Pengguna HP Android lawas perlu mengecek sistem operasi perangkatnya. Mulai 8 September 2026, WhatsApp Android hanya mendukung smartphone yang menggunakan Android 6.0 atau versi yang lebih baru.
Sebelumnya, WhatsApp masih mencantumkan Android 5.0 atau lebih baru sebagai sistem operasi yang didukung. Perubahan tersebut membuat smartphone yang masih menggunakan Android 5.0 Lollipop, Android 5.1 Lollipop, maupun versi yang lebih lama tidak lagi memenuhi persyaratan minimum WhatsApp.
Namun, jangan terburu-buru mengganti HP hanya karena modelnya masuk dalam daftar perangkat lawas yang beredar di internet. WhatsApp tidak menerbitkan daftar resmi berdasarkan merek dan tipe smartphone. Faktor yang paling penting adalah versi Android yang saat ini terpasang pada perangkat.
Beberapa smartphone lama juga memiliki varian, firmware, atau riwayat pembaruan sistem operasi yang berbeda. Karena itu, dua perangkat dengan nama model serupa belum tentu menjalankan versi Android yang sama.
Berikut penjelasan mengenai perubahan dukungan WhatsApp mulai 8 September 2026, contoh HP yang perlu diperiksa, cara mengetahui versi Android, hingga langkah yang sebaiknya dilakukan sebelum berpindah ke perangkat baru.
Ringkasan Artikel:
- Mulai 8 September 2026, WhatsApp hanya mendukung smartphone dengan Android 6.0 atau versi lebih baru.
- Android 5.0 dan Android 5.1 tidak lagi memenuhi persyaratan minimum WhatsApp.
- WhatsApp tidak mengeluarkan daftar resmi HP berdasarkan merek dan model; versi Android menjadi faktor utama.
- Pengguna Android 5.x sebaiknya mengecek pembaruan sistem dan melakukan backup chat sebelum berpindah perangkat.
- Menginstal APK WhatsApp versi lama bukan solusi yang disarankan karena dapat menimbulkan risiko keamanan dan kompatibilitas.
Daftar Isi
- WhatsApp Mulai Hentikan Dukungan Android Lawas per 8 September 2026
- Android Versi Berapa yang Tidak Bisa Lagi Pakai WhatsApp?
- Daftar HP Android yang Berisiko Tak Bisa Pakai WhatsApp
- Kenapa WhatsApp Berhenti Mendukung Android Lawas?
- Cara Cek Versi Android di HP
- Bagaimana Jika HP Masih Menggunakan Android 5?
- Cara Backup Chat WhatsApp Sebelum Ganti HP
- Apa yang Terjadi Jika Tetap Menggunakan Android yang Tidak Didukung?
- Jangan Gunakan WhatsApp APK Lama sebagai Solusi
- Tips Memilih HP Baru agar Tidak Cepat Kehilangan Dukungan Aplikasi
- Jaga Aktivitas Digital Tetap Praktis dan Aman Bersama Bank Mega
WhatsApp Mulai Hentikan Dukungan Android Lawas per 8 September 2026
WhatsApp secara resmi memperbarui persyaratan sistem operasinya. Mulai 8 September 2026, hanya smartphone dengan Android versi 6.0 atau lebih baru yang masuk dalam daftar perangkat Android yang didukung.
Sebelum perubahan tersebut berlaku, persyaratan minimum WhatsApp masih Android 5.0 atau lebih baru. Artinya, perangkat yang bertahan pada Android 5.0 dan Android 5.1 kini berada di bawah persyaratan minimum.
Perubahan persyaratan tidak selalu berarti aplikasi langsung berhenti bekerja secara bersamaan tepat pada pergantian tanggal. Namun, perangkat dengan sistem operasi yang tidak lagi didukung dapat kehilangan kemampuan menggunakan WhatsApp secara normal, tidak memperoleh dukungan pembaruan terbaru, atau pada akhirnya tidak dapat menjalankan aplikasi.
WhatsApp juga menyatakan bahwa sebelum menghentikan dukungan terhadap suatu sistem operasi, pengguna akan diberi pemberitahuan dan diingatkan beberapa kali untuk melakukan upgrade.
Karena itu, pengguna smartphone lawas sebaiknya tidak menunggu aplikasi berhenti berfungsi. Periksa versi Android sekarang dan siapkan langkah migrasi jika perangkat sudah tidak memperoleh pembaruan sistem.
Android Versi Berapa yang Tidak Bisa Lagi Pakai WhatsApp?
1. Android 5.0 Lollipop
Android 5.0 Lollipop tidak lagi memenuhi persyaratan minimum WhatsApp mulai 8 September 2026.
Jika smartphone masih menggunakan Android 5.0, periksa terlebih dahulu apakah produsen pernah menyediakan pembaruan resmi ke Android 6.0 Marshmallow atau versi yang lebih baru.
Apabila update tersedia, lakukan pembaruan sistem terlebih dahulu. Jika perangkat sudah berhenti menerima pembaruan dan mentok di Android 5.0, Anda perlu mempertimbangkan berpindah ke smartphone yang lebih baru agar tetap menggunakan WhatsApp secara normal.
2. Android 5.1 Lollipop
Android 5.1 dan Android 5.1.1 juga berada di bawah minimum Android 6.0 yang mulai diberlakukan.
Karena itu, jangan menganggap perangkat masih aman hanya karena menggunakan versi Lollipop paling akhir. Patokan yang perlu diperhatikan setelah perubahan ini adalah Android 6.0 atau lebih baru.
3. Android Versi Lebih Lama dari Android 5.0
Perangkat yang menggunakan Android 4.x atau versi yang lebih lama sudah berada di bawah persyaratan minimum WhatsApp bahkan sebelum perubahan 8 September 2026.
Smartphone dengan sistem operasi setua ini juga biasanya sudah tidak memperoleh pembaruan keamanan dari produsennya sehingga penggunaan untuk aplikasi komunikasi dan aktivitas digital modern semakin tidak disarankan.
Daftar HP Android yang Berisiko Tak Bisa Pakai WhatsApp
Catatan penting: WhatsApp tidak menerbitkan daftar resmi perangkat yang diblokir berdasarkan merek atau model. Daftar berikut merupakan contoh smartphone lawas yang perlu diperiksa karena pernah menggunakan Android 5.x atau versi lebih lama.
Beberapa model dapat memiliki varian, negara pemasaran, operator, atau firmware yang berbeda dan sebagian mungkin pernah memperoleh Android 6.0 atau lebih baru. Karena itu, cek versi Android pada perangkat Anda sebelum mengambil keputusan mengganti HP.
1. Samsung Galaxy S3, S4, S4 Mini, dan Seri Lawas Lainnya
Samsung Galaxy S3, beberapa varian Galaxy S4, Galaxy S4 Mini, serta sejumlah Galaxy Ace generasi lama masuk dalam kelompok perangkat yang perlu diperiksa.
Perangkat-perangkat tersebut berasal dari periode ketika Android KitKat dan Lollipop masih menjadi sistem operasi utama.
Jika masih menggunakan perangkat tersebut, buka pengaturan dan pastikan versi Android yang terpasang sudah mencapai Android 6.0 atau lebih baru.
2. Samsung Galaxy Note 2, Note 3, dan Note 3 Neo
Galaxy Note 2, Galaxy Note 3, dan Galaxy Note 3 Neo juga termasuk smartphone generasi lama yang berisiko berada di bawah persyaratan baru.
Jangan hanya melihat nama seri. Periksa langsung versi Android karena kondisi setiap perangkat dapat berbeda tergantung riwayat pembaruannya.
3. Samsung Galaxy Grand Prime, Core Prime, Alpha, dan Galaxy J Generasi Awal
Beberapa Samsung Galaxy Grand Prime, Core Prime, Galaxy Alpha, dan Galaxy J generasi awal juga banyak beredar pada masa Android Lollipop.
Varian tertentu dapat memiliki dukungan sistem operasi berbeda. Karena itu, perangkat tersebut tidak otomatis kehilangan WhatsApp hanya berdasarkan nama model.
4. Motorola Moto G Generasi Pertama, Moto E 2014, dan Moto X Generasi Awal
Motorola Moto G generasi pertama, Moto E keluaran 2014, dan sejumlah Moto X generasi awal termasuk perangkat yang perlu diperiksa.
Jika perangkat sudah tidak memperoleh update resmi hingga Android 6.0, pengguna perlu mempertimbangkan migrasi ke smartphone yang lebih baru.
5. LG G2, G2 Mini, Optimus G, L5 II, L7 II, L70, dan L90
Sejumlah smartphone LG generasi lama seperti LG G2, G2 Mini, Optimus G, L5 II, L7 II, L70, dan L90 juga masuk dalam contoh perangkat yang berpotensi menjalankan sistem operasi di bawah batas terbaru WhatsApp.
Google Nexus 4 yang diproduksi LG juga termasuk perangkat lawas yang perlu diperiksa versi Android-nya.
6. Sony Xperia Z, Z1, Z1 Compact, Z Ultra, M2, SP, dan T3
Seri Xperia Z generasi awal seperti Xperia Z, Z1, Z1 Compact, dan Z Ultra, bersama Xperia M2, SP, dan T3, berasal dari periode Android lama.
Ketersediaan pembaruan dapat berbeda berdasarkan model dan wilayah sehingga pemeriksaan langsung tetap diperlukan.
7. HTC One M7, One X, One X+, Desire 500, Desire 601, dan Desire 816
HTC One M7, One X, One X+, Desire 500, Desire 601, dan Desire 816 juga merupakan contoh smartphone yang perlu diperiksa.
Sebagian perangkat mungkin pernah memperoleh pembaruan berbeda berdasarkan varian. Pastikan OS aktual yang digunakan sebelum menyimpulkan apakah perangkat masih kompatibel.
8. Huawei Ascend P6 dan Beberapa Huawei Seri Lawas
Huawei Ascend P6 dan sejumlah Huawei P series generasi awal juga berasal dari periode sebelum Android 6.0 menjadi standar umum.
Jika perangkat masih aktif digunakan, periksa menu About Phone atau Tentang Ponsel untuk mengetahui versi Android yang terpasang.
9. Asus Zenfone 5 Keluaran 2014
Asus Zenfone 5 keluaran 2014 menjadi salah satu perangkat populer pada masanya dan juga perlu diperiksa terkait perubahan persyaratan WhatsApp.
Perhatikan nomor model karena nama Zenfone 5 pernah digunakan kembali Asus pada generasi yang jauh lebih baru.
10. Beberapa HP Xiaomi, Oppo, dan Nexus Lawas
Sejumlah smartphone Xiaomi dan Oppo generasi awal serta perangkat Nexus lama juga dapat menggunakan Android Lollipop atau versi sebelumnya.
Tidak ada satu daftar seluruh model yang otomatis dihentikan. Jika menggunakan smartphone berusia sekitar satu dekade atau lebih, cara paling tepat adalah memeriksa versi sistem operasi secara langsung.
Kenapa WhatsApp Berhenti Mendukung Android Lawas?
1. Sistem Operasi Tidak Lagi Mendapat Pembaruan Keamanan
WhatsApp menjelaskan bahwa sistem operasi dan perangkat lama dapat kehilangan pembaruan keamanan terbaru.
Hal tersebut menjadi pertimbangan penting karena WhatsApp digunakan untuk komunikasi pribadi dan sering menjadi bagian dari berbagai aktivitas digital sehari-hari.
Mempertahankan dukungan terhadap sistem operasi yang sangat lama juga dapat menyulitkan pengembangan fitur keamanan baru.
2. Jumlah Penggunanya Semakin Sedikit
WhatsApp secara berkala mengevaluasi perangkat dan software yang paling tua serta memiliki jumlah pengguna paling sedikit.
Seiring masyarakat beralih ke perangkat baru, jumlah pengguna sistem operasi lama terus berkurang. Pengembang kemudian dapat memfokuskan dukungan pada platform yang masih banyak digunakan.
3. Perangkat Lawas Bisa Tidak Mendukung Fitur WhatsApp Terbaru
Fitur WhatsApp terus berkembang dan membutuhkan kemampuan hardware maupun software yang semakin modern.
Perangkat lama mungkin tidak memiliki fungsi yang dibutuhkan untuk menjalankan teknologi baru secara optimal.
Dengan meningkatkan persyaratan minimum, WhatsApp dapat mengembangkan fitur dan peningkatan keamanan tanpa harus mempertahankan kompatibilitas terhadap sistem operasi yang sudah terlalu lama.
Cara Cek Versi Android di HP
Nama menu dapat sedikit berbeda berdasarkan merek smartphone. Namun, secara umum Anda dapat mengikuti langkah berikut.
1. Buka Menu Pengaturan
Buka aplikasi Settings atau Pengaturan pada smartphone.
Ikon biasanya berbentuk roda gigi dan tersedia di daftar aplikasi atau panel pengaturan cepat.
2. Pilih Tentang Ponsel
Scroll ke bagian bawah kemudian cari menu Tentang Ponsel, About Phone, About Device, atau nama sejenis.
Pada beberapa smartphone, informasi sistem dapat berada di dalam menu tambahan seperti Software Information.
3. Cari Informasi Versi Android
Temukan bagian yang mencantumkan Android Version atau Versi Android.
Angka yang tampil merupakan versi sistem operasi yang sedang digunakan perangkat.
4. Pastikan Menggunakan Android 6.0 atau Lebih Baru
Jika tertulis Android 6.0, 7, 8, 9, 10, atau versi yang lebih baru, perangkat memenuhi persyaratan minimum WhatsApp yang mulai berlaku 8 September 2026.
Jika masih tertulis Android 5.0 atau 5.1, periksa apakah terdapat pembaruan sistem resmi.
Bagaimana Jika HP Masih Menggunakan Android 5?
1. Cek Pembaruan Sistem Operasi
Sebelum membeli smartphone baru, periksa dahulu apakah perangkat masih memiliki pembaruan Android yang belum terpasang.
Buka menu Settings kemudian cari Software Update, System Update, atau menu pembaruan perangkat sesuai merek smartphone.
2. Update ke Android 6 atau Lebih Baru Jika Tersedia
Jika produsen menyediakan Android 6.0 atau versi yang lebih baru, lakukan update menggunakan metode resmi.
Sebelum memulai, pastikan baterai cukup, penyimpanan tersedia, serta gunakan koneksi internet yang stabil.
Hindari mengunduh firmware dari sumber tidak resmi hanya untuk menaikkan versi Android karena dapat menimbulkan risiko keamanan maupun kerusakan perangkat.
3. Cadangkan Chat WhatsApp
Jika perangkat tidak dapat diperbarui, lakukan backup percakapan sebelum WhatsApp berhenti bekerja secara normal.
Pada Android, WhatsApp mendukung pencadangan riwayat chat melalui akun Google. Pastikan Anda memiliki ruang penyimpanan yang cukup di perangkat maupun akun Google.
4. Pindahkan WhatsApp ke Perangkat yang Lebih Baru Jika Tidak Bisa Update
Jika smartphone mentok pada Android 5.x, pilihan paling praktis adalah memindahkan akun WhatsApp ke perangkat yang memenuhi persyaratan minimum.
Gunakan nomor telepon serta akun Google yang sesuai agar proses pemulihan backup dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Jangan menjual atau memberikan smartphone lama sebelum memastikan seluruh data penting sudah dipindahkan dan dihapus dengan aman dari perangkat.
Cara Backup Chat WhatsApp Sebelum Ganti HP
1. Buka Pengaturan WhatsApp
Buka WhatsApp kemudian pilih ikon menu dan masuk ke Settings atau Pengaturan.
Lakukan pencadangan selagi WhatsApp masih dapat berfungsi dengan normal pada perangkat lama.
2. Pilih Menu Chat dan Cadangan Chat
Masuk ke menu Chats kemudian pilih Chat Backup atau Cadangan Chat.
Halaman tersebut akan menampilkan informasi mengenai pencadangan terakhir serta pengaturan akun yang digunakan untuk menyimpan backup.
3. Pastikan Akun untuk Backup Sudah Sesuai
WhatsApp pada Android dapat mencadangkan riwayat chat menggunakan akun Google.
Pastikan akun Google yang dipilih masih dapat Anda akses karena akun tersebut diperlukan ketika ingin memulihkan backup pada perangkat Android baru.
Periksa pula ruang penyimpanan karena backup dapat membutuhkan kapasitas cukup besar, terutama jika Anda menyertakan banyak media.
4. Jalankan Proses Pencadangan
Pilih opsi Back Up untuk memulai pencadangan secara manual.
Tunggu hingga proses selesai. Gunakan jaringan Wi-Fi jika ukuran backup besar untuk mengurangi penggunaan kuota seluler.
Jika menggunakan backup terenkripsi end-to-end, simpan password, passkey, atau kunci enkripsi dengan aman. Tanpa informasi tersebut, backup terenkripsi dapat tidak bisa dipulihkan.
5. Pulihkan Chat di Perangkat Baru
Setelah WhatsApp dipasang pada HP baru, daftarkan nomor telepon yang sama kemudian ikuti proses pemulihan yang ditawarkan.
Pastikan akun Google yang digunakan untuk backup tersedia pada perangkat baru.
WhatsApp hanya dapat memulihkan chat berdasarkan backup terakhir yang berhasil dibuat. Karena itu, lakukan pencadangan terbaru sebelum berpindah perangkat.
Apa yang Terjadi Jika Tetap Menggunakan Android yang Tidak Didukung?
1. WhatsApp Bisa Berhenti Berfungsi
Sistem operasi yang tidak lagi didukung dapat menyebabkan WhatsApp tidak bekerja seperti sebelumnya atau pada akhirnya tidak dapat digunakan.
Pengguna juga dapat menerima peringatan untuk melakukan upgrade sistem operasi atau berpindah perangkat.
Karena proses penghentian dukungan dapat melibatkan pembaruan aplikasi dan layanan, jangan mengandalkan asumsi bahwa versi lama akan selalu dapat digunakan hanya karena masih terbuka pada hari pertama perubahan.
2. Pengguna Tidak Lagi Mendapat Dukungan Pembaruan
Ketika sistem operasi sudah berada di luar persyaratan minimum, pengguna tidak dapat mengandalkan dukungan kompatibilitas untuk pembaruan WhatsApp terbaru.
Akibatnya, fitur baru mungkin tidak tersedia atau aplikasi dapat mengalami masalah ketika layanan WhatsApp terus berkembang.
3. Risiko Kompatibilitas dan Keamanan Bisa Meningkat
WhatsApp menyebut bahwa perangkat lama mungkin tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan terbaru atau tidak memiliki fungsi yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi.
Risiko bukan hanya berasal dari WhatsApp. Sistem operasi yang sangat lama juga dapat memiliki kelemahan yang sudah diperbaiki pada Android generasi selanjutnya.
Karena itu, memperbarui perangkat lunak tetap menjadi bagian penting dari menjaga keamanan smartphone.
Jangan Gunakan WhatsApp APK Lama sebagai Solusi
Ketika sebuah perangkat kehilangan dukungan aplikasi, sebagian pengguna mungkin tergoda mengunduh APK WhatsApp versi lama dari website pihak ketiga agar tetap dapat menggunakan aplikasi.
Cara tersebut bukan solusi yang disarankan. Versi lama tidak memperoleh fitur dan perbaikan keamanan terbaru serta dapat mengalami masalah kompatibilitas dengan layanan WhatsApp.
Risikonya dapat menjadi lebih besar apabila file APK diperoleh dari sumber tidak resmi. File dapat dimodifikasi atau disisipi software berbahaya yang berpotensi mencuri informasi dari perangkat.
Hindari pula WhatsApp modifikasi yang menjanjikan fitur tambahan atau kemampuan melewati persyaratan sistem. Gunakan aplikasi WhatsApp resmi dari sumber aplikasi yang direkomendasikan untuk perangkat Anda.
Jika Android sudah tidak memenuhi persyaratan dan tidak dapat diperbarui, pilihan yang lebih aman adalah mencadangkan data dan menggunakan perangkat yang masih memperoleh dukungan software.
Tips Memilih HP Baru agar Tidak Cepat Kehilangan Dukungan Aplikasi
1. Pilih Android dengan Versi Sistem Operasi yang Lebih Baru
Jika terpaksa mengganti smartphone, jangan hanya mempertimbangkan harga dan spesifikasi hardware. Perhatikan pula versi Android yang digunakan saat perangkat dibeli.
Semakin baru versi sistem operasi, biasanya semakin panjang jarak terhadap persyaratan minimum aplikasi pada saat pembelian.
Untuk penggunaan beberapa tahun, sebaiknya jangan membeli smartphone yang sejak awal sudah tertinggal beberapa generasi Android hanya karena harganya lebih murah.
2. Periksa Komitmen Update Software Produsen
Produsen smartphone kini memiliki kebijakan pembaruan yang berbeda-beda. Ada perangkat yang memperoleh upgrade Android selama beberapa generasi, sedangkan perangkat lain mendapatkan periode lebih pendek.
Sebelum membeli, cari informasi resmi mengenai berapa lama perangkat akan mendapatkan upgrade sistem operasi.
Jangka dukungan software dapat menjadi faktor penting jika Anda ingin menggunakan smartphone dalam waktu lama.
3. Perhatikan Dukungan Pembaruan Keamanan
Selain upgrade Android, perhatikan periode security update yang dijanjikan produsen.
Pembaruan keamanan membantu memperbaiki kerentanan yang ditemukan setelah perangkat dipasarkan.
Hal ini semakin penting jika smartphone digunakan untuk email, komunikasi, transaksi perbankan, maupun menyimpan berbagai data pribadi.
4. Pertimbangkan Kebutuhan Aplikasi untuk Beberapa Tahun ke Depan
Smartphone bukan hanya digunakan berdasarkan kebutuhan hari ini. Pertimbangkan aplikasi yang akan terus digunakan beberapa tahun ke depan.
WhatsApp hanyalah salah satu contoh. Aplikasi perbankan, marketplace, transportasi, produktivitas, dan layanan digital lainnya juga dapat meningkatkan persyaratan sistem operasi seiring waktu.
Karena itu, memilih perangkat dengan dukungan software panjang dapat membantu memperpanjang masa pakai smartphone secara praktis.
Baca Juga: Cara Melacak HP Dengan IMEI, WhatsApp, dan Google Maps
Jaga Aktivitas Digital Tetap Praktis dan Aman Bersama Bank Mega
Perubahan persyaratan WhatsApp menunjukkan bahwa menjaga perangkat dan sistem operasi tetap diperbarui semakin penting di tengah meningkatnya aktivitas digital. Prinsip yang sama juga relevan ketika smartphone digunakan untuk kebutuhan finansial.
Bagi nasabah Bank Mega, M-Smile dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan transaksi melalui smartphone, mulai dari transfer, pembayaran, top up, pengecekan informasi rekening, hingga berbagai fasilitas finansial lainnya sesuai layanan yang tersedia.
Melalui M-Smile, nasabah dapat melakukan transfer melalui berbagai metode seperti BI-FAST, sesama Bank Mega, transfer online antarbank, Virtual Account, hingga layanan transfer lainnya sesuai ketentuan.
Kebutuhan pembayaran sehari-hari juga dapat dilakukan melalui QRIS. M-Smile menyediakan berbagai pilihan transaksi QRIS, termasuk pembayaran dengan scan QR maupun fitur yang didukung pada perangkat tertentu.
Untuk kebutuhan top up, M-Smile menyediakan berbagai pilihan seperti pulsa, paket data, e-wallet, voucher game, dan voucher streaming. Nasabah juga dapat mengakses berbagai layanan rekening dan memantau aktivitas transaksi melalui fitur yang tersedia di aplikasi.
Jika perangkat lama sudah tidak mampu mengikuti pembaruan sistem maupun kebutuhan aplikasi penting, pertimbangkan penggantian perangkat berdasarkan kemampuan finansial. Tentukan budget lebih dahulu dan hindari menggunakan dana kebutuhan utama atau dana darurat hanya demi membeli smartphone terbaru.
Setelah menggunakan perangkat baru, instal aplikasi hanya dari sumber resmi, aktifkan mekanisme keamanan perangkat, gunakan PIN atau autentikasi yang kuat, dan jangan pernah membagikan OTP maupun M-PIN kepada pihak lain.
Dengan perangkat yang masih memperoleh dukungan software serta kebiasaan digital yang aman, aktivitas komunikasi maupun transaksi perbankan dapat dilakukan dengan lebih nyaman untuk jangka waktu yang lebih panjang.
Kesimpulannya, mulai 8 September 2026, WhatsApp Android menaikkan persyaratan minimum menjadi Android 6.0 atau lebih baru. Android 5.0 dan 5.1 tidak lagi masuk dalam sistem operasi yang didukung. Namun, jangan menentukan kompatibilitas hanya berdasarkan model HP. Periksa versi Android yang benar-benar terpasang, cari pembaruan resmi jika tersedia, dan lakukan backup chat sebelum berpindah perangkat apabila smartphone sudah tidak dapat diperbarui.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
