diulang sesuai petunjuk halaman atau aplikasi.
2 Cara Registrasi Kartu AXIS dengan Verifikasi Biometrik
Setelah seluruh persyaratan tersedia, Anda dapat memulai pendaftaran secara mandiri. AXIS menyediakan dua jalur yang praktis, yaitu melalui website resmi dan menu layanan kartu di AXISNET.
Walaupun titik awalnya berbeda, kedua metode tersebut menggunakan sistem registrasi biometrik resmi AXIS untuk menyelesaikan validasi identitas.
1. Cara Registrasi Kartu AXIS melalui Website Resmi AXIS
Metode pertama adalah mengakses website registrasi AXIS langsung melalui browser smartphone.
Cara ini cocok untuk pengguna yang ingin menyelesaikan aktivasi kartu tanpa perlu masuk ke aplikasi AXISNET terlebih dahulu.
Berikut langkah-langkahnya:
- Pasang kartu SIM AXIS baru pada smartphone jika menggunakan kartu fisik.
- Hubungkan smartphone ke koneksi internet yang stabil.
- Buka browser dan ketik alamat registrasi.axis.co.id.
- Pilih layanan Registrasi Biometrik yang tersedia.
- Masukkan nomor AXIS yang ingin didaftarkan.
- Pilih metode validasi kartu, seperti ICCID, PUK, atau OTP sesuai pilihan sistem.
- Masukkan informasi validasi yang diminta hingga proses pemeriksaan kartu selesai.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai dengan e-KTP.
- Izinkan browser mengakses kamera perangkat.
- Lakukan swafoto langsung dengan mengikuti petunjuk pengenalan wajah pada layar.
- Tunggu sistem melakukan pencocokan data biometrik dengan data Dukcapil.
- Periksa pemberitahuan hingga registrasi dinyatakan berhasil.
Saat melakukan swafoto, pastikan seluruh wajah terlihat dan berada pada area yang ditentukan sistem.
Jangan menutup halaman sebelum mendapatkan pemberitahuan hasil proses. Jika sistem meminta pengambilan gambar ulang, ikuti instruksi dengan memperbaiki pencahayaan atau posisi wajah.
Setelah berhasil, nomor AXIS dapat diproses untuk digunakan sesuai ketentuan aktivasi.
Perlu diketahui bahwa urutan validasi kartu dan pengisian data dapat mengalami penyesuaian mengikuti pembaruan website AXIS. Karena itu, ikuti instruksi yang sedang ditampilkan pada halaman resmi.
2. Cara Registrasi Kartu AXIS lewat Menu Kelola Kartu di AXISNET
Alternatif kedua adalah memulai registrasi melalui aplikasi AXISNET.
AXISNET memiliki fitur Kelola Kartu yang membantu pengguna mengakses layanan terkait nomor, termasuk registrasi kartu perdana.
Metode ini cocok jika Anda sudah memasang aplikasi AXISNET atau ingin menggunakan aplikasi tersebut untuk mengelola pulsa dan paket internet setelah aktivasi berhasil.
Berikut langkah registrasi melalui AXISNET:
- Unduh aplikasi AXISNET melalui Google Play Store atau App Store jika belum tersedia.
- Buka AXISNET pada smartphone.
- Di bagian bawah halaman login, pilih banner Kelola Kartu.
- Setelah masuk ke halaman layanan kartu AXIS, pilih Registrasi Kartu.
- Anda akan diarahkan ke website resmi registrasi.axis.co.id.
- Masukkan nomor AXIS yang ingin diaktifkan.
- Pilih salah satu metode validasi yang tersedia dan masukkan informasi kartu yang diminta.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai data Dukcapil.
- Pilih proses registrasi biometrik dan berikan izin penggunaan kamera.
- Lakukan pemindaian wajah sesuai petunjuk pada layar.
- Tunggu hingga sistem menyelesaikan proses verifikasi dan menampilkan status registrasi.
Jadi, meskipun proses dimulai dari AXISNET, tahapan registrasi dapat berlangsung melalui halaman website biometrik resmi AXIS.
Hal ini berbeda dari proses login biasa ke aplikasi AXISNET. Pengguna nomor baru perlu mengikuti alur registrasi yang disediakan agar identitasnya tervalidasi.
Jika banner Kelola Kartu tidak langsung terlihat, pastikan aplikasi sudah diperbarui ke versi yang tersedia pada toko aplikasi resmi.
