Page 23 – Artikel dan Tips Keuangan
Apa Itu Komisi

Komisi sering jadi kata kunci saat orang cari kerja sales, agen, atau kerja berbasis target. Banyak yang tertarik karena komisi bisa bikin hasil uang naik saat kinerja bagus. Namun, tidak sedikit juga yang bingung: komisi itu apa, kapan dibayar, dan hitungnya gimana?

Secara singkat, komisi adalah upah dari hasil kerja. Umum nya komisi muncul saat kamu sukses jual barang, jual jasa, atau bawa klien. Jadi, komisi beda dari gaji tetap. Kalau kerja kamu makin bagus, komisi bisa ikut naik. Kalau target tidak kena, komisi bisa kecil, bahkan nol.

Di artikel ini, kamu akan paham arti komisi, cara kerja komisi, jenis komisi, cara hitung komisi, dan contoh komisi di dunia kerja serta jual beli. Di akhir, ada tips atur uang dari komisi agar tetap aman, plus cara pakai alat bank supaya catat uang lebih rapi, termasuk lewat layanan Bank Mega.

Apa Itu Komisi?

Komisi adalah upah yang kamu terima karena ada hasil yang kamu capai. Hasil itu bisa bentuk jual, nilai jual, jumlah klien, atau sukses ajak orang pakai layanan.

Misal, kamu kerja jual ponsel. Tiap ponsel laku, kamu dapat komisi. Atau kamu jadi agen rumah. Saat rumah laku, kamu dapat komisi dari nilai jual. Inti nya sama: ada hasil, ada komisi.

Karena sifat nya ikut hasil, komisi sering jadi pemicu semangat. Banyak orang jadi lebih giat cari klien, lebih rapi susun cara jual, dan lebih rajin follow up.

Komisi dan Gaji: Apa Bedanya?

Supaya tidak salah paham, kamu perlu tahu beda komisi dan gaji.

  • Gaji umumnya dibayar rutin tiap bulan, walau hasil kerja naik turun (sesuai aturan kerja).
  • Komisi dibayar jika ada hasil yang diukur, misal ada jual, ada deal, atau target kena.

Ada juga skema campur. Misal, gaji tetap kecil + komisi. Skema ini sering dipakai di tim sales atau agen. Tujuan nya agar tetap ada uang dasar, tapi masih ada dorong agar kerja makin giat.

Kenapa Sistem Komisi Banyak Dipakai?

Sistem komisi banyak dipakai karena dua sisi sama-sama dapat nilai.

Dari sisi usaha atau kantor, komisi bikin biaya ikut hasil. Saat hasil naik, biaya komisi naik. Saat hasil turun, biaya komisi ikut turun. Ini bikin arus kas lebih aman, apalagi untuk tim jual.

Dari sisi pekerja, komisi bikin hasil uang punya peluang naik tanpa harus tunggu naik peran. Kalau kamu rajin, rapi, dan konsis, hasil komisi bisa jadi signif.

Cara Kerja Komisi

Cara kerja komisi tampak mudah, tapi tetap perlu aturan yang jelas. Umum nya alur nya seperti ini:

  • Ada target atau syarat hasil (misal nilai jual, jumlah order, atau jumlah klien).
  • Ada rumus komisi (misal persen dari nilai jual, atau angka tetap per item).
  • Ada waktu bayar (harian, mingguan, atau bulanan).
  • Ada syarat sah (misal transaksi lunas, bukan batal, dan bukan retur).

Karena itu, sebelum terima kerja berbasis komisi, cek dulu: komisi dihitung dari apa, kapan dibayar, dan apakah ada batas min.

Jenis-Jenis Komisi yang Sering Ada

Walau sama-sama disebut komisi, bentuk nya bisa beda. Ini jenis yang paling umum.

1) Komisi dari Jual

Ini tipe paling sering. Kamu dapat komisi tiap ada jual produk atau jasa. Bisa per item, bisa persen dari nilai jual.

2) Komisi Agen

Komisi agen umum di bidang rumah, alat berat, mobil, tur, dan lain nya. Agen dapat komisi saat deal jadi.

3) Komisi Referal

Kamu dapat komisi saat sukses ajak orang jadi klien, daftar layanan, atau beli lewat kode kamu. Model ini sering ada di dunia online.

4) Komisi Target

Komisi keluar jika kamu tembus target dalam satu masa (misal 1 bulan). Jika tidak tembus, komisi bisa turun, atau tidak ada.

Komisi Tetap vs Komisi Bertahap

Selain jenis, komisi juga beda dari sisi skema hitung.

Komisi Tetap

Skema ini pakai angka yang sama. Misal, komisi 2% dari nilai jual, apa pun hasil jual kamu. Skema ini mudah dipantau dan mudah jelaskan.

Komisi Bertahap

Skema ini naik saat hasil makin besar. Misal, sampai Rp50 juta komisi 2%, lalu di atas itu jadi 3%. Tujuan nya agar tim makin semangat kejar hasil tinggi.

Jika kamu kerja pakai skema ini, pastikan tahap dan batas nya jelas agar tidak salah hitung.

Rumus dan Cara Hitung Komisi

Rumus dasar komisi umumnya begini:

Komisi = Nilai Jual × Persen Komisi

Contoh 1:
Nilai jual: Rp10.000.000
Persen komisi: 5%
Komisi = Rp10.000.000 × 5% = Rp500.000

Jika komisi pakai angka tetap, contoh nya begini:

Komisi = Jumlah Item × Komisi per Item

Contoh 2:
Jual 12 unit barang
Komisi per unit Rp20.000
Komisi = 12 × Rp20.000 = Rp240.000

Di lapangan, bisa ada syarat lain. Misal, komisi baru cair jika order lunas. Atau komisi dipotong jika ada retur. Karena itu, baca aturan kerja dengan teliti.

Contoh Komisi di Berbagai Bidang

Agar makin kebayang, ini contoh komisi di beberapa bidang kerja.

1) Sales Toko

Seorang sales dapat komisi 2% dari total nilai jual bulanan. Jika nilai jual sebulan Rp80 juta, komisi = Rp1,6 juta. Ini di luar gaji dasar (jika ada).

2) Agen Rumah

Agen dapat komisi 1,5% dari nilai jual rumah. Jika rumah laku Rp900 juta, komisi = Rp13,5 juta. Namun, komisi bisa cair saat ada tanda jadi atau saat akad, sesuai aturan.

3) Referal Online

Kamu bagikan tautan, lalu orang beli lewat tautan itu. Kamu dapat komisi Rp10.000 per transaksi. Jika ada 200 transaksi, total komisi Rp2 juta.

4) Tim Lapangan

Ada tim yang dapat komisi jika sukses bawa klien baru. Misal, Rp150.000 per klien yang aktif. Ini umum di layanan yang butuh akuisisi klien.

Komisi dan Bonus: Beda Tipis, Tapi Tidak Sama

Sering orang samakan komisi dan bonus. Padahal beda.

  • Komisi terkait langsung dengan hasil (ada jual/deal, ada komisi).
  • Bonus biasa nya hadiah tambahan, bisa karena tim capai target, bisa juga karena momen khusus.

Komisi lebih “terukur” karena rumus nya sudah disepakati. Bonus bisa lebih fleks.

Kelebihan dan Risiko Kerja Berbasis Komisi

Kerja berbasis komisi punya sisi baik, tapi juga ada tantang. Kamu perlu paham dua sisi ini agar tidak kaget.

Kelebihan

  • Hasil uang bisa naik jika kerja kamu bagus.
  • Kamu bisa atur gaya kerja sendiri (tergantung aturan tim).
  • Skill jual, nego, dan relasi makin tajam.

Risiko

  • Hasil uang bisa naik turun.
  • Ada masa sepi yang bikin komisi kecil.
  • Jika tidak atur uang, komisi cepat habis saat baru cair.

Karena itu, kerja berbasis komisi perlu kebiasaan atur uang yang rapi, bukan cuma fokus cari deal.

Baca juga: Frugal Living: Cara Mengatur Keuangan agar Lebih Hemat

Tips Atur Uang dari Komisi Agar Aman

Karena komisi itu tidak selalu tetap, kamu perlu cara atur yang aman. Ini tips yang bisa kamu coba.

1) Pakai Patokan “Rata-Rata”, Bukan “Puncak”

Saat komisi besar, jangan buru-buru naik gaya hidup. Lebih aman pakai patokan rata-rata hasil bulanan. Dengan cara ini, saat masa sepi, kamu tidak panik.

2) Bagi Komisi Jadi 3 Pos

  • Pos hidup: makan, sewa, trans, dan tagih rutin.
  • Pos simpan: dana aman untuk masa sepi.
  • Pos senang: jajan, hobi, atau rehat.

Bagi pos ini bikin kamu tetap bisa nikmat hidup, tapi uang juga tetap aman.

3) Sisih di Awal

Saat komisi cair, sisih dulu untuk pos simpan. Jangan tunggu “sisa”. Jika tunggu sisa, sering kali tidak ada yang tersisa.

4) Catat Uang Masuk dan Keluar

Catat itu kunci. Tanpa catat, kamu mudah lupa uang habis buat apa. Catat juga bantu kamu lihat pola: bulan ramai, bulan sepi, dan bulan sedang.

Komisi dan Catat Transaksi: Kenapa Ini Penting?

Orang yang dapat komisi sering punya banyak transaksi kecil: ongkos, pulsa, kuota, traktir klien, dan lain nya. Jika tidak rapi, uang bisa bocor pelan-pelan.

Karena itu, alat yang bisa bantu lihat riwayat transaksi itu berguna. Saat kamu bisa cek mutasi dan riwayat, kamu jadi lebih sadar: uang kamu lari ke mana, dan pos mana yang perlu ditekan.

Kelola Komisi Lebih Rapi dengan Bank Mega

Jika kamu kerja dengan komisi, alur uang masuk bisa beda tiap bulan. Agar tetap rapi, kamu bisa pakai alat bank untuk bantu pisah dana dan pantau riwayat transaksi.

Lewat layanan Bank Mega dan kanal digital seperti M-Smile, kamu bisa cek transaksi, pantau arus dana, dan bikin kebiasaan kelola uang jadi lebih tertib. Ini bukan soal ribet, tapi soal bikin uang hasil kerja kamu lebih “nempel”.

Kalau kamu sering pakai kartu untuk kerja (misal buat beli kebutuhan kerja, bayar makan tim, atau bayar hal darurat), kamu juga bisa lebih mudah telusur catat belanja. Saat catat rapi, kamu jadi lebih mudah atur pos dan jaga dana aman.

Hal yang Perlu Kamu Cek Sebelum Terima Skema Komisi

Sebelum kamu setuju kerja berbasis komisi, cek hal ini agar tidak salah harap.

  • Komisi dihitung dari apa: nilai jual, laba, atau jumlah unit?
  • Komisi dibayar kapan: tiap deal, tiap pekan, atau tiap bulan?
  • Ada syarat lunas atau tidak?
  • Ada potong jika retur atau batal?
  • Ada batas min komisi atau tidak?

Jika semua jelas, kamu bisa kerja lebih tenang dan fokus ke hasil.

Penutup

Komisi adalah upah dari hasil kerja, umum nya dari jual, deal, atau bawa klien. Sistem ini bisa bikin hasil uang naik saat kinerja bagus, tapi juga bisa naik turun saat masa sepi. Karena itu, selain paham cara kerja dan cara hitung, kamu juga perlu cara atur uang yang rapi.

Mulai dari langkah mudah: pahami skema komisi, catat uang masuk dan keluar, sisih dana aman di awal, dan pisah pos agar uang tidak cepat habis. Dengan alat bank yang pas, seperti layanan Bank Mega, kamu bisa pantau transaksi dan kelola komisi dengan cara yang lebih tertib. Hasil nya, komisi bukan cuma numpang lewat, tapi bisa bantu capai target hidup kamu.

Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Buka Tabungan Bank Mega Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Puasa Hari Pertama Bikin Lemas Ini Tips Supaya Tetap Kuat

Hari pertama puasa memang sering terasa paling berat. Tubuh kita kaget karena jam makan berubah total. Kepala pusing, perut perih, dan mata mengantuk sering datang bersamaan di siang hari.

Banyak orang bilang ini fase kaget atau adaptasi tubuh. Wajar saja, biasanya kita makan tiga kali sehari, sekarang harus tahan lapar lebih dari 12 jam. Tapi jangan jadikan itu alasan buat bermalas-malasan atau tidur seharian ya!

Biar badan Anda tetap kuat, tidak lemas, dan kerjaan tetap beres walau baru hari pertama, coba ikuti panduan lengkap berikut ini.

Info Sehat: Rasa lemas di awal puasa itu wajar. Kondisi ini terjadi karena tubuh sedang beradaptasi dari penggunaan gula sebagai sumber energi ke lemak. Proses adaptasi ini biasanya terasa pada 1–3 hari pertama, lalu tubuh mulai terbiasa dan energi terasa lebih stabil.

1. Sahur yang Benar, Jangan Asal Kenyang

Banyak orang makan mie instan atau nasi goreng porsi besar pas sahur biar kenyang lama. Padahal itu salah besar. Makanan yang terlalu banyak gula atau tepung justru bikin gula darah naik cepat, lalu turun drastis. Akibatnya? Jam 10 pagi Anda sudah lemas dan mengantuk.

Solusinya: Makanlah makanan yang dicerna pelan oleh perut. Contohnya beras merah, roti gandum, ubi, sayur, dan buah. Jangan lupa tambah protein seperti telur, ayam, atau daging. Makanan jenis ini bikin tenaga awet sampai sore, jadi perut tidak cepat bunyi minta diisi.

2. Hindari Garam dan Kopi Berlebih

Suka makan ikan asin atau keripik pas sahur? Hati-hati, makanan asin bikin Anda cepat haus. Garam itu sifatnya menyerap air dalam tubuh, jadi tenggorokan akan terasa kering walau baru jam 9 pagi.

Selain itu, kurangi minum kopi atau teh manis pas sahur. Kopi bikin Anda sering pipis. Kalau sering pipis, cairan tubuh terbuang banyak, dan Anda jadi lemas karena kurang cairan.

3. Atur Minum Pakai Rumus 2-4-2

Biar tidak haus dan bibir pecah-pecah, atur jatah minum air putih Anda. Jangan minum air bergalon-galon sekaligus pas sahur, nanti perut malah kembung dan sakit.

Coba pakai rumus ini:

  • 2 Gelas pas buka puasa (biar tubuh segar lagi).
  • 4 Gelas pas malam hari (dicicil dari habis isya sampai mau tidur).
  • 2 Gelas pas sahur (satu bangun tidur, satu habis makan).

4. Tidur Cukup, Jangan Begadang

Mentang-mentang besok puasa, malamnya dipakai main game atau nonton film sampai pagi. Ini yang bikin hari pertama jadi berat banget.

Kurang tidur bikin emosi tidak stabil dan badan pegal linu. Usahakan tidur lebih awal, misalnya jam 9 atau 10 malam, biar bisa bangun sahur dengan segar. Kalau siang hari ngantuk berat, tidur siang 15-20 menit saja (Power Nap) sudah cukup buat isi ulang tenaga. Jangan tidur kebablasan sampai ashar ya!

5. Cari Kegiatan Seru Biar Lupa Lapar

Kalau Anda cuma diam dan melamun, waktu akan terasa sangat lambat. Rasa lapar juga makin terasa. Kuncinya adalah sibukkan diri.

Kerjakan tugas kantor, baca buku, atau beres-beres rumah. Saat otak kita sibuk mikir atau badan gerak, sinyal lapar dari perut bisa sedikit terabaikan. Tahu-tahu sudah dengar suara adzan maghrib deh.

6. Stok Buah & Vitamin Biar Fit

Biar imun tubuh kuat selama sebulan penuh, jangan lupa stok buah-buahan segar, madu, atau vitamin di rumah. Buah seperti pisang, kurma, atau pepaya sangat bagus buat pencernaan.

Mumpung lagi awal puasa, yuk belanja kebutuhan sehat ini di Transmart atau Metro. Jangan lupa bayar pakai Kartu Kredit Bank Mega biar dapat diskon 10%. Jadi Anda bisa sehat tanpa bikin dompet kurus.

7. Niat yang Kuat

Ini yang paling penting. Kalau dari awal Anda sudah mengeluh “aduh, lapar banget nih”, maka otak akan kirim sinyal lemas ke seluruh tubuh. Coba ubah pikirannya jadi positif. “Puasa ini sehat, saya pasti kuat.” Sugesti positif bikin badan jadi lebih ringan.

Baca juga: Niat Puasa Ramadhan: Bacaan Lengkap, Arti, dan Tata Caranya

Kesimpulan

Lemas di hari pertama itu wajar, tapi jangan dituruti. Dengan makan sahur yang benar, hindari asin, minum cukup, dan istirahat pas, Anda pasti kuat sampai adzan maghrib berkumandang.

Jangan lupa juga pantau pengeluaran jajan takjil Anda pakai aplikasi M-Smile biar tidak boros. Semangat puasa hari pertamanya!

Jika kamu ingin tahu lebih banyak produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store

Daftar dan apply Tabungan dan Kartu Kredit Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di approve lewat sini.

Apply Kartu Kredit Bank Mega kamu sekarang, Mudah disetujui.

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Bingung Buka Puasa Ini 5 Menu Praktis, Cuma 15 Menit Jadi!

Pulang kerja kena macet, badan lelah, sampai rumah sudah mau adzan Maghrib. Pernah alami hal ini? Pasti rasanya panik karena perut lapar tapi belum ada makanan di meja. Tenang, jangan pesan ojek online dulu! Kalau pesan pas jam buka, pasti lama sampainya. Mending masak sendiri yang super kilat. Ini dia daftar menu buka puasa yang paling cepat, enak, dan pasti cocok di lidah orang kita. Cuma butuh waktu 10 menit!

Tips Anti Ribet: Kunci masak cepat itu satu: Pakai Bumbu Racik/Instan. Jangan gengsi pakai bumbu jadi, yang penting rasa enak dan perut kenyang tepat waktu!

1. Telur Dadar + Kecap Manis (Menu Juara)

Ini menu paling cepat sedunia. Kalau waktu tinggal 5 menit sebelum adzan, ini solusinya.

  • Caranya: Pecah 2 telur, kocok lepas. Masukkan irisan bawang merah, cabai rawit, dan sedikit garam. Goreng di minyak panas sampai kering keriting.
  • Penyajian: Taruh di atas nasi panas, siram kecap manis. Rasanya? Jangan tanya, nikmat tiada tara!

2. Mie Nyemek (Mie Instan Upgrade)

Buka puasa pakai mie instan? Siapa takut! Tapi biar lebih bergizi dan kenyang, kita “sulap” sedikit.

  • Caranya: Rebus mie instan (rasa soto atau ayam bawang) dengan sedikit air. Masukkan telur, aduk-aduk (orak-arik) di dalam kuah. Tambah sawi hijau atau kol.
  • Hasilnya: Kuah jadi kental dan gurih (nyemek). Kasih irisan cabai rawit biar makin nendang.

3. Sarden Tumis Bawang

Sarden kaleng itu penyelamat anak kos dan ibu-ibu sibuk. Tapi jangan cuma dipanaskan, nanti amis.

  • Caranya: Tumis bawang merah dan bawang putih iris sampai wangi. Masukkan sarden kaleng. Tambah sedikit air dan potongan tomat. Masak sampai mendidih.
  • Rasanya: Jauh lebih enak dan wangi daripada cuma dipanaskan di microwave.

4. Sayur Bening Bayam (Cemplung-Cemplung)

Butuh yang segar-segar buat cuci mulut habis puasa? Sayur bening jawabannya.

  • Caranya: Rebus air sampai mendidih. Masukkan irisan bawang merah dan temu kunci (kalau ada). Masukkan jagung manis pipil dan bayam. Tambah garam dan gula pasir. Matikan api.
  • Waktu Masak: Cuma 5 menit. Bayam tidak boleh dimasak lama biar tetap hijau.

5. Es Teh Manis & Gorengan (Menu Wajib)

Jujur saja, siapa yang bisa nolak gorengan pas buka? Kalau tidak sempat bikin, beli saja adonan tepung bakwan instan.

  • Caranya: Iris kol dan wortel tipis-tipis, campur tepung bumbu dan air. Goreng sesendok-sesendok. Sajikan sama es teh manis hangat. Surga dunia!

Belanja Bahan Stok Kilat

Semua menu di atas gampang dibuat kalau bahan bakunya (telur, mie, sarden, teh) ada di kulkas. Makanya, sempatkan belanja stok saat akhir pekan.

Beli stok mie instan satu dus atau sarden kaleng di Transmart. Jangan lupa bayar pakai Kartu Kredit Bank Mega ya. Ada diskon 10% lho. Lumayan banget buat hemat uang belanja dapur.

Baca juga: Checklist Persiapan Menjelang Ramadhan

Kesimpulan

Buka puasa nikmat tidak harus mahal atau ribet. Menu telur dadar kecap dan nasi hangat pun bisa jadi sangat lezat kalau dimakan saat lapar bersama keluarga. Yang penting, jangan sampai telat makan ya!

Mau jajan takjil di pinggir jalan tapi lupa bawa dompet? Pakai saja QRIS di aplikasi M-Smile. Bayar tinggal scan, praktis banget. Selamat berbuka puasa!

Jika kamu ingin tahu lebih banyak produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store

Daftar dan apply Tabungan dan Kartu Kredit Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di approve lewat sini.

Apply Kartu Kredit Bank Mega kamu sekarang, Mudah disetujui.

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Jadwal Buka Puasa Semarang

Bagi warga Semarang, suara sirene dari Masjid Baiturrahman di Simpang Lima atau dentum meriam di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) adalah tanda kemenangan setelah seharian berpuasa. Momen berbuka dengan lumpia hangat atau es congklik tentu sangat dinantikan.

Waktu berbuka puasa (Maghrib) di Semarang memiliki selisih waktu yang tidak terlalu jauh dengan Yogyakarta atau Solo. Agar Anda bisa mempersiapkan takjil tepat waktu, berikut kami sajikan Jadwal Buka Puasa Ramadan 1447 H (2026) untuk Wilayah Semarang lengkap selama satu bulan penuh.

Jadwal Buka Puasa Hari ini Semarang

Berikut adalah tabel waktu berbuka puasa (Maghrib) lengkap dari 1 Ramadan hingga 30 Ramadan 1447 H:

Tanggal (Ramadan 1447 H) Waktu Buka (Maghrib)
1 Ramadan 1447 H 18:04 WIB
2 Ramadan 1447 H 18:04 WIB
3 Ramadan 1447 H 18:04 WIB
4 Ramadan 1447 H 18:03 WIB
5 Ramadan 1447 H 18:03 WIB
6 Ramadan 1447 H 18:03 WIB
7 Ramadan 1447 H 18:02 WIB
8 Ramadan 1447 H 18:02 WIB
9 Ramadan 1447 H 18:02 WIB
10 Ramadan 1447 H 18:01 WIB
11 Ramadan 1447 H 18:01 WIB
12 Ramadan 1447 H 18:00 WIB
13 Ramadan 1447 H 18:00 WIB
14 Ramadan 1447 H 18:00 WIB
15 Ramadan 1447 H 17:59 WIB
16 Ramadan 1447 H 17:59 WIB
17 Ramadan 1447 H 17:58 WIB
18 Ramadan 1447 H 17:58 WIB
19 Ramadan 1447 H 17:57 WIB
20 Ramadan 1447 H 17:57 WIB
21 Ramadan 1447 H 17:57 WIB
22 Ramadan 1447 H 17:56 WIB
23 Ramadan 1447 H 17:56 WIB
24 Ramadan 1447 H 17:55 WIB
25 Ramadan 1447 H 17:55 WIB
26 Ramadan 1447 H 17:54 WIB
27 Ramadan 1447 H 17:54 WIB
28 Ramadan 1447 H 17:53 WIB
29 Ramadan 1447 H 17:53 WIB
30 Ramadan 1447 H 17:52 WIB

Niat Puasa

Sebelum memulai puasa, pastikan niat sudah terucap di dalam hati. Waktu terbaik membaca niat adalah saat selesai makan sahur sebelum Subuh. Berikut bacaannya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Doa Buka Puasa

Saat mendengar suara adzan Maghrib, segerakanlah berbuka dengan membaca doa:

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

“Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin.”

Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Penyayang.”

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini di Yogyakarta 2026

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI) serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
kas kecil adalah

Dalam usaha atau kerja kantor, ada banyak biaya kecil yang muncul tiap hari. Mulai dari beli alat tulis, bayar parkir, isi pulsa, sampai beli minum tamu. Nilainya memang tidak besar, tapi sering dan rutin. Jika tidak diatur, biaya kecil ini bisa bikin catatan uang jadi berantakan.

Di sinilah peran kas kecil jadi penting. Kas kecil membantu usaha dan kantor membayar biaya harian tanpa proses yang panjang. Meski terlihat sepele, kas kecil punya peran besar agar kerja harian tetap lancar.

Artikel ini akan membahas kas kecil dari dasar: pengertian, fungsi, tujuan, cara kelola, sistem yang umum dipakai, sampai contoh kas kecil dalam kegiatan sehari-hari. Ada juga tips agar kas kecil tetap rapi dan tidak mudah bocor.

Apa Itu Kas Kecil?

Kas kecil adalah dana tunai yang disiapkan khusus untuk membayar pengeluaran kecil dan rutin. Dana ini biasanya disimpan dalam jumlah terbatas dan dipakai untuk kebutuhan harian yang tidak bisa ditunda.

Kas kecil berbeda dari kas utama. Jika kas utama dipakai untuk dana besar, kas kecil fokus pada biaya kecil yang sering muncul. Tujuannya agar kegiatan harian tetap jalan tanpa ribet.

Ciri-Ciri Kas Kecil

Kas kecil punya ciri yang mudah dikenali. Pertama, nilainya terbatas. Jumlah kas kecil biasanya ditetapkan di awal dan tidak terlalu besar. Kedua, dipakai untuk biaya kecil, bukan untuk beli aset besar atau bayar utang besar.

Ketiga, ada penanggung jawab. Umumnya satu orang ditunjuk untuk pegang dan catat kas kecil agar tidak bercampur dengan dana lain. Dengan ciri ini, kas kecil lebih mudah diawasi.

Fungsi Kas Kecil

Kas kecil punya fungsi penting dalam kegiatan kantor dan usaha. Fungsi pertama adalah memudahkan bayar biaya harian. Staf tidak perlu ajukan dana besar hanya untuk urusan kecil.

Fungsi kedua adalah menjaga kerja tetap lancar. Banyak hal bisa tertunda jika harus menunggu izin lama. Fungsi ketiga adalah membantu catat biaya kecil. Biaya kecil sering terlewat jika tidak ada sistem, dan kas kecil membuat semua lebih rapi.

Tujuan Penggunaan Kas Kecil

Tujuan utama kas kecil adalah efisien. Dengan kas kecil, usaha bisa hemat waktu dan tenaga. Selain itu, kas kecil membantu jaga kontrol agar pengeluaran kecil tidak liar dan tetap jelas.

Tujuan lain adalah membuat catatan lebih terbuka. Saat semua biaya kecil dicatat, laporan uang jadi lebih akurat dan mudah dicek.

Bedanya Kas Kecil dan Kas Utama

Banyak orang masih bingung antara kas kecil dan kas utama. Keduanya sama-sama dana, tapi fungsinya beda. Kas utama dipakai untuk dana besar, seperti bayar gaji, beli stok, atau bayar sewa. Sementara kas kecil hanya untuk biaya kecil dan rutin.

Dengan pemisahan ini, arus dana jadi lebih jelas. Dana besar tidak mudah “terkikis” oleh biaya kecil yang tidak tercatat.

Contoh Penggunaan Kas Kecil

Berikut contoh penggunaan kas kecil yang sering terjadi di kantor atau usaha:

  • Beli alat tulis kantor
  • Bayar parkir atau tol
  • Beli minum untuk tamu
  • Isi pulsa atau paket data kerja
  • Ongkos kirim dokumen
  • Beli baterai, kabel, atau kebutuhan kecil lain

Nilainya kecil, tapi penting agar kerja harian tetap jalan. Karena itu, kas kecil sebaiknya selalu siap dan tertata.

Kas Kecil untuk Usaha Kecil dan UMKM

Bagi UMKM, kas kecil sangat membantu. Banyak usaha kecil belum punya sistem catat yang rumit. Kas kecil jadi cara yang sederhana tapi tetap efektif untuk mengatur biaya harian.

Dengan kas kecil, pemilik usaha bisa tahu biaya kecil apa saja yang sering keluar. Dari sini, usaha bisa evaluasi dan atur ulang agar tidak boros.

Kas Kecil di Kantor dan Perusahaan

Di kantor, kas kecil hampir selalu ada. Tanpa kas kecil, banyak urusan kecil jadi tertunda. Misal, saat tinta printer habis, lalu harus beli cepat. Jika harus menunggu proses dana besar, kerja bisa macet.

Namun karena sering dipakai, kas kecil harus dikelola rapi agar tidak mudah bocor dan tidak memicu selisih.

Sistem Pengelolaan Kas Kecil

Ada dua sistem kas kecil yang umum dipakai. Keduanya punya tujuan yang sama, tapi cara kerja beda.

1) Sistem Tetap

Pada sistem tetap, jumlah kas kecil ditetapkan di awal dan dijaga agar tetap sama. Saat dana menipis, dilakukan isi ulang sesuai jumlah awal, berdasarkan bukti pengeluaran.

2) Sistem Berubah

Pada sistem berubah, jumlah kas kecil bisa naik turun sesuai kebutuhan. Sistem ini lebih fleksibel, tapi perlu catatan yang lebih ketat agar tetap rapi.

Cara Mengelola Kas Kecil dengan Baik

Agar kas kecil tidak jadi sumber masalah, lakukan langkah sederhana ini:

  • Tentukan jumlah awal kas kecil yang masuk akal.
  • Tunjuk satu orang sebagai pemegang kas kecil.
  • Catat setiap pengeluaran, sekecil apa pun.
  • Simpan bukti bayar seperti nota atau struk.
  • Cek saldo kas kecil secara rutin agar sesuai catatan.

Jika langkah ini dijaga, kas kecil akan lebih aman dan mudah dicek kapan saja.

Contoh Catatan Kas Kecil

Catatan kas kecil biasanya berisi tanggal, jenis biaya, dan jumlah uang. Contoh sederhana:

  • 5 Jan – alat tulis – Rp25.000
  • 6 Jan – parkir – Rp10.000
  • 7 Jan – minum tamu – Rp35.000

Dengan catatan seperti ini, pengeluaran kecil bisa terlihat jelas dan mudah dirangkum saat buat laporan.

Kesalahan Umum dalam Mengelola Kas Kecil

Meski terlihat mudah, kas kecil sering bermasalah karena cara kelola yang kurang rapi. Ini beberapa hal yang sering terjadi:

  • Tidak mencatat pengeluaran kecil karena dianggap sepele.
  • Mencampur kas kecil dengan uang pribadi.
  • Tidak simpan bukti bayar sehingga sulit cek ulang.
  • Jarang cek saldo sehingga selisih baru ketahuan belakangan.

Menghindari hal di atas akan membuat kas kecil lebih sehat dan tidak memicu konflik di tim.

Kas Kecil dan Laporan Uang

Kas kecil tetap berpengaruh pada laporan uang. Meski nilainya kecil, jika sering keluar, totalnya bisa besar. Jika kas kecil tidak dicatat, laporan bisa tidak akurat dan sulit dipakai untuk ambil keputusan.

Karena itu, pastikan kas kecil masuk dalam catatan yang jelas, agar kondisi uang bisa terlihat sesuai fakta.

Kas Kecil dalam Hidup Pribadi

Konsep kas kecil juga bisa dipakai untuk hidup pribadi. Misal, kamu sisihkan uang khusus untuk jajan harian, parkir, atau ongkos kecil. Dengan cara ini, uang utama tetap aman dan kamu tidak mudah “kaget” saat uang cepat habis.

Kas kecil versi pribadi membantu kita sadar bahwa biaya kecil yang sering keluar bisa jadi besar jika tidak dipantau.

Peran Bank untuk Bantu Kelola Kas Kecil

Agar kas kecil lebih rapi, kamu butuh alat bantu yang bisa memantau arus uang. Layanan bank membantu usaha dan pribadi melihat catatan transaksi, sehingga pengisian dan pemakaian kas kecil lebih mudah dipantau.

Dengan catatan yang jelas, kamu bisa cek kapan kas kecil perlu diisi ulang dan biaya apa saja yang paling sering muncul.

Baca juga: Apply Kartu Kredit Bank Mega Approval 5 Menit

Mengelola Kas Kecil Lebih Rapi dengan Bank Mega

Untuk usaha dan kebutuhan pribadi, kas kecil akan lebih mudah dikelola jika dana bisa dipisah dan dipantau. Di sinilah layanan dari Bank Mega dapat membantu, karena nasabah bisa memantau arus dana dan catatan transaksi secara lebih rapi.

Dengan kebiasaan memantau secara rutin, kas kecil bisa dijaga agar tetap sesuai kebutuhan. Hasilnya, pengeluaran kecil tetap cepat dibayar, tapi catatan tetap jelas.

Tips Menjaga Kas Kecil Tetap Sehat

Berikut tips singkat agar kas kecil tetap sehat dan tidak mudah bocor:

  • Tetapkan batas kas kecil dan jangan berlebihan.
  • Catat semua biaya dan simpan bukti bayar.
  • Jangan campur dengan uang lain.
  • Cek saldo rutin agar cepat tahu jika ada selisih.

Langkah ini sederhana, tapi sangat membantu untuk menjaga kas kecil tetap aman dan tertib.

Penutup

Kas kecil adalah dana untuk biaya kecil dan rutin yang sangat penting bagi usaha dan kantor. Meski nilainya kecil, perannya besar dalam menjaga kerja harian tetap lancar.

Dengan cara kelola yang rapi, kas kecil membantu catatan uang lebih jelas, pengeluaran lebih terkontrol, dan laporan lebih akurat. Mulai dari hal mudah: tetapkan jumlah, catat setiap biaya, dan cek saldo secara rutin. Jika ini jadi kebiasaan, kas kecil akan jadi alat bantu yang sangat berguna untuk jangka panjang.

Jika kamu ingin tahu lebih banyak produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store

Daftar dan apply Tabungan dan Kartu Kredit Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di approve lewat sini.

Apply Kartu Kredit Bank Mega kamu sekarang, Mudah disetujui.

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Apa Itu Prive Penjelasan Lengkap dan Mudah Dipahami

Prive adalah penarikan uang atau aset oleh pemilik usaha untuk kebutuhan pribadi. Istilah ini sering muncul dalam bisnis kecil, UMKM, hingga usaha keluarga. Soalnya, banyak pemilik usaha masih mencampur uang usaha dan uang pribadi. Akibatnya, kondisi keuangan usaha jadi sulit dibaca.

Padahal, prive bukan hal yang dilarang. Prive adalah hal yang wajar karena pemilik usaha berhak menggunakan sebagian aset usaha. Namun, prive perlu dicatat dan dikontrol. Dengan begitu, kamu tetap bisa memenuhi kebutuhan pribadi tanpa mengganggu kas usaha.

Di artikel ini, kamu akan memahami apa itu prive, contoh prive, cara pencatatan dalam akuntansi, perbedaan prive dan biaya usaha, serta tips mengelolanya agar keuangan usaha tetap sehat.

Apa Itu Prive?

Prive adalah pengambilan dana atau aset usaha oleh pemilik untuk kepentingan pribadi. Dalam akuntansi, prive biasanya disebut sebagai penarikan modal. Artinya, saat pemilik menarik uang, jumlah modal usaha akan berkurang.

Secara sederhana, prive menjawab situasi seperti ini: pemilik usaha mengambil uang dari kas bisnis untuk bayar kebutuhan rumah, belanja pribadi, atau biaya sekolah anak. Selama dicatat dengan benar, hal ini masih wajar. Namun, bila sering dilakukan tanpa kontrol, usaha bisa kekurangan modal kerja.

Kenapa Prive Sering Terjadi dalam Bisnis?

Prive sering terjadi karena pemilik usaha merasa semua uang di bisnis adalah “milik pribadi”. Selain itu, banyak UMKM belum memakai sistem pembukuan yang rapi. Jadi, penarikan dana untuk kebutuhan pribadi sering dianggap biasa.

Di sisi lain, jika prive tidak dicatat, kamu akan sulit menjawab pertanyaan dasar seperti:

  • Apakah usaha sebenarnya untung atau tidak?
  • Kenapa kas selalu terasa kurang?
  • Uang keluar untuk produksi, operasional, atau kebutuhan pribadi?

Karena itu, memahami prive sejak awal penting agar bisnis berjalan lebih stabil.

Fungsi dan Tujuan Prive

Prive memiliki fungsi tertentu, terutama bagi pemilik usaha. Walau begitu, prive harus dilakukan dengan cara yang tepat.

1) Memenuhi kebutuhan pribadi pemilik

Prive bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari pemilik usaha. Misalnya, untuk biaya rumah tangga atau kebutuhan mendesak.

2) Mengambil hasil usaha secara fleksibel

Dalam bisnis kecil, pemilik sering tidak punya sistem gaji tetap. Oleh sebab itu, prive menjadi cara untuk mengambil “hasil usaha” tanpa sistem payroll.

3) Mengatur arus kas pribadi

Jika dicatat rapi, prive bisa membantu pemilik usaha merencanakan pengeluaran pribadi. Dengan demikian, kebutuhan pribadi tidak mengganggu keuangan usaha.

Contoh Prive dalam Kegiatan Usaha

Agar lebih jelas, berikut beberapa contoh prive yang sering terjadi dalam bisnis sehari-hari.

1) Prive berupa penarikan uang tunai

Contoh: pemilik usaha mengambil Rp500.000 dari kas untuk membayar kebutuhan rumah tangga. Ini termasuk prive karena uang usaha dipakai untuk kebutuhan pribadi.

2) Prive berupa transfer ke rekening pribadi

Contoh: pemilik mentransfer sebagian uang usaha ke rekening pribadi untuk membayar cicilan. Selama dicatat sebagai prive, hal ini masih bisa dipantau.

3) Prive berupa penggunaan aset usaha

Contoh: pemilik memakai kendaraan usaha untuk kebutuhan pribadi atau mengambil stok barang untuk dipakai sendiri. Dengan kata lain, prive tidak selalu berupa uang.

4) Prive dalam usaha kecil dan UMKM

Pada UMKM, prive sering terjadi karena usaha dan rumah tangga berjalan berbarengan. Karena itu, pemilik perlu punya aturan sederhana agar kas usaha tidak “bocor”.

Prive dalam Akuntansi

Dalam akuntansi, prive dicatat sebagai pengurang modal. Artinya, prive tidak masuk ke biaya operasional, dan tidak memengaruhi laba rugi secara langsung. Namun, prive memengaruhi jumlah modal yang tersisa di usaha.

Cara mencatat prive secara sederhana

Jika kamu menggunakan pembukuan dasar, pencatatan prive bisa dibuat seperti ini:

  • Debit: Prive (Penarikan Pemilik)
  • Kredit: Kas / Bank

Contoh kasus: pemilik mengambil uang Rp500.000 dari kas.

  • Debit: Prive Rp500.000
  • Kredit: Kas Rp500.000

Dengan demikian, laporan keuangan tetap rapi dan jelas, karena ada pemisahan antara pengeluaran usaha dan pengambilan pemilik.

Perbedaan Prive dan Biaya Usaha

Prive sering disalahartikan sebagai biaya usaha. Padahal, keduanya berbeda. Biaya usaha adalah pengeluaran untuk menjalankan bisnis, sedangkan prive adalah pengambilan pemilik untuk kebutuhan pribadi.

Contoh biaya usaha

  • Bahan baku produksi
  • Gaji karyawan
  • Sewa tempat
  • Listrik dan air untuk operasional
  • Biaya promosi

Contoh prive

  • Mengambil uang kas untuk belanja pribadi
  • Transfer uang usaha untuk biaya rumah tangga
  • Mengambil stok barang untuk dipakai sendiri

Jika prive dicatat sebagai biaya usaha, laporan laba rugi bisa terlihat lebih kecil dari kondisi sebenarnya. Akibatnya, kamu sulit menilai performa bisnis.

Baca juga: 5 Tips Menabung Modal Usaha yang Bisa Anda Mulai Hari Ini

Dampak Prive terhadap Keuangan Usaha

Prive tidak memengaruhi laba rugi secara langsung, tetapi tetap berdampak besar pada keuangan usaha. Terutama jika prive dilakukan terlalu sering atau tanpa batas.

1) Mengurangi kas dan modal kerja

Jika kas sering diambil, usaha bisa kesulitan membayar kebutuhan operasional. Misalnya, bahan baku atau biaya sewa.

2) Mengganggu rencana pengembangan usaha

Usaha butuh modal untuk berkembang. Namun, prive yang berlebihan bisa membuat rencana ekspansi tertunda.

3) Membuat laporan keuangan jadi tidak akurat

Jika prive tidak dicatat, kamu tidak tahu uang usaha sebenarnya dipakai untuk apa. Dengan begitu, kontrol keuangan jadi lemah.

Kesalahan Umum dalam Mengelola Prive

Beberapa kesalahan ini sering terjadi, terutama pada usaha kecil. Karena itu, penting untuk mewaspadainya sejak awal.

  • Tidak mencatat prive sehingga uang keluar tidak jelas.
  • Mencampur rekening usaha dan pribadi sehingga arus kas sulit dipantau.
  • Menganggap prive sebagai biaya operasional sehingga laporan laba rugi jadi bias.
  • Tidak menentukan batas prive sehingga pengambilan sering berlebihan.

Tips Mengelola Prive agar Keuangan Tetap Sehat

Prive bisa tetap aman selama kamu punya aturan dan kebiasaan yang rapi. Berikut tips yang bisa kamu terapkan.

1) Pisahkan uang usaha dan uang pribadi

Gunakan rekening berbeda untuk usaha dan pribadi. Dengan cara ini, kamu bisa melihat kas usaha secara jelas.

2) Tentukan batas prive

Tentukan jumlah prive per minggu atau per bulan. Selain itu, sesuaikan dengan kondisi kas agar tidak mengganggu operasional.

3) Catat prive secara rutin

Catat setiap penarikan, sekecil apa pun. Dengan demikian, kamu punya data yang akurat untuk evaluasi.

4) Buat laporan sederhana

Kamu bisa mulai dari laporan kas masuk-keluar. Setelah itu, kamu bisa berkembang ke laporan laba rugi sederhana.

Prive dan Perencanaan Keuangan Usaha

Prive yang terkontrol membantu usaha tetap stabil. Di sisi lain, prive yang tidak teratur dapat membuat arus kas mudah terganggu.

Jika kamu ingin usaha berkembang, penting untuk mengatur prioritas. Misalnya, pastikan kebutuhan produksi dan operasional aman terlebih dahulu. Setelah itu, baru tentukan jumlah prive yang realistis.

Pada akhirnya, tujuan utama bukan melarang prive. Yang lebih penting adalah membuat prive tetap rapi, tercatat, dan sesuai kemampuan usaha.

FAQ Seputar Prive

Apakah prive boleh dilakukan kapan saja?

Boleh, selama kondisi kas usaha aman dan penarikan dicatat. Namun, akan lebih baik jika ada jadwal atau batas agar keuangan lebih stabil.

Apakah prive harus selalu dicatat?

Iya. Pencatatan membantu kamu membedakan uang usaha dan uang pribadi. Dengan begitu, laporan keuangan jadi lebih jelas.

Apakah prive memengaruhi laba usaha?

Prive tidak memengaruhi laba rugi secara langsung. Namun, prive mengurangi kas dan modal. Jika prive terlalu besar, usaha bisa kesulitan berjalan.

Penutup

Prive adalah pengambilan uang atau aset usaha oleh pemilik untuk kebutuhan pribadi. Prive adalah hal yang wajar, tetapi harus dicatat dan dikontrol agar tidak mengganggu kas dan modal usaha. Dengan pencatatan yang rapi, kamu bisa menilai performa bisnis dengan lebih akurat dan membuat keputusan yang lebih tepat.

Dengan kata lain, kunci utamanya adalah pemisahan uang, aturan prive yang jelas, dan kebiasaan mencatat. Jika itu dilakukan, usaha bisa tetap jalan, kebutuhan pribadi terpenuhi, dan keuangan tetap sehat.

Jika kamu ingin tahu lebih banyak produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store

Daftar dan apply Tabungan dan Kartu Kredit Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di approve lewat sini.

Apply Kartu Kredit Bank Mega kamu sekarang, Mudah disetujui.

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Ide Menu Sahur Anak Selama Ramadan

Ide menu sahur anak yang sehat dan praktis meliputi nasi goreng sosis, telur dadar sayur, sandwich gandum, oatmeal susu, dan nugget ayam buatan sendiri. Menu ini mengandung protein dan serat yang cukup agar anak tetap berenergi dan tidak cepat lapar saat jalani ibadah puasa di sekolah.

Tips Mengajak Anak Sahur dengan Ceria

Bangunkan si kecil untuk sahur memang punya tantangan tersendiri bagi orang tua. Kadang anak-anak masih merasa sangat mengantuk atau bahkan belum punya nafsu makan sama sekali karena masih dini hari. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menyiapkan menu yang terlihat menarik mata dan punya rasa yang lezat.

Ajaklah anak Anda untuk ikut memilih menu sahur mereka sendiri sejak malam hari sebelum tidur. Jika mereka merasa ikut menentukan makanan, biasanya mereka akan jauh lebih semangat saat harus bangun dan menyantapnya. Jangan lupa berikan pujian yang tulus karena mereka sudah berani belajar berpuasa dengan penuh semangat tahun ini.

Ide Menu Sahur yang Disukai Anak-Anak

Berikut adalah beberapa pilihan menu yang praktis, cepat dibuat, dan pastinya akan disukai oleh lidah anak-anak:

1. Nasi Goreng Sosis Berwarna-warni

Nasi goreng selalu menjadi menu paling aman dan favorit untuk anak-anak di Indonesia. Anda bisa campur potongan sosis sapi yang gurih dan sedikit sayuran sehat seperti potongan wortel kecil atau kacang polong. Warna-warni yang muncul dari sayur tersebut akan membuat piring makan terlihat lebih seru dan menggugah selera si kecil.

2. Telur Dadar Gulung ala Jepang (Tamagoyaki)

Telur adalah sumber protein hewani yang sangat bagus untuk pertumbuhan anak. Anda bisa mencoba membuat telur dadar yang digulung rapi agar tampilannya beda dari biasanya. Cobalah isi bagian tengahnya dengan sedikit keju atau parutan wortel agar rasanya makin gurih dan anak makin lahap saat memakannya.

3. Sandwich Gandum Isi Ayam Suwir

Jika si kecil mulai bosan makan nasi, coba berikan roti gandum dengan isian ayam suwir atau selai kacang favoritnya. Roti gandum sangat bagus karena mengandung serat tinggi yang bisa beri rasa kenyang lebih lama di perut anak. Menu ini juga sangat mudah dimakan meski anak masih dalam kondisi setengah mengantuk.

4. Oatmeal Susu dengan Potongan Buah

Oatmeal adalah menu sehat yang sangat cepat untuk disiapkan di meja makan. Cukup seduh oatmeal dengan susu cair hangat, lalu tambahkan potongan buah manis seperti pisang atau stroberi di atasnya. Menu ini sangat lembut di mulut dan sangat nyaman bagi sistem pencernaan anak saat waktu dini hari.

5. Nugget Ayam Homemade yang Bergizi

Anak-anak sangat suka nugget, namun ada baiknya Anda membuat sendiri nugget dari daging ayam asli tanpa banyak pengawet. Anda bisa mencampurkan brokoli yang sudah dicincang halus ke dalam adonan nugget agar anak tetap makan sayur tanpa mereka sadari. Gorenglah nugget secukupnya saat sahur agar tetap terasa renyah.

Tabel Kandungan Gizi Menu Sahur Anak

Nama Menu Nutrisi Utama Manfaat untuk Puasa
Telur Dadar Keju Protein & Kalsium Menjaga kekuatan otot dan tulang
Oatmeal Buah Serat & Vitamin Memberi energi yang awet seharian
Nasi Ayam Sayur Karbohidrat & Mineral Mencegah lemas saat aktivitas sekolah

Pastikan Cairan Tubuh Si Kecil Tetap Terpenuhi

Selain memberikan makanan padat, pastikan anak tetap minum air mineral dalam jumlah yang cukup. Berikan satu gelas air putih saat mereka baru bangun sahur dan berikan satu gelas lagi setelah mereka selesai makan. Langkah ini sangat penting agar anak tidak mengalami dehidrasi atau rasa haus yang hebat di siang hari nanti.

Sangat disarankan untuk menghindari pemberian minuman yang terlalu manis seperti sirup atau teh dengan banyak gula saat sahur. Gula yang berlebihan dalam tubuh bisa buat anak cepat merasa haus dan lemas saat sedang aktif bergerak. Air putih dan segelas susu hangat tetap menjadi pilihan terbaik bagi kesehatan mereka selama bulan suci ini.

Cara Belanja Bahan Makanan Murah di Transmart

Dapatkan semua bahan makanan segar untuk menu sahur si kecil hanya di Transmart terdekat. Anda bisa membeli stok telur, susu, hingga daging ayam berkualitas tinggi dengan sangat mudah untuk kebutuhan selama sebulan penuh.

Gunakanlah Kartu Kredit Bank Mega atau Kartu Debit Bank Mega untuk mendapatkan diskon langsung sebesar 10% setiap hari. Belanja kebutuhan anak jadi jauh lebih hemat dan praktis tanpa harus menguras kantong terlalu dalam. Jangan lupa gunakan aplikasi M-Smile untuk mengecek promo belanja menarik lainnya agar rencana keuangan keluarga Anda tetap aman terkendali.

Baca juga: 15 Ide Menu Sahur Praktis 10 Menit Jadi, Anti Ribet Saat Mengantuk!

Kesimpulan

Menyiapkan menu sahur yang menarik dan penuh gizi adalah kunci utama agar anak kuat menjalani ibadah puasa. Dengan persiapan yang matang dan pilihan menu yang beragam, si kecil pasti akan merasa lebih senang bangun sahur setiap hari. Selamat mencoba berbagai ide menu di atas dan selamat menjalankan ibadah puasa yang penuh berkah bersama seluruh keluarga Anda!

Jika kamu ingin tahu lebih banyak produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store

Daftar dan apply Tabungan dan Kartu Kredit Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di approve lewat sini.

Apply Kartu Kredit Bank Mega kamu sekarang, Mudah disetujui.

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Menu Sahur Praktis

Momen sahur seringkali menjadi tantangan tersendiri. Mata masih terasa berat, waktu menuju Imsak semakin mepet, namun perut harus diisi agar kuat menjalani puasa seharian. Alhasil, banyak dari kita yang berakhir hanya makan mie instan atau malah melewatkan sahur.

Padahal, memasak menu sahur yang lezat dan bergizi tidak harus ribet, lho. Khusus untuk Anda, kami telah merangkum 15 ide menu sahur praktis dengan cita rasa nusantara yang bisa dimasak hanya dalam waktu 10 menit. Dijamin anti ribet dan menggugah selera!

Tips Pro: Lakukan Food Preparation di akhir pekan. Kupas bawang, potong sayuran, dan simpan di wadah kedap udara dalam kulkas. Saat sahur, Anda tinggal “cemplung-cemplung” saja!

Olahan Telur (Penyelamat Anak Kos & Ibu Rumah Tangga)

Telur adalah sumber protein terbaik dan tercepat untuk dimasak. Berikut kreasinya agar tidak bosan:

  1. Telur Ceplok Masak Kecap
    Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit hingga harum. Masukkan telur ceplok, tambahkan kecap manis dan sedikit air. Masak hingga kuah mengental.
  2. Telur Dadar “Gobal-Gabul” (Khas Warteg)
    Kocok telur dengan irisan daun bawang yang banyak, kol, sedikit tepung terigu, dan penyedap. Goreng dengan minyak agak banyak agar keriting dan tebal.
  3. Orak-Arik Telur & Buncis
    Iris serong buncis. Orak-arik telur di wajan, sisihkan di pinggir, lalu tumis bumbu bawang. Campurkan buncis dan masak sebentar agar tetap renyah.
  4. Telur Balado Kilat
    Gunakan stok telur rebus di kulkas (atau goreng telur ceplok). Tumis sebentar dengan bumbu balado instan atau sambal stok siap pakai.

Tumisan Sayur Kilat (Biar Gak Seret)

Sahur wajib ada serat agar kenyang lebih lama. Menu ini dimasak dengan api besar agar cepat matang:

  • 5. Cah Kangkung Saus Tiram
    Menu sejuta umat. Tips: Gunakan api besar saat menumis kangkung agar warnanya tetap hijau segar dan tidak lembek.
  • 6. Tumis Sawi Putih & Bakso
    Sawi putih sangat cepat lunak. Tambahkan irisan bakso sapi agar kuah tumisan menjadi gurih alami.
  • 7. Oseng Tauge Tahu
    Potong dadu tahu kuning/putih, goreng setengah matang. Tumis bersama tauge dan kucai. Murah, meriah, dan sehat.
  • 8. Capcay Kuah Bening (Sayur Sisa Kulkas)
    Punya sisa wortel, kembang kol, atau sawi? Cemplungkan semua. Bumbunya cukup bawang putih geprek, lada, dan garam. Segar dan hangat!

Lauk Stok Kulkas (Tinggal “Sreng” Goreng)

Kunci sahur praktis adalah punya stok lauk setengah matang (ungkepan) di kulkas.

  • 9. Ayam Goreng Ungkep
    Wajib stok ayam yang sudah diungkep bumbu kuning saat akhir pekan. Sahur tinggal goreng 5 menit, langsung siap santap.
  • 10. Sarden Kaleng “Upgrade”
    Jangan cuma dipanaskan! Tumis ulang sarden dengan irisan tomat, bawang bombay, dan cabai rawit agar amisnya hilang dan rasanya makin nendang.
  • 11. Sosis Asam Manis
    Kerat-kerat sosis sapi/ayam. Tumis dengan saus tomat, saus sambal, dan bawang bombay. Menu favorit anak-anak yang susah makan sahur.
  • 12. Perkedel Kornet
    Campurkan kornet sapi kaleng dengan telur dan irisan daun bawang. Goreng sesendok demi sesendok seperti bakwan.

Nasi Goreng & Mie (Karbo Dobel untuk Energi)

  • 13. Nasi Goreng Kampung
    Cukup ulek bawang merah, bawang putih, cabai, dan terasi. Tanpa kecap manis. Rasanya gurih asin yang bikin melek!
  • 14. Mie Dok-Dok (Mie Kuah Susu)
    Rebus mie instan dengan sedikit air. Masukkan telur kocok ke dalam kuah mendidih hingga mengental (creamy). Tambahkan sawi dan cabai.

Menu Darurat (Bangun 5 Menit Sebelum Imsak)

  • 15. Nasi Hangat + Abon Sapi/Kering Tempe
    Ini adalah menu “Emergency”. Selalu sediakan toples berisi abon sapi atau kering tempe di meja makan. Penyelamat saat Anda kesiangan!

Tips Belanja Hemat Bahan Sahur

Agar menu-menu di atas bisa dieksekusi dengan cepat, pastikan kulkas Anda sudah terisi penuh dengan bahan-bahan segar dan frozen food. Jangan biarkan kulkas kosong saat Ramadhan tiba.

Ingin belanja stok bulanan lebih hemat? Gunakan Kartu Kredit Bank Mega saat berbelanja di Transmart. Anda bisa menikmati diskon khusus hingga 10% atau promo menarik lainnya untuk kebutuhan dapur Anda. Dengan begitu, jatah uang belanja selama Ramadhan bisa lebih irit.

Belum punya kartu kreditnya? Apply sekarang juga. Prosesnya cepat, hanya 5 menit dan bisa langsung disetujui secara online!

Atur Keuangan Dapur Selama Ramadhan

Meski menu sahur terlihat sederhana, pengeluaran bulan puasa seringkali “bocor halus” karena lapar mata saat ngabuburit atau membeli takjil. Agar keuangan tetap aman, pantau terus transaksi harian Anda.

Gunakan aplikasi M-Smile untuk segala kebutuhan pembayaran. Mulai dari bayar belanjaan di minimarket pakai QRIS (biar gak ribet cari uang pas saat buru-buru), hingga top-up e-wallet. Semua transaksi tercatat rapi di aplikasi, jadi Anda bisa mengontrol budget makanan dengan lebih baik.

Baca juga: Puasa Makin Mantap! Ini 5 Menu Sahur Sehat yang Harus Dicoba

Kesimpulan

Sahur nikmat tidak harus mahal dan memakan waktu lama. Dengan 15 ide menu praktis di atas, tidak ada alasan lagi untuk malas bangun sahur. Selamat mencoba dan semoga puasa Anda lancar!

Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!

Buka Tabungan Bank Mega

Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Asuransi Adalah Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Asuransi adalah bentuk perlindungan finansial yang membantu kamu menghadapi risiko biaya besar di masa depan. Dalam hidup, kita tidak pernah tahu kapan musibah datang, seperti sakit, kecelakaan, atau kerusakan aset. Karena itu, asuransi hadir sebagai cara untuk mengurangi beban keuangan saat hal tidak terduga terjadi.

Secara sederhana, asuransi bekerja dengan konsep berbagi risiko. Kamu membayar premi secara rutin, lalu perusahaan asuransi memberi manfaat sesuai polis jika terjadi risiko yang ditanggung. Dengan demikian, kondisi keuangan bisa lebih terlindungi dan rencana hidup tidak mudah berantakan.

Di artikel ini, kamu akan mempelajari pengertian asuransi, cara kerjanya, jenis-jenis asuransi, serta manfaatnya untuk keuangan pribadi dan keluarga. Ada juga tips memilih asuransi agar sesuai kebutuhan dan tidak salah langkah.

Asuransi Adalah

Asuransi adalah perjanjian antara pihak tertanggung (nasabah) dan pihak penanggung (perusahaan asuransi). Dalam perjanjian ini, tertanggung membayar premi, sedangkan penanggung memberikan perlindungan berupa penggantian biaya atau santunan ketika risiko tertentu terjadi.

Dengan kata lain, asuransi membantu mengalihkan risiko dari individu ke perusahaan asuransi. Tujuannya jelas: supaya saat terjadi kejadian yang tidak diharapkan, kamu tidak perlu menanggung biaya besar sendirian.

Namun, penting juga untuk diingat bahwa asuransi punya aturan yang tertulis dalam polis. Di dalam polis, ada ketentuan manfaat, batasan, serta pengecualian. Karena itu, memahami isi polis adalah langkah penting sebelum memutuskan membeli asuransi.

Cara Kerja Asuransi

Banyak orang merasa asuransi rumit. Padahal, alurnya cukup sederhana jika dipahami pelan-pelan. Berikut gambaran cara kerja asuransi secara umum.

1) Kamu memilih produk asuransi sesuai kebutuhan

Pertama, kamu memilih jenis asuransi, misalnya asuransi kesehatan, jiwa, atau kendaraan. Setelah itu, kamu akan mendapat informasi manfaat dan biaya premi.

2) Kamu membayar premi secara rutin

Selanjutnya, kamu membayar premi sesuai jadwal, bisa bulanan, per tiga bulan, atau tahunan. Premi ini adalah “biaya perlindungan” agar kamu tetap mendapat manfaat sesuai polis.

3) Risiko terjadi dan kamu mengajukan klaim

Jika risiko yang ditanggung terjadi, kamu bisa mengajukan klaim. Proses klaim biasanya membutuhkan dokumen pendukung, misalnya kuitansi, surat keterangan dokter, atau laporan kejadian.

4) Perusahaan asuransi memproses klaim dan memberikan manfaat

Jika klaim sesuai ketentuan polis, perusahaan asuransi akan memberikan manfaat, berupa penggantian biaya atau santunan. Dengan demikian, beban keuangan yang harus kamu tanggung menjadi lebih ringan.

Jenis-Jenis Asuransi

Asuransi punya banyak jenis. Agar lebih mudah, kita bahas berdasarkan manfaat dan sifatnya.

Jenis Asuransi Berdasarkan Manfaatnya

1) Asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan membantu menanggung biaya perawatan, seperti rawat inap, rawat jalan, tindakan medis, hingga obat-obatan (sesuai polis). Jenis ini cocok untuk kamu yang ingin perlindungan saat biaya medis meningkat.

2) Asuransi jiwa

Asuransi jiwa memberi santunan kepada ahli waris jika tertanggung meninggal dunia. Jenis ini penting, terutama jika kamu adalah tulang punggung keluarga atau memiliki tanggungan.

3) Asuransi kendaraan

Asuransi kendaraan melindungi mobil atau motor dari risiko seperti kecelakaan, pencurian, atau kerusakan tertentu. Selain itu, beberapa polis juga menawarkan perlindungan pihak ketiga.

4) Asuransi properti

Asuransi properti melindungi aset seperti rumah atau bangunan dari risiko kebakaran, banjir, atau kerusakan tertentu. Ini penting untuk menjaga nilai aset yang sudah kamu bangun bertahun-tahun.

Jenis Asuransi Berdasarkan Sifatnya

1) Asuransi wajib

Asuransi wajib adalah asuransi yang sifatnya diwajibkan oleh aturan tertentu, biasanya untuk perlindungan minimal. Contohnya bisa terkait perlindungan tertentu dalam layanan publik, tergantung kebijakan yang berlaku.

2) Asuransi sukarela

Asuransi sukarela adalah asuransi yang kamu pilih sesuai kebutuhan pribadi. Misalnya, asuransi kesehatan tambahan, asuransi jiwa, atau asuransi properti.

Contoh Asuransi dalam Kehidupan Sehari-hari

Asuransi sering terdengar “teoritis”. Padahal, penerapannya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa contoh yang mudah dipahami.

1) Asuransi kesehatan untuk biaya berobat

Ketika kamu sakit dan harus rawat inap, biaya rumah sakit bisa cukup besar. Karena itu, asuransi kesehatan membantu mengurangi beban biaya sesuai ketentuan polis.

2) Asuransi jiwa untuk perlindungan keluarga

Jika pencari nafkah utama mengalami risiko yang tidak diinginkan, keluarga bisa terdampak secara finansial. Di sisi lain, asuransi jiwa membantu memberi perlindungan berupa santunan untuk ahli waris.

3) Asuransi kendaraan untuk risiko kecelakaan

Kecelakaan atau kerusakan kendaraan bisa terjadi kapan saja. Dengan asuransi kendaraan, biaya perbaikan bisa lebih terkendali. Selain itu, kamu juga dapat merasa lebih tenang saat berkendara.

4) Asuransi rumah untuk perlindungan aset

Rumah adalah aset besar. Jika terjadi kebakaran atau kerusakan tertentu, biaya perbaikan bisa menguras tabungan. Dengan demikian, asuransi properti bisa menjadi lapisan proteksi tambahan.

Manfaat Asuransi bagi Keuangan Pribadi

Asuransi tidak hanya memberi perlindungan, tetapi juga membantu menjaga kestabilan keuangan. Berikut manfaat yang paling sering dirasakan.

1) Mengurangi risiko biaya besar

Biaya rumah sakit, perbaikan kendaraan, atau kerusakan aset dapat muncul mendadak. Asuransi membantu menekan beban agar tidak mengganggu keuangan.

2) Membantu perencanaan keuangan

Selanjutnya, asuransi membantu kamu merencanakan keuangan karena ada perlindungan saat risiko terjadi. Dengan begitu, dana darurat dan tabungan tidak mudah terkuras.

3) Memberi rasa aman

Ketika ada proteksi, kamu cenderung lebih tenang dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Rasa aman ini penting, terutama untuk keluarga muda dan pekerja yang aktif.

4) Melindungi aset

Untuk aset seperti rumah dan kendaraan, asuransi dapat menjadi pelindung dari biaya perbaikan besar. Oleh sebab itu, aset yang sudah kamu bangun tetap aman.

Risiko Jika Tidak Memiliki Asuransi

Jika tidak memiliki asuransi, risiko biaya besar bisa langsung ditanggung sendiri. Akibatnya, kondisi keuangan dapat terguncang.

  • Biaya mendadak bisa menguras dana darurat
  • Rencana keuangan bisa tertunda, misalnya menabung atau investasi
  • Aset bisa terancam jika biaya perbaikan terlalu besar
  • Tekanan finansial dapat berdampak pada keluarga

Namun, memiliki asuransi juga perlu disesuaikan dengan kemampuan. Karena itu, penting memilih produk yang tepat dan realistis.

Baca juga: Bayar Asuransi mudah dan praktis dengan M-Smile

Tips Memilih Asuransi yang Tepat

Agar asuransi tidak terasa membebani, kamu bisa menerapkan beberapa tips berikut.

1) Kenali kebutuhan perlindungan

Mulailah dari risiko yang paling mungkin terjadi. Misalnya, jika kamu aktif bekerja dan sering bepergian, asuransi kesehatan bisa jadi prioritas.

2) Sesuaikan dengan kemampuan finansial

Pilih premi yang nyaman dibayar rutin. Dengan begitu, asuransi tetap berjalan tanpa membuat keuangan jadi berat.

3) Pahami manfaat dan pengecualian

Pastikan kamu paham apa saja yang ditanggung dan apa yang tidak ditanggung. Bagian pengecualian sering terlewat, padahal penting.

4) Periksa layanan klaim

Perhatikan kemudahan klaim dan jaringan layanan (misalnya rumah sakit rekanan). Selain itu, cek reputasi penyedia asuransi agar lebih yakin.

Peran Asuransi dalam Perencanaan Keuangan

Dalam perencanaan keuangan, asuransi adalah bagian dari proteksi. Proteksi biasanya ditempatkan sebelum investasi. Alasannya jelas: investasi bertujuan berkembang, tetapi proteksi bertujuan menjaga agar keuangan tidak runtuh saat ada risiko.

Dengan urutan ini, kamu bisa lebih tenang membangun tujuan lain, seperti menabung untuk pendidikan, merencanakan rumah, atau menyiapkan dana pensiun.

FAQ Seputar Asuransi

Apakah asuransi wajib dimiliki semua orang?

Tidak selalu. Namun, asuransi sangat membantu, terutama untuk risiko yang biayanya besar seperti kesehatan dan jiwa. Karena itu, banyak orang menjadikannya prioritas.

Kapan waktu yang tepat untuk memiliki asuransi?

Semakin cepat biasanya semakin baik, karena premi bisa lebih ringan saat usia masih muda dan kondisi kesehatan masih prima. Namun, tetap sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan.

Apa perbedaan asuransi dan tabungan?

Tabungan adalah dana yang kamu kumpulkan sendiri. Sementara itu, asuransi adalah perlindungan risiko yang memberi manfaat saat kejadian tertentu terjadi. Dengan demikian, keduanya punya fungsi yang berbeda.

Penutup

Asuransi adalah perlindungan finansial untuk membantu menghadapi risiko biaya besar, seperti sakit, kecelakaan, atau kerusakan aset. Jenis asuransi pun beragam, mulai dari kesehatan, jiwa, kendaraan, hingga properti. Dengan memilih asuransi yang tepat, kamu bisa menjaga keuangan tetap stabil dan rencana hidup lebih aman.

Pada akhirnya, asuransi bukan soal takut, melainkan soal siap. Ketika proteksi sudah ada, kamu bisa fokus menjalani hidup dan mengejar tujuan finansial dengan lebih tenang.

Jika kamu ingin tahu lebih banyak produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store

Daftar dan apply Tabungan dan Kartu Kredit Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di approve lewat sini.

Apply Kartu Kredit Bank Mega kamu sekarang, Mudah disetujui.

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Cara Atur Uang Ramadhan

Bulan puasa sering kali jadi momen di mana uang keluar lebih cepat dari biasa. Padahal kita sedang menahan lapar dan haus, tapi kenapa boros? Alasannya jelas: harga bahan pokok naik, sering beli takjil karena lapar mata, dan ajakan buka puasa bersama (bukber) yang datang terus-menerus.

Biar gaji Anda tidak cuma numpang lewat dan THR tetap aman buat Lebaran, kita perlu atur ulang cara bagi uangnya. Yuk, simak cara mudah bagi cara atur uang selama ramadhan ini. Sebagai gambaran, kamu bisa bagi anggaran ramadhan ke dalam 3 pos, lalu sesuaikan kembali dengan kondisi keuangan masing-masing.

Rumus Simpel: 5-10% untuk Zakat & Sedekah, 40-50% buat Kebutuhan Harian (Sahur), dan 20-30% buat Buka Puasa/Gaya Hidup.

1. Pos Zakat & Sedekah

Ini adalah pos paling penting di bulan Ramadhan. Jangan tunggu sampai malam takbiran baru bayar zakat fitrah. Takutnya uang sudah habis terpakai atau malah lupa.

Begitu gaji masuk, langsung sisihkan uang buat bayar zakat fitrah untuk satu keluarga. Kalau ada rezeki lebih, siapkan juga uang sedekah subuh.

Tips Praktis: Sekarang bayar zakat dan sedekah tidak perlu repot cari uang tunai. Pakai saja aplikasi M-Smile. Tinggal klik dari HP, kewajiban beres, hati pun tenang.

Cara Bayar Zakat dan Sedekah dengan M-Smile:

  1. Login ke aplikasi M-Smile.
  2. Pilih menu Top Up & Bayar pada halaman depan.
  3. Pilih kategori Lainnya
  4. Pilih lembaga/produk yang dituju.
  5. Masukkan nominal, konfirmasi, dan masukkan M-PIN.

2. Pos Belanja Harian & Sahur

Pos ini dipakai buat beli beras, minyak, telur, dan bahan sahur. Karena harga pasar sedang naik, Anda harus pintar atur strategi.

Usahakan masak sendiri buat sahur. Selain lebih sehat, uang belanja jadi lebih irit dibanding beli makan jadi. Buat stok bahan yang awet seperti abon atau makanan beku biar tidak tiap hari belanja.

Rahasia Hemat: Kalau belanja stok bulanan di Transmart , jangan lupa pakai Kartu Kredit Bank Mega. Anda bisa dapat diskon 10%. Lumayan kan, uang hematnya bisa dipakai buat beli sirup atau kurma.

3. Pos Buka Puasa & Bukber

Nah, ini pos yang paling sering bikin boncos. Lapar mata saat sore hari bikin kita ingin beli semua takjil yang dilihat. Belum lagi ajakan bukber sama teman lama yang harganya mahal.

Tetapkan batas maksimal. Misalnya, jatah jajan takjil cuma Rp15 ribu per hari. Kalau mau bukber, pilih-pilih saja mana yang wajib datang. Tidak perlu semua undangan diikuti.

Tips Makan Enak: Kalau memang harus bukber di mal, cari restoran yang kerja sama dengan Bank Mega. Ada banyak promo diskon di restoran CT Corp (seperti Wendy’s atau Baskin Robbins) yang bikin dompet tetap aman.

4. Jangan Campur Uang THR

Ingat ya, gaji bulanan itu buat hidup selama bulan puasa. Sedangkan THR (Tunjangan Hari Raya) itu buat keperluan Lebaran nanti, seperti ongkos mudik, beli baju baru, dan salam tempel buat keponakan.

Jadi, jangan pakai uang THR buat beli gorengan atau bayar bukber. Begitu THR cair, langsung pindahkan ke rekening lain biar tidak terpakai.

Baca juga: Checklist Persiapan Menjelang Ramadhan

Kesimpulan

Bulan Ramadhan itu bulan buat menahan diri, termasuk menahan nafsu belanja. Dengan cara atur uang selama ramadhan yang tepat, ibadah jadi lancar, zakat beres, dan tabungan Lebaran pun aman.

Biar atur uang makin mudah, pastikan Anda sudah punya M-Smile di HP. Cek mutasi uang keluar jadi lebih gampang. Unduh sekarang di App Store atau Play Store.

Jika kamu ingin tahu lebih banyak produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store

Daftar dan apply Tabungan dan Kartu Kredit Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di approve lewat sini.

Apply Kartu Kredit Bank Mega kamu sekarang, Mudah disetujui.

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail