Memiliki rumah adalah impian banyak orang, mulai dari pemula, keluarga muda, hingga pekerja kantoran. Karena harga rumah terus meningkat, banyak orang memilih KPR (Kredit Pemilikan Rumah) sebagai solusi. Namun, tidak sedikit yang masih bingung soal perbedaan KPR rumah subsidi dan KPR rumah komersil, termasuk syarat yang harus dipenuhi. Artikel ini membahas syarat keduanya dan bagaimana kamu bisa mengatur keuangan dengan lebih baik.
Perbedaan KPR Rumah Subsidi dan Komersil
Apa Itu KPR Subsidi?
KPR subsidi adalah fasilitas pembiayaan rumah yang diberikan pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tujuannya agar kelompok ini bisa memiliki rumah layak dengan cicilan terjangkau.
Ciri utama KPR subsidi:
- Harga rumah ditetapkan pemerintah
- Cicilan relatif lebih ringan
- Suku bunga lebih rendah dan biasanya tetap (fixed)
- Hanya boleh untuk satu rumah (rumah pertama)
- Lokasi umumnya di perumahan khusus subsidi
Apa Itu KPR Komersil?
KPR komersil adalah pembiayaan rumah yang diberikan bank tanpa subsidi pemerintah. Harga rumah, bunga, dan tenor mengikuti kebijakan bank dan kondisi pasar.
Ciri utama KPR komersil:
- Pilihan lokasi dan tipe rumah lebih beragam
- Bisa untuk rumah pertama atau berikutnya
- Bunga bisa fixed, floating, atau kombinasi
- Tidak ada batasan penghasilan khusus
- Lebih fleksibel dalam memilih properti
Syarat KPR Rumah Subsidi
KPR subsidi memiliki syarat lebih ketat karena ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Secara umum, syarat yang sering digunakan antara lain:
- WNI dan berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Termasuk kategori MBR dengan batas penghasilan tertentu sesuai aturan pemerintah.
- Belum memiliki rumah pribadi atas nama sendiri.
- Belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah sebelumnya.
- Memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap (karyawan, wiraswasta, atau profesional).
- Masa kerja atau usaha minimal 1 tahun dan dibuktikan dengan dokumen.
- Mengisi data pada sistem subsidi perumahan seperti SIKASEP/SIBARU (sesuai ketentuan terbaru).
Dokumen yang umumnya diminta untuk KPR subsidi:
- KTP dan Kartu Keluarga
- Slip gaji atau bukti penghasilan
- NPWP
- Rekening koran 3–6 bulan terakhir
- Surat keterangan kerja atau usaha
- Surat pernyataan belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi
Syarat KPR Rumah Komersil
KPR komersil lebih fleksibel dan tidak dibatasi oleh ketentuan subsidi pemerintah. Syarat umumnya antara lain:
- Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Usia maksimal saat kredit lunas biasanya 55–65 tahun, tergantung profesi dan kebijakan bank.
- Memiliki penghasilan tetap, baik sebagai karyawan, pengusaha, maupun profesional.
- Masa kerja atau usaha minimal 1–2 tahun.
- Memiliki riwayat kredit yang baik (BI Checking/SLIK lancar).
- Mampu menyediakan uang muka (DP), umumnya 10–20% dari harga rumah, sesuai kebijakan bank atau program KPR.
Dokumen yang biasanya diminta untuk KPR komersil:
- KTP dan Kartu Keluarga
- NPWP
- Slip gaji atau laporan keuangan usaha
- Rekening koran 3–6 bulan terakhir
- Surat keterangan kerja atau legalitas usaha
- Dokumen rumah yang akan dibeli (dari developer atau penjual)
Tips Agar Pengajuan KPR Lebih Mudah Disetujui
Agar pengajuan KPR, baik subsidi maupun komersil, lebih berpeluang disetujui, kamu bisa memperhatikan beberapa hal berikut:
- Jaga riwayat kredit tetap bersih dengan membayar kartu kredit dan cicilan tepat waktu.
- Pastikan rasio cicilan tidak terlalu tinggi; idealnya total cicilan tidak lebih dari 30–35% dari penghasilan bulanan.
- Pilih rumah yang sesuai kemampuan, jangan hanya mengikuti tren atau gengsi.
- Siapkan dokumen dengan lengkap agar proses analisis bank berjalan lancar.
Kaitannya dengan Bank Mega: Mengatur Keuangan Sebelum dan Setelah KPR
Mengambil KPR berarti kamu akan memiliki komitmen jangka panjang. Di sini, pengelolaan keuangan menjadi sangat penting. Bank Mega dapat membantu kamu mengatur cash flow sebelum dan sesudah KPR berjalan.
- Kartu Kredit Bank Mega dengan berbagai promo restoran, hotel, dan belanja membantu mengurangi pengeluaran sehari-hari sehingga dana lebih leluasa dialokasikan untuk cicilan KPR.
- MegaPay memungkinkan kamu mengubah transaksi besar menjadi cicilan ringan, misalnya saat membeli furnitur atau perlengkapan rumah baru.
- MPC Points dari transaksi kartu kredit bisa digunakan di berbagai merchant CT Corp, membantu menekan biaya belanja rutin.
- Aplikasi M-Smile memudahkan pemantauan pengeluaran bulanan, pembayaran tagihan, hingga transfer untuk cicilan.
Dengan memanfaatkan layanan dan promo Bank Mega secara bijak, kamu bisa menjaga keuangan tetap sehat meski memiliki kewajiban KPR setiap bulan.
Pilih KPR Subsidi atau Komersil Sesuai Kondisi Finansial
KPR subsidi cocok bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin memiliki rumah pertama dengan cicilan terjangkau. Sementara KPR komersil memberikan pilihan lebih luas untuk lokasi, tipe rumah, dan fleksibilitas tenor.
Yang terpenting, sesuaikan pilihan dengan kemampuan finansial dan rencanakan pengeluaran secara matang. Dengan dukungan produk dan layanan dari Bank Mega, proses mengatur keuangan sebelum dan sesudah KPR dapat berjalan lebih mudah dan terkontrol.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