Anda juga dapat menggunakan website registrasi AXIS secara langsung sebagai alternatif apabila kesulitan menemukan menu tersebut.
Tips: Setelah registrasi berhasil, buka kembali AXISNET untuk memeriksa informasi nomor dan paket yang tersedia. Dengan begitu, Anda dapat memastikan layanan seluler telah siap digunakan.
Perbedaan Registrasi Kartu Fisik dan eSIM AXIS
AXIS menyediakan layanan menggunakan kartu SIM fisik dan eSIM atau embedded SIM.
Kartu SIM fisik merupakan kartu yang perlu dipasang pada slot perangkat, sedangkan eSIM adalah profil seluler digital yang dapat ditambahkan pada smartphone yang mendukung teknologi tersebut.
Perbedaan keduanya terutama terletak pada cara pemasangan kartu atau profil operator. Namun, nomor baru pada kedua jenis SIM tetap wajib menjalani registrasi biometrik sesuai ketentuan 2026.
Berikut perbandingan kartu fisik dan eSIM AXIS.
| Aspek | Kartu Fisik AXIS | eSIM AXIS |
|---|---|---|
| Bentuk | Kartu SIM fisik | Profil SIM digital |
| Pemasangan | Memasukkan SIM ke slot kartu | Menambahkan profil melalui kode QR |
| Persyaratan Perangkat | Perangkat yang mendukung kartu SIM fisik | Perangkat yang mendukung teknologi eSIM |
| Validasi Kartu | Dapat menggunakan ICCID, PUK, atau OTP sesuai sistem | Mengikuti mekanisme aktivasi digital dan validasi yang tersedia |
| Registrasi Identitas | NIK dan verifikasi wajah | NIK dan verifikasi wajah untuk nomor baru |
| Informasi Aktivasi | Tercantum pada kartu dan kemasan | Diberikan melalui proses pembelian dan aktivasi eSIM |
Jika memilih kartu fisik, Anda perlu memasang kartu pada smartphone, menyiapkan informasi validasi, kemudian menyelesaikan registrasi biometrik.
Sementara itu, pengguna eSIM perlu memperoleh kode QR resmi setelah pembelian. Kode tersebut digunakan untuk menambahkan profil seluler ke perangkat.
Berikut gambaran umum pemasangan eSIM AXIS:
- Pastikan smartphone mendukung teknologi eSIM.
- Beli produk eSIM AXIS melalui kanal resmi yang tersedia.
- Peroleh kode QR eSIM sesuai petunjuk pembelian.
- Hubungkan perangkat ke internet.
- Buka menu Pengaturan atau Settings pada smartphone.
- Pilih menu Seluler, Koneksi, atau pengaturan SIM sesuai jenis perangkat.
- Pilih opsi Tambah eSIM atau Tambahkan Paket Seluler.
- Pindai kode QR resmi yang diterima.
- Ikuti petunjuk hingga profil AXIS terpasang pada perangkat.
- Selesaikan proses registrasi biometrik nomor baru sesuai instruksi AXIS.
Penting: Pemasangan profil eSIM melalui QR dan registrasi identitas merupakan dua proses yang berbeda.
Kode QR digunakan untuk mengaktifkan profil seluler pada perangkat, sedangkan registrasi biometrik memastikan nomor telah terhubung dengan identitas pengguna yang sah.
Karena itu, jangan menganggap nomor eSIM baru telah menyelesaikan seluruh proses registrasi hanya karena profilnya sudah muncul pada pengaturan smartphone.
Apabila mengalami kendala, periksa kembali petunjuk pembelian eSIM atau gunakan layanan bantuan resmi AXIS.
Tips agar Registrasi Biometrik AXIS Aman dan Berhasil
Proses pengenalan wajah membutuhkan kondisi kamera, pencahayaan, dan data identitas yang sesuai. Kendala kecil saat pemindaian dapat membuat sistem meminta verifikasi ulang.
Selain memperhatikan aspek teknis, keamanan data pribadi juga penting karena registrasi melibatkan informasi NIK dan biometrik wajah.
Berikut beberapa langkah yang dapat membantu proses registrasi berjalan lebih baik.
1. Pastikan Pencahayaan Cukup saat Verifikasi Wajah
Pencahayaan memengaruhi kemampuan kamera menangkap detail wajah. Gambar yang terlalu gelap atau terkena cahaya berlebihan dapat menyulitkan proses verifikasi biometrik.
Sebaiknya lakukan registrasi di ruangan dengan pencahayaan merata.
Jika menggunakan cahaya dari jendela, posisikan wajah menghadap sumber cahaya secara wajar. Hindari membelakangi jendela yang sangat terang karena wajah dapat terlihat gelap pada kamera.
Selain itu, usahakan latar belakang tidak terlalu ramai agar proses pengambilan gambar lebih mudah dilakukan.
Ketika sistem meminta posisi tertentu, ikuti arahan sampai proses pengenalan wajah selesai.
2. Gunakan Kamera Langsung dan Hindari Aksesori yang Menutupi Wajah
Registrasi biometrik AXIS harus dilakukan menggunakan pemindaian wajah secara langsung.
Karena itu, jangan menggunakan foto yang tersimpan di galeri, hasil tangkapan layar, maupun gambar dari perangkat lain sebagai pengganti swafoto.
Untuk meningkatkan peluang keberhasilan verifikasi, lakukan beberapa hal berikut:
- Bersihkan kamera sebelum memulai.
- Pastikan wajah berada dalam area pemindaian.
- Jangan menggunakan filter atau efek kecantikan yang mengubah tampilan wajah.
- Lepaskan masker, kacamata hitam, atau aksesori yang menutupi wajah apabila diminta.
- Jaga posisi perangkat tetap stabil selama proses berlangsung.
- Ikuti instruksi gerakan wajah jika diminta oleh sistem.
Apabila beberapa kali gagal, jangan terus mengulangi proses tanpa memeriksa penyebabnya. Coba perbaiki kondisi kamera, pencahayaan, atau koneksi internet terlebih dahulu.
Jika kendala tetap muncul meskipun kondisi perangkat sudah mendukung, Anda dapat meminta bantuan layanan pelanggan AXIS.
3. Lakukan Registrasi melalui Kanal Resmi untuk Melindungi Data Pribadi
Data yang digunakan ketika mendaftarkan kartu seluler merupakan informasi pribadi. NIK, identitas kependudukan, dan hasil pemindaian wajah tidak seharusnya diberikan kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan.
Karena itu, pastikan proses registrasi dilakukan melalui kanal resmi, seperti:
- Website registrasi AXIS di registrasi.axis.co.id.
- Aplikasi resmi AXISNET.
- Gerai XL Center atau gerai mitra resmi yang mendukung registrasi.
Hindari tautan yang dikirim oleh akun tidak dikenal melalui SMS, WhatsApp, atau media sosial, terutama jika tautan tersebut meminta foto e-KTP, OTP, atau rekaman wajah.
Jangan memberikan kode OTP kepada orang yang mengaku sebagai petugas dan meminta kode tersebut melalui percakapan pribadi.
Jika Anda menerima permintaan registrasi yang mencurigakan, hentikan proses dan lakukan pemeriksaan melalui layanan pelanggan resmi.
Untuk bantuan registrasi, AXIS menyediakan Call Center 838 dan layanan bantuan Maya. Anda juga dapat mengunjungi XL Center apabila membutuhkan pemeriksaan langsung.
Menjaga keamanan data selama registrasi sama pentingnya dengan memastikan nomor berhasil diaktifkan.
FAQ Seputar Cara Registrasi Kartu AXIS
Masih menemukan kendala ketika mengaktifkan nomor? Berikut beberapa pertanyaan umum mengenai status registrasi, kartu hangus, prosedur lama, dan batas pendaftaran nomor AXIS.
1. Bagaimana Cara Mengetahui Kartu AXIS Sudah Aktif atau Belum?
Setelah registrasi biometrik selesai, perhatikan pemberitahuan yang muncul pada website atau aplikasi AXISNET.
Jika sistem menyatakan registrasi berhasil, Anda dapat melakukan pemeriksaan lanjutan dengan memastikan nomor terhubung ke jaringan AXIS.
Beberapa langkah yang dapat dicoba antara lain:
- Periksa pemberitahuan keberhasilan registrasi.
- Pastikan kartu SIM terpasang atau profil eSIM sudah ditambahkan.
- Restart smartphone apabila jaringan belum muncul.
- Periksa apakah perangkat sudah terhubung ke jaringan AXIS.
- Coba membuka layanan informasi nomor atau pulsa melalui AXISNET.
