Dokumen kepemilikan, perhiasan, logam mulia, maupun berbagai barang bernilai membutuhkan tempat penyimpanan yang tepat. Menyimpannya di rumah memang praktis, tetapi sebagian orang mungkin membutuhkan lapisan keamanan tambahan. Salah satu layanan perbankan yang dapat dipertimbangkan adalah safe deposit box.
Safe deposit box atau SDB merupakan kotak penyimpanan yang disewakan bank kepada nasabah untuk menyimpan barang berharga. Kotak ini umumnya berada di area khusus bank dan penggunaannya mengikuti prosedur keamanan serta perjanjian sewa yang ditetapkan oleh masing-masing bank.
Ukuran, biaya, masa sewa, hingga jenis barang yang diperbolehkan dapat berbeda. Oleh karena itu, sebelum menyewa SDB, pahami terlebih dahulu cara kerjanya, biaya yang perlu disiapkan, serta apakah layanan ini memang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Summary
- Safe deposit box adalah layanan penyewaan kotak penyimpanan barang atau dokumen berharga yang disediakan bank.
- SDB dapat digunakan untuk menyimpan dokumen penting, perhiasan, logam mulia, dan barang bernilai lainnya sesuai ketentuan bank.
- Ukuran SDB beragam sehingga nasabah dapat menyesuaikannya dengan jumlah dan dimensi barang yang akan disimpan.
- Biaya umumnya mencakup biaya sewa, jaminan kunci jika berlaku, pajak, serta kemungkinan biaya tambahan sesuai kondisi tertentu.
- Karena aksesnya mengikuti lokasi dan prosedur bank, hindari menyimpan barang yang perlu digunakan secara mendadak atau terlalu sering.
Daftar Isi
- Apa Itu Safe Deposit Box?
- Kegunaan Safe Deposit Box
- Cara Kerja Safe Deposit Box
- Apa Saja Jenis Safe Deposit Box?
- Barang yang Cocok Disimpan di Safe Deposit Box
- Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Safe Deposit Box
- Biaya Safe Deposit Box
- Syarat Menyewa Safe Deposit Box
- Kelebihan Menggunakan Safe Deposit Box
- Kekurangan atau Hal yang Perlu Dipertimbangkan saat Memanfaatkan Safe Deposit Box
- Safe Deposit Box vs Brankas di Rumah, Apa Bedanya?
- Tips Memilih Safe Deposit Box yang Sesuai Kebutuhan
- Tips Aman Menggunakan Safe Deposit Box
- Safe Deposit Box Cocok untuk Siapa?
- Pertimbangkan Safe Deposit Box untuk Menyimpan Barang Berharga dengan Lebih Aman
- FAQ Seputar Safe Deposit Box
Apa Itu Safe Deposit Box?
Safe deposit box adalah layanan penyewaan kotak penyimpanan yang disediakan oleh bank untuk menyimpan barang atau dokumen bernilai. Kotak tersebut ditempatkan di area atau ruang khusus yang dikelola oleh bank.
Dalam layanan ini, nasabah tidak membeli kotak tersebut. Nasabah menyewanya selama periode tertentu dengan membayar biaya sesuai ukuran dan ketentuan bank.
Berbeda dengan rekening tabungan atau deposito yang digunakan untuk menyimpan dana, SDB lebih ditujukan untuk penyimpanan benda fisik. Contohnya adalah surat berharga, dokumen kepemilikan, perhiasan, atau logam mulia.
Otoritas Jasa Keuangan juga mengategorikan safe deposit box sebagai jasa bank berupa penyewaan kotak penyimpanan harta atau surat berharga dalam ruang khasanah bank.
Kegunaan Safe Deposit Box
Safe deposit box dapat dipertimbangkan ketika Anda memiliki benda bernilai yang tidak ingin disimpan bersama barang sehari-hari di rumah.
1. Menyimpan Dokumen Penting
SDB dapat digunakan untuk menyimpan berbagai dokumen penting yang tidak perlu dibawa atau digunakan setiap hari. Misalnya, dokumen kepemilikan aset, akta, maupun kontrak penting.
Penyimpanan terpisah juga dapat membantu mengurangi risiko dokumen tercecer di antara dokumen rumah tangga lainnya.
2. Menyimpan Perhiasan dan Barang Berharga
Perhiasan atau barang bernilai tinggi yang jarang digunakan dapat menjadi salah satu jenis barang yang ditempatkan dalam SDB sesuai ketentuan bank.
