Ketika mengikuti event lari seperti 5K, 10K, half marathon, atau marathon, Anda biasanya akan mendapatkan lembar berisi nomor peserta yang dipasang di pakaian. Lembar tersebut dikenal sebagai BIB lari atau race BIB.
BIB bukan sekadar nomor yang membedakan satu pelari dengan peserta lainnya. Pada banyak event, BIB digunakan sebagai identitas peserta, membantu pencatatan waktu melalui timing chip, membedakan kategori lomba, hingga mempermudah pencarian foto setelah race.
Karena memiliki fungsi penting, BIB perlu dipasang dengan benar dan mengikuti aturan penyelenggara. Melipat, menutupi, memodifikasi, atau memasangnya pada posisi yang salah dapat mengganggu keterbacaan nomor maupun sistem timing pada event tertentu.
Ringkasan: BIB lari adalah nomor peserta yang digunakan untuk mengidentifikasi pelari dalam sebuah event. Banyak race modern memasang timing chip di bagian belakang BIB untuk merekam waktu ketika peserta melewati titik timing. BIB umumnya dipasang di bagian depan tubuh dan harus tetap terlihat jelas selama perlombaan.
Apa Itu BIB Lari?
Bagi peserta yang baru pertama kali mengikuti race, istilah BIB mungkin masih terdengar asing. Padahal, benda ini menjadi salah satu perlengkapan terpenting yang perlu dibawa pada hari perlombaan.
1. Pengertian BIB Lari
BIB lari adalah nomor identitas resmi yang diberikan kepada peserta dalam sebuah event lari. Biasanya berbentuk lembaran tipis yang dicetak dengan nomor peserta dan dipasang pada bagian depan pakaian selama perlombaan.
Istilah BIB digunakan secara luas dalam olahraga lari untuk menyebut race number. Setiap peserta biasanya memperoleh nomor yang berbeda sehingga penyelenggara dapat menghubungkan nomor tersebut dengan data registrasi peserta.
Pada event dengan sistem electronic timing, bagian belakang BIB juga dapat dilengkapi dengan timing tag atau timing chip. Komponen inilah yang memungkinkan sistem mencatat waktu peserta ketika melewati titik tertentu.
Karena itu, BIB tidak sebaiknya dianggap sekadar aksesori. Dalam banyak event, peserta yang tidak menggunakan BIB resmi atau memasangnya tidak sesuai aturan berisiko tidak mendapatkan pencatatan hasil resmi.
2. Informasi yang Biasanya Tercantum pada BIB
Informasi yang tercetak pada BIB berbeda-beda tergantung penyelenggara. Namun, beberapa informasi yang umum ditemukan antara lain:
- nomor peserta atau race number;
- nama peserta pada event tertentu;
- kategori atau jarak lomba;
- warna atau kode kategori;
- nama atau logo event;
- sponsor event;
- informasi emergency contact pada bagian belakang; dan
- timing chip atau timing tag pada event yang menggunakan electronic timing.
Penyelenggara juga dapat menggunakan huruf, warna, atau seri nomor tertentu untuk membantu membedakan kategori peserta dan area start.
Apa Fungsi BIB dalam Event Lari?
Satu lembar BIB dapat memiliki beberapa fungsi sekaligus selama penyelenggaraan lomba.
1. Sebagai Identitas Peserta
Fungsi paling dasar dari BIB adalah menghubungkan peserta dengan data registrasi yang tercatat dalam sistem penyelenggara.
Ketika nomor BIB dimasukkan ke sistem hasil perlombaan, informasi seperti nama peserta, kategori, dan catatan waktu dapat ditampilkan sesuai data registrasinya.
Karena BIB merupakan identitas peserta, jangan menukar atau memberikan BIB kepada orang lain tanpa mengikuti prosedur resmi dari penyelenggara.
