Popularitas budaya Korea membuat semakin banyak orang Indonesia mengenal makanan seperti tteokbokki, ramyeon, kimbap, hingga Korean fried chicken. Menu-menu tersebut kini tidak hanya mudah ditemukan di restoran Korea, tetapi juga di pusat perbelanjaan, kafe, supermarket, hingga berbagai layanan pesan-antar.
Namun, masakan Korea sebenarnya jauh lebih beragam daripada makanan bercita rasa pedas yang sering terlihat di drama Korea. Ada hidangan berkuah hangat, barbecue, mi dengan saus gurih, makanan fermentasi, hingga street food dengan rasa manis.
Ciri khasnya berasal dari perpaduan bahan seperti gochujang, gochugaru, doenjang, minyak wijen, bawang putih, serta berbagai produk fermentasi. Kombinasi tersebut membuat makanan Korea memiliki karakter rasa pedas, gurih, asam, manis, hingga umami.
Jika baru ingin mulai menjelajahi Korean food, Anda tidak perlu mencoba semuanya sekaligus. Pilih menu berdasarkan selera, apakah lebih menyukai makanan pedas, berkuah, barbecue, atau camilan.
Berikut 15 masakan Korea populer yang dapat masuk daftar kuliner Anda.
Ringkasan Artikel:
- Masakan Korea populer di Indonesia berkat variasi rasa, budaya Korean Wave, serta semakin mudahnya restoran Korea ditemukan.
- Menu populer mencakup tteokbokki, Korean fried chicken, kimbap, ramyeon, jjajangmyeon, bibimbap, hingga samgyeopsal.
- Tidak semua makanan Korea pedas. Bulgogi, japchae, kimbap, mandu, dan hotteok dapat menjadi pilihan bagi pemula.
- Gochujang, gochugaru, doenjang, minyak wijen, dan makanan fermentasi menjadi beberapa elemen penting dalam cita rasa Korea.
- Menu dapat dipilih berdasarkan selera, mulai makanan berkuah hingga Korean BBQ dan street food.
- Bank Mega saat ini memiliki benefit kuliner Korea di Ha-neul Korean Restaurant Banjarmasin dan Gyopo Korean Pizza Surabaya.
Daftar Isi
- Kenapa Masakan Korea Populer di Indonesia?
- Deretan Masakan Korea Paling Hits yang Wajib Dicoba
- Pilih Masakan Korea Sesuai Selera
- Masakan Korea yang Sering Muncul di Drama Korea
- Apa yang Membuat Cita Rasa Masakan Korea Berbeda?
- Tips Menikmati Masakan Korea untuk Pertama Kali
- Nikmati Kuliner Korea dengan Promo Bank Mega
- FAQ Seputar Masakan Korea
Kenapa Masakan Korea Populer di Indonesia?
Popularitas makanan Korea di Indonesia tidak terlepas dari perkembangan Korean Wave atau Hallyu.
Drama, film, variety show, hingga konten idol Korea sering menampilkan aktivitas makan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Adegan makan ramyeon, memesan ayam goreng, menikmati tteokbokki di pinggir jalan, atau berkumpul di restoran Korean BBQ secara tidak langsung memperkenalkan berbagai makanan tersebut kepada penonton internasional.
Selain faktor budaya populer, banyak cita rasa Korea yang cukup mudah diterima lidah Indonesia.
Penggunaan cabai, bawang putih, nasi, mi, daging panggang, makanan berkuah, hingga makanan fermentasi bukanlah sesuatu yang sepenuhnya asing bagi masyarakat Indonesia.
Masakan Korea juga mempunyai banyak format makan bersama. Korean BBQ, dakgalbi, dan berbagai hidangan pendamping atau banchan membuat aktivitas makan terasa lebih sosial.
Dari sisi bisnis kuliner, variasi makanan Korea pun semakin luas. Kini konsumen dapat memilih restoran autentik Korea, restoran Korean BBQ, Korean street food, hingga konsep fusion yang menggabungkan rasa Korea dengan pizza, burger, atau makanan lokal.
Deretan Masakan Korea Paling Hits yang Wajib Dicoba
1. Tteokbokki
Tteokbokki merupakan salah satu Korean street food yang paling mudah dikenali.
Bahan utamanya adalah tteok atau rice cake berbentuk silinder yang mempunyai tekstur kenyal. Tteok kemudian dimasak bersama saus merah yang umumnya menggunakan gochujang sehingga menghasilkan rasa pedas, manis, dan gurih.
Pelengkapnya dapat berupa eomuk, telur rebus, daun bawang, hingga keju.
Jika belum terbiasa dengan makanan pedas, tanyakan tingkat kepedasannya karena setiap restoran dapat menggunakan komposisi saus yang berbeda.
2. Korean Fried Chicken
Ayam goreng Korea dikenal dengan bagian luar yang renyah dan pilihan saus yang beragam.
Selain versi original, Anda dapat menemukan rasa seperti:
- yangnyeom atau saus pedas manis;
- soy garlic;
- honey butter;
- spicy garlic; atau
- cheese.
Berbeda dari ayam goreng tepung biasa, Korean fried chicken sering menggunakan teknik penggorengan yang menghasilkan lapisan relatif tipis tetapi tetap renyah.
Menu ini dapat menjadi pilihan aman bagi Anda yang baru pertama kali mencoba kuliner Korea karena rasa dasarnya cukup familiar.
3. Kimbap
Kimbap terdiri dari nasi dan berbagai isian yang digulung menggunakan rumput laut atau gim, kemudian dipotong menjadi beberapa bagian.
Isinya dapat berupa telur, wortel, bayam, acar lobak, daging, tuna, hingga berbagai kreasi modern.
Meski tampilannya sekilas menyerupai sushi roll Jepang, kimbap memiliki karakter berbeda. Nasinya umumnya diberi minyak wijen dan tidak menggunakan campuran cuka sushi dengan cara yang sama.
Kimbap cocok dijadikan makanan praktis, bekal, maupun pendamping menu lainnya.
4. Ramyeon
Jika sering menonton drama Korea, Anda kemungkinan sudah familiar dengan ramyeon.
Ramyeon adalah mi bergaya Korea yang biasanya disajikan dengan kuah gurih dan sering kali pedas.
Versi instan sangat populer, tetapi restoran dapat menyajikannya dengan tambahan seperti:
- telur;
- daun bawang;
- mandu;
- tteok;
- seafood; atau
- keju.
Ramyeon cocok disantap ketika menginginkan makanan hangat dengan rasa cukup kuat.
5. Jjajangmyeon
Jjajangmyeon adalah mi dengan saus berwarna hitam yang dibuat menggunakan chunjang, yaitu pasta kacang hitam.
Sausnya biasanya dimasak bersama potongan daging serta sayuran seperti bawang bombai dan zucchini.
Rasanya cenderung gurih dengan sedikit manis dan tidak harus pedas.
Karena itu, jjajangmyeon dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin mencoba makanan Korea tetapi kurang menyukai cabai.
6. Bibimbap
Bibimbap secara sederhana dapat dipahami sebagai nasi campur Korea.
Nasi disajikan bersama berbagai topping seperti sayuran, telur, daging, jamur, serta saus gochujang.
Sebelum dimakan, seluruh komponen dicampur agar rasa dan teksturnya menyatu.
Salah satu variasinya adalah dolsot bibimbap, yang disajikan dalam mangkuk batu panas. Bagian nasi yang menyentuh permukaan mangkuk dapat menjadi renyah sehingga memberikan tekstur tambahan.
7. Samgyeopsal
Samgyeopsal merupakan irisan pork belly yang biasa dipanggang di meja dalam pengalaman Korean BBQ.
Setelah matang, daging dapat dimakan bersama selada, bawang putih, kimchi, saus ssamjang, dan berbagai banchan.
Salah satu cara menikmatinya adalah membuat ssam, yaitu membungkus daging serta condiment menggunakan daun selada lalu memakannya dalam satu gigitan.
Karena samgyeopsal menggunakan daging babi, menu ini tidak sesuai bagi konsumen yang menghindari pork. Di Indonesia, banyak restoran Korean BBQ juga menyediakan alternatif beef atau chicken sehingga Anda dapat memilih sesuai kebutuhan.
8. Bulgogi
Bulgogi biasanya menggunakan irisan daging tipis yang dimarinasi dengan campuran kecap, gula, bawang putih, minyak wijen, dan bumbu lainnya.
Hasil akhirnya cenderung manis, gurih, dan aromatik.
Bulgogi dapat dimasak menggunakan grill atau pan dan disantap bersama nasi serta banchan.
Karena tidak mengandalkan rasa pedas sebagai karakter utama, bulgogi termasuk menu yang relatif mudah diterima pemula.
9. Kimchi Jjigae
Kimchi jjigae adalah stew Korea dengan kimchi sebagai salah satu bahan utamanya.
Kimchi yang sudah mengalami fermentasi memberikan rasa asam, gurih, sekaligus pedas yang khas.
Bahan lainnya dapat mencakup tofu, daun bawang, bawang bombai, serta protein tertentu.
Hidangan ini biasanya disajikan panas dan cocok dinikmati bersama nasi.
10. Sundubu Jjigae
Sundubu jjigae merupakan stew dengan soft tofu atau tahu sutra sebagai komponen utama.
Kuahnya umumnya pedas dan gurih, sedangkan tambahan lainnya dapat berupa seafood, daging, telur, atau sayuran.
Tekstur tofu yang sangat lembut memberikan kontras menarik dengan kuah yang kuat.
Menu biasanya datang dalam wadah yang masih sangat panas, jadi tunggu beberapa saat sebelum langsung menyantapnya.
11. Japchae
Japchae merupakan hidangan mi Korea yang menggunakan dangmyeon, yaitu mi transparan yang biasanya dibuat dari pati ubi jalar.
Mi ditumis bersama sayuran dan dapat ditambahkan daging.
Bumbunya banyak menggunakan kecap dan minyak wijen sehingga rasanya dominan gurih-manis dan aromatik.
Japchae tidak identik dengan rasa pedas sehingga cocok untuk berbagai selera.
12. Eomuk atau Odeng
Eomuk adalah fish cake Korea yang dibuat menggunakan olahan ikan dan bahan lainnya.
Di street food stall, eomuk sering disajikan dengan cara ditusuk lalu direndam dalam kuah hangat.
Istilah odeng juga banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari, meskipun eomuk merupakan istilah Korea yang umum untuk fish cake.
Kuahnya ringan dan gurih sehingga menu ini cocok disantap bersama tteokbokki.
13. Mandu
Mandu merupakan dumpling Korea dengan berbagai macam isian.
Isinya dapat berupa daging, sayuran, tofu, kimchi, atau campuran bahan lainnya.
Cara memasaknya pun beragam, mulai dari:
- dikukus;
- digoreng;
- direbus; hingga
- dimasukkan ke dalam sup.
Mandu goreng dapat menjadi pilihan camilan, sedangkan mandu-guk menawarkan pengalaman yang lebih hangat dan mengenyangkan.
14. Dakgalbi
Dakgalbi adalah hidangan ayam yang dimasak bersama saus berbasis gochujang dengan sayuran serta bahan lain.
Tergantung restoran, Anda dapat menemukan tambahan seperti tteok, kol, sweet potato, daun perilla, dan mi.
Beberapa restoran memasaknya langsung di meja menggunakan pan besar sehingga cocok disantap bersama beberapa orang.
Setelah isi utama hampir habis, nasi terkadang dapat ditambahkan ke sisa saus untuk dibuat menjadi fried rice.
15. Hotteok
Setelah berbagai menu gurih, jangan lupa mencoba makanan manis Korea.
Hotteok merupakan pancake atau adonan tepung yang memiliki filling manis.
Versi klasiknya dapat menggunakan campuran brown sugar, kayu manis, serta kacang atau biji-bijian.
Ketika dimasak, gula di bagian dalam meleleh dan menghasilkan filling yang hangat.
Hotteok sering dikaitkan dengan street food Korea dan sangat cocok disantap ketika masih hangat.
Pilih Masakan Korea Sesuai Selera
1. Untuk Penyuka Makanan Pedas
Jika menyukai sensasi pedas, mulailah dari:
- tteokbokki;
- kimchi jjigae;
- sundubu jjigae;
- dakgalbi; atau
- Korean fried chicken dengan saus pedas.
Namun, tingkat kepedasan setiap restoran berbeda. Jangan menganggap satu menu selalu mempunyai level pedas yang sama.
2. Untuk Penyuka Makanan Gurih dan Berkuah
Anda dapat mencoba sundubu jjigae, kimchi jjigae, ramyeon, atau eomuk dengan kuah.
Hidangan seperti ini cocok ketika ingin makanan hangat dan memiliki rasa umami kuat.
Perhatikan bahwa beberapa kuah Korea dapat menggunakan seafood, anchovy stock, atau bahan hewani lain. Tanyakan kepada restoran apabila Anda mempunyai alergi atau pantangan tertentu.
3. Untuk Penyuka Daging dan Korean BBQ
Samgyeopsal dan bulgogi menjadi dua menu yang dapat dipertimbangkan.
Restoran Korean BBQ biasanya juga menyediakan berbagai potongan beef seperti short plate, rib, hingga marinated beef.
Nikmati daging bersama ssamjang, garlic, lettuce, dan banchan agar mendapat pengalaman makan yang lebih lengkap.
4. Untuk yang Ingin Makanan Ringan atau Street Food
Tteokbokki, eomuk, mandu, hotteok, dan kimbap cocok jika Anda lebih ingin mencoba snack atau makanan yang mudah dibagikan.
Beberapa menu dapat dipesan bersamaan agar Anda bisa mencicipi berbagai rasa dalam satu kali makan.
5. Untuk yang Baru Pertama Kali Mencoba Masakan Korea
Jika khawatir dengan rasa yang terlalu asing, pilih hidangan dengan karakter yang relatif familiar seperti:
- Korean fried chicken;
- bulgogi;
- japchae;
- kimbap;
- mandu; atau
- bibimbap dengan saus yang dapat ditambahkan secara bertahap.
Setelah terbiasa, Anda dapat mulai mencoba rasa fermentasi serta stew yang lebih kuat.
Masakan Korea yang Sering Muncul di Drama Korea
1. Ramyeon
Ramyeon menjadi salah satu makanan yang paling mudah diasosiasikan dengan drama Korea.
Karakter dapat memasaknya di rumah, minimarket, kantor, hingga tempat camping.
Penyajiannya yang sederhana membuat ramyeon sering digunakan dalam adegan kehidupan sehari-hari.
2. Tteokbokki
Tteokbokki sering muncul dalam adegan street food, pasar, atau tempat makan sederhana.
Warna sausnya yang merah juga membuat hidangan ini mudah dikenali secara visual.
3. Jjajangmyeon
Jjajangmyeon sering ditampilkan sebagai makanan praktis yang dipesan melalui delivery.
Adegan mencampur mi dengan saus hitam menjadi salah satu visual yang cukup identik dengan makanan ini.
4. Korean Fried Chicken
Ayam goreng Korea kerap muncul sebagai menu untuk berkumpul bersama teman atau keluarga.
Budaya chimaek juga populer di Korea, yaitu kombinasi chicken dengan beer. Jika tidak mengonsumsi alkohol, ayam goreng tentu tetap dapat dinikmati bersama minuman lain.
5. Kimbap
Kimbap sering hadir sebagai bekal, makanan perjalanan, atau menu praktis.
Bentuknya yang mudah dibawa dan dibagikan membuat makanan ini sesuai untuk berbagai situasi sehari-hari yang sering digambarkan dalam drama.
Apa yang Membuat Cita Rasa Masakan Korea Berbeda?
1. Gochujang
Gochujang adalah pasta cabai fermentasi Korea yang memberikan rasa pedas, sedikit manis, gurih, dan kompleks.
Bahan ini digunakan dalam berbagai masakan seperti tteokbokki, bibimbap, dakgalbi, dan berbagai saus.
Karena berupa pasta fermentasi, rasanya berbeda dari sambal cabai biasa.
2. Gochugaru
Gochugaru merupakan bubuk atau serpihan cabai Korea.
Bahan ini digunakan untuk memberi warna dan rasa pedas pada berbagai hidangan, termasuk kimchi serta sejumlah jenis stew.
Tingkat kepedasannya dapat berbeda berdasarkan jenis dan produk.
3. Doenjang
Doenjang adalah pasta kedelai fermentasi Korea dengan rasa asin dan umami yang kuat.
Salah satu penggunaannya yang paling dikenal adalah pada doenjang jjigae.
Karakter fermentasinya memberikan kedalaman rasa yang berbeda dibandingkan kecap atau saus kedelai biasa.
4. Minyak Wijen
Minyak wijen memberikan aroma nutty yang khas.
Bahan ini sering digunakan untuk membumbui nasi kimbap, japchae, bibimbap, sayuran, hingga berbagai banchan.
Penggunaannya tidak harus dalam jumlah besar karena aromanya sudah cukup kuat.
5. Makanan Fermentasi
Fermentasi merupakan salah satu bagian penting dari tradisi kuliner Korea.
Kimchi menjadi contoh yang paling dikenal, tetapi terdapat pula doenjang serta berbagai condiment lainnya.
Proses fermentasi menghasilkan rasa asam, asin, dan umami yang membuat masakan Korea mempunyai karakter khas.
Tips Menikmati Masakan Korea untuk Pertama Kali
1. Mulai dari Menu dengan Rasa yang Familiar
Jika baru pertama kali mencoba, tidak perlu langsung memilih menu dengan rasa fermentasi atau kepedasan sangat kuat.
Korean fried chicken, bulgogi, mandu, dan japchae dapat menjadi titik awal yang relatif mudah.
2. Perhatikan Tingkat Kepedasan
Warna merah tidak selalu menunjukkan tingkat pedas yang sama.
Sebaliknya, jangan berasumsi seluruh menu Korea tidak dapat dibuat lebih ringan.
Tanyakan kepada restoran apakah tingkat kepedasan dapat disesuaikan.
3. Pesan Beberapa Menu untuk Dinikmati Bersama
Budaya makan Korea cocok untuk sharing.
Jika datang bersama beberapa orang, Anda dapat memesan satu stew, satu menu daging, japchae, dan street food untuk dibagikan.
Cara tersebut memungkinkan Anda mencoba lebih banyak jenis makanan tanpa harus membeli satu porsi penuh untuk setiap orang.
4. Coba Banchan sebagai Pelengkap
Banchan adalah berbagai hidangan pendamping dalam porsi kecil yang disajikan bersama makanan utama.
Jenisnya dapat berupa kimchi, sayuran berbumbu, acar, kentang, fish cake, dan berbagai menu lainnya.
Banchan bukan sekadar dekorasi meja. Cobalah memadukannya dengan nasi atau hidangan utama untuk mendapatkan variasi rasa dan tekstur.
5. Pilih Restoran sesuai Jenis Masakan yang Ingin Dicoba
Tidak semua restoran Korea berfokus pada menu yang sama.
Ada restoran yang spesialisasinya Korean BBQ, street food, fried chicken, stew, hingga makanan rumahan.
Jika ingin mencoba samgyeopsal atau grill, pilih restoran Korean BBQ. Jika ingin tteokbokki, eomuk, dan kimbap, restoran bergaya street food mungkin memberikan pilihan yang lebih beragam.
Nikmati Kuliner Korea dengan Promo Bank Mega
Setelah menentukan masakan Korea yang ingin dicoba, Anda juga dapat memeriksa promo Bank Mega sebelum berkunjung ke restoran.
Saat ini terdapat penawaran kuliner Korea di Banjarmasin dan Surabaya dengan bentuk benefit yang berbeda.
1. Promo Ha-neul Korean Restaurant
Bagi Anda yang berada di Banjarmasin, Ha-neul Korean Restaurant memiliki program Bank Mega berupa bonus 1 cup Premium Tea.
Promo berlaku pada periode 2 Agustus 2026–2 Februari 2027.
Syarat utamanya adalah:
- minimum transaksi Rp300.000 sebelum pajak;
- mendapatkan bonus 1 cup Premium Tea;
- berlaku untuk dine-in;
- tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya; dan
- menggunakan jenis Kartu Kredit atau Kartu Debit Bank Mega yang memenuhi ketentuan.
Kartu yang tercantum antara lain MegaFirst Infinite Card, Mega Travel Card, Mega Platinum Card, Mega Metro Card, Transmart Mega Card, Mega Gold Card, Debit MegaFirst, Debit Visa, dan Debit GPN.
Benefit di Ha-neul tidak berupa pengurangan langsung pada tagihan. Karena itu, pertimbangkan nilai bonus minuman sekaligus menu yang memang ingin dipesan sebelum mengejar minimum transaksi.
2. Promo Gyopo Korean Pizza
Untuk area Surabaya, Bank Mega memiliki promo di Gyopo Korean Pizza berupa diskon 15%.
Program berlaku hingga 31 Januari 2027 di outlet:
- Gyopo Pizza Indragiri; dan
- Gyopo Pizza Tunjungan Plaza.
Ketentuan utamanya mencakup:
- diskon 15%;
- minimum transaksi Rp250.000;
- berlaku untuk food & beverage kecuali minuman beralkohol;
- berlaku untuk dine-in dan take away;
- berlaku setiap hari termasuk hari libur nasional;
- tidak berlaku split bill; dan
- tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya.
Promo tersedia untuk Kartu Debit dan Kartu Kredit Bank Mega yang memenuhi persyaratan, dengan beberapa jenis kartu dikecualikan sebagaimana tercantum dalam ketentuan program.
Sebelum melakukan transaksi, informasikan penggunaan promo kepada merchant dan cek kembali syarat terbaru untuk memastikan kartu serta nilai transaksi memenuhi ketentuan.
Baca Juga: Biaya Hidup di Korea? Ini Rincian untuk Mahasiswa dan Pekerja
FAQ Seputar Masakan Korea
1. Apakah Semua Masakan Korea Memiliki Rasa Pedas?
Tidak.
Meski gochujang dan gochugaru banyak digunakan, ada banyak masakan Korea yang tidak mengandalkan rasa pedas.
Contohnya adalah bulgogi, japchae, sejumlah jenis kimbap, mandu, jjajangmyeon, serta berbagai grilled meat.
Jika tidak menyukai cabai, tanyakan kepada restoran mengenai menu nonpedas.
2. Apa Perbedaan Ramyeon Korea dan Ramen Jepang?
Ramyeon dan ramen berasal dari tradisi kuliner yang berbeda.
Ramyeon Korea sangat erat dengan budaya mi instan dan umumnya memiliki kuah berbumbu kuat, termasuk banyak varian pedas.
Ramen Jepang memiliki banyak gaya berdasarkan jenis broth seperti shoyu, miso, shio, atau tonkotsu dan sering disajikan sebagai hidangan restoran dengan mi serta topping tertentu.
Keduanya sama-sama berupa hidangan mi, tetapi profil rasa, budaya penyajian, dan pengembangannya berbeda.
3. Apakah Masakan Korea Cocok untuk Vegetarian?
Ada banyak makanan berbasis sayuran, tetapi vegetarian tetap perlu memeriksa bahan secara detail.
Kimchi, kuah, saus, dan banchan tertentu dapat menggunakan fish sauce, anchovy stock, seafood, atau bahan hewani lainnya.
Bibimbap juga dapat menggunakan daging dan telur.
Informasikan jenis pola makan Anda kepada restoran dan tanyakan apakah mereka menyediakan versi vegetarian atau vegan.
4. Apa Itu Banchan dalam Masakan Korea?
Banchan merupakan hidangan pendamping dalam porsi kecil yang disajikan bersama makanan utama.
Jenisnya dapat berbeda berdasarkan restoran dan hidangan.
Kimchi merupakan salah satu contoh paling terkenal, tetapi banchan juga dapat berupa sayuran, acar, tofu, fish cake, maupun hidangan kecil lainnya.
5. Apa Minuman yang Cocok Dipadukan dengan Masakan Korea?
Untuk pilihan non-alkohol, Anda dapat menikmati makanan Korea bersama air mineral, teh barley, teh jagung, soda, atau minuman Korea lainnya sesuai selera.
Minuman dingin dapat terasa menyegarkan ketika dipadukan dengan tteokbokki atau ayam goreng pedas, sedangkan teh hangat dapat cocok dengan menu yang lebih ringan.
Jika restoran menyediakan pairing tertentu, Anda juga dapat meminta rekomendasi berdasarkan makanan yang dipesan.
6. Apakah Korean BBQ Harus Selalu Dipanggang Sendiri?
Tidak.
Sistem pelayanan berbeda di setiap restoran.
Ada Korean BBQ yang memberikan grill di meja dan membiarkan pelanggan memanggang sendiri. Ada pula restoran yang menyediakan staff untuk memasakkan daging agar tingkat kematangannya sesuai.
Jika belum terbiasa memanggang daging atau bingung menentukan waktu memasak, jangan ragu meminta bantuan staff.
Kesimpulannya, masakan Korea menawarkan pilihan rasa yang sangat luas, mulai dari tteokbokki yang pedas-manis, Korean fried chicken yang renyah, bulgogi yang manis-gurih, hingga hotteok sebagai penutup. Anda tidak perlu menyukai makanan pedas untuk menikmati Korean food karena banyak menu lain seperti japchae, kimbap, mandu, dan jjajangmyeon yang mempunyai karakter lebih ringan. Pilih beberapa hidangan sesuai selera, nikmati bersama banchan, dan jangan ragu mencoba menu baru secara bertahap.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