Sebelum menyimpannya, buat inventaris pribadi agar Anda tetap mengetahui barang apa saja yang berada di dalam kotak.
3. Menyimpan Koleksi atau Benda Bernilai
Beberapa jenis koleksi bernilai juga dapat dipertimbangkan untuk disimpan selama ukuran, material, serta karakteristiknya memenuhi persyaratan bank.
Pastikan benda tersebut tidak mudah rusak atau berpotensi merusak fasilitas penyimpanan.
4. Mengurangi Risiko Menyimpan Barang Berharga di Rumah
Menyimpan seluruh barang bernilai pada satu tempat di rumah dapat meningkatkan risiko apabila terjadi pencurian, kebakaran, atau kejadian lainnya.
Safe deposit box memberi alternatif lokasi penyimpanan sehingga sebagian barang penting dapat dipisahkan dari barang sehari-hari.
Cara Kerja Safe Deposit Box
1. Penyewaan Kotak Penyimpanan di Bank
Nasabah memilih ukuran SDB yang tersedia kemudian menandatangani perjanjian penyewaan dengan bank. Masa sewa umumnya ditentukan sesuai ketentuan produk.
Pada Mega Safe Deposit Box Bank Mega, misalnya, masa sewa berlaku selama satu tahun dan diperpanjang secara otomatis sesuai ketentuan layanan.
2. Akses Mengikuti Prosedur Keamanan Bank
SDB berada di fasilitas bank sehingga aksesnya tidak seperti membuka lemari atau brankas pribadi di rumah. Nasabah perlu mengikuti prosedur identifikasi dan keamanan yang diberlakukan bank.
Penggunaan kunci, verifikasi identitas, waktu layanan, dan prosedur lainnya dapat berbeda pada masing-masing penyedia.
3. Masa Sewa Berlaku Sesuai Perjanjian
Nasabah perlu memperhatikan tanggal berakhirnya sewa. Jika ingin melanjutkan penggunaan, pastikan biaya perpanjangan dapat dibayar sesuai ketentuan.
Pada layanan tertentu, perpanjangan dapat berlangsung otomatis dengan mendebit rekening nasabah.
4. Nasabah Bertanggung Jawab atas Isi yang Disimpan
Nasabah bertanggung jawab memastikan barang yang dimasukkan sesuai dengan perjanjian serta tidak melanggar hukum maupun ketentuan bank.
Karena bank tidak dimaksudkan sebagai tempat untuk menyimpan barang terlarang atau berbahaya, baca daftar larangan sebelum menggunakan SDB.
Apa Saja Jenis Safe Deposit Box?
1. Safe Deposit Box Berdasarkan Ukuran
Jenis SDB umumnya dibedakan berdasarkan ukuran kotak. Bank dapat menyediakan kategori seperti Small, Medium, Large, hingga Extra Large.
Sebagai contoh, Mega SDB Bank Mega saat ini menyediakan ukuran Small dengan dimensi 25 x 7,5 x 60 cm, Medium 25 x 15 x 60 cm, Large 25 x 25 x 60 cm, serta Extra Large 39 x 45 x 58,5 cm.
2. Memilih Ukuran Sesuai Barang yang Akan Disimpan
Jangan langsung memilih ukuran terbesar. Buat terlebih dahulu daftar barang yang ingin ditempatkan kemudian perkirakan kebutuhan ruangnya.
Dokumen mungkin membutuhkan kotak yang berbeda dibandingkan koleksi perhiasan atau barang berukuran lebih besar. Pemilihan ukuran yang tepat dapat membantu mengoptimalkan biaya sewa.
3. Ketersediaan Ukuran Dapat Berbeda di Setiap Bank atau Cabang
Meskipun bank menyediakan beberapa kategori SDB, belum tentu seluruh ukuran tersedia di setiap kantor cabang. Ketersediaannya dapat bergantung pada kapasitas fasilitas dan kotak yang sedang kosong.
Karena itu, sebaiknya hubungi cabang terlebih dahulu sebelum datang untuk memastikan ukuran yang dibutuhkan masih tersedia.
Barang yang Cocok Disimpan di Safe Deposit Box
1. Sertifikat dan Dokumen Kepemilikan
Dokumen kepemilikan aset yang jarang digunakan tetapi perlu disimpan dengan baik dapat menjadi salah satu pilihan untuk ditempatkan di SDB.
Sebelum menyimpan dokumen, pertimbangkan membuat salinan digital atau fotokopi untuk kebutuhan referensi sehari-hari.