- Lakukan panggilan atau pemeriksaan layanan sesuai ketersediaan akses pada nomor.
Jika registrasi berhasil tetapi layanan masih belum dapat digunakan, tunggu proses aktivasi sesuai pemberitahuan sistem.
Apabila kendala berlanjut, hubungi layanan pelanggan agar status nomor dapat diperiksa lebih lanjut.
2. Bagaimana Cara Mengaktifkan Kembali Kartu AXIS yang Hangus?
Kartu AXIS yang telah melewati masa aktif dan masa tenggang dapat dinyatakan hangus. Namun, nomor tertentu masih memiliki kesempatan untuk diaktifkan kembali melalui prosedur reaktivasi.
AXIS menyediakan layanan pemulihan nomor melalui XL Center Online dan gerai XL Center.
Salah satu ketentuan penting adalah nomor yang diajukan belum melewati 60 hari sejak dinyatakan hangus.
Untuk mengajukan reaktivasi secara online, pengguna umumnya perlu menyiapkan e-KTP, Kartu Keluarga, informasi kartu SIM apabila tersedia, serta dokumen verifikasi lain yang diminta.
Jika mengunjungi XL Center, bawa dokumen identitas dan kartu SIM lama untuk mempermudah pemeriksaan.
Proses pemulihan akan bergantung pada status nomor, hasil verifikasi identitas, dan ketentuan operator yang berlaku.
Perlu dipahami bahwa reaktivasi nomor hangus berbeda dari registrasi kartu perdana baru. Nomor yang telah hangus tidak selalu dapat diaktifkan kembali hanya dengan melakukan registrasi biometrik melalui halaman aktivasi nomor baru.
3. Bagaimana Cara Mengatasi Registrasi Kartu AXIS yang Gagal?
Registrasi AXIS dapat gagal karena beberapa hal, seperti kesalahan NIK, kode validasi yang tidak sesuai, koneksi internet terputus, atau wajah tidak berhasil dikenali oleh sistem.
Untuk mengatasinya, periksa terlebih dahulu penyebab yang ditampilkan pada halaman registrasi.
Jika masalah berkaitan dengan NIK, pastikan semua angka sesuai dengan e-KTP. Jika berkaitan dengan ICCID atau PUK, cocokkan kembali informasi pada kemasan kartu.
Apabila kendala terjadi saat verifikasi biometrik, coba ulangi pemindaian dengan pencahayaan yang lebih baik.
Anda juga dapat menerapkan langkah berikut:
- Perbarui aplikasi AXISNET jika mengakses registrasi dari aplikasi.
- Pastikan koneksi internet tetap stabil.
- Berikan izin akses kamera kepada browser.
- Gunakan perangkat dengan kamera yang berfungsi normal.
- Hindari membuka beberapa halaman registrasi secara bersamaan.
- Coba kembali setelah beberapa saat apabila terdapat gangguan sistem.
Jika proses terus gagal karena data kependudukan tidak sesuai, Anda dapat meminta pemeriksaan melalui layanan Dukcapil.
Untuk bantuan dari AXIS, hubungi Call Center 838 atau gunakan layanan resmi operator.
4. Apakah Kartu AXIS Masih Bisa Diregistrasi melalui SMS ke 4444?
Pada prosedur sebelumnya, AXIS menyediakan registrasi kartu prabayar melalui SMS ke 4444.
Metode tersebut menggunakan NIK dan nomor Kartu Keluarga untuk memvalidasi identitas pelanggan.
Namun, sejak 1 Juli 2026, registrasi pelanggan baru diwajibkan menggunakan biometrik pengenalan wajah.
Karena itu, pengiriman SMS ke 4444 saja tidak dapat menggantikan proses verifikasi biometrik untuk mengaktifkan nomor AXIS baru.
Beberapa halaman bantuan lama AXIS mungkin masih menampilkan cara registrasi menggunakan SMS. Akan tetapi, pengguna sebaiknya mengikuti prosedur terbaru melalui website biometrik resmi atau menu Kelola Kartu pada AXISNET.
Dengan mengikuti kanal terbaru, Anda dapat memastikan registrasi dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku pada 2026.
5. Apakah Nomor AXIS Lama Harus Melakukan Registrasi Biometrik Ulang?
Pelanggan lama AXIS yang sudah terdaftar secara sah tidak diwajibkan melakukan registrasi ulang biometrik secara massal hanya karena adanya penerapan aturan baru pada 1 Juli 2026.
