HP lipat model paspor mulai menjadi salah satu tren baru di pasar smartphone foldable 2026. Berbeda dari ponsel foldable generasi sebelumnya yang cenderung tinggi dan memanjang ketika dilipat, model terbaru memiliki bodi lebih pendek dan lebar sehingga bentuknya sekilas menyerupai paspor.
Saat dibuka, desain tersebut menghasilkan layar yang lebih lebar dan mendekati bentuk tablet kecil. Format ini menarik untuk menonton video, membaca dokumen, membuka dua aplikasi sekaligus, hingga melakukan berbagai aktivitas multitasking.
Menariknya, tren ini tidak hanya diikuti satu produsen. Apple kini memiliki iPhone Duo, Samsung mengubah proporsi Galaxy Z Fold8 menjadi lebih pendek dan lebar, sedangkan Xiaomi 18 Fold dan Huawei Pura X Max juga mengadopsi konsep wide foldable serupa.
Berikut empat rekomendasi HP lipat model paspor terbaru pada 2026 beserta spesifikasi, perbandingan harga, hingga status ketersediaannya di Indonesia.
Daftar Isi
- Kenapa Desain HP Lipat Model Paspor Mulai Dilirik?
- Rekomendasi HP Lipat Model Paspor Terbaru
- Perbandingan HP Lipat Model Paspor di Daftar Ini
- Mana yang Sudah Bisa Dibeli dan Mana yang Masih Terbatas?
- Sebelum Membeli HP Lipat, Cek Hal Ini Lebih Dulu
- Upgrade Gadget Lebih Praktis dan Hemat dengan Promo Bank Mega
Kenapa Desain HP Lipat Model Paspor Mulai Dilirik?
Perubahan bentuk pada smartphone foldable bukan hanya persoalan tampilan. Proporsi yang lebih lebar juga dapat memberikan pengalaman penggunaan berbeda dibandingkan foldable model lama yang memiliki cover screen tinggi dan relatif sempit.
1. Layar Lebih Lebar saat Dibuka
Salah satu ciri utama HP lipat model paspor adalah layar bagian dalam yang lebih lebar. Saat perangkat dibuka, tampilannya lebih menyerupai tablet kecil daripada smartphone konvensional yang diperbesar.
Galaxy Z Fold8, misalnya, menggunakan layar utama 7,6 inci dengan rasio 4:3. iPhone Duo juga memiliki layar lipat 7,6 inci, sedangkan Xiaomi 18 Fold menggunakan layar 7,58 inci dan Huawei Pura X Max sedikit lebih besar dengan panel 7,7 inci.
Area yang luas tersebut dapat terasa lebih nyaman ketika digunakan untuk membuka foto, video, dokumen, situs web, peta, maupun aplikasi produktivitas.
2. Lebih Nyaman untuk Multitasking
Keuntungan lain dari layar yang lebih lebar adalah ruang untuk menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Dua aplikasi dapat ditampilkan berdampingan dengan area yang lebih proporsional dibandingkan layar smartphone biasa.
Samsung mengoptimalkan Galaxy Z Fold8 untuk penggunaan multi-window pada layar 4:3. Xiaomi juga menawarkan sistem multitasking melalui HyperOS, sedangkan Huawei mengoptimalkan Pura X Max untuk membuka dokumen, spreadsheet, aplikasi hiburan, hingga beberapa format file profesional.
iPhone Duo membawa pendekatan berbeda melalui iOS 27 yang didesain ulang untuk menyesuaikan antarmuka dengan posisi dan orientasi perangkat.
Bagi pengguna yang sering berpindah antara email, aplikasi perpesanan, browser, video meeting, atau dokumen, format foldable seperti ini dapat memberikan ruang kerja tambahan tanpa harus membawa tablet terpisah.
3. Dimensi Lebih Ringkas
Meski layar menjadi besar ketika dibuka, perangkat dapat kembali dilipat menjadi bentuk yang relatif ringkas. Inilah konsep utama yang membuat smartphone foldable menarik.
Desain terbaru juga menunjukkan upaya produsen mengurangi ketebalan dan bobot. Galaxy Z Fold8, misalnya, hanya memiliki bobot 201 gram dan ketebalan 9,7 mm ketika dilipat.
Xiaomi 18 Fold memiliki bobot sekitar 219 gram dengan ketebalan sekitar 10,7 mm ketika ditutup. Huawei Pura X Max berada di sekitar 229 gram dan 11,2 mm, sedangkan iPhone Duo memiliki bobot 254 gram dengan ketebalan sekitar 11,3 mm ketika dilipat.
Perbedaan tersebut penting diperhatikan karena kenyamanan penggunaan foldable tidak hanya bergantung pada ukuran layar, tetapi juga pada bobot saat perangkat digunakan dengan satu tangan atau dibawa dalam saku.
Rekomendasi HP Lipat Model Paspor Terbaru
Keempat smartphone berikut membawa interpretasi masing-masing terhadap konsep wide foldable. Ada yang sudah tersedia resmi di Indonesia, ada pula yang baru dipasarkan di negara tertentu.
1. iPhone Duo
iPhone Duo menjadi smartphone foldable pertama Apple. Perangkat ini diperkenalkan pada September 2026 dengan desain titanium dan dua layar Super Retina XDR.
Saat dibuka, iPhone Duo memiliki layar OLED lipat 7,6 inci dengan resolusi 1.878 × 2.670 piksel dan dukungan refresh rate adaptif hingga 120Hz. Di bagian luar terdapat layar 5,4 inci sehingga perangkat tetap dapat digunakan seperti smartphone biasa tanpa harus selalu membukanya.
Perangkat ini memiliki dimensi sekitar 164,6 × 117,8 × 5,2 mm ketika dibuka. Setelah dilipat, lebarnya menjadi sekitar 84,1 mm dengan ketebalan 11,3 mm. Bobotnya 254 gram.
Dapur pacunya menggunakan chip A20 Pro. Apple juga mendesain ulang iOS 27 agar lebih sesuai untuk perangkat foldable, termasuk ketika layar digunakan dalam orientasi dan posisi berbeda.
Dari sektor kamera, tersedia sistem Dual Fusion 48 MP yang terdiri dari kamera utama 48 MP dan Ultra Wide 48 MP. Kamera depan menggunakan sensor 12 MP, sedangkan bagian layar dalam juga memiliki kamera FaceTime.
Apple tidak mencantumkan kapasitas baterai dalam satuan mAh. Namun, perusahaan mengklaim pemutaran video hingga 31 jam menggunakan layar dalam dan hingga 44 jam melalui layar luar. Perangkat menggunakan sistem dual battery serta mendukung pengisian cepat dan pengisian nirkabel.
Harga awal iPhone Duo di Amerika Serikat adalah US$1.999. Namun, per 2 Oktober 2026, Apple Indonesia masih menampilkan keterangan untuk mengecek kembali informasi ketersediaan. Artinya, harga resmi Indonesia belum diumumkan.
2. Samsung Galaxy Z Fold8
Samsung Galaxy Z Fold8 membawa perubahan bentuk yang cukup besar dibandingkan generasi Galaxy Z Fold sebelumnya. Samsung membuat perangkat ini lebih pendek dan lebar dengan cover screen berasio 10:16 dan layar dalam berasio 4:3.
Cover screen berukuran 5,5 inci, sedangkan layar utama mencapai 7,6 inci. Proporsi tersebut membuat cover screen lebih menyerupai smartphone biasa ketika perangkat ditutup, sementara layar utama memberikan ruang lebih besar ketika dibuka.
Galaxy Z Fold8 memiliki ketebalan hanya 4,5 mm dalam kondisi terbuka dan 9,7 mm ketika dilipat. Bobotnya sekitar 201 gram, paling ringan di antara empat perangkat dalam daftar ini.
Untuk performa, perangkat menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy serta berbagai fitur Galaxy AI. Samsung juga menyediakan dukungan multitasking pada layar utama untuk membantu penggunaan beberapa aplikasi sekaligus.
Di sektor fotografi, Galaxy Z Fold8 menggunakan sistem kamera belakang dengan kamera Wide 50 MP dan Ultra Wide 50 MP. Perangkat juga menyediakan kamera pada cover screen dan layar dalam untuk selfie serta video call.
Baterainya memiliki kapasitas 4.800 mAh dan mendukung pengisian cepat hingga 45W. Samsung mengklaim perangkat dapat digunakan untuk pemutaran video hingga sekitar 26 jam.
Galaxy Z Fold8 sudah dipasarkan resmi di Indonesia. Harga peluncurannya dimulai dari sekitar Rp28.499.000 untuk varian 12 GB/256 GB, Rp32.499.000 untuk 12 GB/512 GB, dan Rp40.499.000 untuk varian 16 GB/1 TB. Harga yang tampil di toko resmi dapat berubah mengikuti periode dan program promosi.
3. Xiaomi 18 Fold
Xiaomi 18 Fold merupakan wide foldable terbaru Xiaomi yang diperkenalkan di China pada September 2026. Perangkat ini menjadi salah satu pesaing langsung iPhone Duo, Galaxy Z Fold8, dan Huawei Pura X Max dari sisi bentuk.
Layar bagian dalam memiliki ukuran sekitar 7,58 inci, sedangkan cover screen berukuran 5,38 inci. Keduanya mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz.
Perangkat memiliki ketebalan sekitar 5 mm ketika dibuka dan sekitar 10,7 mm saat dilipat, dengan bobot kurang lebih 219 gram.
Xiaomi menggunakan chipset XRING O3 yang dikembangkan sendiri. Sistem operasinya menggunakan HyperOS dengan dukungan multitasking yang dioptimalkan untuk layar besar.
Sektor kamera menjadi salah satu daya tariknya. Xiaomi memasang sistem Leica tiga kamera yang terdiri dari kamera utama 200 MP, kamera Ultra Wide 50 MP, dan kamera telefoto periskop 50 MP.
Dari sisi daya, Xiaomi 18 Fold memiliki baterai 6.000 mAh, terbesar di antara empat perangkat dalam daftar ini. Pengisian kabel mendukung hingga 67W, sedangkan pengisian nirkabel mencapai 50W.
Xiaomi 18 Fold dipasarkan di China dengan harga mulai 10.999 yuan. Hingga awal Oktober 2026, belum terdapat pengumuman penjualan resmi Xiaomi 18 Fold melalui Xiaomi Indonesia. Karena itu, perangkat impor perlu diperiksa lebih lanjut dari sisi sistem operasi, jaringan, layanan Google, serta garansi.
4. Huawei Pura X Max
Huawei Pura X Max merupakan pengembangan konsep wide foldable Huawei yang sebelumnya diperkenalkan melalui seri Pura X. Pura X Max hadir dengan ukuran lebih besar dan desain yang ketika dilipat terlihat pendek serta lebar.
Layar luarnya berukuran 5,4 inci, sedangkan layar bagian dalam mencapai 7,7 inci. Panel OLED-nya mendukung refresh rate adaptif 1–120Hz.
Dalam kondisi terbuka, perangkat memiliki ketebalan sekitar 5,2 mm. Ketika dilipat, ketebalannya sekitar 11,2 mm. Bobot Pura X Max berada di kisaran 229 gram.
Huawei menggunakan Kirin 9030 Pro dan HarmonyOS 7. Sistem tersebut dioptimalkan untuk menampilkan berbagai konten pada layar lebar, termasuk dokumen, spreadsheet, video, dan aplikasi produktivitas.
Sistem kameranya terdiri dari kamera utama 50 MP dengan variable aperture f/1.4–f/4.0, kamera Ultra Wide 12,5 MP, serta kamera telefoto periskop 50 MP yang mendukung sekitar 3,5x optical zoom.
Pura X Max menggunakan baterai 5.300 mAh dengan pengisian kabel 66W serta wireless charging hingga 50W.
Harga awalnya di China adalah 10.999 yuan. Per 2 Oktober 2026, perangkat belum tercantum sebagai produk resmi Huawei Indonesia. Beberapa penjual impor memang menawarkan Pura X Max melalui marketplace Indonesia, tetapi produk tersebut dapat menggunakan versi China dan tidak otomatis memperoleh dukungan garansi resmi Indonesia.
Perbandingan HP Lipat Model Paspor di Daftar Ini
Meski bentuk dasarnya serupa, keempat perangkat memiliki perbedaan cukup besar dari sisi layar, bobot, kamera, baterai, hingga status penjualannya.
| Model | Layar Dalam | Layar Luar | Bobot | Baterai | Harga Awal |
|---|---|---|---|---|---|
| iPhone Duo | 7,6 inci | 5,4 inci | 254 g | Tidak dicantumkan dalam mAh | US$1.999 |
| Samsung Galaxy Z Fold8 | 7,6 inci | 5,5 inci | 201 g | 4.800 mAh | Mulai Rp28.499.000 saat peluncuran |
| Xiaomi 18 Fold | 7,58 inci | 5,38 inci | 219 g | 6.000 mAh | Mulai 10.999 yuan |
| Huawei Pura X Max | 7,7 inci | 5,4 inci | 229 g | 5.300 mAh | Mulai 10.999 yuan |
1. Perbandingan Ukuran dan Rasio Layar
Huawei Pura X Max memiliki layar dalam terbesar dengan ukuran 7,7 inci. iPhone Duo dan Galaxy Z Fold8 sama-sama menggunakan panel 7,6 inci, sedangkan Xiaomi 18 Fold berada sedikit di bawahnya pada 7,58 inci.
Perbedaannya tidak terlalu besar jika hanya melihat diagonal layar. Yang lebih terasa adalah proporsinya. Keempat perangkat menggunakan panel yang relatif lebar ketika dibuka sehingga cocok untuk multitasking dan konten horizontal.
Galaxy Z Fold8 secara spesifik menggunakan rasio 4:3 untuk layar utama dan 10:16 pada cover screen. Xiaomi, Apple, dan Huawei juga menggunakan pendekatan wide foldable dengan dimensi yang lebih pendek dibandingkan foldable model buku tradisional.
2. Perbandingan Ketebalan dan Bobot
| Model | Ketebalan Terbuka | Ketebalan Terlipat | Bobot |
|---|---|---|---|
| Galaxy Z Fold8 | 4,5 mm | 9,7 mm | 201 g |
| Xiaomi 18 Fold | Sekitar 5,0 mm | Sekitar 10,7 mm | 219 g |
| Huawei Pura X Max | 5,2 mm | 11,2 mm | 229 g |
| iPhone Duo | 5,2 mm | 11,3 mm | 254 g |
Dari sisi bobot, Galaxy Z Fold8 menjadi yang paling ringan dalam daftar ini dengan 201 gram. Selisih tersebut cukup terasa jika dibandingkan iPhone Duo yang mencapai 254 gram.
Namun, bobot bukan satu-satunya ukuran kenyamanan. Lebar perangkat ketika tertutup, bentuk sudut, distribusi berat, serta posisi engsel juga akan memengaruhi bagaimana smartphone terasa saat digenggam.
3. Perbandingan Kamera
Xiaomi 18 Fold menawarkan angka resolusi paling tinggi melalui kamera utama Leica 200 MP, ditambah Ultra Wide 50 MP dan telefoto periskop 50 MP.
Huawei Pura X Max menggunakan kamera utama 50 MP dengan variable aperture, Ultra Wide 12,5 MP, serta telefoto periskop 50 MP. Keunggulannya tidak hanya mengandalkan resolusi, tetapi juga kontrol aperture fisik pada kamera utama.
Samsung Galaxy Z Fold8 menggunakan sistem kamera 50 MP Wide dan 50 MP Ultra Wide dengan berbagai fitur pemrosesan gambar serta Galaxy AI.
Sementara itu, iPhone Duo menggunakan sistem Dual Fusion 48 MP yang terdiri dari kamera utama dan Ultra Wide. Apple tidak memasang kamera telefoto khusus pada model ini.
Jumlah megapiksel tentu tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya ukuran kualitas kamera. Sensor, lensa, stabilisasi, pemrosesan gambar, zoom, dan kemampuan video turut menentukan hasil akhirnya.
4. Perbandingan Baterai dan Pengisian Daya
| Model | Kapasitas | Pengisian Kabel | Wireless Charging |
|---|---|---|---|
| iPhone Duo | Tidak dipublikasikan dalam mAh | Hingga sekitar 50% dalam 20 menit dengan adaptor yang sesuai | Hingga 25W |
| Galaxy Z Fold8 | 4.800 mAh | 45W | Didukung |
| Xiaomi 18 Fold | 6.000 mAh | 67W | 50W |
| Huawei Pura X Max | 5.300 mAh | 66W | 50W |
Xiaomi 18 Fold unggul dari kapasitas baterai di atas kertas dengan 6.000 mAh, disusul Huawei Pura X Max 5.300 mAh dan Galaxy Z Fold8 4.800 mAh.
Namun, kapasitas baterai tidak dapat dibandingkan secara langsung tanpa mempertimbangkan efisiensi chipset, ukuran dan karakter layar, sistem operasi, serta pola penggunaan.
5. Perbandingan Harga
Galaxy Z Fold8 menjadi perangkat dalam daftar ini yang sudah memiliki harga resmi dalam rupiah dan distribusi resmi Indonesia. Harga peluncuran varian 256 GB adalah Rp28.499.000.
iPhone Duo dibanderol mulai US$1.999 di Amerika Serikat, tetapi Apple belum mengumumkan harga Indonesia per 2 Oktober 2026.
Xiaomi 18 Fold dan Huawei Pura X Max sama-sama memiliki harga awal 10.999 yuan di pasar China. Harga produk impor yang dijual di Indonesia dapat jauh berbeda karena dipengaruhi biaya impor, kurs, margin penjual, hingga konfigurasi memori.
Karena itu, harga marketplace untuk produk impor sebaiknya tidak dianggap sebagai harga resmi Indonesia.
Mana yang Sudah Bisa Dibeli dan Mana yang Masih Terbatas?
Jika Anda berencana membeli salah satu HP lipat model paspor dalam daftar ini, status distribusinya menjadi aspek yang sangat penting.
| Model | Status per 2 Oktober 2026 | Ketersediaan Resmi Indonesia |
|---|---|---|
| Samsung Galaxy Z Fold8 | Sudah dipasarkan | Ya |
| iPhone Duo | Sudah diumumkan, penjualan internasional menyusul | Belum diumumkan |
| Xiaomi 18 Fold | Sudah dipasarkan di China | Belum tersedia resmi |
| Huawei Pura X Max | Sudah dipasarkan di China | Belum tersedia resmi |
Galaxy Z Fold8 menjadi pilihan paling sederhana jika Anda mengutamakan pembelian resmi di Indonesia. Perangkat dapat diperoleh melalui Samsung dan jaringan penjualan resminya dengan garansi Indonesia.
iPhone Duo sudah resmi diperkenalkan Apple. Namun, halaman Apple Indonesia masih menampilkan keterangan untuk mengecek kembali informasi ketersediaan. Di sejumlah pasar internasional, pre-order dijadwalkan mulai 16 Oktober dan penjualan mulai 23 Oktober 2026.
Xiaomi 18 Fold sudah dijual resmi di China, tetapi belum tercantum pada lini smartphone resmi Xiaomi Indonesia ketika artikel ini diperbarui.
Huawei Pura X Max juga sudah dipasarkan resmi di China. Produk tersebut dapat ditemukan melalui sejumlah penjual impor di marketplace Indonesia, tetapi unit semacam itu perlu dibedakan dari distribusi resmi Huawei Indonesia.
Jika mempertimbangkan unit impor, jangan hanya melihat apakah produknya dapat dikirim ke Indonesia. Periksa pula kompatibilitas software, jaringan, aplikasi perbankan, layanan Google jika diperlukan, metode registrasi IMEI, serta dukungan purnajualnya.
Sebelum Membeli HP Lipat, Cek Hal Ini Lebih Dulu
Smartphone foldable termasuk perangkat premium dengan konstruksi lebih kompleks dibandingkan ponsel konvensional. Karena itu, ada beberapa faktor yang sebaiknya diperiksa sebelum melakukan pembelian.
1. Ketahanan Engsel dan Layar Lipat
Engsel merupakan salah satu komponen terpenting pada smartphone foldable. Mekanisme tersebut digunakan berulang kali setiap kali perangkat dibuka dan ditutup.
Periksa teknologi engsel yang digunakan, perlindungan layar, sertifikasi ketahanan air atau debu, serta kebijakan produsen terhadap kerusakan layar lipat.
Bekas lipatan atau crease pada layar juga masih menjadi karakter umum perangkat foldable. Tingkat visibilitasnya dapat berbeda antarperangkat.
2. Kenyamanan Ukuran saat Digenggam
Layar lebar memang memberikan keuntungan ketika perangkat dibuka, tetapi bodi yang lebih lebar dapat terasa berbeda saat digunakan dengan satu tangan.
Bandingkan bobot dan lebar ketika perangkat dilipat. Galaxy Z Fold8 memiliki bobot 201 gram, Xiaomi 18 Fold sekitar 219 gram, Pura X Max sekitar 229 gram, sedangkan iPhone Duo 254 gram.
Jika memungkinkan, coba perangkat secara langsung sebelum membeli agar Anda dapat menilai apakah bentuknya nyaman untuk penggunaan harian.
3. Dukungan Aplikasi di Layar Besar
Layar besar baru memberikan manfaat maksimal jika aplikasi mampu memanfaatkan ruang tambahan tersebut.
Periksa apakah sistem operasi mendukung split screen, floating window, drag-and-drop, perubahan orientasi, maupun tampilan aplikasi yang memang dioptimalkan untuk foldable.
Perhatikan pula aplikasi yang paling sering Anda gunakan. Aplikasi produktivitas, media sosial, hiburan, dan perbankan dapat memiliki pengalaman berbeda pada setiap sistem operasi.
4. Layanan Purnajual dan Ketersediaan Suku Cadang
Biaya memperbaiki layar lipat atau mekanisme engsel dapat lebih tinggi dibandingkan smartphone biasa. Karena itu, akses terhadap service center dan suku cadang menjadi faktor penting.
Unit resmi biasanya lebih mudah mendapatkan dukungan dari jaringan service center lokal. Sebaliknya, smartphone yang hanya dijual resmi di luar negeri mungkin membutuhkan proses berbeda ketika mengalami kerusakan.
5. Garansi Resmi di Indonesia
Garansi menjadi salah satu perbedaan terpenting antara unit resmi Indonesia dan barang impor.
Galaxy Z Fold8 sudah didistribusikan resmi di Indonesia sehingga mendapatkan garansi Samsung Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk iPhone Duo, tunggu informasi resmi penjualan Indonesia jika Anda ingin memastikan dukungan lokal. Sementara itu, Xiaomi 18 Fold dan Huawei Pura X Max versi China tidak otomatis memperoleh layanan garansi resmi Indonesia hanya karena perangkat tersebut dijual oleh seller di marketplace lokal.
Periksa status IMEI dan garansi sebelum membeli perangkat impor, terutama mengingat nilai transaksi smartphone foldable yang relatif tinggi.
Baca Juga: Jadi HP Lipat Pertama Apple, Ini Harga & Spesifikasi iPhone Duo
Upgrade Gadget Lebih Praktis dan Hemat dengan Promo Bank Mega
Mengganti smartphone foldable biasanya bukan sekadar membeli perangkat utama. Case yang sesuai, charger, power bank, kabel, screen protector, atau aksesori pendukung lain juga dapat masuk dalam daftar kebutuhan ketika melakukan upgrade gadget.
Untuk smartphone maupun aksesori yang memang sudah tersedia secara resmi atau dijual di marketplace, pemegang Kartu Kredit Bank Mega dapat memanfaatkan promo Shopee, Tokopedia, dan Lazada dari Bank Mega sebelum menyelesaikan transaksi.
Di Shopee, program High Ticket Size menawarkan diskon Rp500.000 dengan minimum transaksi Rp8.500.000. Promo berlaku hingga 31 Desember 2026 selama kuota masih tersedia dan menggunakan kode promo sesuai periode. Program ini berlaku pada Shopee Mall dan Star Seller untuk jenis Kartu Kredit Bank Mega yang memenuhi ketentuan.
Jika perangkat atau aksesori pilihan tersedia di Tokopedia, High Ticket Size memberikan diskon hingga Rp250.000 dengan minimum transaksi Rp6.500.000 menggunakan kode MEGAHTS. Program berlaku hingga 31 Desember 2026 pada kategori Marketplace dan mengikuti kuota bulanan.
Untuk Lazada, Daily Deals memberikan diskon Rp75.000 dengan minimum transaksi Rp1.500.000 pada tanggal 1–24 setiap bulan. Jika pembelian dilakukan pada periode Payday Oktober, tersedia diskon Rp200.000 dengan minimum transaksi Rp3.000.000 pada tanggal 25 hingga akhir bulan. Promo menggunakan collectible voucher dan mengikuti kuota yang tersedia.
Dengan semakin banyaknya HP lipat model paspor pada 2026, konsumen kini memiliki pilihan desain foldable yang lebih beragam. Galaxy Z Fold8 menjadi opsi yang sudah tersedia resmi di Indonesia, sedangkan iPhone Duo, Xiaomi 18 Fold, dan Huawei Pura X Max menarik untuk diperhatikan apabila distribusinya semakin luas. Sebelum memilih, bandingkan tidak hanya spesifikasi, tetapi juga kenyamanan bentuk, software, kamera, daya tahan baterai, serta dukungan purnajual di Indonesia.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
