Jakarta punya pilihan cafe yang hampir tidak ada habisnya. Ada coffee shop yang serius menggarap specialty coffee, tempat brunch yang cocok untuk makan bersama, cafe untuk bekerja dengan laptop, hingga tempat nongkrong yang buka sampai malam.
Karena pilihannya begitu banyak, mencari cafe Jakarta yang tepat sebaiknya tidak hanya berdasarkan desain interior. Menu, lokasi, suasana, jam operasional, kapasitas tempat duduk, hingga tujuan Anda datang perlu ikut dipertimbangkan.
Jika tujuan utamanya menikmati kopi, Anda dapat memilih roastery atau specialty coffee shop seperti Giyanti, Tanamera, Anomali, atau First Crack. Jika ingin brunch sekaligus meeting, Common Grounds dapat menjadi alternatif. Sementara untuk nongkrong sampai larut, Kopi Nako Monas dan Lucky Cat mempunyai jam operasional yang lebih panjang.
Berikut 10 rekomendasi cafe di Jakarta yang dapat masuk daftar Anda untuk ngopi, brunch, bekerja, maupun nongkrong bersama teman.
Ringkasan Artikel:
- Jakarta mempunyai pilihan cafe mulai specialty coffee shop, roastery, brunch cafe, hingga cafe 24 jam.
- Giyanti, Tanamera, Anomali, Common Grounds, dan First Crack cocok untuk Anda yang ingin mengeksplorasi kopi lebih jauh.
- Common Grounds, Lucky Cat, dan Six Ounces menawarkan pilihan makanan yang lebih lengkap untuk brunch atau makan bersama.
- Kopi Nako Monas mempunyai area dan jam operasional yang cocok untuk nongkrong hingga malam.
- Fasilitas seperti Wi-Fi, stopkontak, kapasitas meja, dan jam operasional sebaiknya diperiksa kembali sebelum work from cafe.
- Bank Mega memiliki promo Blacklisted Coffee dan The Coffee Bean & Tea Leaf hingga 31 Desember 2026 sesuai ketentuan.
Daftar Isi
Sederet Rekomendasi Cafe Jakarta yang Wajib Dicoba
1. Giyanti Coffee Roastery
Bagi pencinta specialty coffee, Giyanti Coffee Roastery menjadi salah satu nama yang sudah lama dikenal dalam skena kopi Jakarta.
Cafe ini berada di Jalan Surabaya No.20, Menteng, Jakarta Pusat. Konsepnya menggabungkan coffee shop dan roastery, sehingga fokus utamanya memang berada pada kopi.
Anda dapat mempertimbangkan Giyanti ketika ingin menikmati:
- espresso-based coffee;
- filter coffee;
- biji kopi hasil roasting;
- pastry atau makanan pendamping; dan
- suasana ngopi yang lebih intimate.
Lokasinya di Menteng juga menarik untuk disatukan dengan agenda berjalan-jalan di kawasan pusat Jakarta.
Giyanti lebih cocok untuk Anda yang memang ingin duduk menikmati kopi dibandingkan mencari cafe dengan menu makan sangat luas.
Jam operasionalnya juga tidak sepanjang sejumlah cafe lain dalam daftar ini. Karena itu, cek jadwal terbaru sebelum datang, terutama jika berencana berkunjung menjelang malam.
2. Blacklisted Coffee – Ciputra World
Untuk Anda yang sering beraktivitas di kawasan Kuningan, Blacklisted Coffee dapat ditemukan di kompleks Ciputra World atau Lotte Mall Jakarta, Jalan Prof. Dr. Satrio.
Blacklisted menggabungkan konsep coffee shop dengan cafe dining sehingga Anda tidak terbatas pada minuman kopi saja.
Tempat ini cocok untuk:
- coffee meeting;
- makan siang;
- ngopi setelah bekerja;
- brunch; atau
- bertemu teman di area Kuningan.
Lokasinya di pusat perbelanjaan memberikan keuntungan tambahan dari sisi akses parkir dan fasilitas mall.
Blacklisted juga menjadi salah satu cafe dalam daftar ini yang mempunyai promo Kartu Kredit Bank Mega hingga akhir 2026.
