Pernah ingin mengirim ucapan ulang tahun tepat pukul 00.00 tetapi khawatir tertidur? Atau sudah menyiapkan pesan kerja pada malam hari tetapi baru ingin mengirimkannya keesokan pagi? WhatsApp mulai menguji fitur yang dapat membantu kebutuhan tersebut.
Fitur bernama Scheduled Messages atau pesan terjadwal WhatsApp memungkinkan pengguna menulis pesan lebih dahulu, menentukan waktu pengiriman, kemudian membiarkan WhatsApp mengirimkannya secara otomatis ketika jadwal tiba.
Per 13 Oktober 2026, fitur tersebut mulai tersedia secara terbatas untuk sebagian pengguna WhatsApp beta di Android. Artinya, Anda mungkin belum menemukannya meskipun sudah menggunakan WhatsApp versi terbaru. Peluncuran juga masih bersifat pengujian sehingga tampilan maupun mekanismenya dapat berubah sebelum tersedia secara luas.
Menariknya, fungsi yang sedang diuji bukan hanya untuk teks. Pengguna beta juga dapat menjadwalkan tautan, foto, dan video, termasuk dalam percakapan grup. Berikut penjelasan lengkap mengenai cara kerjanya.
Daftar Isi
- Apa Itu Fitur Pesan Terjadwal WhatsApp?
- Kapan Pesan Terjadwal WhatsApp Berguna?
- Pesan Terjadwal WhatsApp Sudah Bisa Dipakai atau Belum?
- Bagaimana Cara Kerja Pesan Terjadwal WhatsApp?
- Berapa Lama Pesan WhatsApp Bisa Dijadwalkan?
- Apa Saja yang Bisa Dikirim sebagai Pesan Terjadwal?
- Apakah Pesan Tetap Terkirim Jika WhatsApp Ditutup atau HP Offline?
- Cara Melihat dan Menghapus Pesan WhatsApp yang Sudah Dijadwalkan
- Bagaimana Pesan Terjadwal Bekerja di Grup WhatsApp?
- Apakah Penerima Bisa Mengetahui Pesan Itu Dijadwalkan?
- Pesan Terjadwal WhatsApp vs Fitur Schedule di Aplikasi Lain, Apa Bedanya?
- Sambil Atur Komunikasi Digital, Kelola Transaksi Harian Lewat M-Smile
Apa Itu Fitur Pesan Terjadwal WhatsApp?
Pesan terjadwal WhatsApp adalah fitur yang memungkinkan pengguna membuat pesan sekarang tetapi mengatur agar pesan tersebut baru dikirim pada tanggal dan waktu tertentu.
Alih-alih harus membuka WhatsApp kembali tepat ketika pesan perlu dikirim, pengguna cukup menulis isi pesan, memilih jadwal, kemudian menyimpannya sebagai scheduled message.
Ketika waktu yang ditentukan tiba, WhatsApp akan mengirimkan pesan tersebut secara otomatis. Fitur ini dikembangkan untuk percakapan personal maupun grup.
Berdasarkan implementasi beta saat ini, scheduled message juga tetap mendapatkan perlindungan end-to-end encryption seperti pesan WhatsApp biasa.
Fitur ini perlu dibedakan dari reminder pesan. Reminder hanya mengingatkan pengguna untuk kembali melihat suatu chat, sedangkan scheduled message benar-benar dirancang untuk mengirimkan pesan pada waktu yang sudah ditentukan.
Kapan Pesan Terjadwal WhatsApp Berguna?
Kemampuan menentukan waktu pengiriman dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan personal maupun pekerjaan. Berikut beberapa contohnya.
1. Mengirim Ucapan Ulang Tahun Tepat Waktu
Anda dapat menyiapkan ucapan ulang tahun sebelum hari H kemudian menjadwalkannya untuk dikirim pada waktu yang diinginkan.
Dengan cara ini, Anda tidak harus menunggu sampai tengah malam atau mengandalkan ingatan untuk mengirim pesan secara manual.
2. Menjadwalkan Reminder ke Teman atau Keluarga
Scheduled Messages dapat digunakan untuk mengingatkan anggota keluarga atau teman mengenai janji, kegiatan, pembayaran bersama, maupun agenda tertentu.
Pesan dapat ditulis ketika Anda mengingat agenda tersebut, kemudian dijadwalkan mendekati waktu yang relevan.
3. Mengirim Pesan Kerja pada Jam yang Tepat
Ide atau pekerjaan terkadang selesai di luar jam kerja. Namun, mengirim pesan pada malam hari belum tentu menjadi pilihan terbaik.
Dengan fitur penjadwalan, Anda dapat menyiapkan pesan terlebih dahulu lalu memilih agar pesan baru dikirim pada pagi atau jam kerja berikutnya.
4. Berkomunikasi dengan Orang di Zona Waktu Berbeda
Pesan terjadwal juga berguna ketika Anda berkomunikasi dengan seseorang yang tinggal di negara atau zona waktu berbeda.
Alih-alih menghitung waktu dan menunggu sampai penerima mulai beraktivitas, pesan bisa disiapkan terlebih dahulu dan dijadwalkan sesuai waktu yang lebih tepat bagi penerima.
5. Menyiapkan Pesan Penting Jauh Sebelum Waktunya
Anda juga dapat menggunakannya untuk pesan yang sudah diketahui jauh hari, misalnya pengingat perjalanan, deadline tugas, jadwal pertemuan, maupun informasi acara.
Namun, rentang penjadwalan dalam versi beta saat ini masih memiliki batas maksimal dua minggu.
Pesan Terjadwal WhatsApp Sudah Bisa Dipakai atau Belum?
Jawabannya: sudah mulai bisa digunakan, tetapi hanya oleh sebagian pengguna beta Android. Fitur belum tersedia secara merata untuk seluruh akun WhatsApp.
1. Mulai Tersedia untuk Sebagian Pengguna WhatsApp Beta Android
Scheduled Messages mulai digulirkan melalui WhatsApp beta for Android versi 2.26.40.7.
Namun, memasang versi beta yang kompatibel belum otomatis membuat fitur muncul. WhatsApp menerapkan peluncuran secara bertahap untuk akun tertentu.
Karena itu, dua pengguna dengan versi aplikasi yang sama bisa saja memiliki fitur yang berbeda.
2. Belum Tersedia untuk Semua Pengguna WhatsApp
Jika Anda menekan dan menahan tombol kirim tetapi tidak menemukan pilihan jadwal, kemungkinan fitur belum diaktifkan pada akun Anda.
Tidak perlu menggunakan aplikasi WhatsApp modifikasi atau layanan tidak resmi untuk memaksanya. Pengguna versi reguler perlu menunggu sampai WhatsApp memperluas ketersediaannya.
Menariknya, penerima tidak harus memiliki fitur scheduling agar bisa menerima pesan yang telah dijadwalkan oleh pengirim beta.
3. Versi Stabil Belum Memiliki Jadwal Rilis Resmi
Sampai 13 Oktober 2026, belum ada tanggal resmi dari WhatsApp mengenai kapan Scheduled Messages akan tersedia untuk seluruh pengguna versi stabil.
WhatsApp juga telah mengembangkan fungsi serupa untuk iPhone. Namun, pengembangan iOS sejauh ini belum berarti fitur sudah tersedia secara umum bagi pengguna iPhone.
Karena masih berstatus beta, detail fitur juga masih mungkin berubah sebelum perilisan luas.
Bagaimana Cara Kerja Pesan Terjadwal WhatsApp?
Implementasi yang sedang diuji dibuat cukup sederhana. Pilihan jadwal dapat diakses langsung dari tombol yang selama ini digunakan untuk mengirim pesan.
1. Tulis Pesan seperti Biasa
Buka chat personal atau grup, kemudian ketik pesan pada kolom percakapan seperti biasa.
Pastikan isi pesan sudah sesuai sebelum mengatur jadwal pengiriman.
2. Tekan dan Tahan Tombol Kirim
Alih-alih mengetuk tombol Send satu kali, tekan dan tahan tombol kirim.
Jika fitur sudah tersedia pada akun, WhatsApp akan menampilkan panel untuk menentukan waktu pengiriman.
3. Pilih Tanggal dan Jam Pengiriman
Pilih tanggal dan waktu ketika pesan ingin dikirim.
Perhatikan kembali waktu yang ditampilkan, terutama apabila pesan berkaitan dengan deadline, janji, atau seseorang di zona waktu yang berbeda.
4. Konfirmasi Jadwal Pesan
Setelah tanggal dan waktu sesuai, konfirmasikan jadwal. Pesan tidak akan langsung dikirim ke penerima.
WhatsApp akan menyimpannya sebagai pesan terjadwal yang menunggu waktu pengiriman.
5. WhatsApp Mengirim Pesan Otomatis pada Waktu yang Ditentukan
Saat jadwal tiba, WhatsApp akan melakukan pengiriman secara otomatis.
Berdasarkan pengujian beta saat ini, Anda tidak perlu membuka kembali chat atau menekan tombol kirim secara manual ketika waktunya tiba.
Berapa Lama Pesan WhatsApp Bisa Dijadwalkan?
WhatsApp belum memberikan kebebasan menjadwalkan pesan tanpa batas waktu. Implementasi beta menggunakan rentang tertentu.
1. Paling Cepat 10 Menit dari Waktu Saat Ini
Waktu paling dekat yang dapat dipilih adalah sekitar 10 menit setelah waktu saat pesan dibuat.
Artinya, Scheduled Messages tidak ditujukan untuk menunda pengiriman hanya satu atau dua menit.
2. Maksimal Hingga Dua Minggu ke Depan
Pesan dapat dijadwalkan hingga dua minggu ke depan.
Rentang tersebut cukup untuk berbagai kebutuhan jangka pendek seperti ucapan ulang tahun, pengingat agenda, rapat, perjalanan, atau deadline. Namun, pengguna belum bisa menggunakan fitur ini untuk menjadwalkan pesan berbulan-bulan sebelumnya.
Apa Saja yang Bisa Dikirim sebagai Pesan Terjadwal?
Scheduled Messages tidak terbatas pada pesan teks. Beberapa jenis konten sudah didukung dalam pengujian Android beta.
1. Pesan Teks
Teks menjadi format paling sederhana yang bisa dijadwalkan. Pengguna dapat mengetik pesan biasa kemudian menentukan waktu pengirimannya.
2. Link atau Tautan
Tautan yang dikirim melalui percakapan juga dapat masuk ke dalam pesan terjadwal.
Fungsi ini dapat berguna ketika ingin mengirim link rapat, artikel, dokumen, atau halaman tertentu pada waktu yang lebih relevan.
3. Foto
WhatsApp beta sudah mendukung penjadwalan foto. Setelah memilih gambar dari galeri, pengguna dapat menekan dan menahan tombol kirim untuk menentukan jadwal.
Saat ini hanya satu foto dalam satu scheduled message yang didukung. Beberapa foto sekaligus belum dapat dijadwalkan sebagai satu kiriman.
4. Video
Video juga dapat dijadwalkan menggunakan mekanisme serupa.
Sama seperti foto, implementasi saat ini mendukung satu video per pesan terjadwal. Pengguna juga dapat melakukan pengeditan atau menambahkan caption sebelum menentukan waktu kirim jika opsi tersebut tersedia pada editor media.
Apakah Pesan Tetap Terkirim Jika WhatsApp Ditutup atau HP Offline?
Ya. Salah satu kemampuan penting dalam implementasi beta Scheduled Messages adalah pesan dapat dikirim pada waktu yang telah ditentukan meskipun aplikasi WhatsApp sedang ditutup atau perangkat pengirim sedang offline.
Dengan demikian, fungsi penjadwalan bukan sekadar reminder yang meminta pengguna membuka aplikasi kembali.
Setelah pesan dijadwalkan, sistem WhatsApp menangani pengiriman ketika waktunya tiba. Pengguna tidak perlu memastikan aplikasi berada dalam keadaan terbuka pada saat tersebut.
Meski begitu, karena fitur masih berada dalam tahap beta, perilaku teknis maupun persyaratan pengiriman masih dapat disempurnakan sebelum peluncuran stabil.
Cara Melihat dan Menghapus Pesan WhatsApp yang Sudah Dijadwalkan
Pesan yang sudah dibuat tidak langsung menghilang dari kendali pengguna. WhatsApp menyediakan area khusus untuk melihat dan mengelola scheduled message sebelum dikirim.
1. Buka Informasi Chat
Masuk ke percakapan yang memiliki scheduled message, kemudian buka halaman informasi chat atau grup.
2. Masuk ke Bagian Pesan Terjadwal
Jika fitur tersedia dan terdapat pesan yang menunggu, halaman informasi chat menampilkan bagian khusus untuk scheduled messages.
Dari sinilah pesan yang belum dikirim dapat dikelola.
3. Lihat Daftar Pesan yang Menunggu Dikirim
Pengguna dapat melihat pesan yang masih berada dalam antrean pengiriman.
Fungsi ini membantu jika Anda menjadwalkan beberapa pesan dan ingin memastikan tidak ada pesan lama yang sudah tidak relevan.
4. Hapus Pesan jika Tidak Jadi Dikirim
Jika rencana berubah, pesan dapat dihapus sebelum waktu pengiriman tiba.
Berdasarkan implementasi beta, penerima tidak mendapatkan notifikasi ketika pengirim membatalkan atau menghapus scheduled message yang belum terkirim.
Bagaimana Pesan Terjadwal Bekerja di Grup WhatsApp?
Scheduled Messages juga dapat digunakan dalam percakapan grup. Namun, WhatsApp menerapkan mekanisme khusus terkait anggota grup yang akan menerima pesan.
1. Pesan Bisa Dijadwalkan di Percakapan Grup
Pengguna dapat menyiapkan pesan dalam sebuah grup kemudian memilih tanggal dan jam pengiriman dengan mekanisme yang sama seperti chat personal.
Fitur ini dapat berguna untuk reminder kegiatan, informasi rapat, agenda keluarga, maupun pesan yang perlu muncul pada waktu tertentu.
2. Pesan Hanya Ditujukan kepada Anggota yang Sudah Ada saat Penjadwalan
Ada satu detail penting. WhatsApp mendasarkan penerima pada anggota yang sudah berada di dalam grup ketika pesan dijadwalkan.
Jika seseorang baru bergabung setelah scheduled message dibuat tetapi sebelum waktu pengiriman tiba, anggota baru tersebut tidak akan menerima pesan terjadwal tadi.
Mekanisme ini membantu mempertahankan konteks percakapan sesuai kondisi grup ketika pesan awalnya disiapkan.
Apakah Penerima Bisa Mengetahui Pesan Itu Dijadwalkan?
Berdasarkan implementasi beta saat ini, penerima tidak melihat penanda khusus yang menunjukkan bahwa sebuah pesan sebelumnya dibuat menggunakan fungsi Scheduled Messages.
Setelah terkirim, pesan tampil sebagai pesan WhatsApp biasa. Dengan demikian, penerima tidak perlu memiliki fitur scheduling untuk membaca kiriman tersebut.
Begitu pula ketika pengirim membatalkan scheduled message sebelum waktu pengiriman. Karena pesan belum pernah sampai ke perangkat penerima, tidak ada notifikasi penghapusan yang ditampilkan.
Namun, perilaku tersebut masih berdasarkan versi beta sehingga WhatsApp masih dapat menyesuaikan tampilan maupun pengalaman pengguna sebelum peluncuran luas.
Pesan Terjadwal WhatsApp vs Fitur Schedule di Aplikasi Lain, Apa Bedanya?
Konsep menjadwalkan pesan sebenarnya bukan hal baru dalam dunia aplikasi messaging. Telegram, misalnya, sudah memiliki native scheduled messages selama beberapa tahun.
Yang membuat pengujian WhatsApp menarik adalah selama ini chat WhatsApp biasa belum menyediakan fitur native umum untuk menentukan waktu pengiriman sebuah pesan personal atau grup. Pengguna yang membutuhkan fungsi serupa harus memanfaatkan solusi lain, automation tertentu, atau mengirimkan pesan secara manual pada waktu yang diinginkan.
WhatsApp Business juga memiliki sejumlah mekanisme penjadwalan tersendiri, seperti away messages dan marketing messages pada layanan serta wilayah yang mendukungnya. Namun, fungsi tersebut berbeda konteks dari Scheduled Messages yang sekarang diuji langsung untuk percakapan biasa.
Implementasi baru membuat prosesnya jauh lebih sederhana karena pilihan jadwal berada langsung pada tombol kirim. Pengguna tidak perlu berpindah ke aplikasi lain hanya untuk menentukan kapan pesan personal dikirimkan.
Fungsi serupa sudah tersedia di Telegram sejak 2019. Karena itu, hadirnya scheduled message dapat menutup salah satu perbedaan fitur yang cukup lama antara WhatsApp dan beberapa aplikasi perpesanan lainnya.
Baca Juga: WhatsApp Tak Bisa Dipakai di Android Lawas per 8 September 2026, Ini Daftarnya!
Sambil Atur Komunikasi Digital, Kelola Transaksi Harian Lewat M-Smile
Jika WhatsApp mulai membantu membuat komunikasi lebih teratur melalui penjadwalan pesan, kebutuhan finansial sehari-hari juga dapat ditangani lebih praktis dari satu aplikasi. Melalui M-Smile dari Bank Mega, Anda dapat melakukan transfer, membayar berbagai tagihan, hingga memenuhi kebutuhan top up langsung dari smartphone.
Menu Top Up M-Smile mencakup pulsa, paket data, e-wallet, game, voucher game, dan voucher streaming. Sementara menu pembayaran dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti listrik, PAM, internet dan TV kabel, kartu kredit, asuransi, e-commerce, hingga tiket sesuai layanan yang tersedia.
Untuk transfer antarbank, BI-FAST melalui M-Smile tersedia secara real-time selama 24 jam dan gratis biaya admin sesuai ketentuan Bank Mega. Pengguna juga dapat melakukan pembayaran QRIS melalui aplikasi di merchant yang mendukung QRIS.
Konsep pengaturan otomatis juga dapat diterapkan pada kebiasaan menabung melalui Zaku Menabung. Pengguna dapat menentukan target dana kemudian mengaktifkan fitur autodebet agar dana dipindahkan dari rekening yang dipilih menuju Zaku secara otomatis berdasarkan jadwal.
Autodebet Zaku dapat diatur dengan frekuensi harian, mingguan, atau bulanan sesuai kebutuhan. Misalnya, Anda dapat membuat target untuk membeli gadget, menyiapkan biaya liburan, atau kebutuhan lainnya, kemudian mengatur nominal setoran rutin tanpa harus melakukan transfer secara manual setiap periode.
Jadi, meskipun fungsi keduanya berbeda, ada satu benang merah yang sama: aktivitas yang sudah diketahui sebelumnya dapat dipersiapkan lebih awal. WhatsApp sedang menguji penjadwalan untuk waktu pengiriman pesan, sedangkan Zaku Menabung dapat membantu mengotomatisasi setoran berdasarkan jadwal yang Anda tentukan.
Untuk saat ini, pengguna WhatsApp versi reguler masih perlu menunggu. Scheduled Messages baru bergulir kepada sebagian beta tester Android dan WhatsApp belum memberikan tanggal resmi kapan fitur tersebut tersedia secara luas.
Jika nantinya dirilis ke versi stabil, pesan terjadwal WhatsApp berpotensi menjadi fitur praktis untuk komunikasi sehari-hari karena pengguna tidak lagi harus mengingat sendiri waktu pengiriman setiap pesan penting.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