2. Akta dan Dokumen Keluarga Penting
Akta maupun dokumen keluarga yang penting dapat ditempatkan di lokasi terpisah selama Anda tidak membutuhkannya secara rutin.
Pastikan anggota keluarga tepercaya mengetahui bahwa dokumen penting disimpan di SDB sesuai kebutuhan administrasi keluarga.
3. Perhiasan dan Logam Mulia
Perhiasan dan logam mulia termasuk contoh barang berharga yang dapat disimpan dalam safe deposit box sesuai ketentuan penyedia.
Bank Mega, misalnya, secara khusus mencantumkan perhiasan dan logam mulia sebagai jenis barang berharga yang dapat digunakan dalam layanan SDB.
4. Dokumen Bisnis atau Kontrak Penting
Pelaku usaha dapat menggunakan SDB untuk menyimpan dokumen fisik tertentu yang memiliki nilai penting bagi perusahaan dan tidak perlu diakses setiap hari.
Namun, pastikan penyimpanan dokumen tetap mengikuti kebijakan internal perusahaan dan aturan mengenai retensi dokumen.
5. Koleksi Bernilai
Koleksi kecil yang memiliki nilai ekonomi maupun nilai pribadi dapat dipertimbangkan selama aman disimpan dan memenuhi ketentuan bank.
Periksa terlebih dahulu ukuran serta sifat materialnya untuk memastikan tidak menimbulkan risiko terhadap kotak penyimpanan.
Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Safe Deposit Box
1. Barang yang Dilarang oleh Hukum
SDB tidak boleh digunakan untuk menyimpan benda yang kepemilikan atau penggunaannya bertentangan dengan ketentuan hukum.
Konsekuensi hukum dari penyimpanan barang terlarang dapat menjadi tanggung jawab pengguna sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Bahan Berbahaya atau Mudah Terbakar
Bahan yang mudah meledak, mudah terbakar, atau membahayakan fasilitas tidak boleh ditempatkan dalam SDB.
Larangan ini penting karena SDB berada di fasilitas yang juga digunakan oleh nasabah lainnya.
3. Barang yang Dapat Membusuk
Hindari menyimpan makanan, tanaman, cairan tertentu, maupun barang yang dapat membusuk atau menimbulkan bau dan berpotensi merusak kotak penyimpanan.
Safe deposit box dirancang untuk barang berharga yang dapat disimpan dalam jangka waktu tertentu, bukan barang yang memerlukan kondisi penyimpanan khusus.
4. Barang Lain yang Dilarang Berdasarkan Ketentuan Bank
Setiap bank dapat menetapkan larangan tambahan. Bank Mega, misalnya, melarang barang yang melanggar hukum, berbahaya, mudah meledak atau terbakar, maupun benda yang dapat merusak fasilitas SDB.
Karena itu, jika ragu mengenai suatu barang, tanyakan kepada petugas sebelum menyimpannya.
Biaya Safe Deposit Box
Biaya SDB berbeda berdasarkan bank, ukuran kotak, dan ketentuan layanan. Karena tarif dapat berubah, selalu periksa informasi terbaru sebelum melakukan penyewaan.
1. Biaya Sewa Berdasarkan Ukuran Kotak
Semakin besar kapasitas kotak, biaya sewanya umumnya semakin tinggi. Sebagai gambaran, biaya sewa Mega Safe Deposit Box Bank Mega per Agustus 2026 adalah sebagai berikut:
- Small: Rp750.000 per periode sewa.
- Medium: Rp1.000.000 per periode sewa.
- Large: Rp1.500.000 per periode sewa.
- Extra Large: Rp2.500.000 per periode sewa.
Biaya tersebut mengikuti informasi layanan Bank Mega yang berlaku untuk kota kecil dan kota besar sejak penyesuaian tarif pada 2026. Selain biaya sewa, terdapat komponen lain sesuai ketentuan.
2. Biaya Jaminan atau Deposit Kunci jika Berlaku
Bank dapat meminta jaminan kunci ketika nasabah pertama kali menggunakan layanan. Pada Mega SDB Bank Mega, jaminan kunci saat ini tercantum sebesar Rp1.000.000 untuk ukuran Small, Medium, Large, maupun Extra Large.
Biaya layanan juga dapat dikenakan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Biaya Tambahan jika Terjadi Kehilangan Kunci atau Kondisi Tertentu
Nasabah perlu menjaga kunci dengan baik. Kehilangan kunci atau keterlambatan memenuhi kewajiban sewa dapat menimbulkan biaya tambahan sesuai perjanjian.