3. Tanamera Coffee Pasaraya Blok M
Tanamera Coffee merupakan salah satu brand specialty coffee Indonesia yang konsisten mengangkat biji kopi dari berbagai daerah di Tanah Air.
Outlet Pasaraya Blok M berada di Jalan Iskandarsyah II, Melawai, Jakarta Selatan.
Lokasi ini dapat dipertimbangkan ketika sedang cafe hopping di kawasan Blok M karena berada tidak jauh dari berbagai pusat aktivitas, kuliner, dan transportasi umum di Jakarta Selatan.
Tanamera mempunyai beragam pilihan kopi Indonesia. Produk biji kopinya mencakup origin seperti Aceh Gayo, Mandailing, hingga Bali, selain espresso blend dan pilihan lainnya.
Anda dapat memilih espresso-based coffee jika ingin rasa yang familiar atau mencoba manual brew untuk lebih mengeksplorasi karakter biji kopi.
Tanamera cocok untuk pencinta specialty coffee sekaligus pengunjung yang ingin menikmati kopi Indonesia dalam format cafe modern.
4. Common Grounds Coffee and Roastery CS
Common Grounds di Citywalk Sudirman menjadi salah satu pilihan cafe yang strategis untuk pekerja kantoran di sekitar Sudirman, Karet, dan Tanah Abang.
Common Grounds dikenal karena memadukan specialty coffee dengan menu brunch serta makanan yang cukup lengkap.
Anda dapat datang untuk:
- espresso;
- manual brew;
- sarapan;
- brunch;
- makan siang; atau
- coffee meeting.
Karena berada di kawasan perkantoran, suasananya dapat lebih ramai ketika jam makan siang.
Jika ingin menikmati kopi dengan suasana lebih tenang atau bekerja dalam waktu tertentu, datang di luar peak lunch hour dapat menjadi pilihan.
Common Grounds juga cocok jika datang bersama orang yang tidak terlalu fokus pada kopi karena tersedia makanan utama, sweets, dan berbagai pilihan minuman lainnya.
5. Anomali Coffee – Senopati
Anomali Coffee merupakan salah satu pelopor specialty coffee lokal yang menonjolkan biji kopi dari berbagai wilayah Indonesia.
Outlet Senopati berada di Jalan Senopati No.19, Kebayoran Baru.
Brand ini mengangkat berbagai origin Indonesia, mulai Sumatra, Jawa, Bali, Sulawesi, hingga Papua.
Jika sedang belajar mengenali perbedaan karakter kopi, Anda dapat menanyakan origin yang tersedia kepada barista dan memilih metode seduh yang sesuai.
Selain untuk menikmati kopi, outlet Senopati juga mempunyai jam operasional yang relatif panjang sehingga lebih fleksibel untuk bertemu teman maupun bekerja setelah jam kantor.
Kawasan Senopati sendiri mempunyai banyak restoran dan cafe, sehingga Anomali dapat dimasukkan dalam rute cafe hopping Jakarta Selatan.
6. Kopi Nako Monas
Kopi Nako Monas berada di Jalan Abdul Muis, Gambir, tidak jauh dari kawasan Monumen Nasional.
Cabang ini mudah dikenali dengan konsep arsitektur khas Kopi Nako yang memadukan elemen industrial, kaca, dan area terbuka.
Kopi Nako sendiri mengembangkan konsep yang berangkat dari perpaduan nasi dan kopi, dengan menu kopi lokal yang dibuat approachable untuk berbagai jenis pengunjung.
Selain kopi susu yang menjadi salah satu kategori populer, tersedia pula pilihan minuman non-coffee.
Cabang Monas mempunyai area indoor dan outdoor yang dapat dipilih sesuai suasana yang Anda inginkan.
Salah satu kelebihannya adalah jam operasional yang relatif panjang. Berdasarkan informasi lokasi terkini, outlet ini beroperasi hingga lewat tengah malam, sehingga dapat menjadi alternatif untuk nongkrong malam di pusat Jakarta.
7. Lucky Cat Coffee & Kitchen
Jika membutuhkan cafe yang dapat dikunjungi pada jam tidak biasa, Lucky Cat Coffee & Kitchen di Plaza Festival, Kuningan, menarik untuk dipertimbangkan.
Tempat ini dikenal beroperasi 24 jam, sehingga cukup fleksibel untuk orang dengan jadwal kerja atau pertemuan yang tidak konvensional.
Sesuai namanya, Lucky Cat tidak hanya menawarkan kopi. Konsepnya juga mempunyai kitchen dengan menu makanan utama, brunch, pastry, dan cake.
Hal tersebut membuatnya cocok untuk:
- work from cafe;
- meeting malam;
- brunch;
- makan sambil nongkrong;
- menyelesaikan pekerjaan; atau
- ngopi larut malam.
Interior bernuansa hangat serta area yang dapat digunakan untuk duduk cukup lama membuat Lucky Cat populer sebagai tempat bertemu maupun bekerja.
Meski buka 24 jam, suasana dan ketersediaan tempat duduk dapat berubah berdasarkan jam kunjungan.
8. Six Ounces Coffee
Six Ounces Coffee berada di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Tempat ini menggabungkan coffee shop dan restoran, sehingga cocok jika Anda mencari cafe yang tetap memiliki pilihan makan cukup lengkap.
Menu minumannya mencakup berbagai espresso-based coffee seperti long black, piccolo, cappuccino, dan pilihan lainnya.
Untuk makanan, tersedia kombinasi menu cafe bergaya Western serta pilihan lain yang cocok untuk brunch maupun makan bersama.
Six Ounces dapat menjadi alternatif untuk:
- brunch akhir pekan;
- makan bersama teman;
- ngopi santai;
- meeting informal; atau
- kulineran di kawasan Kelapa Gading.
Jika datang rame-rame, cek ketersediaan meja terlebih dahulu terutama pada jam makan.
9. First Crack Coffee – JB Tower
First Crack merupakan brand yang tidak hanya menjalankan cafe, tetapi juga mempunyai roastery dan coffee academy.
Cabang JB Tower berada di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, sehingga strategis untuk pekerja di sekitar Gambir, Menteng, dan Thamrin.
First Crack berfokus pada specialty coffee dan pengembangan kopi Indonesia dari proses roasting hingga penyajian.
Pilihan produknya mencakup berbagai origin seperti Flores Bajawa, Bali Kintamani, Aceh Gayo, Papua Baliem, Lake Toba, hingga house blend.
Cabang JB Tower lebih relevan untuk kunjungan pada hari kerja karena jam operasionalnya mengikuti karakter area perkantoran.
Tempat ini cocok jika Anda ingin coffee meeting atau menikmati specialty coffee sebelum maupun di sela aktivitas kantor.
10. The Coffee Bean & Tea Leaf
The Coffee Bean & Tea Leaf menjadi pilihan yang lebih mudah ditemukan karena mempunyai sejumlah outlet di Jakarta.
Cafe ini menawarkan pilihan kopi, teh, blended beverages, pastry, cake, dan makanan pendamping sesuai outlet.
Salah satu kelebihannya adalah fleksibilitas untuk orang dengan preferensi minuman berbeda. Pencinta kopi dapat memilih espresso-based beverages, sementara orang yang tidak minum kopi mempunyai banyak alternatif berbasis teh.
Tempat ini dapat digunakan untuk:
- nongkrong;
- meeting informal;
- istirahat setelah belanja;
- me time; atau
- ngopi bersama keluarga.
The Coffee Bean & Tea Leaf juga mempunyai salah satu benefit Bank Mega yang paling besar dalam daftar ini, dengan diskon hingga 50% menggunakan kartu yang memenuhi ketentuan.
Pilih Cafe Jakarta Sesuai Aktivitas
1. Untuk Nongkrong Santai bersama Teman
Jika tujuan utama Anda adalah ngobrol, pilih cafe dengan pilihan makanan dan minuman yang cukup luas agar kelompok tidak cepat ingin berpindah tempat.
Kopi Nako Monas, Lucky Cat, Six Ounces, Blacklisted Coffee, dan The Coffee Bean & Tea Leaf dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan tersebut.
Untuk kelompok besar, hubungi cafe terlebih dahulu agar Anda mengetahui apakah meja dapat digabung dan reservasi tersedia.
2. Untuk Work from Cafe
Common Grounds, Lucky Cat, Anomali Coffee, dan sejumlah outlet The Coffee Bean & Tea Leaf dapat dipertimbangkan untuk bekerja sambil menikmati kopi.
Namun, jangan mengasumsikan seluruh meja selalu mempunyai stopkontak atau Wi-Fi akan mempunyai kecepatan yang sama setiap saat.
Jika harus mengikuti video meeting atau bekerja beberapa jam, cek terlebih dahulu:
- Wi-Fi;
- stopkontak;
- tingkat kebisingan;
- kebijakan penggunaan laptop;
- jam ramai; dan
- ketersediaan tempat duduk.
3. Untuk Brunch dan Makan Bersama
Common Grounds, Lucky Cat, Six Ounces, dan Blacklisted Coffee lebih relevan apabila agenda Anda tidak hanya minum kopi.
Pilihan makanan yang lebih lengkap membuat cafe tersebut cocok untuk brunch maupun makan bersama.
Datang di luar jam makan utama dapat membantu mendapatkan meja dengan suasana lebih santai.
4. Untuk Menikmati Specialty Coffee
Untuk mengeksplorasi kopi secara lebih serius, pertimbangkan Giyanti Coffee Roastery, Tanamera Coffee, Common Grounds, Anomali Coffee, atau First Crack.
Tanyakan kepada barista mengenai:
- origin biji kopi;
- roast profile;
- processing method;
- tasting notes; dan
- metode seduh yang direkomendasikan.
Jika belum terbiasa dengan manual brew, Anda dapat menjelaskan karakter rasa yang disukai, misalnya fruity, chocolatey, nutty, ringan, atau bold.
5. Untuk Me Time dan Suasana Lebih Tenang
Giyanti dapat menjadi pilihan untuk menikmati kopi dengan ritme yang lebih santai.
First Crack JB Tower juga dapat menarik di luar periode ramai kawasan perkantoran.
Untuk cafe lain, waktu kunjungan sering sama pentingnya dengan pemilihan tempat. Cafe yang ramai pada Sabtu sore bisa terasa jauh lebih tenang pada pagi hari kerja.
6. Untuk Nongkrong hingga Malam
Lucky Cat menjadi pilihan paling fleksibel karena beroperasi 24 jam.
Kopi Nako Monas saat ini juga mempunyai jam operasional hingga lewat tengah malam, sedangkan Anomali Coffee Senopati buka sampai malam.
Tetap cek jam operasional terbaru pada hari kunjungan karena waktu buka dapat berubah untuk hari libur atau kondisi tertentu.
Menu yang Bisa Dicoba saat Nongkrong di Cafe
1. Espresso-Based Coffee
Espresso-based coffee menjadi kategori yang mudah ditemukan hampir di seluruh cafe.
Pilihannya antara lain:
- espresso;
- americano atau long black;
- piccolo;
- cappuccino;
- flat white;
- cafe latte; dan
- berbagai signature latte.
Jika ingin rasa kopi lebih dominan, pilih americano, long black, atau piccolo. Jika menyukai tekstur lebih creamy, latte atau cappuccino dapat lebih mudah dinikmati.
2. Manual Brew
Manual brew cocok untuk Anda yang ingin lebih mengenali karakter biji kopi.
Metode seperti V60 memungkinkan karakter aroma, acidity, sweetness, dan aftertaste lebih mudah diamati dibandingkan minuman kopi susu.
Giyanti, Tanamera, Common Grounds, Anomali, dan First Crack dapat menjadi beberapa pilihan ketika ingin mengeksplorasi kategori ini.
Ketersediaan origin berubah berdasarkan stok dan musim, jadi tanyakan pilihan hari itu kepada barista.
3. Non-Coffee dan Tea
Tidak suka kopi bukan berarti tidak bisa ikut cafe hopping.
Banyak cafe mempunyai pilihan seperti:
- tea;
- matcha;
- chocolate;
- fruit tea;
- lemon tea;
- milk-based beverages; dan
- berbagai signature non-coffee.
The Coffee Bean & Tea Leaf merupakan salah satu pilihan yang mempunyai kategori teh cukup kuat di samping kopi.
4. Pastry dan Dessert
Croissant, cake, cookies, dan pastry menjadi pendamping kopi yang mudah dipilih jika belum ingin makan berat.
Untuk sharing, pesan dua atau tiga dessert yang berbeda agar setiap orang dapat mencoba beberapa rasa.
Harga pastry dan dessert dapat cukup berbeda antar-cafe, jadi periksa menu jika ingin menjaga budget.
5. Brunch dan Comfort Food
Jika datang menjelang makan siang, pilih cafe dengan kitchen yang lebih lengkap.
Brunch dapat berupa egg dishes, toast, salad, pasta, rice dishes, hingga berbagai Western comfort food.
Common Grounds, Lucky Cat, Six Ounces, dan Blacklisted lebih cocok apabila makanan menjadi bagian penting dari kunjungan Anda.
Tips Memilih Cafe Jakarta yang Nyaman
1. Perhatikan Suasana dan Kapasitas Tempat
Tujuan kunjungan menentukan suasana yang dibutuhkan.
Untuk meeting, Anda mungkin membutuhkan tempat yang tidak terlalu bising. Untuk reuni teman, cafe ramai dengan meja besar justru tidak menjadi masalah.
Cek foto terbaru dan hubungi cafe jika membawa kelompok besar.
2. Cek Pilihan Menu Makanan dan Minuman
Jika akan duduk selama beberapa jam, cafe yang hanya menyediakan kopi mungkin kurang sesuai untuk sebagian kelompok.
Periksa apakah tersedia makanan utama, snack, pastry, non-coffee, dan pilihan untuk anggota kelompok dengan kebutuhan tertentu.
3. Sesuaikan dengan Budget
Harga satu gelas kopi di Jakarta dapat berbeda cukup jauh tergantung konsep cafe, lokasi, biji kopi, dan menu yang dipilih.
Jika datang bersama teman, sepakati kisaran pengeluaran terlebih dahulu agar pilihan tempat tetap nyaman untuk semua anggota kelompok.
4. Cek Ketersediaan Wi-Fi dan Stopkontak jika Ingin Bekerja
Jangan hanya melihat foto cafe yang menampilkan banyak orang menggunakan laptop.
Pastikan langsung apakah Wi-Fi tersedia dan apakah meja dengan stopkontak masih mudah didapatkan.
Untuk pekerjaan penting, siapkan mobile data atau hotspot sebagai cadangan.
5. Pertimbangkan Lokasi dan Akses Transportasi
Pilih cafe berdasarkan area aktivitas untuk menghindari terlalu banyak waktu habis di perjalanan.
Blok M dan Sudirman relatif mudah dikombinasikan dengan transportasi umum. Cafe di Menteng, Gambir, Kuningan, dan Senopati juga dapat dijangkau dengan berbagai kombinasi transportasi publik serta ride-hailing.
Jika membawa mobil, periksa ketersediaan parkir terutama pada cafe standalone.
6. Periksa Jam Operasional
Jam operasional antar-cafe sangat berbeda.
Lucky Cat buka 24 jam, sedangkan Giyanti dan First Crack mempunyai jam yang lebih terbatas.
Karena jadwal dapat berubah, selalu cek informasi terbaru ketika Anda merencanakan kunjungan pada pagi sangat awal atau malam hari.
Tips Kulineran dan Nongkrong di Cafe agar Lebih Hemat
1. Tentukan Budget sebelum Memesan
Menetapkan budget sederhana dapat mencegah pengeluaran membesar tanpa disadari.
Misalnya, tentukan apakah kunjungan kali ini hanya untuk kopi atau sekaligus makan. Jika sudah makan sebelumnya, Anda tidak harus kembali memesan main course hanya karena tertarik melihat menu.
2. Pilih Menu Sharing jika Datang Rame-rame
Pastry, cake, pizza, maupun side dish tertentu dapat dipesan untuk dibagikan.
Selain memungkinkan setiap orang mencoba lebih banyak menu, cara tersebut dapat membantu menjaga total pengeluaran dibandingkan setiap orang memesan beberapa makanan sendiri.
3. Perhatikan Pajak dan Service Charge
Harga yang tercantum di menu belum tentu merupakan harga akhir.
Beberapa cafe menambahkan pajak dan service charge sehingga total tagihan akan lebih tinggi.
Hal ini juga penting ketika menghitung apakah minimum transaksi suatu promo sudah terpenuhi karena dasar perhitungan promo dapat menggunakan nilai sebelum pajak dan service charge.
4. Manfaatkan Promo Pembayaran yang Tersedia
Sebelum membayar, cek apakah cafe mempunyai promo kartu atau metode pembayaran tertentu.
Perhatikan tidak hanya persentase diskonnya, tetapi juga:
- minimum transaksi;
- maksimum transaksi;
- maksimum diskon jika ada;
- kartu yang berlaku;
- aturan split bill; dan
- apakah promo dapat digabungkan dengan program lain.
Promo sebaiknya digunakan untuk transaksi yang memang ingin dilakukan, bukan menjadi alasan menambah pesanan yang tidak dibutuhkan.
Nongkrong Lebih Hemat dengan Promo Cafe Bank Mega
Bagi pemegang kartu Bank Mega, terdapat promo yang dapat dimanfaatkan di Blacklisted Coffee dan The Coffee Bean & Tea Leaf hingga 31 Desember 2026.
Kedua program mempunyai skema berbeda, sehingga perhatikan jenis kartu dan nilai transaksi sebelum membayar.
1. Promo Blacklisted Coffee dengan Kartu Kredit Bank Mega
Blacklisted Coffee memberikan diskon 20% untuk makanan dan minuman menggunakan Kartu Kredit Bank Mega yang memenuhi ketentuan.
Ketentuan program regulernya meliputi:
- berlaku sampai 31 Desember 2026;
- minimum transaksi Rp300.000;
- maksimum transaksi promo Rp1.500.000 sebelum pajak dan service charge;
- berlaku setiap hari termasuk hari libur nasional;
- berlaku untuk dine-in dan take away;
- tidak berlaku split bill; dan
- tidak dapat digabungkan dengan promo lain, kecuali program tertentu untuk nasabah baru sesuai ketentuan.
Program berlaku untuk Kartu Kredit Bank Mega dengan pengecualian Mega Silver/Classic Card, Mega Barca Card, Mega Corporate Card, Mega Wholesale Card, Mega Groserindo Card, Mega FIFA Card, Mega IA ITB Card, Bank Riau Silver Card, Bank Riau Gold Card, dan Bank Sulteng Card.
Sebagai ilustrasi, jika transaksi sebelum pajak dan service charge sebesar Rp500.000 dan memenuhi ketentuan, diskon 20% setara dengan Rp100.000.
Jika datang rame-rame, minimum Rp300.000 dapat lebih mudah tercapai tanpa harus sengaja menambah pesanan.
2. Promo The Coffee Bean & Tea Leaf dengan Kartu Bank Mega
The Coffee Bean & Tea Leaf memiliki beberapa tier benefit berbeda berdasarkan jenis kartu Bank Mega.
Untuk Kartu Kredit Bank Mega reguler yang memenuhi ketentuan:
- diskon 25% dengan minimum transaksi Rp100.000 dan maksimum transaksi Rp299.999 sebelum pajak; dan
- diskon 50% dengan minimum transaksi Rp300.000 dan maksimum transaksi Rp1.500.000 sebelum pajak.
Maksimum transaksi tersebut tidak berlaku di Mall CT Corp seperti Trans Studio Mall, Trans Park Mall, Trans Icon Mall, dan Transmart sesuai ketentuan program.
Kartu Kredit Bank Mega reguler yang dikecualikan meliputi Mega Barca Card, Mega Silver Card, Mega Corporate Card, Mega Groserindo Card, Mega Wholesale Card, Bank Sulteng Card, dan Bank Riau Card.
Untuk Kartu Kredit MegaFirst, benefitnya berbeda:
- diskon 30% dengan minimum transaksi Rp60.000;
- diskon 50% dengan minimum transaksi Rp200.000; dan
- maksimum transaksi Rp10.000.000 sesuai ketentuan.
Sementara pemegang Kartu Debit Bank Mega dapat memperoleh diskon 10% tanpa minimum transaksi.
Program debit berlaku untuk jenis Kartu Debit Bank Mega dengan sumber dana Tabungan Bank Mega yang memenuhi ketentuan, termasuk Kartu Debit MegaFirst serta Kartu Debit Mega Pass berlogo GPN atau Visa.
Promo berlangsung sampai 31 Desember 2026.
Sebelum transaksi, informasikan kepada kasir bahwa Anda akan menggunakan promo Bank Mega dan pastikan jenis kartu serta nominal pembelian telah sesuai dengan tier benefit yang diinginkan.
Baca Juga: Cara Naik MRT Jakarta untuk Pemula, dari Beli Tiket hingga Turun
FAQ Seputar Cafe Jakarta
1. Area Mana di Jakarta yang Cocok untuk Cafe Hopping?
Beberapa kawasan yang mempunyai konsentrasi cafe dan restoran cukup tinggi antara lain Blok M, Senopati, Menteng, Kuningan, Kemang, SCBD, Pantai Indah Kapuk, dan Kelapa Gading.
Blok M dan Senopati cocok jika ingin mengunjungi beberapa tempat dalam satu area Jakarta Selatan. Menteng dan pusat Jakarta dapat dipilih untuk menggabungkan agenda ngopi dengan eksplorasi kawasan kota.
Pilih dua atau tiga cafe yang lokasinya berdekatan agar waktu tidak terlalu banyak habis di perjalanan.
2. Apakah Semua Cafe di Jakarta Memiliki Wi-Fi dan Stopkontak?
Tidak.
Wi-Fi mungkin tersedia tetapi stopkontak tidak tersedia pada seluruh meja. Ada pula cafe yang lebih mengutamakan perputaran pengunjung sehingga kurang ideal untuk menggunakan laptop selama berjam-jam.
Jika tujuan utama adalah bekerja, cek fasilitas sebelum datang.
3. Kapan Waktu yang Nyaman untuk Work from Cafe?
Pagi hingga menjelang makan siang sering menjadi waktu yang nyaman karena banyak cafe belum mencapai jam tersibuk.
Namun, hal ini sangat bergantung pada lokasi.
Cafe di kawasan perkantoran seperti Sudirman dapat semakin ramai saat lunch hour, sedangkan cafe di area lifestyle mungkin lebih ramai pada sore dan akhir pekan.
Jika membutuhkan ketenangan, hindari jam makan utama.
4. Apakah Perlu Reservasi jika Datang Rame-rame ke Cafe?
Untuk dua hingga empat orang, reservasi sering tidak diperlukan pada hari biasa.
Namun, jika datang dengan delapan orang atau lebih, reservasi sebaiknya dilakukan apabila cafe menerimanya.
Hal ini semakin penting ketika berkunjung pada akhir pekan atau ingin meja berada dalam satu area.
5. Apa Perbedaan Coffee Shop dan Cafe?
Kedua istilah sering digunakan secara bergantian dan tidak mempunyai batas yang benar-benar kaku.
Secara umum, coffee shop lebih menempatkan kopi sebagai produk utama dan dapat memiliki menu makanan yang lebih sederhana.
Cafe sering mempunyai pilihan makanan lebih luas seperti breakfast, brunch, main course, pastry, dan dessert.
Namun, banyak specialty coffee shop modern juga mempunyai kitchen lengkap sehingga perbedaannya semakin tipis.
6. Apa Minuman yang Cocok untuk Orang yang Tidak Suka Kopi?
Ada banyak pilihan.
Anda dapat mencoba:
- matcha latte;
- chocolate;
- chai atau tea latte;
- fruit tea;
- lemon tea;
- iced tea;
- mocktail non-coffee; atau
- berbagai signature beverage tanpa espresso.
Jika sensitif terhadap kafein, perlu diingat bahwa teh dan matcha juga dapat mengandung kafein. Tanyakan kepada barista jika ingin minuman yang benar-benar rendah atau tanpa kafein.
Kesimpulannya, pilihan cafe Jakarta dapat disesuaikan dengan tujuan Anda. Giyanti, Tanamera, Anomali, dan First Crack menarik untuk mengeksplorasi specialty coffee. Common Grounds, Blacklisted, Lucky Cat, dan Six Ounces lebih fleksibel ketika ingin menggabungkan kopi dengan brunch atau makanan. Kopi Nako Monas dan Lucky Cat dapat dipertimbangkan untuk nongkrong lebih malam, sedangkan The Coffee Bean & Tea Leaf mudah dipilih ketika ingin kopi maupun teh dalam suasana yang lebih familiar. Sebelum datang, cek kembali jam operasional, fasilitas, dan kondisi outlet agar pilihan cafe sesuai dengan aktivitas yang direncanakan.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