Kewajiban verifikasi wajah terutama diberlakukan untuk aktivasi nomor baru.
Namun, pelanggan lama dapat memperbarui registrasi menggunakan biometrik secara sukarela melalui layanan yang tersedia.
Pembaruan identitas dapat dipertimbangkan apabila Anda ingin memastikan data registrasi nomor sudah sesuai dengan informasi kependudukan terbaru.
Jika nomor masih aktif dan sudah terdaftar dengan benar, Anda tidak perlu melakukan pendaftaran ulang setiap kali mengisi pulsa atau membeli paket internet.
Apabila menerima pemberitahuan resmi mengenai kebutuhan pembaruan data untuk kondisi tertentu, ikuti petunjuk yang diberikan AXIS melalui kanal resminya.
6. Berapa Banyak Nomor AXIS yang Bisa Didaftarkan dengan Satu NIK?
Berdasarkan ketentuan registrasi yang tercantum pada layanan bantuan AXIS, pelanggan dapat melakukan registrasi mandiri atau self-registration untuk maksimal tiga nomor prabayar menggunakan satu NIK pada setiap penyelenggara jasa telekomunikasi.
Jika ingin mendaftarkan nomor tambahan setelah batas registrasi mandiri tercapai, prosesnya perlu mengikuti ketentuan yang berlaku melalui gerai operator atau gerai mitra resmi.
Dengan demikian, batas tiga nomor perlu dipahami sebagai batas registrasi mandiri, bukan selalu berarti setiap permohonan nomor tambahan otomatis tidak dapat diproses dalam seluruh keadaan.
Apabila sistem menolak registrasi karena batas kepemilikan nomor telah tercapai, Anda dapat menghubungi layanan pelanggan atau mendatangi XL Center untuk mengetahui langkah selanjutnya.
Pastikan pula tidak terdapat nomor yang tidak dikenal dan menggunakan NIK Anda tanpa persetujuan. Jika menemukan indikasi tersebut, minta pemeriksaan melalui operator.
Baca Juga: Cara Cek Kuota Telkomsel: Paling Cepat & Mudah
Kartu AXIS Aktif? Lakukan Top Up Pulsa atau Paket Data di M-Smile Bank Mega!
Setelah mengikuti cara registrasi kartu AXIS hingga nomor berhasil diaktifkan, kini Anda dapat mempersiapkan kebutuhan komunikasi dan internet. Mulai dari menghubungi teman, menggunakan aplikasi pesan, mengikuti kelas online, hingga menikmati hiburan digital, semuanya membutuhkan pulsa atau paket data yang sesuai. Untuk kebutuhan tersebut, M-Smile Bank Mega menyediakan layanan Top Up yang dapat diakses langsung dari smartphone.
Melalui aplikasi M-Smile, Anda dapat menjelajahi pilihan pembelian pulsa dan paket data tanpa perlu datang ke konter. Cukup gunakan layanan Top Up & Bayar dan pilih produk yang tersedia.
Untuk nomor AXIS, periksa terlebih dahulu ketersediaan operator atau produk yang sesuai pada daftar layanan M-Smile. Pilihan operator, nominal pulsa, dan paket data mengikuti produk yang tersedia saat transaksi.
Berikut tahapan pembeliannya:
- Buka aplikasi M-Smile Bank Mega pada smartphone.
- Login menggunakan akun yang telah terdaftar.
- Pilih menu Top Up pada halaman utama.
- Pilih kategori Pulsa atau Paket Data sesuai kebutuhan.
- Masukkan nomor AXIS yang baru berhasil diregistrasi.
- Periksa pilihan operator dan produk yang tersedia.
- Tentukan nominal pulsa atau paket internet yang ingin dibeli.
- Pastikan nomor tujuan dan total pembayaran sudah benar.
- Konfirmasi transaksi menggunakan M-PIN.
- Setelah transaksi berhasil, periksa saldo pulsa atau paket melalui layanan AXIS.
Aktivasi nomor hanyalah langkah awal. Jadikan M-Smile bagian dari kemudahan transaksi digital Anda berikutnya!
Temukan berbagai layanan top up dan pembayaran melalui aplikasi M-Smile Bank Mega. Pilih produk yang tersedia, selesaikan transaksi melalui smartphone, dan lanjutkan aktivitas Anda tanpa perlu mencari konter pulsa.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