Bank juga dapat memiliki prosedur pembongkaran jika masa sewa sudah berakhir dan kewajiban tidak diselesaikan dalam jangka waktu yang ditentukan.
4. Perbedaan Biaya Berdasarkan Bank dan Cabang
Tarif antara satu bank dan bank lainnya dapat berbeda. Begitu pula promo atau fasilitas khusus untuk segmen nasabah tertentu.
Karena itu, jangan hanya membandingkan harga. Perhatikan ukuran, lokasi cabang, kemudahan akses, masa sewa, deposit kunci, serta ketentuan lainnya.
Syarat Menyewa Safe Deposit Box
1. Menjadi Nasabah Bank Sesuai Ketentuan
Bank dapat mensyaratkan pengguna SDB memiliki rekening aktif. Bank Mega, misalnya, mensyaratkan penyewa memiliki rekening aktif di Bank Mega.
Penyewaan juga diutamakan bagi nasabah MegaFirst atau nasabah dengan total penempatan dana di Bank Mega sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Menyiapkan Identitas Diri
Nasabah perlu menyiapkan identitas serta data yang diperlukan bank untuk proses verifikasi dan administrasi penyewaan.
Pastikan data seperti alamat dan tanda tangan tetap diperbarui jika mengalami perubahan selama masa sewa.
3. Mengisi dan Menyetujui Perjanjian Sewa
Baca seluruh ketentuan sebelum menandatangani perjanjian. Perhatikan aturan penggunaan, jangka waktu, perpanjangan, barang yang dilarang, kewajiban penyewa, serta prosedur penghentian layanan.
4. Membayar Biaya Sewa dan Biaya Lain yang Berlaku
Selain biaya sewa, terdapat kemungkinan jaminan kunci, pajak, maupun komponen lain. Pastikan Anda memahami jumlah yang harus dibayar ketika pertama kali menyewa dan ketika melakukan perpanjangan.
Kelebihan Menggunakan Safe Deposit Box
1. Keamanan Lebih Terjaga Dibanding Penyimpanan Biasa
SDB berada di fasilitas bank dan aksesnya mengikuti prosedur keamanan bank. Hal ini memberikan lapisan keamanan tambahan dibandingkan sekadar menyimpan dokumen atau perhiasan di lemari biasa.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memahami bahwa setiap bentuk penyimpanan memiliki risiko serta ketentuan masing-masing.
2. Privasi Barang yang Disimpan
Layanan SDB dirancang agar nasabah dapat menyimpan barang berharga dengan privasi sesuai prosedur bank.
Nasabah tetap harus memastikan barang di dalamnya sesuai dengan hukum dan perjanjian sewa.
3. Membantu Memisahkan Barang Berharga dari Barang Sehari-hari
Barang yang jarang digunakan tidak harus selalu berada di rumah bersama barang harian. Pemisahan ini juga membantu Anda mengorganisasi dokumen dan aset fisik berdasarkan tingkat kepentingannya.
Kekurangan atau Hal yang Perlu Dipertimbangkan saat Memanfaatkan Safe Deposit Box
1. Akses Terbatas pada Jam dan Lokasi Layanan
Berbeda dengan brankas di rumah yang dapat diakses kapan saja, SDB berada di kantor cabang bank. Anda harus datang ke lokasi dan mengikuti waktu serta prosedur pelayanan yang berlaku.
Karena itu, jangan menyimpan dokumen yang kemungkinan perlu digunakan secara mendadak.
2. Terdapat Biaya Sewa
SDB membutuhkan biaya berulang selama masih digunakan. Selain biaya sewa, pertimbangkan pajak, jaminan kunci, serta kemungkinan biaya lain.
3. Tidak Semua Cabang Menyediakan Safe Deposit Box
Fasilitas SDB hanya tersedia pada cabang tertentu. Bahkan pada cabang yang menyediakannya, ukuran yang Anda butuhkan belum tentu sedang tersedia.
Konfirmasi terlebih dahulu kepada bank sebelum datang ke kantor cabang.
4. Kapasitas Penyimpanan Terbatas Sesuai Ukuran yang Dipilih
Setiap kotak memiliki dimensi tertentu. Jika jumlah barang bertambah, kapasitas awal mungkin tidak lagi mencukupi.
Karena itu, pertimbangkan kebutuhan beberapa waktu ke depan ketika memilih ukuran.
Safe Deposit Box vs Brankas di Rumah, Apa Bedanya?
1. Lokasi dan Akses
Brankas rumah berada di properti pribadi dan dapat diakses sewaktu-waktu. Sementara SDB berada di kantor bank sehingga penggunaannya mengikuti waktu serta prosedur pelayanan.
2. Sistem Keamanan
Keamanan brankas rumah bergantung pada spesifikasi brankas, pemasangan, dan keamanan rumah. Safe deposit box berada dalam fasilitas bank dengan prosedur akses yang telah ditetapkan.
Keduanya tetap memiliki risiko sehingga pilihan perlu disesuaikan dengan barang yang disimpan.
3. Biaya
Membeli brankas biasanya membutuhkan biaya pembelian di awal dan kemungkinan biaya pemasangan. SDB menggunakan sistem sewa sehingga terdapat biaya selama layanan tetap digunakan.
4. Kesesuaian Berdasarkan Jenis Barang yang Disimpan
Brankas rumah dapat lebih praktis untuk barang yang perlu sering diakses. SDB dapat dipertimbangkan untuk benda penting yang jarang digunakan dan ingin disimpan terpisah dari rumah.
Dalam kondisi tertentu, keduanya juga dapat digunakan secara bersamaan untuk fungsi yang berbeda.
Tips Memilih Safe Deposit Box yang Sesuai Kebutuhan
1. Tentukan Barang yang Akan Disimpan
Buat daftar terlebih dahulu. Bedakan dokumen, perhiasan, logam mulia, dan barang lainnya sehingga Anda dapat memperkirakan kebutuhan ruang.
2. Pilih Ukuran yang Tepat
Ukuran terlalu kecil dapat menyulitkan penyimpanan, sedangkan ukuran yang jauh lebih besar dari kebutuhan dapat membuat biaya kurang efisien.
Tanyakan dimensi kotak kepada bank sebelum menentukan pilihan.
3. Periksa Lokasi Cabang dan Kemudahan Akses
Pilih lokasi yang masih memungkinkan untuk Anda datangi ketika membutuhkan barang. Namun, pertimbangkan pula bahwa lokasi terlalu jauh dapat membuat akses menjadi tidak praktis.
4. Pahami Biaya dan Masa Sewa
Hitung biaya tahunan dan komponen lain, lalu pahami bagaimana mekanisme perpanjangannya. Jika pembayaran menggunakan autodebet, pastikan saldo tersedia ketika masa perpanjangan tiba.
5. Baca Ketentuan Penggunaan sebelum Menandatangani Perjanjian
Jangan melewatkan bagian mengenai barang terlarang, kehilangan kunci, keterlambatan perpanjangan, pengakhiran sewa, maupun prosedur jika kewajiban belum dipenuhi.
Tips Aman Menggunakan Safe Deposit Box
1. Simpan Kunci atau Akses dengan Aman
Jika SDB menggunakan kunci yang diberikan kepada penyewa, simpan kunci tersebut di tempat yang tidak mudah hilang maupun diakses orang lain.
Pada Mega SDB, penyewa bertanggung jawab atas keamanan dua anak kunci yang diterima.
2. Buat Catatan Pribadi Mengenai Barang yang Disimpan
Buat inventaris yang mencatat jenis barang dan tanggal penyimpanan. Catatan dapat disimpan secara terpisah dan aman agar Anda tetap mengetahui isi kotak tanpa harus sering membukanya.
3. Jangan Menyimpan Barang yang Sering Dibutuhkan
Dokumen yang harus digunakan sewaktu-waktu kurang ideal disimpan di SDB karena Anda perlu datang ke cabang untuk mengaksesnya.
Gunakan SDB untuk benda yang penting tetapi relatif jarang diperlukan.
4. Periksa Masa Berlaku Sewa secara Berkala
Catat tanggal sewa dan mekanisme perpanjangan. Pastikan kewajiban pembayaran tidak terlewat agar tidak terkena denda atau proses administrasi lanjutan.
Safe Deposit Box Cocok untuk Siapa?
1. Pemilik Dokumen Penting
Jika memiliki dokumen asli bernilai tinggi yang jarang digunakan, SDB dapat dipertimbangkan sebagai tempat penyimpanan alternatif.
2. Keluarga yang Memiliki Barang Bernilai
Keluarga yang memiliki perhiasan, logam mulia, atau dokumen kepemilikan dapat menggunakan SDB untuk memisahkan sebagian aset fisik dari penyimpanan di rumah.
3. Profesional dan Pelaku Usaha
Profesional maupun pemilik bisnis dapat mempertimbangkan SDB untuk dokumen fisik atau barang bernilai tertentu yang tidak dibutuhkan dalam operasional harian.
4. Nasabah yang Membutuhkan Penyimpanan Fisik dengan Keamanan Tambahan
SDB juga relevan bagi nasabah yang merasa penyimpanan biasa di rumah belum sesuai dengan tingkat keamanan yang diinginkan.
Tetap pertimbangkan biaya dan keterbatasan akses sebelum memutuskan menyewa.
Pertimbangkan Safe Deposit Box untuk Menyimpan Barang Berharga dengan Lebih Aman
Safe deposit box dapat menjadi pilihan bagi Anda yang membutuhkan tempat terpisah untuk menyimpan dokumen, perhiasan, logam mulia, atau barang fisik bernilai lainnya. Dibandingkan penyimpanan biasa di rumah, SDB memberikan akses ke fasilitas dan prosedur keamanan yang disediakan bank.
Namun, manfaat tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Anda tetap perlu mempertimbangkan lokasi cabang, frekuensi akses, ukuran kotak, masa sewa, biaya, serta jenis barang yang diperbolehkan.
Bank Mega menyediakan layanan Mega Safe Deposit Box dengan pilihan ukuran Small, Medium, Large, dan Extra Large pada kantor cabang yang menyediakan layanan. Penyewa perlu memiliki rekening aktif Bank Mega serta mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku.
Sebelum menyewa, buat daftar barang yang akan disimpan kemudian pilih kapasitas yang sesuai. Jangan lupa membaca perjanjian serta mengecek biaya terbaru karena tarif dan ketentuan layanan dapat berubah. Dengan pertimbangan tersebut, penggunaan SDB dapat menjadi bagian dari pengelolaan barang berharga yang lebih terencana.
Jika Anda membutuhkan tempat penyimpanan khusus untuk dokumen penting, perhiasan, logam mulia, atau barang berharga lainnya, Mega Safe Deposit Box (Mega SDB) Bank Mega dapat menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan. Layanan ini menyediakan kotak penyimpanan dalam beberapa pilihan ukuran di kantor cabang Bank Mega yang memiliki fasilitas SDB, sehingga Anda dapat menyesuaikannya dengan jenis dan jumlah barang yang ingin disimpan. Sebelum menyewa, pastikan Anda memahami biaya, masa sewa, ketentuan akses, serta jenis barang yang diperbolehkan agar penggunaan Safe Deposit Box sesuai dengan kebutuhan.
Baca Juga: Beli Emas Fisik vs Emas Digital: Mana yang Lebih Untung?
FAQ Seputar Safe Deposit Box
1. Apa yang dimaksud dengan safe deposit box?
Safe deposit box adalah layanan penyewaan kotak penyimpanan pada fasilitas bank yang digunakan untuk menyimpan barang atau dokumen bernilai sesuai ketentuan. Nasabah membayar biaya sewa dan mengikuti prosedur akses yang ditetapkan bank.
2. Apa saja yang bisa disimpan di safe deposit box?
Barang yang dapat disimpan antara lain dokumen berharga, sertifikat, akta, perhiasan, logam mulia, dan barang bernilai lainnya selama diperbolehkan oleh bank. Ketentuan dapat berbeda pada setiap penyedia layanan.
3. Berapa biaya safe deposit box Bank Mega?
Per Agustus 2026, biaya sewa Mega SDB tercantum sebesar Rp750.000 untuk Small, Rp1.000.000 untuk Medium, Rp1.500.000 untuk Large, dan Rp2.500.000 untuk Extra Large. Jaminan kunci tercantum Rp1.000.000 untuk seluruh ukuran. Biaya lain dan pajak mengikuti ketentuan yang berlaku.
4. Apakah semua kantor cabang bank menyediakan safe deposit box?
Tidak. SDB hanya tersedia pada kantor cabang tertentu dan ketersediaan ukuran juga dapat terbatas. Sebaiknya hubungi bank terlebih dahulu untuk mengecek cabang serta kapasitas yang masih tersedia.
5. Lebih baik safe deposit box atau brankas di rumah?
Pilihannya bergantung pada kebutuhan. Brankas rumah lebih mudah diakses, sedangkan safe deposit box menyediakan tempat penyimpanan di fasilitas bank dengan prosedur keamanan tersendiri. Untuk barang yang jarang digunakan dan ingin dipisahkan dari rumah, SDB dapat dipertimbangkan.
Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga!
Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.
Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS
