Biaya hidup yang terus naik membuat banyak orang mulai mencari cara untuk menambah pemasukan. Salah satu caranya adalah dengan membangun passive income. Berbeda dengan penghasilan aktif yang menuntut kamu bekerja setiap hari, passive income tetap mengalir meski kamu tidak selalu terlibat penuh. Cocok untuk pemula, keluarga muda, pekerja kantoran, hingga Gen Z yang ingin hidup lebih aman secara finansial.
Apa Itu Passive Income?
Passive income adalah penghasilan yang diperoleh dari aset, sistem, atau kegiatan yang tidak membutuhkan keterlibatan aktif terus-menerus. Kamu tetap perlu usaha di awal, seperti menyiapkan modal, membangun aset, atau membuat karya. Namun setelah itu, penghasilannya bisa terus berjalan dengan pengelolaan ringan.
Passive income bisa membantu kamu:
- Menambah penghasilan di luar gaji utama
- Mempersiapkan dana jangka panjang
- Mencapai tujuan finansial lebih cepat
- Mengurangi risiko jika penghasilan utama terganggu
Contoh Passive Income yang Menguntungkan
1. Deposito
Deposito adalah salah satu contoh passive income paling mudah untuk pemula. Kamu menyimpan uang di bank selama jangka waktu tertentu dan akan menerima bunga secara berkala.
- Risiko relatif rendah
- Bunga stabil dan terukur
- Tidak perlu dipantau setiap hari
Di Bank Mega, kamu bisa memilih deposito berjangka dengan tenor yang fleksibel dan suku bunga kompetitif, sehingga dana mengendap bisa tetap produktif.
2. Reksa Dana
Reksa dana memungkinkan kamu berinvestasi di berbagai instrumen (saham, obligasi, atau campuran) tanpa harus mengelolanya sendiri. Dana kamu dikelola oleh manajer investasi profesional.
- Modal awal relatif terjangkau
- Potensi imbal hasil lebih tinggi daripada tabungan
- Cocok untuk pemula yang ingin mulai berinvestasi
3. Sewa Properti
Menyewakan rumah, apartemen, kos-kosan, atau ruko adalah bentuk passive income yang bisa memberikan pemasukan rutin bulanan.
- Nilai aset cenderung naik dari waktu ke waktu
- Penghasilan sewa bisa menjadi kas tambahan yang stabil
Modal awal memang cukup besar, namun bisa direncanakan secara bertahap melalui tabungan dan perencanaan keuangan yang rapi.
4. Program Afiliasi dan Komisi Online
Jika kamu aktif di media sosial, blog, atau punya komunitas, kamu bisa mengikuti program afiliasi. Setiap orang yang membeli produk melalui link yang kamu bagikan, kamu akan mendapat komisi.
- Modal minim
- Bisa dilakukan sambil kerja atau kuliah
- Cocok untuk Gen Z yang aktif di dunia digital
5. Royalti Konten Digital
Bagi yang punya kemampuan kreatif, kamu bisa menghasilkan passive income dari:
- Menjual foto di platform stok foto
- Menjual e-book
- Menjual template desain atau ilustrasi
- Menjual musik atau sound effect
Sekali karya diunggah, kamu bisa mendapatkan royalti setiap kali ada yang membeli atau mengunduh.
6. Dividen Saham
Jika kamu berinvestasi di saham perusahaan yang rutin membagikan dividen, kamu bisa mendapatkan passive income secara berkala.
- Cocok untuk investasi jangka panjang
- Berpotensi mendapat dua keuntungan sekaligus: dividen dan kenaikan harga saham
7. Menyewakan Barang
Selain properti, kamu juga bisa menyewakan barang-barang tertentu, seperti:
- Kamera dan perlengkapan fotografi
- Peralatan pesta atau dekorasi
- Peralatan hobi (misalnya konsol game)
Modalnya tidak sebesar properti, tetapi tetap bisa menghasilkan passive income tambahan.
Manfaat Memiliki Passive Income
Membangun passive income memberikan banyak manfaat untuk keuanganmu, antara lain:
- Penghasilan tambahan tanpa harus menambah jam kerja: cocok untuk kamu yang waktunya terbatas.
- Meningkatkan rasa aman finansial: jika penghasilan utama berkurang, masih ada pemasukan lain yang membantu.
- Mendukung tujuan keuangan jangka panjang: seperti membeli rumah, menyiapkan dana pendidikan, atau pensiun dini.
- Mendekatkan pada kebebasan finansial: semakin besar porsi passive income, semakin leluasa kamu mengatur hidup dan waktu.
Peran Bank Mega dalam Membantu Membangun Passive Income
Untuk memulai dan menjaga aliran passive income, kamu membutuhkan pengelolaan keuangan yang tertib. Bank Mega menyediakan berbagai produk dan fitur yang bisa mendukung perjalananmu.
- Deposito Bank Mega: pilihan tepat untuk passive income yang stabil dan berisiko rendah.
- Promo Kartu Kredit Bank Mega: diskon restoran, hotel, dan belanja di banyak merchant membuat pengeluaran lebih hemat sehingga dana lebih banyak bisa dialihkan ke investasi.
- MegaPay: membantu mengubah transaksi besar menjadi cicilan ringan, misalnya saat membeli perangkat kerja atau peralatan untuk menunjang passive income.
- MPC Points: setiap transaksi kartu kredit menghasilkan poin yang bisa digunakan di berbagai merchant CT Corp, mengurangi pengeluaran harian.
- Aplikasi M-Smile: memudahkan kamu memantau arus kas, transfer dana ke instrumen investasi, hingga bayar tagihan dalam satu aplikasi.
Dengan memanfaatkan produk Bank Mega secara bijak, kamu bisa menata pengeluaran, memperkuat tabungan, dan mulai mengalokasikan dana ke sumber-sumber passive income yang kamu pilih.
Mulai Passive Income dari Langkah Kecil
Passive income tidak harus dimulai dari nominal besar. Kamu bisa mulai dari deposito kecil, reksa dana bertahap, atau karya digital sederhana. Yang terpenting adalah konsisten, memahami risiko, dan menyesuaikan pilihan dengan profil keuanganmu.
Dengan perencanaan yang baik dan dukungan layanan keuangan dari Bank Mega, membangun passive income yang menguntungkan bukan lagi sekadar wacana, tetapi bisa menjadi bagian nyata dari strategi keuanganmu ke depan.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
