Saat melakukan transfer antarbank melalui mobile banking, Anda mungkin menemukan beberapa pilihan metode, termasuk BI-FAST dan realtime online. Keduanya sama-sama dapat memproses transfer dengan cepat, tetapi sistem, biaya, limit, hingga fitur tujuan transfernya tidak sepenuhnya sama.
BI-FAST merupakan infrastruktur pembayaran ritel nasional yang dikembangkan Bank Indonesia. Sementara itu, realtime online merupakan metode transfer antarbank secara langsung melalui jaringan transfer online yang didukung oleh bank dan penyelenggara jaringan terkait.
Dari sisi pengguna, perbedaan yang paling mudah terlihat biasanya adalah biaya. Bank Indonesia menetapkan biaya Individual Credit Transfer melalui BI-FAST yang dapat dibebankan kepada nasabah maksimal Rp2.500 per transaksi. Untuk realtime online, biaya ditentukan oleh bank dan jaringan yang digunakan sehingga dapat berbeda.
Selain itu, BI-FAST memiliki batas sistem hingga Rp250 juta per transaksi dan dapat mendukung tujuan transfer berupa nomor rekening, nomor handphone, atau alamat email apabila fitur proxy telah tersedia dan terdaftar. Lantas, metode mana yang lebih sesuai untuk kebutuhan transfer Anda? Simak perbandingannya berikut ini.
Daftar Isi
- Apa Itu BI-FAST?
- Apa Itu Transfer Realtime Online?
- Perbedaan BI-FAST dan Realtime Online
- Apakah BI-FAST dan Realtime Online Bisa Digunakan 24 Jam?
- Kelebihan BI-FAST
- Kelebihan Realtime Online
- Kekurangan BI-FAST dan Realtime Online
- BI-FAST atau Realtime Online, Mana yang Sebaiknya Dipilih?
- Tips Aman Transfer Antarbank
- Transfer BI-FAST melalui M-Smile Bank Mega
- FAQ Seputar Perbedaan BI-FAST dan Realtime Online
Apa Itu BI-FAST?
BI-FAST adalah infrastruktur sistem pembayaran ritel nasional yang dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk memfasilitasi transaksi pembayaran secara real-time, aman, efisien, dan tersedia selama 24 jam setiap hari.
Layanan BI-FAST mulai diimplementasikan pada Desember 2021 melalui Individual Credit Transfer atau ICT. Layanan ini memungkinkan seorang nasabah mengirim dana secara langsung kepada penerima di bank lain yang telah menjadi peserta BI-FAST.
Dalam perkembangannya, BI-FAST juga mendukung layanan lain seperti Bulk Credit Transfer, Request for Payment, dan Direct Debit Transfer.
Bagi pengguna individual, salah satu keunggulan BI-FAST adalah biaya transfer yang relatif rendah. Bank Indonesia menetapkan batas maksimal biaya yang dapat dibebankan peserta kepada nasabah pengirim untuk layanan ICT sebesar Rp2.500 per transaksi.
Namun, Rp2.500 merupakan batas maksimum. Bank dapat menetapkan biaya yang lebih rendah, termasuk memberikan fasilitas transfer gratis sesuai kebijakan masing-masing.
BI-FAST juga memiliki fitur proxy address. Pada bank yang telah mendukung fitur tersebut, nasabah dapat mendaftarkan nomor handphone atau alamat email sebagai alternatif tujuan transfer sehingga pengirim tidak selalu harus memasukkan nomor rekening.
Apa Itu Transfer Realtime Online?
Realtime online adalah metode transfer antarbank yang memungkinkan transaksi diproses secara langsung melalui jaringan transfer online yang didukung bank.
Dalam mobile banking, layanan ini biasanya muncul dengan nama seperti “Transfer Online”, “Online Antarbank”, “Transfer ke Bank Lain – Online”, atau istilah serupa.
Seperti namanya, dana biasanya diproses secara real-time sehingga penerima dapat memperoleh dana dalam waktu singkat ketika transaksi berjalan normal.
Layanan realtime online telah lama tersedia pada berbagai kanal perbankan, mulai dari ATM, internet banking, hingga mobile banking. Karena itu, metode ini masih menjadi salah satu alternatif transfer antarbank yang mudah ditemukan.
Namun, berbeda dari BI-FAST, realtime online tidak memiliki satu tarif maupun limit universal yang berlaku sama pada semua bank. Biaya, limit per transaksi, limit harian, dan jaringan yang digunakan dapat berbeda berdasarkan kebijakan bank serta layanan yang dipilih nasabah.
Perbedaan BI-FAST dan Realtime Online
Walaupun keduanya sama-sama dapat digunakan untuk mengirim uang antarbank secara cepat, terdapat sejumlah perbedaan penting.
| Aspek | BI-FAST | Realtime Online |
|---|---|---|
| Sistem | Infrastruktur pembayaran ritel nasional Bank Indonesia | Transfer melalui jaringan online antarbank yang didukung bank |
| Kecepatan | Real-time | Umumnya real-time |
| Biaya | Maksimal Rp2.500 per transaksi untuk ICT; bank dapat menetapkan lebih rendah | Bergantung bank dan jaringan yang digunakan |
| Limit | Batas sistem maksimal Rp250 juta per transaksi; bank dapat menetapkan lebih rendah | Bergantung bank, jenis rekening, kanal, dan jaringan |
| Operasional | 24/7 | Umumnya tersedia 24/7 pada layanan digital bank |
| Tujuan Transfer | Nomor rekening serta dapat mendukung nomor HP/email yang telah terdaftar sebagai proxy | Umumnya menggunakan nomor rekening |
1. Perbedaan Sistem Transfer
Perbedaan paling mendasar terdapat pada infrastruktur yang digunakan.
BI-FAST merupakan sistem pembayaran ritel nasional yang dikembangkan dan diselenggarakan dalam kerangka Bank Indonesia. Standar, mekanisme, batas sistem, serta ketentuan penyelenggaraannya diatur oleh Bank Indonesia.
Sementara realtime online menggunakan jaringan transfer online antarbank yang tersedia pada masing-masing bank. Jaringan yang digunakan dapat berbeda sesuai kerja sama dan infrastruktur bank tersebut.
Namun, dari sisi pengguna, keduanya sama-sama dapat terlihat sederhana: pilih bank tujuan, masukkan rekening dan nominal, lalu konfirmasi transfer.
2. Perbedaan Biaya
Untuk layanan Individual Credit Transfer melalui BI-FAST, biaya yang dapat dibebankan bank kepada nasabah maksimal Rp2.500 per transaksi.
Bank dapat menetapkan biaya lebih murah dari jumlah tersebut. Bahkan, beberapa bank menyediakan fasilitas gratis transfer BI-FAST.
Realtime online tidak memiliki tarif tunggal dari Bank Indonesia yang berlaku sama pada seluruh bank. Besar biaya bergantung pada bank serta jaringan transfer yang digunakan.
Karena itu, sebelum mengonfirmasi transaksi, cek bagian biaya administrasi pada layar aplikasi. Jika tersedia BI-FAST dengan biaya lebih rendah untuk tujuan yang sama, metode tersebut dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis.
3. Perbedaan Limit Transaksi
Batas nominal pada sistem BI-FAST adalah maksimal Rp250 juta per transaksi.
Namun, angka tersebut bukan berarti setiap pengguna otomatis dapat mengirim Rp250 juta. Bank dapat menentukan limit yang lebih rendah sesuai:
- jenis rekening;
- profil nasabah;
- kanal transaksi;
- kategori layanan;
- limit harian; dan
- kebijakan manajemen risiko bank.
Sementara limit realtime online tidak memiliki satu angka universal. Nilainya bergantung pada bank, jaringan transfer, jenis rekening, dan kanal transaksi yang digunakan.
4. Perbedaan Kecepatan Transfer
BI-FAST dan realtime online sama-sama dirancang untuk memberikan pengalaman transfer yang cepat.
BI-FAST secara resmi memproses transaksi secara real-time pada level bank dan nasabah. Dalam kondisi normal, penerima dapat memperoleh dana segera setelah transaksi berhasil.
Realtime online juga umumnya memproses transfer secara langsung sehingga perbedaan kecepatan dari sisi pengguna dalam kondisi normal dapat terasa sangat kecil.
Dengan demikian, alasan memilih BI-FAST dibanding realtime online biasanya bukan semata-mata kecepatan, melainkan kombinasi biaya, limit, serta fitur tujuan transfer.
5. Perbedaan Ketersediaan Layanan
BI-FAST dirancang tersedia selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu.
Artinya, transfer dapat dilakukan pada malam hari, akhir pekan, maupun hari libur selama kanal bank pengirim dan bank penerima tersedia.
Realtime online pada layanan digital perbankan juga umumnya dapat digunakan selama 24 jam.
Namun, kedua metode tetap dapat terdampak pemeliharaan sistem atau gangguan teknis pada bank maupun jaringan yang digunakan.
6. Perbedaan Fitur Tujuan Transfer
Salah satu fitur tambahan BI-FAST adalah dukungan terhadap proxy address.
Nasabah pada bank yang menyediakan fitur tersebut dapat menghubungkan rekening dengan:
- nomor handphone; atau
- alamat email.
Setelah terdaftar, pengirim dapat menggunakan informasi tersebut sebagai tujuan transfer tanpa mengetahui nomor rekening penerima.
Sementara transfer realtime online umumnya menggunakan nomor rekening sebagai identitas utama penerima.
Apakah BI-FAST dan Realtime Online Bisa Digunakan 24 Jam?
1. Ketersediaan BI-FAST 24 Jam
Ya. Infrastruktur BI-FAST tersedia selama 24/7.
Anda tidak perlu menunggu bank buka pada hari kerja untuk melakukan transfer. Layanan dapat digunakan pada pagi, malam, akhir pekan, maupun hari libur selama kanal perbankan yang digunakan tersedia.
2. Ketersediaan Realtime Online
Transfer realtime online juga umumnya tersedia selama 24 jam melalui mobile banking maupun internet banking.
Karena itu, kedua metode dapat digunakan untuk kebutuhan transfer mendadak di luar jam operasional kantor cabang.
3. Kemungkinan Pemeliharaan atau Gangguan Sistem
Operasional 24 jam bukan berarti aplikasi maupun jaringan tidak pernah mengalami kendala.
Pada waktu tertentu, bank dapat melakukan pemeliharaan sistem. Gangguan juga dapat terjadi pada:
- aplikasi bank pengirim;
- bank penerima;
- jaringan transfer;
- koneksi internet pengguna; atau
- komponen teknis lainnya.
Jika status transaksi belum jelas, jangan langsung mengirim ulang. Periksa riwayat transaksi dan mutasi terlebih dahulu.
Kelebihan BI-FAST
1. Biaya Transfer Relatif Lebih Rendah
Salah satu daya tarik utama BI-FAST adalah batas biaya ICT maksimal Rp2.500 per transaksi.
Bank bahkan dapat memberikan biaya lebih rendah atau gratis sehingga pengguna berpotensi menghemat biaya apabila sering melakukan transfer antarbank.
2. Transfer Diproses secara Real-Time
BI-FAST memproses transaksi secara real-time.
Dalam kondisi normal, penerima tidak perlu menunggu jam atau hari kerja berikutnya agar dana masuk.
3. Tersedia 24 Jam Setiap Hari
BI-FAST tersedia 24/7 sehingga cocok untuk transaksi di luar jam kerja, akhir pekan, dan hari libur.
Ketersediaan ini penting untuk kebutuhan sehari-hari yang tidak selalu muncul pada jam operasional bank.
4. Limit Transaksi Relatif Besar
Batas sistem BI-FAST dapat mencapai Rp250 juta per transaksi.
Meski bank dapat menerapkan limit lebih rendah, kapasitas sistem tersebut membuat BI-FAST dapat digunakan untuk transaksi bernilai lebih besar dibandingkan sejumlah skema realtime online yang memiliki batas lebih rendah pada bank tertentu.
5. Mendukung Proxy Address pada Bank yang Menyediakan Fitur Tersebut
BI-FAST tidak hanya mendukung nomor rekening.
Nomor handphone atau email yang telah didaftarkan sebagai proxy dapat digunakan sebagai tujuan transfer apabila bank terkait menyediakan fitur tersebut.
Fitur ini dapat mempermudah transfer karena pengguna tidak harus selalu menghafal atau meminta nomor rekening penerima.
Kelebihan Realtime Online
1. Sudah Tersedia Luas di Berbagai Kanal Perbankan
Realtime online sudah lama menjadi bagian dari layanan transfer antarbank.
Metode ini dapat ditemukan pada berbagai kanal seperti ATM dan aplikasi perbankan sehingga sudah familiar bagi banyak pengguna.
2. Proses Transfer Berlangsung secara Real-Time
Seperti BI-FAST, realtime online umumnya memungkinkan dana diterima secara langsung setelah transaksi berhasil diproses.
Hal ini membuatnya tetap relevan ketika pengguna membutuhkan alternatif transfer cepat.
3. Praktis untuk Transfer Antarbank Sehari-hari
Proses penggunaan realtime online relatif sederhana.
Pengguna biasanya hanya perlu memilih bank penerima, memasukkan nomor rekening, nominal transfer, memeriksa nama penerima, kemudian mengonfirmasi transaksi.
Kekurangan BI-FAST dan Realtime Online
1. Kekurangan BI-FAST
Meskipun memiliki banyak keunggulan, BI-FAST tetap memiliki beberapa keterbatasan.
- Fitur harus didukung oleh bank pengirim dan bank penerima.
- Bank dapat menetapkan limit lebih rendah daripada batas sistem Rp250 juta.
- Proxy address hanya dapat digunakan jika telah didaftarkan dan bank mendukung fitur tersebut.
- Kanal BI-FAST dapat sementara tidak tersedia ketika terjadi gangguan atau pemeliharaan.
- BI-FAST saat ini tidak digunakan sebagai layanan transfer dana internasional langsung untuk nasabah seperti layanan transfer domestiknya.
2. Kekurangan Realtime Online
Realtime online juga memiliki sejumlah keterbatasan.
- Biaya dapat lebih tinggi daripada BI-FAST, bergantung pada bank dan jaringan.
- Limit transaksi berbeda-beda dan dapat lebih rendah pada layanan tertentu.
- Tujuan transfer umumnya mengandalkan nomor rekening.
- Tidak memiliki skema proxy address seperti BI-FAST sebagai fitur standarnya.
- Tetap dapat mengalami kendala ketika bank atau jaringan melakukan pemeliharaan.
BI-FAST atau Realtime Online, Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Tidak ada masalah menggunakan salah satu metode selama sesuai dengan kebutuhan transaksi.
Namun, apabila BI-FAST tersedia untuk bank tujuan dan biaya yang ditampilkan lebih rendah, metode ini sering menjadi pilihan yang lebih ekonomis untuk transfer antarbank.
BI-FAST juga menarik apabila:
- Anda melakukan transfer antarbank secara rutin;
- ingin menekan biaya administrasi;
- membutuhkan limit transaksi yang relatif besar;
- ingin melakukan transfer menggunakan nomor HP atau email yang terdaftar; atau
- membutuhkan transfer real-time sepanjang waktu.
Sementara realtime online tetap dapat digunakan apabila:
- BI-FAST sedang tidak tersedia;
- bank tujuan belum dapat dipilih melalui BI-FAST pada kanal yang digunakan;
- pengguna sudah terbiasa menggunakan transfer online; atau
- kebutuhan transaksi masih sesuai dengan biaya dan limit yang tersedia.
Sebelum memilih, lihat tiga informasi pada halaman konfirmasi transaksi: biaya, limit, dan data penerima.
Jika keduanya sama-sama tersedia dan memiliki kecepatan yang relatif sama, perbandingan biaya dapat menjadi salah satu pertimbangan utama.
Tips Aman Transfer Antarbank
1. Periksa Nama dan Nomor Rekening Penerima
Selalu cocokkan nama penerima yang muncul sebelum mengonfirmasi transaksi.
Kesalahan memasukkan satu digit nomor rekening dapat menyebabkan transaksi dikirim kepada penerima yang tidak dimaksud.
2. Pastikan Nominal Transfer Sudah Benar
Periksa kembali jumlah angka nol pada nominal transfer, terutama untuk transaksi bernilai besar.
Jangan terburu-buru menekan tombol konfirmasi meskipun Anda sering mengirim kepada rekening yang sama.
3. Jangan Membagikan PIN dan OTP
PIN, M-PIN, OTP, password, dan data keamanan lainnya bersifat rahasia.
Jangan memberikan informasi tersebut kepada pihak lain, termasuk seseorang yang mengaku sebagai pegawai bank melalui telepon, pesan singkat, atau media sosial.
4. Simpan Bukti Transaksi
Simpan bukti sampai penerima memastikan dana sudah masuk.
Untuk transaksi bisnis, bukti transfer dapat disimpan bersama catatan invoice atau transaksi agar rekonsiliasi keuangan lebih mudah dilakukan.
5. Jangan Langsung Transfer Ulang jika Status Transaksi Belum Jelas
Jika koneksi terputus setelah konfirmasi atau aplikasi menampilkan transaksi sedang diproses, jangan segera mengulang transaksi.
Periksa terlebih dahulu:
- status transaksi;
- mutasi rekening;
- saldo rekening; dan
- mutasi rekening penerima.
Transfer ulang hanya dilakukan setelah transaksi pertama dipastikan gagal.
Transfer BI-FAST melalui M-Smile Bank Mega
Bagi nasabah Bank Mega, transfer BI-FAST dapat dilakukan melalui M-Smile. Saat ini Bank Mega menyediakan transfer antarbank menggunakan BI-FAST dengan gratis biaya administrasi unlimited, proses real-time, dan layanan selama 24 jam.
M-Smile juga mendukung tiga jenis tujuan transfer BI-FAST, yaitu nomor rekening, nomor handphone, dan alamat email yang aktif serta sudah terdaftar pada BI-FAST.
1. Pilih Transfer ke Bank Lain melalui BI-FAST
Buka aplikasi M-Smile, kemudian pilih menu Transfer.
Selanjutnya, pilih jenis transfer BI-FAST atau Transfer ke Bank Lain – BI Fast sesuai tampilan aplikasi.
2. Tentukan Rekening atau Tujuan Transfer
Pilih jenis tujuan yang akan digunakan.
BI-FAST di M-Smile dapat menggunakan:
- nomor rekening;
- nomor handphone; atau
- alamat email.
Untuk nomor handphone dan email, informasi tersebut harus aktif dan telah terdaftar sebagai proxy BI-FAST pada rekening penerima.
Setelah itu, pilih bank tujuan sesuai informasi penerima.
3. Periksa Data Penerima dan Nominal
Masukkan nominal transfer lalu periksa kembali informasi yang muncul.
Pastikan:
- nama penerima benar;
- bank tujuan benar;
- rekening, nomor HP, atau email sesuai;
- nominal sudah tepat; dan
- sumber dana yang digunakan sudah sesuai.
Jangan melanjutkan jika nama penerima berbeda dari pihak yang seharusnya menerima uang.
4. Konfirmasi Transaksi dengan M-PIN
Jika seluruh data telah benar, lanjutkan transaksi lalu masukkan M-PIN untuk melakukan konfirmasi.
Setelah transaksi berhasil, simpan bukti transfer apabila diperlukan.
M-PIN merupakan informasi rahasia. Jangan memberikan M-PIN kepada siapa pun dan selalu pastikan transaksi dilakukan melalui aplikasi resmi M-Smile.
Baca Juga: Transfer Antar Bank Gratis, Begini Cara Hemat Biaya Admin
FAQ Seputar Perbedaan BI-FAST dan Realtime Online
1. Apa perbedaan BI-FAST dan realtime online?
BI-FAST merupakan infrastruktur pembayaran ritel nasional yang dikembangkan Bank Indonesia dengan transaksi real-time, layanan 24/7, biaya ICT maksimal Rp2.500, dan batas sistem Rp250 juta per transaksi. Realtime online juga dapat memproses transfer secara langsung, tetapi biaya, limit, dan jaringan yang digunakan bergantung pada bank serta layanan masing-masing.
2. Mana yang lebih cepat, BI-FAST atau realtime online?
Keduanya sama-sama dapat memproses transfer secara real-time dalam kondisi normal. Karena itu, dari sisi pengguna, perbedaan kecepatannya tidak selalu terasa signifikan. Gangguan pada bank, jaringan, atau sistem tetap dapat menyebabkan keterlambatan pada kedua metode.
3. Mana yang lebih murah, BI-FAST atau realtime online?
BI-FAST memiliki batas biaya Individual Credit Transfer maksimal Rp2.500 per transaksi dan bank dapat mengenakan biaya lebih rendah. Sementara biaya realtime online bergantung pada bank dan jaringan yang digunakan. Karena itu, cek biaya pada aplikasi sebelum melakukan transfer. Di M-Smile Bank Mega, transfer BI-FAST saat ini tersedia gratis biaya admin unlimited.
4. Apakah BI-FAST langsung masuk ke rekening tujuan?
Dalam kondisi normal, ya. BI-FAST memproses transaksi secara real-time sehingga dana normalnya dapat diterima segera setelah transaksi berhasil. Kendala pada bank pengirim, bank penerima, atau sistem dapat menyebabkan proses menjadi lebih lama.
5. Apakah BI-FAST bisa digunakan 24 jam?
Ya. Infrastruktur BI-FAST tersedia selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu, termasuk akhir pekan dan hari libur. Namun, kanal sebuah bank tetap dapat sementara tidak tersedia apabila sedang mengalami gangguan atau pemeliharaan.
6. Berapa maksimal transfer melalui BI-FAST?
Bank Indonesia menetapkan batas nominal sistem BI-FAST maksimal Rp250 juta per transaksi. Bank atau peserta dapat menetapkan limit yang lebih rendah kepada nasabah berdasarkan profil risiko, jenis rekening, kanal, dan kebijakan masing-masing.
7. Kenapa pilihan BI-FAST tidak muncul di mobile banking?
Hal tersebut dapat terjadi karena bank atau rekening tujuan belum mendukung transaksi tertentu melalui BI-FAST, fitur sedang mengalami pemeliharaan, aplikasi perlu diperbarui, atau kanal bank sedang mengalami gangguan. Periksa informasi resmi bank dan gunakan metode transfer lain apabila diperlukan.
8. Apakah BI-FAST lebih aman daripada realtime online?
Keduanya merupakan metode transfer yang disediakan melalui sistem perbankan dan memiliki mekanisme keamanan masing-masing. Keamanan transaksi juga sangat dipengaruhi perilaku pengguna. Selalu gunakan aplikasi resmi, periksa penerima, jangan membagikan PIN atau OTP, dan hindari mengikuti instruksi transfer dari pihak yang tidak dikenal. BI-FAST memiliki standar keamanan dan tata kelola yang ditetapkan dalam ketentuan Bank Indonesia, tetapi hal tersebut tidak berarti pengguna boleh mengabaikan keamanan ketika bertransaksi.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