2. Menunjukkan Nomor Peserta
Nomor besar pada bagian depan BIB memungkinkan panitia, fotografer, marshal, maupun petugas lainnya mengidentifikasi peserta selama berlangsungnya event.
Nomor tersebut biasanya bersifat unik di dalam satu event. Inilah sebabnya peserta perlu memastikan BIB dapat terlihat dengan jelas dan tidak tertutup pakaian, running belt, tas, atau aksesori lain.
3. Membantu Pencatatan Waktu Lomba
Pada race yang menggunakan electronic timing, BIB dapat dilengkapi dengan chip atau tag yang terhubung dengan nomor peserta.
Ketika pelari melewati timing mat atau sensor pada start, checkpoint, dan finish, sistem dapat mendeteksi tag tersebut dan mencatat waktu yang kemudian dihubungkan dengan data peserta.
Karena teknologi timing setiap event dapat berbeda, selalu ikuti petunjuk penyelenggara mengenai cara penggunaan BIB.
4. Membantu Identifikasi Kategori Peserta
Nomor, warna, atau desain BIB dapat digunakan untuk membedakan jarak dan kategori peserta.
Misalnya, peserta 5K dapat menggunakan warna berbeda dari peserta 10K. Pada event lain, nomor BIB dapat menunjukkan corral, wave start, kategori usia, atau kelompok tertentu.
Sistem tersebut membantu panitia mengatur peserta, terutama pada event dengan jumlah pelari yang besar.
5. Mendukung Dokumentasi dan Pencarian Foto Race
Nomor BIB juga dapat membantu peserta menemukan foto setelah race. Sejumlah platform fotografi event menggunakan nomor BIB yang terlihat dalam foto untuk mengelompokkan gambar peserta.
Peserta cukup memilih event kemudian memasukkan nomor BIB untuk mencari foto yang terdeteksi memiliki nomor tersebut.
Karena itu, memastikan nomor BIB terlihat jelas tidak hanya penting untuk identifikasi selama race tetapi juga dapat membantu proses pencarian dokumentasi setelah perlombaan.
Mengenal Timing Chip pada BIB Lari
Pada event lari modern, salah satu bagian penting dari BIB adalah timing chip. Meski demikian, tidak seluruh race menggunakan sistem yang sama.
1. Apa Itu Timing Chip?
Timing chip adalah perangkat atau tag elektronik yang digunakan untuk membantu mencatat waktu peserta selama perlombaan.
Pada sebagian sistem, chip berbentuk tag tipis yang ditempelkan langsung pada bagian belakang race BIB. Ada pula sistem lain yang menggunakan perangkat berbeda sesuai teknologi penyelenggara.
Timing chip biasanya sudah dihubungkan dengan nomor BIB dan data peserta sehingga tidak perlu ditukar atau diprogram sendiri oleh pelari.
2. Bagaimana Timing Chip Mencatat Waktu Lari?
Race yang menggunakan electronic timing biasanya memasang sensor atau timing mat di beberapa lokasi. Titik paling dasar adalah start dan finish, sementara event tertentu juga menggunakan checkpoint di sepanjang rute.
Ketika tag pada BIB melewati sistem pembaca, waktu tersebut dicatat. Hasilnya kemudian dapat digunakan untuk menghitung waktu start, finish, maupun split pada titik tertentu.
Karena itu, peserta perlu melewati jalur timing yang sudah ditentukan dan menjaga kondisi BIB sesuai instruksi penyelenggara.
3. Gun Time dan Chip Time, Apa Bedanya?
Dalam hasil race, Anda mungkin menemukan istilah gun time dan chip time atau net time.
Gun time dihitung sejak sinyal start resmi diberikan sampai peserta melewati garis finish. Dengan sistem ini, waktu sudah mulai berjalan meskipun Anda masih berada beberapa puluh meter di belakang garis start.
Sementara chip time umumnya dihitung sejak timing chip Anda terdeteksi melewati garis start sampai terdeteksi di garis finish.
Contohnya, race dimulai pukul 06.00.00 tetapi Anda baru melewati garis start pada pukul 06.02.00. Jika mencapai finish pada pukul 07.02.00, gun time Anda sekitar 1 jam 2 menit, sedangkan chip time sekitar 1 jam.
Waktu yang digunakan untuk penentuan peringkat atau pemenang dapat berbeda pada setiap event dan kategori. Karena itu, periksa race rules jika ingin mengetahui apakah penyelenggara menggunakan gun time atau chip time sebagai waktu resmi.
4. Apakah Semua BIB Lari Menggunakan Timing Chip?
Tidak. Penggunaan timing chip bergantung pada event, jarak, kategori, serta sistem pencatatan waktu yang digunakan penyelenggara.
Race kompetitif dengan peserta besar umumnya menggunakan electronic timing, tetapi fun run atau event tertentu dapat menggunakan sistem yang lebih sederhana dan tidak memasang timing chip pada semua BIB.
Jangan mencoba melepaskan komponen yang terdapat di belakang BIB hanya karena terlihat seperti stiker. Jika tidak yakin, tanyakan kepada panitia saat pengambilan race pack.
Cara Menggunakan BIB Lari dengan Benar
Meskipun terlihat sederhana, pemasangan BIB yang benar dapat membantu nomor peserta tetap terlihat dan mengurangi risiko gangguan pada timing chip.
1. Periksa Nomor dan Data pada BIB
Begitu menerima race pack, periksa BIB sebelum meninggalkan lokasi pengambilan.
Pastikan nomor BIB sesuai dengan data registrasi, kategori, jarak, dan informasi lain yang diberikan panitia.
Jika terdapat kesalahan, lebih baik menyelesaikannya ketika race pack collection daripada baru menyadarinya pada pagi hari perlombaan.
2. Pasang BIB di Bagian Depan Tubuh
Posisi paling umum untuk race BIB adalah pada bagian depan tubuh, seperti dada atau bagian depan perut.
Banyak penyelenggara secara khusus meminta BIB dipasang pada bagian depan lapisan pakaian terluar agar nomor dapat terlihat oleh petugas dan sistem dokumentasi.
Hindari memasang BIB terlalu tinggi hingga mengganggu gerakan tangan maupun terlalu rendah hingga tertutup running belt.
3. Gunakan Peniti atau Race BIB Holder
Cara konvensional memasang BIB adalah menggunakan empat peniti pada bagian sudut. Cara ini sederhana dan biasanya cukup stabil selama race.
Jika tidak ingin melubangi jersey, Anda dapat menggunakan race belt, magnetic BIB holder, atau BIB clip apabila diperbolehkan oleh penyelenggara.
Apa pun metode yang digunakan, pastikan holder tidak menutupi nomor atau bagian timing tag.
4. Pastikan Nomor BIB Terlihat Jelas
Setelah BIB terpasang, berdirilah di depan cermin dan pastikan seluruh nomor dapat dibaca.
Perhatikan pula perlengkapan yang akan digunakan, seperti jaket, hydration vest, running belt, atau tas. Jangan sampai setelah seluruh perlengkapan dipasang, nomor justru tertutup.
Jika menggunakan jaket pada saat menunggu start, pastikan BIB kembali terlihat sesuai aturan ketika memasuki area perlombaan.
5. Jangan Melipat atau Merusak Bagian Timing Chip
Hindari melipat, meremas, melubangi, atau memodifikasi area timing chip apabila BIB menggunakan electronic timing.
Sejumlah sistem B-Tag menempatkan timing device langsung di bagian belakang race number. Melipat atau menutupi BIB dapat mengganggu pencatatan waktu pada sistem tertentu.
Jika BIB terlalu besar, jangan langsung memotongnya. Gunakan ukuran sebagaimana diberikan penyelenggara kecuali race rules menyatakan sebaliknya.
6. Pastikan BIB Tidak Mengganggu Gerakan saat Berlari
BIB sebaiknya terpasang cukup rapat agar tidak berkibar berlebihan tetapi tidak menarik pakaian sampai terasa tidak nyaman.
Lakukan tes sederhana pada malam sebelum race. Kenakan seluruh pakaian dan perlengkapan, kemudian gerakkan tangan seperti sedang berlari.
Jika BIB bergesekan dengan lengan, bergeser, atau mengganggu running belt, ubah posisinya sebelum race day.
BIB Sebaiknya Dipasang di Mana?
1. Memasang BIB pada Kaos Lari
Kaos atau singlet menjadi lokasi pemasangan BIB yang paling sederhana. Tempatkan BIB pada bagian depan tubuh, umumnya di area dada bawah atau perut atas.
Gunakan empat titik pemasangan pada sudut agar BIB tidak mudah terlipat ketika terkena angin.
Pastikan BIB berada pada lapisan pakaian yang terlihat dari luar.
2. Memasang BIB pada Race Belt
Race belt memungkinkan BIB digantung menggunakan klip tanpa melubangi kaos. Metode ini juga memudahkan Anda memindahkan BIB jika harus melepas lapisan pakaian selama race.
Pasang belt di sekitar pinggang dan posisikan nomor pada bagian depan.
Pastikan BIB tidak tertutup botol, energy gel, pouch, atau bagian lain dari belt. Periksa pula race rules karena ketentuan pemasangan BIB dapat berbeda pada setiap event.
3. Posisi BIB yang Sebaiknya Dihindari
Hindari memasang BIB pada bagian belakang tubuh, di bawah jaket, pada sisi paha, atau pada lokasi yang membuat nomor sulit dibaca apabila penyelenggara mewajibkan BIB terlihat di depan.
Anda juga sebaiknya tidak memasang tas, running belt, maupun botol tepat di depan BIB.
Selain menghalangi identifikasi, posisi yang salah dapat memengaruhi pencatatan timing pada sebagian sistem.
Cara Memasang BIB Lari Tanpa Merusak Jersey
Peniti memang praktis, tetapi akan membuat lubang kecil pada pakaian. Jika Anda menggunakan jersey favorit, beberapa alternatif berikut dapat dipertimbangkan.
1. Menggunakan Race Belt
Race belt merupakan sabuk elastis yang dilengkapi tempat untuk menggantung BIB.
Keunggulannya adalah Anda tidak perlu menusuk pakaian dengan peniti. Belt juga dapat digunakan kembali untuk berbagai race.
Pilih ukuran yang pas agar belt tidak mudah bergeser selama berlari.
2. Menggunakan Magnetic BIB Holder
Magnetic BIB holder menggunakan pasangan magnet yang menjepit BIB dan kain dari dua sisi tanpa membuat lubang.
Biasanya empat pasang holder ditempatkan pada masing-masing sudut BIB.
Ikuti petunjuk produk serta aturan race dan hindari menempatkan holder langsung pada timing tag apabila BIB menggunakan perangkat electronic timing.
3. Menggunakan BIB Clip
BIB clip merupakan alternatif lain yang dirancang untuk menjepit BIB pada pakaian tanpa menggunakan peniti konvensional.
Pastikan klip terpasang kuat dan tidak mudah terlepas ketika tubuh bergerak.
Metode apa pun yang dipilih, lakukan tes sebelum race agar Anda mengetahui apakah BIB tetap nyaman ketika digunakan berlari.
Kapan BIB Lari Didapatkan?
BIB biasanya diberikan pada saat race pack collection atau pengambilan race kit beberapa hari sebelum perlombaan. Jadwal dan lokasi pengambilan akan diumumkan oleh penyelenggara melalui email, website, aplikasi, atau media sosial resmi.
Race pack dapat berisi BIB, race shirt, race guide, produk sponsor, dan perlengkapan lain tergantung event.
Beberapa penyelenggara mengizinkan pengambilan oleh perwakilan dengan membawa dokumen tertentu, sedangkan event lain mewajibkan peserta mengambil sendiri. Karena itu, baca persyaratan race pack collection terlebih dahulu.
Setelah menerima BIB, simpan di tempat yang aman dan datar. Jangan memasukkannya ke dalam tas dengan cara diremas atau dilipat jika terdapat timing chip di bagian belakang.
Sebaiknya pasang BIB pada pakaian atau race belt sejak malam sebelum lomba. Dengan demikian, Anda tidak perlu terburu-buru mencari peniti atau mengatur posisi BIB beberapa menit sebelum start.
Apa yang Harus Dilakukan Jika BIB Hilang atau Rusak?
1. Hubungi Panitia sebelum Race Dimulai
Jika BIB hilang, robek, atau timing chip mengalami kerusakan, segera hubungi penyelenggara.
Jangan mencoba membuat salinan sendiri karena race number biasanya terhubung dengan data registrasi dan sistem timing.
Panitia dapat menjelaskan apakah BIB dapat diganti, diterbitkan ulang, atau apakah ada prosedur lain yang perlu dilakukan.
2. Jangan Menggunakan BIB Milik Peserta Lain
Menggunakan nomor milik orang lain dapat menyebabkan hasil race tercatat atas identitas yang salah.
Selain memengaruhi catatan waktu, tindakan tersebut juga dapat menimbulkan masalah pada klasifikasi usia, kategori, emergency information, bahkan hasil pemenang.
Pada sejumlah event, penggunaan atau transfer BIB tanpa izin dapat menyebabkan diskualifikasi.
3. Periksa Ketentuan Penggantian BIB dari Penyelenggara
Kebijakan BIB yang hilang atau rusak tidak sama untuk setiap event. Ada penyelenggara yang menyediakan penggantian, ada pula yang mengenakan biaya atau memiliki batas waktu tertentu.
Karena itu, race guide dan race rules menjadi referensi utama. Jika kerusakan baru diketahui pada race day, datanglah lebih awal ke help desk agar masih ada waktu untuk meminta bantuan.
Kesalahan Menggunakan BIB Lari yang Perlu Dihindari
1. Memasang BIB di Bagian Belakang
Kecuali penyelenggara menyatakan lain, posisi yang umum diminta adalah bagian depan tubuh.
Memasang BIB di belakang dapat membuat nomor lebih sulit terlihat dan berpotensi tidak sesuai dengan ketentuan race.
2. Menutupi Nomor BIB dengan Jaket atau Tas
Nomor BIB sebaiknya terlihat pada lapisan luar. Running vest, jaket, tas pinggang, dan aksesori lainnya jangan sampai menutupi nomor.
Nomor yang terlihat jelas juga membantu fotografer atau sistem pencarian foto mengidentifikasi dokumentasi Anda setelah race.
3. Melipat Area Timing Chip
Kesalahan berikutnya adalah melipat BIB agar terlihat lebih kecil. Tindakan ini sebaiknya dihindari terutama ketika BIB memiliki electronic timing tag.
Gunakan BIB dalam bentuk aslinya dan ikuti petunjuk dari panitia agar sistem timing dapat bekerja sebagaimana dirancang.
4. Memindahkan BIB kepada Orang Lain
Jangan memberikan BIB kepada teman hanya karena Anda batal mengikuti race.
Jika event menyediakan mekanisme transfer peserta, lakukan melalui prosedur resmi sehingga data nama, usia, kategori, emergency contact, dan timing dapat diperbarui.
Jika transfer dilarang, BIB tetap tidak sebaiknya digunakan orang lain.
5. Baru Memasang BIB Sesaat sebelum Start
Memasang BIB ketika sudah berada di start area meningkatkan kemungkinan pemasangannya terburu-buru, miring, atau tidak kuat.
Anda juga dapat kehilangan waktu untuk pemanasan atau masuk ke corral.
Persiapkan BIB, outfit, sepatu, smartwatch, dan kebutuhan race lainnya sejak malam sebelumnya agar pagi race lebih terorganisir.
Lengkapi Kebutuhan Race dengan Promo Bank Mega
Selain BIB yang disediakan penyelenggara, Anda mungkin membutuhkan perlengkapan tambahan seperti race belt, BIB holder, sepatu lari, running shirt, kaos kaki olahraga, smartwatch, running belt, hydration gear, hingga perlengkapan recovery.
Berbagai kebutuhan tersebut dapat dicari melalui e-commerce. Pemegang Kartu Kredit Bank Mega dapat memanfaatkan promo Lazada, Shopee, dan Tokopedia sesuai periode, minimum transaksi, kuota, jenis kartu, serta ketentuan program yang berlaku.
1. Promo Lazada dengan Kartu Kredit Bank Mega
Promo Lazada dengan Kartu Kredit Bank Mega berlaku secara nasional pada periode 1 Juli hingga 31 Desember 2026.
Program Daily Deals menawarkan diskon Rp75.000 dengan minimum transaksi Rp1.500.000 dan berlaku setiap tanggal 1–24 setiap bulan.
Sementara itu, program Payday Deals menawarkan diskon hingga Rp225.000 dengan minimum transaksi Rp3.000.000. Nominal Rp225.000 berlaku pada periode Payday bulan September, November, dan Desember, sedangkan pada bulan tertentu lainnya tersedia diskon Rp200.000 sesuai ketentuan.
Promo menggunakan collectible voucher dan berlaku untuk jenis Kartu Kredit Bank Mega yang tercantum dalam program selama kuota masih tersedia.
Jika sedang mencari running shoes, smartwatch, race belt, atau beberapa perlengkapan sekaligus, bandingkan nilai transaksi dengan minimum promo terlebih dahulu agar diskon yang dipilih benar-benar relevan.
2. Promo Shopee dengan Kartu Kredit Bank Mega
Promo Shopee Bank Mega berlangsung pada periode 1 Juli hingga 31 Desember 2026.
Untuk pembelian rutin, program Reguler Always On menawarkan diskon Rp50.000 dengan minimum transaksi Rp1.000.000.
Untuk transaksi bernilai besar, terdapat program High Ticket Size dengan diskon hingga Rp500.000 dan minimum transaksi Rp8.500.000 sesuai kuota program.
Selain itu, tersedia program seperti Checkout Page, Double Date, Mall Monday, dan Payday dengan nominal diskon serta minimum transaksi yang berbeda.
Pastikan toko, barang, kode promo, jenis Kartu Kredit Bank Mega, dan kuota memenuhi ketentuan ketika Anda melakukan checkout.
3. Promo Tokopedia dengan Kartu Kredit Bank Mega
Program Tokopedia dengan Kartu Kredit Bank Mega berlangsung pada periode 2 Juli hingga 31 Desember 2026.
Program Always On menawarkan diskon hingga Rp100.000 dengan minimum transaksi Rp2.000.000. Untuk transaksi lebih besar, program High Ticket Size memberikan diskon hingga Rp250.000 dengan minimum transaksi Rp6.500.000.
Tersedia pula program Big Ticket Size dengan diskon Rp300.000 dan minimum transaksi Rp12.500.000, serta Payday dengan diskon Rp200.000 dan minimum transaksi Rp3.500.000 sesuai periode dan kuota.
Promo Tokopedia berlaku untuk kategori Marketplace sesuai ketentuan serta dapat menggunakan pembayaran penuh atau cicilan pada program yang memenuhi syarat.
Sebelum membeli perlengkapan race, tetap prioritaskan kebutuhan. Promo sebaiknya digunakan untuk menghemat barang yang memang sudah direncanakan, bukan menjadi alasan menambah pengeluaran hanya untuk mengejar minimum transaksi.
Baca Juga: 50+ Istilah dalam Lari, dari Pace hingga Personal Best
FAQ Seputar BIB Lari
1. Apakah BIB Lari Harus Dikembalikan setelah Race?
Umumnya BIB dapat dibawa pulang setelah race dan sering dijadikan kenang-kenangan oleh peserta. Namun, ketentuan setiap event dapat berbeda.
Jika penyelenggara menggunakan jenis timing device yang harus dikembalikan secara terpisah, ikuti petunjuk yang diberikan dalam race guide.
Pada sistem chip yang sudah menyatu dengan BIB dan bersifat sekali pakai, biasanya tidak diperlukan proses pengembalian.
2. Apakah BIB Boleh Dipotong agar Ukurannya Lebih Kecil?
Sebaiknya tidak memotong BIB tanpa izin dari penyelenggara.
Pemotongan berpotensi menghilangkan nomor, kode, identitas, sponsor, maupun bagian timing tag yang diperlukan.
Gunakan BIB dalam ukuran aslinya. Jika merasa ukurannya mengganggu, gunakan race belt atau tanyakan solusi yang diperbolehkan kepada panitia.
3. Apakah BIB Tetap Bisa Digunakan jika Terkena Hujan?
Race BIB biasanya dibuat agar cukup tahan digunakan selama kegiatan outdoor, tetapi ketahanannya bergantung pada material dan teknologi yang digunakan event.
Jika terkena hujan, jangan meremas atau melipat BIB. Biarkan tetap pada posisinya selama nomor dan timing device masih dalam kondisi baik.
Apabila BIB rusak parah atau timing tag terlepas, segera laporkan kepada petugas race.
4. Apakah Nomor BIB Bisa Dipindahtangankan ke Orang Lain?
Tergantung aturan event. Sebagian lomba menyediakan mekanisme transfer resmi sebelum tanggal tertentu, sementara penyelenggara lainnya melarang transfer sepenuhnya.
Jangan menyerahkan BIB secara informal karena nomor tersebut terhubung dengan identitas, kategori, emergency contact, dan data hasil peserta yang terdaftar.
Selalu gunakan mekanisme resmi jika penyelenggara mengizinkan pergantian peserta.
5. Apakah BIB Lari Bisa Disimpan sebagai Kenang-kenangan?
Bisa, selama tidak ada komponen yang diwajibkan dikembalikan oleh penyelenggara.
Banyak pelari menyimpan BIB bersama medali, foto finish, atau memorabilia lainnya untuk mencatat perjalanan race mereka.
Anda dapat menyimpannya dalam album, frame, atau tempat kering agar kondisi BIB tetap baik.
6. Kenapa Nomor BIB Peserta Bisa Berbeda Warna?
Warna BIB dapat digunakan oleh penyelenggara untuk membedakan berbagai kelompok peserta.
Perbedaannya dapat menunjukkan jarak seperti 5K, 10K, atau half marathon, kategori peserta, start wave, corral, pacer, kategori elite, maupun kebutuhan operasional lainnya.
Namun, tidak ada satu standar warna yang berlaku untuk seluruh event. Arti warna harus dilihat berdasarkan race guide masing-masing penyelenggara.
Jadi, BIB lari adalah bagian penting dari perlengkapan peserta yang berfungsi jauh lebih luas daripada sekadar menampilkan nomor. BIB dapat menjadi identitas peserta, membantu sistem timing, membedakan kategori, hingga mempermudah pencarian hasil dan foto race.
Sebelum race, periksa data pada BIB, pasang pada bagian depan tubuh, pastikan nomornya terlihat, dan jangan melipat atau memodifikasi timing chip. Persiapkan pemasangan sejak malam sebelumnya agar Anda dapat lebih fokus melakukan pemanasan dan menikmati pengalaman race pada hari perlombaan.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
