Page 325 – Artikel dan Tips Keuangan
promo cc

Bosan dengan makanan yang itu-itu saja? Bingung mau makan apa? Ingin makan makanan rasa internasional tanpa bikin kantong bolong?  Nyari Promo Restoran Hari ini?

Berikut adalah 5 rekomendasi makanan internasional unik  di Jakarta yang patut dicoba

Pho Street

Pho Street menawarkan suasana makan yang semarak yang menyajikan kelezatan Makanan Jalanan Vietnam. Dari pilihan Pho yang ikonik, berbagai jajanan kaki lima hingga Banh Mi yang renyah. Dipimpin oleh koki eksekutif Vietnam, kreasi menggoda Pho Street menjanjikan untuk menggugah selera pengunjung dengan cita rasa masakan Vietnam otentik yang semarak. Untuk merasakan Vietnam yang mengasyikkan, kunjungi Pho Street terdekat. 

Untuk kamu pengguna Kartu Kredit Bank Mega, dapatkan diskon 15% di Pho Street Jakarta dan Bekasi. Syarat dan ketentuan klik di sini.

The Duck King

The Duck King merupakan jaringan restoran masakan Cina yang berspesialisasi di daging bebek. Tekstur dagingnya kenyal dan padat, menyajikan Bebek panggang lezat, kental dengan aroma rempah khas yang penuh rasa gurih menyeruak. Kenikmatan yang sulit ditolak perut itu diperlengkap dengan menu lainnya yang enak dan renyah membuat ketagihan. Nah jika menggunakan Kartu Kredit Bank Mega, kamu bisa mendapatkan diskon sampai 300 ribu loh. Untuk tau lebih lanjut silahkan klik di sini.

Bottega Ristorante

Bottega Ristorante adalah restoran bertema eropa yang bertujuan untuk memberikan pengalaman bersantap dan anggur Eropa berkualitas di Jakarta. Moto Bottega Ristorante adalah “La Dolce Vita”, yang berarti kehidupan yang menyenangkan dan kemewahan yang sederhana. Dengan memanfaatkan bahan-bahan segar lokal, Bottega dapat menyediakan makanan Eropa berkualitas kepada pelanggannya. 

Bagi yang tertarik untuk mencoba restoran ini, jangan lupa gunakan Kartu Kredit Bank Mega untuk mendapatkan diskon sebesar 15%. Syarat dan ketentuan klik di sini.

Baca Juga : Pinjaman KTA Tanpa Syarat Kartu Kredit Terbaik

Gyukatsu Nikaido

Gyukatsu merupakan hidangan Jepang berupa daging sapi yang dilapisi tepung roti dan dimasak menggunakan hotplate. Menu ini biasa digemari karena perpaduan unik kulit luar yang garing dan kelembutan daging sapi yang tingkat kematangannya dapat diatur sendiri sesuai selera. Walaupun biasa disajikan di restoran Jepang bintang tinggi, menu ini sekarang sudah dapat ditemui di restoran Trans F&B yaitu Gyukatsu Nikaido. Untuk dapat merasakan kelezatan menu Gyukatsu ini dengan diskon 20% klik di sini.

El Asador

El Asador hadir untuk memberikan pengalaman kuliner Amerika Selatan yang lengkap, mulai dari hidangan Argentina dan Uruguay terbaik hingga lebih dari 50 pilihan anggur istimewa dari seluruh dunia, termasuk Chili, AS, dan Australia. Dengan menggunakan kayu sebagai bahan bakar utama, ditambah dengan bumbu “rahasia”, dan diolesi bumbu “Chimichurri” yang pasti akan membuat anda terpesona. Untuk dapat menyantap hidangan Amerika Selatan ini dengan diskon hingga 15%, dapat menggunakan Kartu Debit dan Kredit Bank Mega dengan syarat dan ketentuan klik di sini.

Ingin mencoba restoran-restoran di atas? Sayang banget kalau sampai ketinggalan diskon-diskon hingga 20% yang bisa didapatkan dengan menggunakan Kartu Kredit Bank Mega. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Kartu Kredit Bank Mega dan promo-promo lainnya, silahkan klik di sini. Untuk langsung apply Kartu Kredit Bank Mega yang hanya memakan waktu 5 menit, silahkan klik di sini.

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
pinjaman online langsung cair

Pinjaman online langsung cair belakangan ini seolah menjadi “jalan  ninja” bagi sebagian  orang dalam mengelola keuangannya.  Namun, dalam pinjaman online atau pinjol terdapat resiko, kelebihan dan kekurangan.  Apa saja itu?  

Sejumlah orang yang terlilit hutang pinjaman online mengungkapkan pengalaman mereka diteror oleh para debt collector. Teror dalam rangka menagih hutang itu merupakan salah satu resiko gagal bayar dari pinjaman online langsung cair illegal. 

Hal itu dilakukan melalui pesan WA ke orang dekat, tetangga, saudara, rekan di kantor, atau sosial media. Akibatnya, stres, depresi, bahkan ada debitur yang nekad bunuh diri karena dikejar-kejar tagihan pinjol. 

Banyaknya pengalaman tragis  itu, sampai-sampai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD urun rembug menjadi keynote speech dalam acara seminar edukasi virtual “Pinjaman Online Legal atau Ilegal: Kebutuhan Masyarakat dan Penegakan Hukum” beberapa waktu lalu, sebagaimana diberitakan CNBC Indonesia.   

Bahkan, Menko Polhukam mengungkapkan bahwa  kawannya sendiri akhirnya bunuh diri karena tak sanggup membayar hutang  yang melilit dari pinjol illegal. 

Resiko pinjaman online langsung cair

Sebelum kamu memutuskan untuk menjadikan pinjaman online langsung cair sebagai “jalan ninjamu” dalam mengelola keuangan, pikirkan dulu tiga resiko pinjol yang dikutip dari CNBC Indonesia berikut ini. 

Baca Juga : Saat Butuh Dana, Pinjam ke Bank atau Pinjaman Online Pribadi?

  1. Masuk dalam Blacklist SLIK OJK

Setiap kali mengajukan pinjaman online, persyaratan yang diminta biasanya adalah dokumen data pribadi seperti KTP, KK, NPWP, akun internet banking, dan juga slip gaji. 

Tujuan persyarat tersebut adalah agar pihak fintech atau financial technology,  kreditur yang memberikan pinjol, dapat mengetahui identitas diri nasabah, seperti nama lengkap, alamat rumah, pekerjaan, alamat kantor, nomor kontak orang terdekat dan lain sebagainya.

Jika debitur tidak mampu melunasi cicilan pinjaman online, maka konsekuensinya adalah  data pribadi tersebut akan dilaporkan kreditur ke  Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan ( SLIK OJK ). 

Dengan demikian, debitur akan masuk ke daftar hitam layanan pinjaman. Jika sudah masuk blacklist, maka debitur akan kesulitan atau bahkan tidak mungkin lagi memperoleh bantuan finansial dari semua lembaga keuangan yang ada di Indonesia. Misalnya, ketika mengajukan kredit kepemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor, kredit usaha, dan lain sebagainya. 

  1. Denda dan Beban Bunga Terus Menumpuk

Resiko kedua dari pinjaman online langsung cair adalah besarnya denda keterlambatan saat tidak melunasi cicilan pinjaman online tepat waktu. Beban denda ini akan terus berlipat,  dan secara akumulatif membuat utang makin besar. 

Ditambah dengan beban bunga yang tergolong tinggi, tidak butuh waktu lama jumlah pinjaman online akan membengkak hingga akhirnya nyaris mustahil untuk bisa dilunasi. 

Padahal, menurut aturan OJK,  bunga dan  denda keterlambatan maksimal dikenakan sebesar 0,8% per hari.  Selain itu, jumlah denda keterlambatan maksimalnya adalah 100 persen dari jumlah pokok pinjaman.

Contoh, jika kamu meminjam dana sebesar Rp 3 juta dan menunggaknya dalam kurun waktu tertentu, jumlah dana yang harus dikembalikan, maksimal adalah dua kali lipatnya atau Rp 6 juta atau.

Namun, aturan ini hanya berlaku pada fintech dan layanan pinjol yang legal dan terdaftar OJK. Jadi, jangan heran jika ada korban pinjaman abal-abal yang harus membayar tagihan melebihi 100% dari pokok pinjaman yang diajukannya dahulu.

  1. Dikejar-kejar Debt Collector 

Seperti diungkapkan pada awal artikel ini, banyak korban pinjaman online langsung cair yang dikejar-kejar para debt collector.   

Padahal, fintech seharusnya memiliki prosedur yang ketat namun teratur dalam hal menanggulangi masalah peminjam yang mangkir dari tanggung jawab membayar cicilan. Prosedur penagihan tersebut diatur oleh AFPI, atau Asosiasi Fintech Pendanaan bersama Indonesia.

Kenyataannya, pada awal proses penagihan, nasabah hanya akan diingatkan melalui pesan singkat, seperti SMS, email, maupun telepon. Namun, jika masih belum dibayar juga, tim collection akan melakukan penagihan ke rumah peminjam ataupun menghubungi nomor kontak orang terdekatnya.

Jika terus berlangsung dalam waktu lama, hal ini tentu akan berisiko mengganggu aktivitas sehari-hari kamu dan orang terdekat, serta membuat hidup menjadi tidak tenang.

Baca Juga : Pinjaman KTA Tanpa Syarat Kartu Kredit Terbaik

Kelebihan dan Kekurangan 

Pinjaman online langsung cair hanyalah salah satu dari beberapa alternatif untuk  memperoleh pinjaman dana tunai. Berikut ini kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan pinjaman online langsung cair

  1. Proses mudah

Dilihat dari segi proses, pinjaman online langsung cair memiliki kelebihan berupa prosesnya yang dipermudah, jika dibandingkan pengajuan kredit di bank.  Kamu tidak perlu datang ke kantor kreditur, proses peminjaman dilakukan secara online dengan menggunakan gadget dan jaringan internet saja.  Kemudahan ini dapat lebih meringkas waktu dan tenaga,  karena proses pengajuannya bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

  1. Dana cair dalam hitungan hari

Kelebihan kedua dari pinjaman online langsung cair adalah pinjaman dapat langsung diterima dalam dalam hitungan hari, yakni antara 1-3 hari kerja. Bahkan akan lebih cepat dari itu, jika kamu sudah pernah mengajukan pinjaman. Prosesnya bahkan bisa berlangsung hanya dalam hitungan jam. 

Nah kecepatan pencairan inilah yang membuat sebagian orang lantas berpikir untuk menjadikan pinjaman online langsung cair sebagai the way of life untuk dirinya, sebagai jalan ninja nya, dalam mengelola keuangan. Misalnya, dengan meminjam dari beberapa perusahaan pinjol. 

Proses pencairan dana dari pinjol bisa cepat dikarenakan tidak ada agunan yang diberikan,  sehingga tidak perlu proses penaksiran aset terlebih dahulu. Ditambah lagi, semua data diberikan secara digital sehingga bisa langsung segera diproses.

  1. Persyaratan tidak ribet

Persyaratan dokumen pinjaman online langsung cair mudah, tidak ribet. Sebab, memang pinjol ingin memberikan pinjaman yang bisa dengan mudah diakses oleh semua orang.

Biasanya, persyaratan yang diberikan adalah KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), slip gaji atau surat keterangan penghasilan, dan rekening tabungan.

Dengan persyaratan yang tidak ribet dan mudah dipenuhi, maka siapa saja bisa mengajukan pinjaman online langsung cair.

  1. Bisa digunakan untuk keperluan apa saja

Dana pinjaman online yang langsung cair bisa diperuntukan pada keperluan apa saja. Tidak seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yang hanya dikhususkan untuk membeli rumah, atau KKB (Kredit Kendaraan Bermotor) yang dikhususkan untuk membeli kendaraan bermotor, atau KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang dikhususkan untuk modal usaha. 

Pinjaman online langsung cair dapat dipergunakan untuk renovasi rumah, biaya pendidikan, biaya kesehatan, modal pernikahan. Bahkan, sebagian orang menggunakannya untuk membayar cicilan utang dari pinjol yang lain. 

Baca Juga : 7 Tips Menabung Rp 1 juta Per Bulan dengan Penghasilan UMR

Kekurangan pinjaman online langsung cair

Di samping memiliki kelebihan, pinjaman online langsung cair juga memiliki kekurangan.  Berikut ini empat kekurangan dari pinjol langsung cair. 

  1. Menerapkan bunga kredit harian

Bunga kredit harian berbeda dengan bunga kredit tanpa agunan yang biasa diberikan oleh bank. Jika bank menerapkan sistem perhitungan bunga bulanan, pinjaman online langsung cair menggunakan sistem perhitungan bunga harian. 

Jika tenor atau masa peminjaman singkat, mungkin bunga harian masih masuk akal diterapkan. Namun, ketika masa tenornya menjadi panjang, maka bunga harian dari pinjaman online langsungcair ini sangat memberatkan debitur. 

  1. Plafon pinjaman kecil 

Plafon pinjaman online langsung cair diberikan mulai dari Rp 1 juta sampai Rp 20 juta atau 30 juta. 

  1. Masa tenor singkat

Pada umumnya, masa tenor yang ditawarkan pinjol langsung cair mulai dari 10 hari hingga 180 hari. 

  1. Tidak semua pinjol memiliki legalitas

Meski menjamur, namun tidak semua pinjol memiliki legalitas yang terdaftar di OJK. Sehingga kredibilitas dari pinjol illegal ini patut dipertanyakan. Tak jarang terjadi kasus penipuan berkedok pinjaman online langsung cair di berbagai media.

Pinjaman Mega Cash Line dari Bank Mega 

Apabila kamu sedang mencari pinjaman tunai, kamu dapat mempertimbangkan pinjaman dari Bank Mega, melalui produk Mega Cash Line.

Mega Cash Line  merupakan pinjaman dana tunai dalam bentuk kartu yang dapat dicairkan kapan saja dimana saja, tanpa menggunakan jaminan, dalam bentuk stand by loan yang diberikan kepada Nasabah, dengan sistem pembayaran secara revolving maupun installment dan tidak dapat digunakan untuk transaksi ritel di merchant.

Kamu dapat mengajukan aplikasi pinjaman Mega Cash Line secara online dengan mengisi  aplikasi di sini. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi website Bank Mega atau menghubungi Mega Call di nomor 08041500010 atau +62 21 29601600. 

0 comments
4 FacebookTwitterWhatsappEmail
cara investasi emas

Sepanjang sejarah, emas merupakan investasi yang nilainya tidak merosot oleh masalah inflasi, fluktuasi mata uang, krisis ekonomi, maupun perang. Bagaimana cara investasi emas yang tepat untuk pemula?    

Semua instrumen investasi dapat merosot nilainya ketika terjadi krisis ekonomi dan perang. Namun, tidak pada emas. Bahkan, emas terus mengalami kenaikan. Emas juga dapat melindungi nilai uang kamu pada masa mendatang. Inilah yang membuat emas menjadi primadona investasi sepanjang sejarah peradaban manusia. 

Bentuk investasi emas 

Cara investasi emas yang ada pada saat ini, adalah berupa investasi: 

  • Emas fisik dalam bentuk koin emas, emas batangan, dan perhiasan emas
  • ETF emas dan reksa dana 
  • Emas berjangka 
  • Saham pada  perusahaan pertambangan emas 

Sebelum berinvestasi, tentunya kamu perlu memahami kelebihan dan kekurangan instrumen investasi yang dipilih. Sehingga  kamu dapat memilih cara investasi emas yang paling tepat dan menguntungkan. 

Koin emas 

Koin emas di dunia pada umumnya  memiliki berat satu atau dua ons, meskipun koin setengah ons dan seperempat ons juga tersedia. (1 ons = 28,35 gram). 

Koin koleksi, seperti Krugerrand Afrika Selatan, Daun Maple Kanada, dan Elang Emas Amerika, adalah jenis koin emas yang paling banyak tersedia. 

Melansir CNBC Indonesia, koin dinar Antam memiliki bobot 4,25 gram berukuran 22 karat dan bersertifikat. Antam adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara di bidang pertambangan. Koin dinar Antam terdiri dari : 

  • Koin 1 Dinar Au 91,7 %  dengan gambar Masjidil Haram di bagian depan dan bertuliskan dua kalimat Syahadat di bagian belakang.  
  • Koin 1 Dinar FG 99,99 %  logo khas Logam Mulia dan tulisan Fine Gold (FG).

Baca Juga : 5 Tips Investasi Bagi Pemula yang patut dicoba

Au 91,7% dinar artinya adalah koin dinar yang terbuat dari emas dengan kandungan 91,7% alias emas 22 karat. Au berasal dari kata Aurum, nama latin untuk emas. Sedangkan FG 99,99 % artinya adalah emas 24 karat. 

Kelemahan berinvestasi pada koin dinar adalah karena jika dijual di toko emas, umumnya hanya dihitung harga bahan bakunya. Padahal dinar juga memiliki ongkos produksi. Biaya cetak atau ongkos produksi koin dinar berkisar 3 – 5% dari harga jual.

Selain itu, Pemerintah Indonesia mengenakan pajak pertambahan nilai (PPn) yang besarnya 10% pada koin dinar emas. Padahal, emas batangan tidak dikenakan. Hal ini dikarenakan koin emas masuk dalam kategori perhiasan, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan NOMOR 83/KMK.03/2002. 

Emas batangan 

Emas batangan yang dikeluarkan oleh Antam memiliki bobot mulai dari 0,5 gram hingga 1000 gram atau 1 kg. Berbeda dengan emas perhiasan, emas cenderung bentuknya sederhana, hanya bertuliskan logo khas Logam Mulia dan tulisan Fine Gold

Cara investasi emas batangan : Sebelum berinvestasi emas dengan emas batangan,  sebaiknya cek dulu harga emas. Maksudnya agar kamu dapat memilih waktu yang tepat untuk membeli. 

Karena harga emas batangan yang tinggi, sangat penting untuk menggunakan dealer yang memiliki reputasi baik dan membayar pengiriman dengan perlindungan asuransi. 

Selain itu, dalam investasi emas batangan memerlukan brankas besar untuk menyimpan emas batangan kamu. 

Perhiasan emas 

Kelebihan dari berinvestasi perhiasan emas adalah bisa digunakan sebagai perhiasan yang dipakai untuk pesta atau perayaan. Namun, kekurangannya juga ada. 

Melansir Forbes, dikatakan bahwa berinvestasi dalam perhiasan emas memiliki risiko yang tidak dimiliki oleh berinvestasi dalam emas murni. Yaitu: 

Pertama, tidak semua perhiasan emas yang pernah dipakai orang lain, kemudian dijual kembali oleh dealer yang memiliki reputasi baik. Perhiasan emas adalah karya seni. Keaslian tidak hanya penting bagi kamu, tetapi bagi siapapun yang akan menjual kembali karya tersebut. 

Kedua, kamu akan membayar sejumlah kelebihan berdasarkan perusahaan mana yang merancang dan memproduksi perhiasan tersebut. Jumlahnya bisa 20% hingga lebih dari tiga kali nilai mentah logam mulia.

Baca Juga : 7 Tips Menabung Rp 1 juta Per Bulan dengan Penghasilan UMR

ETF Emas dan Reksa Dana 

Cara investasi emas dalam EFT dan reksa dana adalah dengan membuka akun sebagai investor pada perdagangan emas di bursa emas (ETF) dan reksa dana. Saham yang membentuk dana ini masing-masing mewakili jumlah emas yang tetap dan dapat dibeli dan dijual seperti saham.

Berinvestasi emas pada ETF dan reksa dana memungkinkan investor untuk bekerja dengan emas, tanpa berurusan dengan biaya kepemilikan fisik seperti keamanan atau asuransi emas.

Ada biaya yang terkait dengan pembelian dan penjualan emas melalui ETF atau reksa dana, tetapi seringkali jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan pengelolaan aset lainnya. 

Emas Berjangka 

Emas berjangka adalah kontrak berjangka untuk membeli dan menjual emas pada waktu tertentu. Setiap kontrak mewakili sejumlah emas tertentu, dan tergantung pada spesifikasinya dapat membayar dalam jumlah dolar atau emas fisik. 

Emas berjangka adalah investasi besar. Cocok untuk investor dengan modal yang cukup untuk membeli kontrak bernilai tinggi. 

Membeli Saham Perusahaan Penambang Emas

Cara investasi emas berikutnya, adalah berinvestasi dalam bentuk saham di perusahaan yang menambang, memurnikan, dan memperdagangkan emas. 

Cara ini jauh lebih mudah ketimbang kamu membeli emas fisik. Membeli saham perusahaan pertambangan emas bisa dilakukan melalui akun pialang saham yang kamu pilih. 

Selain itu, membeli saham di perusahaan yang bekerja dengan emas, maka investor dapat memperoleh keuntungan emas tanpa membeli atau menjualnya sendiri. 

Bentuk investasi ini juga dapat memberikan risiko yang lebih rendah, karena ada faktor bisnis lain yang berperan yang dapat membantu melindungi investor dari harga emas yang datar atau menurun. 

Tips Cara Investasi Emas untuk Pemula

Jika kamu belum pernah berinvestasi emas, tips dari Bisnis.com ini dapat kamu manfaatkan dalam berinvestasi.

  1. Pilih bentuk emas sesuai keinginan

Dari beberapa bentuk investasi emas, bagi pemula dianjurkan untuk memulai berinvestasi dengan logam mulia (LM) atau emas batangan. 

Jika baru punya satu atau dua buah keping LM, menyimpannya di rumah dalam tempat aman tentu tidak masalah. Namun jika jumlahnya sudah lumayan banyak, kamu bisa menyimpan di brankas Antam atau safe deposit box (SDB) bank dengan membayar biaya penyimpanan. 

  1. Pantau harga emas secara berkala

Sebagai investor, tentunya kamu harus selalu memantau perkembangan harga dari instrumen investasi yang kamu pilih. Demikian halnya ketika berinvestasi dalam bentuk emas. Untuk mengantisipasi fluktuasi harga emas, sebaiknya kamu membeli emas secara rutin setiap bulan sampai waktu investasi yang kamu tentukan. Misalnya, dalam 5 tahun. Jadi, baik saat harga naik maupun turun, kamu tetap berinvestasi dengan emas. Dengan demikian, kamut mendapatkan harga rata-rata dari semua dana yang diinvestasikan.

  1. Jangan terburu nafsu, tapi mulai dari nominal kecil saja dulu

Investasi emas memang instrumen investasi aman dengan resiko yang tidak begitu tinggi. Namun bukan berarti investasi emas bebas resiko. Semua jenis investasi punya resikonya masing-masing.

Pemula biasanya suka terburu nafsu. Sebaiknya jangan begitu. Sesuaikan dengan tujuan investasi; apakah untuk dana pensiun, modal menikah, pendidikan anak dan sebagainya. Dengan demikian, kamu mempunyai gambaran berapa besar emas yang perlu diinvestasikan setiap bulan. 

Emas merupakan investasi jangka menengah-panjang yang biasanya baru bisa memberikan untung dalam kurun waktu minimal 5 tahun.

Baca Juga : Saat Butuh Dana, Pinjam ke Bank atau Pinjaman Online Pribadi ?

  1. Pilih tempat beli emas terpercaya

Banyak perusahaan yang menawarkan kemudahan membeli emas, baik dalam bentuk logam mulia maupun beli emas online. Jangan sampai salah memilih tempat beli emas agar rencana investasi kamu tetap berjalan sesuai rencana. Pilihlah perusahaan yang sudah memiliki reputasi, diakui pemerintah, dan memberikan sertifikat asli jika membeli dalam bentuk logam mulia. 

Jangan tergiur dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat!  

Investasi di Pasar Modal

Jika kamu memilih investasi di Pasar Modal, kamu dapat menggunakan jasa kustodian Bank Mega. Bank Mega telah memperoleh izin dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) untuk dapat bertindak sebagai Bank Kustodian sesuai Surat Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-01/PM/Kstd/2001 tanggal 18 Januari 2001 dan telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia untuk bertindak sebagai Sub-Registry sesuai Surat Bank Indonesia No.10/160/DPM tanggal 4 Juli 2008.

Jasa Kustodian yang dapat diberikan Bank Mega meliputi :

1.    Penyimpanan dan pengadministrasian Efek atau Surat Berharga milik Nasabah (safekeeping), baik berbentuk script maupun scripless, dan dalam mata uang Rupiah maupun US Dollar.

2.    Penyelesaian transaksi penyerahan dan penerimaan Efek atau Surat Berharga (settlement).

3.    Eksekusi atas aksi korporasi sesuai instruksi Nasabah dan penagihan/pembayaran kupon bunga/dividen (corporate action/income collection).

4.    Mewakili Nasabah untuk hadir pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) (proxy services).

5.    Pemberian laporan dan informasi terkait Efek atau Surat Berharga milik Nasabah yang disimpan dan diadministrasikan.

Tertarik untuk memulai investasi? Bank Mega menyediakan layanan investasi juga lho, yang telah mendapatkan  izin dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam). Mulai investasimu hari ini, bisa langsung diakses melalui aplikasi M-Smile, atau silakan kunjungi website Bank Mega di sini dan hubungi Mega Call di nomor 08041500010 atau +62 21 29601600.

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
tips menabung 1 juta per bulan

Menabung merupakan salah satu cara untuk menyiapkan masa depan. Meski penghasilanmu senilai dengan UMR, atau bahkan kurang dari itu, tetap penting untuk membiasakan diri menabung. Tujuh tips untuk bisa menabung sebesar Rp 1 juta per bulan, walaupun penghasilan pas-pasan, dapat kamu ikuti di sini.

Boleh jadi kamu rasa ini mustahil dilakukan. Namun, jika dibagi 30 hari dalam sebulan, maka hanya perlu berhemat sekitar Rp 34 ribu per hari agar bisa menabung sebanyak Rp 1 juta per bulan. 

Bagaimana caranya agar bisa menyisihkan Rp 34 ribu setiap hari? Sedangkan penghasilan bulanan yang kurang dari UMR cuma  cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari saja? 

Jangan khawatir! Selalu ada jalan keluar jika kita fokus dan bersungguh-sungguh mengusahakannya. 

Tips menabung Rp 1 juta per bulan

Bagi fresh graduate yang baru mulai bekerja dan karyawan dengan penghasilan sebatas UMR atau kurang dari itu, atau siapa pun yang ingin belajar menabung, berikut ini tips yang bisa kamu coba agar dapat menabung Rp 1 juta per bulan. 

  1. Menetapkan tujuan menabung 

Tips pertama untuk memotivasi kamu menabung sebesar Rp 1 juta per bulan adalah menetapkan tujuan menabung. 

Dengan memiliki tujuan menabung yang jelas dan berharga untuk diperjuangkan, maka kamu akan  semangat untuk menyisihkan penghasilan setiap bulan atau mencari penghasilan tambahan. 

Sebagian orang mungkin mempunyai tujuan menabung agar bisa membayar uang muka untuk membeli sebuah rumah dengan luas tanah 100 meter persegi dan lokasinya strategis. Sebagian lagi mungkin ingin membeli mobil MPV 1500 cc terbaru dengan merek tertentu, atau menunaikan ibadah umroh pada tahun mendatang, menyekolahkah anak di sekolah global, dan lain sebagainya.    

Tentukan tujuan menabung mulai dari sekarang! Pikirkan sejenak, untuk apa kamu bersusah payah menabung sebesar Rp 1 juta per bulan? Semakin nyata tujuan yang kamu tetapkan akan semakin bagus untuk memberikan motivasi setiap hari.  

Baca Juga : Saat Butuh Dana, Pinjam ke Bank atau Pinjaman Online Pribadi ?

  1. Merancang strategi menabung  

Setelah menetapkan tujuan yang jelas, sekarang waktunya untuk merancang strategi. Tips menabung 1 juta per bulan kedua ini, tidak perlu ribet-ribet. Strategi yang sederhana adalah dengan memecah atau membagi jumlah Rp 1 juta per bulan tersebut ke dalam tabungan mingguan atau harian.  

Jika kamu memilih tabungan mingguan, maka : 

Tabungan mingguan =   Rp 1 juta : 4 ( minggu ) = Rp 250 ribu / minggu

Atau memilih tabungan harian :  

Tabungan harian = Rp 1 juta : 30 (hari ) = Rp 33.333,-  / hari

Dengan strategi pemilahan tabungan menjadi tabungan mingguan atau tabungan harian ini, maka  sudah terlihat semakin ringan penghematan yang harus kamu lakukan untuk bisa menabung Rp 1 juta per bulan.  

Strategi tips menabung harian berikutnya yang perlu dilakukan adalah menentukan pos-pos pengeluaran mana yang dapat dikurangi atau dievaluasi kembali agar jumlah tabungan harian atau tabungan mingguan dapat terpenuhi. Untuk itu maka kamu perlu menuliskan pos-pos pengeluaran.     

  1. Menulis pos-pos pengeluaran    

Kebanyakan orang enggan atau tidak terbiasa mencatat pos-pos pengeluaran bulanan mereka  secara tertulis. Namun, menulis pos-pos pengeluaran ini sangatlah penting agar kamu dapat mengevaluasi keuangan setiap bulan. 

Apabila pos-pos pengeluaran bulanan hanya diingat di kepala saja, mungkin ada yang terlupa. Selain itu juga akan sulit untuk menganalisa angka-angka di kepala. Menuliskan pos-pos pengeluaran bulan ke dalam bentuk tulisan di atas kertas atau laptop dan smartphone akan memudahkan dalam mengatur perencanaan keuangan. 

Cara membuatnya cukup sederhana saja. Contohnya seperti ini: 

  • Bayar kos-kosan    = Rp 500 ribu
  • Uang makan           = Rp 75 ribu x 30 hari = Rp 2.250.000 
  • Transportasi       = Rp 20 ribu x 24 hari = Rp    480.000
  • Pulsa / internet      = Rp 100 ribu
  • Kirim ke orang tua = Rp 300 ribu 
  • Listrik       = Rp 200 ribu 
  • Menabung       = Rp 1 juta 
  • Sabun, odol, shampoo dll = Rp 100 ribu

Jumlah       = Rp 4. 930.000,- 

Seandainya penghasilan kamu hanya sebesar Rp 4,2 juta. Pos-pos pengeluaran yang tertulis di atas akan lebih mudah untuk dianalisa dan dievaluasi. Sehingga kamu lebih akurat dalam memutuskan mana yang akan dikurangi, ditambah, dihilangkan, atau dipertahankan nilainya.

Baca Juga : 5 Tips Investasi Bagi Pemula yang patut dicoba

  1. Bersikap hemat   

berikutnya untuk dapat menabung Rp 1 juta per bulan adalah bersikap hemat setiap hari. Peribahasa “Lebih besar pasak dari tiang” harus benar-benar kamu hindari. Pengeluaran jangan sampai lebih dari penghasilan. Jangan boros. Belanjakan uangmu untuk kebutuhan saja, bukan untuk keinginan. Kencangkan ikat pinggang, jangan tergoda untuk menghabiskan uang karena banyaknya promo dan diskon yang kamu lihat dimana-mana. 

Jika sikap hemat sudah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari, maka percayalah peribahasa yang bilang “hemat pangkal kaya”! 

  1. Batasi  nongkrong dan jalan-jalan

Jika kamu sudah punya tujuan yang jelas untuk menabung Rp 1 juta per bulan maka setiap godaan yang datang, yang akan menambah pengeluaran, harus bisa kamu sikapi dengan tegas. Misalnya, ajakan nongkrong di coffee shop, jalan-jalan di mal, nonton film terbaru di bioskop, touring ke luar kota, atau membeli sesuatu untuk keperluan hobi. 

Memang tak mudah, tapi bisa dihindari. Mungkin mula-mula kebiasaan nongkrong dan jalan-jalan ini dikurangi dulu. Jika biasanya setiap akhir pekan, bisa dikurangi menjadi setiap akhir bulan. Setiap ada godaan, ingatkan pada diri sendiri tentang tujuan kamu menabung. 

  1. Biasakan membawa bekal

Pengeluaran yang tak terduga dapat terjadi ketika tiba-tiba rasa haus dan lapar menyerang di tengah perjalanan. Hal ini akan menggoda kita untuk membeli jajanan. 

Untuk mencegahnya, sebaiknya biasakan untuk membawa bekal berupa air mineral dalam termos, atau cemilan dari rumah. 

Bahkan, lebih baik lagi jika kamu membawa bekal dari rumah untuk makan siang di kantor setiap hari.  Cara ini cukup efektif untuk berhemat, dalam rangka target menabung Rp 1 juta per bulan.  

Baca Juga : 8 Tips Cara Mengatur Keuangan Bagi Anak Muda

  1. Merubah kebiasaan menjadi menabung di awal

Pada umumnya orang menabung dari sisa penghasilan mereka setiap bulan. Artinya, tabungan diisi di akhir bulan. Namun, cara ini biasanya tidak akan berhasil untuk dapat  menabung Rp 1 juta per bulan. 

Sekarang cobalah merubah kebiasaan tersebut. Dibalik saja! Tabung dulu uang Rp 1 juta sebelum penghasilan kamu dikeluarkan untuk belanja rutin. Caranya adalah dengan menempatkan tabungan pada rekening tersendiri, yang terpisah dari rekening payroll atau gaji bulanan. Jadi, kamu perlu dua rekening bank. 

Menabung di Bank Mega

Jika belum mempunyai rekening tabungan, kamu bisa mulai membuka rekening tabungan di Bank Mega. Ada beberapa jenis tabungan yang bisa kamu pilih, yang sesuai dengan tujuan kamu menabung. Ada Mega Dana,, Mega Maxi, Mega Rencana, Mega Berbagi,  Mega Perdana, Mega Ultima, Tabunganku, Mega Valas, dan produk tabungan menarik lainnya dengan berbagai manfaat, seperti Mega Dollar, Mega Prestasi, dan Mega Proteksi. 

Bank Mega memiliki lebih dari 300 kantor cabang dan 700 Mega ATM di seluruh Indonesia, serta dapat memfasilitasi kemudahan bertransaksi di 40.000 jaringan ATM yang tersebar di seluruh Indonesia serta 1,9 juta jaringan ATM di seluruh dunia.  

Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi website Bank Mega atau menghubungi Mega Call di nomor 08041500010 atau +62 21 29601600. 

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
pinjaman online pribadi

Saat membutuhkan dana tunai cepat, pinjaman online pribadi bisa menjadi alternatif. Proses pengajuan pinjaman yang dilakukan secara online ini berlangsung cepat dan mudah, tidak perlu tatap muka dengan kreditur. 

Tetapi belakangan ini banyak laporan pengaduan yang muncul dari keberadaan pinjaman online. Pada umumnya, keluhan tersebut berasal dari para nasabah pinjaman online (pinjol) yang ilegal atau pinjol yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Banyak debitur pinjaman online pribadi, mungkin karena tidak  menghitung simulasi pinjaman, terkejut ketika harus mengembalikan dana pinjaman. Jumlah tagihan tersebut semakin membengkak dan nasabah tidak mampu mengembalikan. 

Lalu mereka mulai dikejar-kejar oleh para penagih hutang atau debt collector, dengan cara-cara menagih yang diluar nalar. Misalnya dengan menelpon rekan kerja di kantor, atasan, tetangga, atau keluarga dari nasabah, untuk membeberkan hutang pinjaman online tersebut. 

Tentu saja, cara seperti ini dapat mengakibatkan rasa malu, frustrasi, bahkan depresi pada nasabah bersangkutan. Agar kamu tidak menjadi korban pinjaman online ilegal, sebaiknya pertimbangkan dulu matang-matang sebelum mengajukan pinjaman online pribadi.

Baca Juga : Pinjaman KTA Tanpa Syarat Kartu Kredit Terbaik

Bunga pinjaman online pribadi biasanya tinggi

Bunga pinjaman online pribadi pada umumnya menggunakan bunga harian. Besaran bunga harian dari pinjaman online berkisar 0,13 % hingga 2  %. Jika dikalikan 30 hari, maka bunga ini menjadi 3,9% hingga 60 % per bulan. 

Misalkan kamu meminjam uang di pinjaman online sebesar Rp 2 juta,  dengan bunga harian 2 % dan tenor pinjaman 1 bulan. Maka bunganya saja adalah ( 2 % x 30 ) x Rp 2 juta = Rp 1,2 juta.     

Tenor pinjaman online tidak panjang  

Pinjaman online pribadi pada umumnya menawarkan masa tenor pinjaman yang tidak panjang. Mulai dari 30 hari hingga 365 hari atau 12 bulan. 

Jarang sekali ada pinjaman online yang memberikan tenor sampai 36 bulan, seperti yang ditawarkan oleh bank. 

Plafon  pinjaman online tidak besar 

Plafon pinjaman online tanpa rekening pribadi pada umumnya tidak besar, mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 15 juta. Bila dibandingkan dengan pinjaman pribadi di bank, plafon yang diberikan lebih besar. Yakni mulai dari Rp 10 juta sampai Rp 200 juta atau lebih.

Data pribadi pengguna diambil oleh aplikasi pinjaman online 

Berbeda dengan meminjam uang di bank, saat meminjam uang lewat aplikasi pinjaman online semua data pribadi pengguna yang ada di ponsel akan diambil oleh aplikasi. 

Banyak data sensitif di ponsel yang diambil oleh aplikasi pinjaman online sewaktu pengguna mengajukan kredit online, misalnya :

  • Kamera. Ambil gambar dan video
  • Lokasi. Akses lokasi akurat (berbasis jaringan dan GPS) dan akses lokasi perkiraan (berbasis jaringan)
  • Mikrofon. Rekam audio

Baca Juga : Cara Membuat Kartu Kredit, Agar Cepat Disetujui Bank

Syarat pinjaman online pribadi

Syarat umum pengajuan produk pinjaman online  di antaranya adalah :

  • WNI berusia 21-50 tahun
  • Memiliki pendapatan tetap minimal Rp 5 juta per bulan
  • Berprofesi sebagai Karyawan, Wiraswasta, Profesional, Pegawai Negeri Sipil, maupun Anggota TNI/POLRI.
  • Berdomisili di wilayah cakupan layanan penyedia pinjaman online.
  • Memiliki rekening tabungan bank atas nama sendiri.

Selain mengisi data diri lengkap dalam formulir pengajuan pinjaman online bunga rendah, calon debitur perlu melengkapi syarat dokumen:

  • KTP
  • Swafoto atau foto selfie calon debitur dengan KTP yang tampak jelas
  • Bukti kepemilikan rekening tabungan bank.

Biaya yang dikenakan oleh pinjaman online

Selain bunga yang tinggi, ada beberapa biaya yang biasanya dikenakan pada debitur pinjaman bulanan online langsung cair, yaitu diantaranya adalah : 

  • Biaya provisi: Biaya yang dikenakan saat pengajuan pinjaman disetujui
  • Biaya administrasi: Biaya penagihan saat diawal maupun tahunan dengan nominal yang lebih rendah 
  • Biaya keterlambatan: Biaya yang muncul jika debitur telat membayar cicilan bulanan

Pinjaman pribadi di bank 

Berbeda dengan pinjaman online, pinjaman pribadi di bank lebih ketat syarat dan ketentuannya. Namun, dilihat dari segi plafon pinjaman, bunga, dan tenor pinjaman, meminjam uang di bank memiliki kelebihan dibandingkan pinjaman online.

Pinjaman Mega Cash Line 

Salah satu jenis pinjaman pribadi di bank yang diminati banyak orang adalah Mega Cash Line dari Bank Mega. Plafon pinjaman ini bisa lebih dari Rp 50 juta, dengan tenor pinjaman yang cukup panjang, antara 12 bulan hingga 36 bulan. Bunga cicilan tetap, berkisar 1,68% – 2,99% flat per bulan. 

Mega Cash Line diberikan dalam bentuk kartu yang dapat dicairkan kapan saja dimana saja, tanpa menggunakan jaminan, dalam bentuk stand by loan yang diberikan kepada Nasabah, dengan sistem pembayaran secara revolving maupun installment.  Namun kartu ini tidak  bisa digunakan untuk transaksi ritel di merchant.

Pencairan dana Mega Cash Line dilakukan melalui ATM Bank Mega dimana saja, atau dengan cara Transfer Dana melalui Mega Call, dengan menghubungi Mega Call 08041500010.

Baca Juga : 5 Tips Investasi Bagi Pemula yang patut dicoba

Ilustrasi perhitungan bunga

Berikut ini tiga ilustrasi perhitungan bunga dari Mega Cash Line:

  1. Ilustrasi bunga cicilan tetap Mega Cash Line, dengan bunga 1,68 % per bulan. 

Cara perhitungan bunga  cicilan adalah : 

(Jumlah pinjaman pokok : tenor ) + (Jumlah pinjaman pokok x bunga per bulan) 

Bila jumlah pinjaman Rp 10 juta, maka cicilan bulannya adalah 

  • Rp 1.001.333, untuk tenor 12 bulan
  • Rp 723.556, untuk tenor 18 bulan
  • Rp 584.667, untuk tenor 24 bulan
  • Rp 445.778, untuk tenor 36 bulan
  1. Ilustrasi perhitungan bunga revolving/ harian Mega Cash Line, dengan pembayaran minimum pada saat jatuh tempo

Keterangan:

  • Cetak Tagihan tanggal 10
  • Jatuh Tempo  tanggal 30
  • bunga Per Hari 0,10%
  • Bunga Tahunan 36,50%  

Misalkan pada 1 Januari kamu tarik tunai Mega Cash Line sebesar Rp1 juta. 

Rumus Perhitungan Bunga Revolving :

Bunga Penarikan Tunai = Jumlah hari dari tanggal Penarikan Tunai X Bunga harian X Jumlah Penarikan Tunai

Rumus Perhitungan Bunga : 

Jumlah hari dari tanggal Penarikan Tunai X Bunga Harian X Jumlah Penarikan Tunai

Maka pada saat cetak tagihan tanggal 10 Januari, bunga penarikan tunai adalah Rp 10 ribu, total tagihan Rp. 1.010.000,-. Dan saat Jatuh tempo 30 Januari, pembayaran minimal kamu adalah Rp101 ribu.

Jika kamu hanya melakukan pembayaran minimal, maka pada cetak tagihan bulan berikutnya (10 Februari) komponen tagihan bunganya terdiri dari : 

Bunga Setelah Cetak Tagihan 

Jumlah hari dari tanggal cetak tagihan X Bunga Harian X Jumlah Penarikan Tunai – 

20 hari x 0.1% x Rp 1.000.000,- = Rp 20.000,-

Bunga Sisa Pembayaran Minimal: 

Jumlah hari dari tanggal pembayaran minimal X Bunga Harian X Jumlah sisa tagihan

11 hari x 0.1% x Rp 909.000,- = Rp 9.999,

Jadi, sisa hutang adalah:

(Tagihan sebelumnya – Pembayaran minimal) + (bunga setelah cetak tagihan + bunga sisa pembayaran minimal) 

= (Rp1.010.000- 101.000) + (Rp20.000 + Rp9.999)

= Rp.938.999,-

Baca Juga : Bagaimana Memilih Bank Terbaik Untuk Menabung ?

  1. Ilustrasi pembayaran penuh saat jatuh tempo

Misalkan tarik tunai pada 1 Januari Rp 1 juta. 

Perhitungan Bunga :

Jumlah hari dari tanggal Penarikan Tunai X Bunga Harian X Jumlah Penarikan Tunai

= 10 hari x 0.1% x Rp 1.000.000,- = Rp 10.000,-

Pada saat cetak tagihan pada 10 Januari kamu membayar penuh sebesar Rp1.010.000.

Maka saat tagihan bulan berikutnya (10 Februari) tagihan kamu adalah untuk komponen  

Bunga Setelah Cetak Tagihan, yaitu: 

banner mega
banner mega

Jumlah hari dari tanggal cetak tagihan X Bunga Harian X Jumlah Penarikan Tunai

= 20 hari x 0.1% x Rp 1.000.000,- 

= Rp 20.000,-
Pinjaman Online Pribadi memang menjadi salah satu opsi andalan untuk situasi mendesak. Pilih Mega Cash Line untuk pinjaman online pribadi dengan pengajuan yang mudah dan pastinya tepercaya. Silakan isi aplikasi pinjaman Mega Cash Line secara online di sini (link). Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi website Bank Mega atau hubungi Mega Call di nomor 08041500010 atau +62 21 29601600.

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
investasi bagi pemula

Bagi para calon investor, ide untuk berinvestasi kerap menakutkan. Namun, tanpa mencoba mulai berinvestasi, kamu tidak akan membangun aset kekayaan. Tips investasi bagi pemula ini dapat kamu jadikan rujukan untuk meneguhkan hati dalam berinvestasi.

Menempatkan sejumlah uang tabungan ke dalam suatu tempat investasi tidaklah mudah bagi sebagian orang. Bayang-bayang kerugian kerap merasuk di pikiran pada calon investor yang belum berpengalaman. Kecemasan tersebut akhirnya mematahkan potensi keuntungan yang mungkin bisa diperoleh dari investasi.  

Kecemasan tersebut wajar-wajar saja. Tapi, jangan jadikan kecemasan ini menghalangi niat kamu untuk membangun aset kekayaan. Tips investasi bagi pemula yang dikutip dari berbagai sumber ini dapat kamu jadikan rujukan. 

  1. Menempatkan tabungan di rekening dengan imbal hasil yang tinggi       

Rekening tabungan yang memberikan high yield dapat menjadi langkah awal investasi bagi seorang pemula yang sedang belajar berinvestasi. 

Menurut Bankrate, cara ini  bisa menjadi salah satu cara paling sederhana untuk meningkatkan pengembalian uang kamu di atas apa yang dihasilkan dari rekening giro biasa. 

Kamu bisa membandingkan berbagai penawaran imbal hasil tabungan. Carilah jenis rekening yang memberikan bunga paling tinggi. Ini bisa menjadi tempat yang bagus untuk memarkir uang dalam beberapa tahun ke depan atau hanya untuk disimpan jika terjadi keadaan darurat.

  1. Menempatkan uang pada rekening Deposito

Selanjutnya, instrumen investasi bagi pemula yang baru belajar investasi  adalah sertifikat deposito. Suku bunga deposito dapat menjadi imbal hasil yang cukup tinggi juga dari tabungan yang kamu tempatkan di bank.  Suku bunga deposito dapat berubah-ubah. 

Kamu bisa menempatkan uang kamu dalam bentuk deposito di Bank Mega, dengan pilihan mata uang dan minimal saldo deposito, sebagai berikut : 

  • IDR (rupiah Indonesia), saldo minimum  Rp. 8 juta
  • USD (dolar Amerika Serikat), saldo minimum USD 1.000
  • AUD (dolar Australia), saldo minimum AUD 2.500 
  • SGD (dolar Singapura), saldo minimum SGD 3.000 
  • EUR (Euro), saldo minimum 1.000  

Beda dengan rekening tabungan dan giro, deposito tidak bisa ditarik kapan saja kamu mau.  Sertifikat deposito hanya bisa dicairkan pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai perjanjian kontrak di awal. 

Baca Juga : 6 Tips Memilih Kartu Kredit Terbaik Untuk Ibu Rumah Tangga

  1. Investasi dalam reksa dana

Reksa dana memberi investor kesempatan untuk berinvestasi dalam setumpuk surat berharga seperti  saham, obligasi, atau instrumen pasar uang,  yang mungkin tidak dapat dibangun sendiri dengan mudah.

Cara membeli reksa dana: pembelian reksa dana dapat dilakukan secara langsung melalui perusahaan Manajer Investasi yang menerbitkan dan mengelola Reksa Dana atau bisa melalui Bank yang bertindak sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

Persyaratan awal calon investor: Syarat menjadi investor reksa dana adalah kartu identitas (KTP/SIM) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk membuka rekening sebelum membeli Reksa Dana. Selain itu, menurut Otoritas Jasa Keuangan, investor juga wajib melakukan proses KYC (Know your customer) dan investor diwajibkan untuk melakukan pertemuan dengan pihak Manajer Investasi atau APERD (Agen Penjual Efek Reksa Dana) minimal 1 kali.

Keuntungan dan resiko berinvestasi reksa dana 

Keuntungan menempatkan investasi di reksa dana adalah : 

  • Dikelola oleh ahlinya, yakni Manajer Investasi yang berpengalaman. 
  • Investasi terjangkau, bisa dimulai dengan modal Rp100 ribu.
  • Resiko yang lebih minimal, boleh melakukan diversifikasi investasi agar resiko yang dihadapi akan semakin kecil.
  • Terjaganya likuiditas, investor dapat mencairkan kembali investasinya pada setiap hari kerja yang telah ditetapkan dalam kalender Bursa Efek Indonesia. 
  • Transparansi, investor dapat mengetahui Reksa Dananya diinvestasikan di aset-aset apa saja, dan Manajer Investasi wajib memberitahukan  resiko yang dihadapi serta biaya-biaya yang dikenakan pada Investor.

Resiko memiliki reksa dana

Resiko Reksa Dana meliputi :

  • Resiko berkurangnya nilai unit: karena dipengaruhi oleh perkembangan pasar uang dan pasar modal (seperti : perubahan suku bunga, jatuhnya harga saham, risiko default Emiten, dll). 
  • Resiko likuiditas: khusus untuk jenis Reksa Dana Tertutup, investor tidak dapat menjual investasinya kapan saja mereka mau, karena penjualannya harus dilakukan di Bursa yang tergantung pada permintaan serta penawaran yang ada.
  • Mismanajemen pengelolaan: jika Manajer Investasi kurang atau tidak berhasil dalam mengelola portofolio Efeknya, maka Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit Reksa Dana akan menurun nilainya.

Baca Juga : Apa Itu Kartu Kredit? Plus Minus, Jenis, dan Cara Memperolehnya

  1. Investasi dalam Exchange Traded Fund (ETF). 

ETF adalah reksa dana dalam bentuk Kontrak Investasi Kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek. 

Perbedaan ETF dengan reksa dana biasa  adalah  ETF diperdagangkan secara langsung di bursa efek seperti layaknya saham, sehingga ETF bisa dibeli melalui perusahaan efek (broker). Sedangkan reksa dana hanya bisa dibeli lewat agen penjual reksa dana (APERD).

Keuntungan ETF: Lebih efisien, fleksibel, rendah resiko dan biaya, transparan, 

Kekurangan ETF : bayar pajak capital gain ( 0,1 persen dari nilai penjualan), ada biaya spread atau selisih harga jual beli. 

  1. Investasi saham perusahaan

Membeli saham di berbagai perusahaan merupakan pilihan investasi yang beresiko tinggi, tetapi juga bisa menjadi salah satu yang paling menguntungkan. Oleh karenanya sebelum kamu mulai berinvestasi, pertimbangkan terlebih dahulu apakah membeli saham realistis untuk kamu. Apakah kamu akan berinvestasi dalam jangka panjang, yang umumnya berarti setidaknya lima tahun? Apakah kamu memahami bisnis perusahaan dimana kamu beli sahamnya sebagai investasi? 

Harga saham berubah setiap detik pada hari perdagangan.  Hal ini sering membuat calon investor tertarik untuk melakukan perdagangan jangka pendek dengan saham individu.

Tips penting dalam investasi di Pasar Modal 

Jika kamu berminat berinvestasi di Pasar Modal, berikut ini beberapa tips investasi bagi pemula yang dilansir dari Bisnis.com: 

Tentukan tujuan investasi secara spesifik: Apakah tujuan investasi mu adalah untuk jangka panjang, menengah atau pendek? Tentukan dulu sebelum berinvestasi, dan berapa dana yang akan kamu investasikan?

Pahami tempat berinvestasi : pahami instrumen belajar investasi bagi pemula yang dipilih, pilihlah yang benar-benar kamu pahami.  Mengutip dari Money Us News, penilaian merupakan faktor penting saat memilih saham. Profitabilitas perusahaan, prospek pertumbuhan pendapatan, kualitas manajemen dan kinerja industri. 

Baca Juga : Bagaimana Memilih Bank Terbaik Untuk Menabung ?

Investasi secara bertahap : sebagai investor pemula, kamu sebaiknya mulai rajin membeli instrumen investasi yang dipilih, dan memikirkan strategi dan kesempatan jangka panjang. 

Lakukan diversifikasi investasi : jangan tempatkan investasi pada satu keranjang. Jika sudah punya saham property, cobalah investasi saham bagi pemula dengan membeli saham di sektor komoditas. Tujuannya untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi di masa depan. Ketika salah satu sektor melemah, setidaknya sektor yang lain menguat. Jadi, Anda tidak kehilangan banyak uang. 

Amati pergerakan harga :  Amati pergerakan harga investasi yang kamu pilih, baik itu saham, reksadana, maupun obligasi. Apalagi, jika berinvestasi pada saham yang pergerakan harganya sangat fluktuatif. Kamu  harus terus memantau harganya.  

Harga saham tidak selalu turun meski kondisi ekonomi tengah sulit. Akan ada masanya harga saham tersebut naik. Sehingga, rajinlah mengamati pergerakan harganya.  Berapa persentase kenaikan dan penurunan harga dalam kurun waktu tiga hari terakhir. 

Tertarik untuk memulai investasi? Bank Mega menyediakan layanan investasi juga lho, yang telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam). Mulai investasimu hari ini, bisa langsung diakses melalui aplikasi M-Smile, atau silakan kunjungi website Bank Mega di sini dan hubungi Mega Call di nomor 08041500010 atau +62 21 29601600.

 

Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang produk dan layanan dari Bank Mega, kamu bisa kunjungi website kami, hubungi layanan pelanggan kami di 08041500010, atau bisa juga download aplikasi M-Smile yang tersedia di App Store dan Play Store untuk daftar dan apply Tabungan Bank Mega dan Kartu Kredit Bank Mega sekarang juga! Kamu juga bisa apply kartu kredit hanya 5 menit langsung di-approve lewat sini. Untuk data dan referensi terbaru, silakan kunjungi bankmega.com.

Apply Kartu Kredit Bank Mega kamu sekarang, Mudah disetujui.

Bank Mega Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Perencanaan keuangan

Perencanaan keuangan adalah suatu proses untuk mencapai tujuan hidup seseorang melalui pengelolaan keuangan secara terencana. 

Definisi dari Certified Financial Planner, Financial Planning Standards Board Indonesia yang dikutip dari laman Otoritas Jasa Keuangan ( sikapiuangmu.ojk.go.id) ini, lebih lanjut mengatakan bahwa yang dimaksud dengan tujuan hidup yang ingin dicapai oleh seseorang, antara lain adalah:

  • menikah
  • memiliki rumah sendiri
  • memiliki kendaraan pribadi
  • menunaikan ibadah haji
  • menyiapkan biaya pendidikan anak
  • mengumpulkan dana pensiun di hari tua

Perencanaan keuangan juga dapat dijadikan sebagai alat untuk bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan keuangan di masa kini dan masa depan.

Perencanaan keuangan juga merupakan suatu proses yang berkesinambungan dan bersifat dinamis. Pada suatu saat, rencana tersebut dapat memerlukan penyesuaian.

5 Manfaat Perencanaan Keuangan

Sebelum mengetahui cara membuat perencanaan keuangan, sebaiknya ketahui dulu manfaatnya. Manfaat yang bisa diperoleh bila kamu membiasakan diri untuk membuat perencanaan keuangan, setidaknya ada lima, yakni : 

Baca Juga : 8 Tips Cara Mengatur Keuangan Bagi Anak Muda

  1. Membantu menetapkan tujuan hidup

Rencana keuangan yang kamu buat dapat mendefinisikan tujuan hidup, dan bagaimana menciptakan strategi untuk mencapainya. Adanya rencana membuat orang berpikir tentang bagaimana mereka akan mencapai titik awal ke titik akhir, yang hampir sama pentingnya dengan mengambil langkah untuk mencapainya. 

Rencana keuangan memaksa orang untuk mengidentifikasi mimpi mereka, dan kemudian membuat rencana untuk mengubah mimpi itu menjadi kenyataan.

Dalam membuat rencana keuangan, tetapkan tujuan keuangan jangka pendek, menengah, dan panjang. 

  1. Melacak kemana uangmu pergi

Dengan membuat perencanaan keuangan maka kamu dapat melacak kemana uangmu pergi, berapa banyak yang ditabung untuk dana darurat,  dan berapa banyak untuk investasi pensiun. Hal ini akan memotivasi kamu untuk menabung lebih banyak dari bulan ke bulan. 

  1. Mengalokasikan uang dan gaya hidup

Uang adalah alat yang memungkinkan orang menjalani kehidupan yang mereka inginkan. Perencanaan keuangan memberimu kekuasaan atas uang kamu sendiri, untuk menjalani gaya hidup yang kamu inginkan secara realistis.

Dengan adanya perencanaan keuangan kamu bisa melacak pendapatan dan pengeluaran. Hal ini akan membantu kamu untuk mengalokasikan uang secara tepat, serta menyadari betapa pentingnya menambah penghasilan guna menjalani gaya hidup yang kamu idamkan. 

  1. Menciptakan ketenangan pikiran

Perencanaan keuangan yang baik akan menciptakan ketenangan pikiran. Kamu dapat meminimalkan risiko kehilangan uang, dengan menempatkan uang pada instrumen keuangan seperti surat wasiat atau asuransi yang dapat mendorong kesehatan keuangan.

Ketika kamu memiliki rencana, kamu memiliki kejelasan, sehingga mengurangi stres dan kecemasan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup. Rencana keuangan memberi individu dan keluarga rasa aman dan ketenangan pikiran, apa pun situasi atau keadaan darurat yang mungkin muncul.

Baca Juga : 6 Tips Memilih Kartu Kredit Terbaik Untuk Ibu Rumah Tangga

  1. Lebih membuat percaya diri

Jika kamu memiliki perencanaan keuangan, maka kamu tahu kemana perginya uangmu. Hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri, karena kamu tahu apa yang kamu lakukan dengan uangmu.

Rencana keuangan dapat menghilangkan dugaan-dugaan, karena dapat mengevaluasi pendapatan dan pengeluaran kamu dari waktu ke waktu. Dengan memahami rencana keuangan kamu sendiri maka kamu dapat yakin bahwa semua keputusan yang kamu jalani adalah untuk mencapai tujuan kehidupan kamu. 

Manfaat dari perencanaan keuangan bisa dirasakan dengan adanya “arah dan arti” keputusan finansial seseorang. Melalui pengelolaan keuangan, seseorang bisa mengerti bagaimana setiap keputusan keuangan yang dibuat berdampak ke area lain dari keseluruhan situasi keuangan dirinya. 

Dengan melihat setiap keputusan finansial sebagai bagian dari suatu keseluruhan, seseorang dapat mempertimbangkan efek jangka pendek dan jangka panjang atas tujuan-tujuan hidupnya. Dia dapat lebih mudah beradaptasi atas perubahan hidup dan merasa lebih aman karena tujuan-tujuannya berada di jalur yang tepat.

Kondisi yang mempengaruhi perencanaan keuangan 

Perencanaan keuangan seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa kondisi atau kejadian, seperti : 

  • Status perkawinan (belum menikah atau sudah menikah)
  • Kondisi pekerjaan (sudah memiliki pekerjaan tetap atau belum)
  • Usia (umur yang semakin bertambah)
  • Kondisi keluarga (jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan)
  • Kondisi perekonomian nasional (kemudahan dalam mencari pekerjaan dan penghasilan)
  • Tingkat pendidikan (tingkat pendidikan mempengaruhi penghasilan), serta
  • Kondisi kesehatan (mempengaruhi biaya dan kelangsungan dari pendapatan).

Perubahan pada salah satu atau beberapa kondisi di atas dapat mempengaruhi perencanaan keuangan yang sudah dibuat seseorang atau keluarga. Sehingga seringkali perencanaan keuangan seseorang harus disusun kembali atau bersifat dinamis.

Bagaimana membuat perencanaan keuangan yang baik ?

Berikut ini cara membuat perencanaan keuangan yang baik yang dapat kamu terapkan untuk keuangan pribadi. 

Baca Juga : Apa Itu Kartu Kredit? Plus Minus, Jenis, dan Cara Memperolehnya

  1. Tetapkan tujuan keuangan

Perencanaan keuangan harus sejalan dengan tujuan keuanganmu di masa yang akan datang. Jatim langkah pertama yang perlu dilakukan dalam menyusun rencana keuangan adalah menetapkan apa tujuan kamu membuat perencanaan keuangan. 

Tujuan masing-masing orang pastinya akan berbeda. Sebagian orang memiliki tujuan untuk membeli sebuah mobil baru, sebagian lainnya ingin menyiapkan dana untuk menikah dan membeli rumah. 

  1. Tetapkan skala prioritas dalam mengalokasikan pendapatan

Langkah berikutnya adalah membuat daftar skala prioritas dalam mengalokasi gaji atau pendapatan yang kamu hasilkan setiap bulan. Buatlah skala prioritas berdasarkan tingkat kepentingan. Misalnya,  kebutuhan pokok, sekunder, hingga tersier. 

Selain  itu, identifikasi juga kebutuhan berdasarkan waktu. Yaitu,  kebutuhan yang mendesak dan kebutuhan tidak mendesak. 

Pada umumnya, orang menggunakan metode alokasi gaji dengan komposisi 50:30:20. Metode tersebut berupa 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk kebutuhan sekunder, dan 20% untuk tabungan dan investasi sebagai persiapan dana darurat. 

  1. Catat setiap pos pengeluaran

Setiap pendapatan dan pengeluaran harus dicatat. Catatan ini akan mempermudah kamu dalam mengevaluasi keuangan pribadi. Jurnal keuangan harus diisi lengkap, tanpa ada yang tertinggal, dari setiap transaksi harian yang kamu lakukan. 

  1. Melakukan evaluasi keuangan 

Adanya perencanaan keuangan akan dapat meningkatkan kinerja keuangan pribadi. Dari catatan pos pengeluaran, kamu bisa melakukan evaluasi terhadap pos-pos pengeluaran kamu. Pos-pos pengeluaran bisa dikurangi, apabila dirasa kurang penting. Demikian pula biaya-biaya yang muncul dari penggunaan kartu kredit, juga bisa kamu evaluasi. 

Dengan demikian, keuangan kamu akan terkendali. Secara berkala, kamu bisa bisa mengevaluasi keuangan, Misalnya per 3 bulan sekali, 6 bulan, 9 bulan sekali, atau sesuai kebutuhan.

Selain mengetahui penghematan yang harus kamu lakukan, perencanaan keuangan juga akan menunjukkan bahwa kamu harus segera meningkatkan pendapatan. Misalnya dengan kerja lembur, bisnis sampingan, memindahkan rekening tabungan kamu ke dalam sertifikat deposito berjangka, atau melakukan investasi saham dan reksa dana di pasar modal.

Jadi sebelum membuat perencanaan keuangan yang baru, lakukan evaluasi dulu terhadap kinerja keuangan sebelumnya.  

  1. Menekan berbagai pengeluaran yang konsumtif

Dalam membuat perencanaan keuangan kamu juga bisa menemukan pos-pos pengeluaran yang  konsumtif, dan bagaimana agar hal itu tidak terulang di bulan berikutnya.  Jadi, ini akan membuat kamu fokus dalam menekan pengeluaran konsumtif. 

Kamu dapat membuat daftar barang belanjaan kamu, lalu kemudian kamu sortir untuk menyingkirkan daftar barang-barang yang konsumtif yang tidak penting dan tidak mendesak untuk dibeli.  

Baca Juga : Cara Membuat Kartu Kredit, Agar Cepat Disetujui Bank

  1. Bayar hutang dan cicilan tepat waktu

Jika kamu menggunakan kartu kredit serta sedang mencicil rumah dan mobil, pastikan pos-pos tersebut sebagai prioritas utama dalam perencanaan keuangan, yang harus dibayar. Membayar utang kredit tepat waktu akan mencegah kamu terbebani oleh biaya-biaya tambahan yang dikenakan oleh bank. 

Kartu Kredit Bank Mega 

Agar semakin praktis dalam mewujudkan perencanaan keuangan yang sehat, kamu dapat menggunakan kartu kredit untuk pembayaran berbagai tagihan dan belanja rutin bulanan.  

Bank Mega menawarkan beberapa kartu kredit yang disesuaikan dengan gaya hidup kamu. Kartu kredit yang tersedia adalah Mega First Infinite Credit Card, Mega Travel Card, Mega VISA  Platinum, Mega VISA Gold, Mega Silver Card, Mega Metro Card, TSM Ultima Card, Transmart Mega Card, dan Mega Corporate Card. 

Informasi selengkapnya mengenai cara membuat kartu kredit di Bank Mega, dapat kamu lihat di sini. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi website Bank Mega atau menghubungi Mega Call di nomor 08041500010 atau +62 21 29601600. 

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
Cara mengatur keuangan

Belajar mengatur keuangan semenjak usia muda dapat membantu seorang anak muda dalam membangun finansial yang sehat di masa depan nanti. Oleh karenanya, pelajari berbagai tips cara mengatur keuangan yang penting dilakukan untuk anak muda. 

Kehidupan finansial di masa muda akan mempengaruhi masa depan kamu. Orang yang  tidak membangun kebiasaan mengatur keuangan di masa muda akan mengalami kesulitan dengan keuangan mereka di masa depan. 

Apa saja hal penting, sebagai pelajaran dasar dalam pengelolaan keuangan yang sehat ? Berikut ini tips cara mengatur keuangan untuk anak muda, agar keuangan mu menjadi sehat dan bertumbuh.  

Cara Anak Muda Mengatur Keuangan 

Melansir Investopedia, berikut ini tips cara mengatur keuangan bagi anak muda yang dapat kamu pertimbangkan untuk dilakukan semenjak saat ini. 

  1. Kendalikan diri, biasakan bayar secara tunai, bukan kredit

Membiasakan diri untuk membayar secara tunai ketimbang kredit merupakan kebiasaan yang baik dalam melatih pengendalian diri sehingga kamu terbiasa untuk tidak punya utang. Jadi, membayar pakai kartu debit itu lebih baik dari kartu kredit, kecuali jika kamu mampu melunasi tagihan kartu kredit secara penuh setiap bulan.

Jika tidak mampu membayar tagihan kartu kredit, tapi kamu memaksakan diri untuk membeli sepotong celana jins atau pakaian yang mahal-mahal, maka kemungkinan kamu baru akan melunasi pembayaran barang-barang tersebut dalam waktu 10 tahun.  

Gunakanlah kartu kredit secara bijak. Misalnya, hanya pada keadaan darurat, atau pada pembelanjaan dengan promo diskon yang menguntungkan. 

Baca Juga : Pinjaman KTA Tanpa Syarat Kartu Kredit Terbaik

  1. Waspadai nasihat keuangan yang buruk, edukasi diri sendiri

Jika kamu tidak belajar mengelola keuangan, maka nasihat orang lain yang salah dalam mengatur keuangan akan mempengaruhi cara mengatur keuangan rumah tangga agar tidak boros. Sebagian orang tersebut bisa memiliki niat buruk, sebagian lainnya mungkin bermaksud baik, tetapi tidak sepenuhnya mengetahui keadaan keuangan kamu. 

Daripada kamu mengandalkan saran random dari orang yang tidak kompeten, lebih baik bacalah beberapa buku dasar tentang keuangan pribadi. Setelah kamu memiliki pengetahuan dasar mengenai pengelolaan keuangan pribadi, jangan biarkan siapapun mempengaruhi kamu dalam mengatur keuangan. 

  1. Belajar budgeting (menyusun anggaran), agar kamu tahu kemana uangmu pergi

Jangan biarkan pengeluaran kamu melebihi pendapatan. Perhatikan selalu kemana uang kamu  pergi. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menganggarkan dan membuat rencana pengeluaran pribadi untuk melacak pemasukan dan pengeluaran kamu. 

Setelah kamu benar-benar dapat melacak kemana uang dibelanjakan, hal itu dapat  menjadi pengingat yang berharga untuk menyadari, misalnya,  bagaimana biaya membeli kopi di kafe setiap pagi bertambah selama sebulan. 

Dengan melakukan perubahan kecil dalam pengeluaran sehari-hari, yang berada di bawah kendali kamu, misalnya, membuat kopi di rumah daripada beli di kafe; maka perubahan tersebut dapat berdampak besar pada situasi keuangan kamu. 

Atau kamu juga bisa menjaga pengeluaran bulanan yang lebih besar, seperti sewa apartemen, agar serendah mungkin. Hal ini  dapat menghemat lebih banyak uang dari waktu ke waktu.  Memahami bagaimana uang bekerja adalah langkah pertama untuk membuat uang bekerja untuk kamu. 

Baca Juga : 6 Tips Memilih Kartu Kredit Terbaik Untuk Ibu Rumah Tangga

  1. Bayar diri kamu terlebih dahulu, dimulai dari dana darurat

Bayar diri kamu terlebih dahulu berarti menabung untuk keadaan darurat dan untuk masa depan. Latihan cara mengatur keuangan bulanan sederhana ini bisa membantu kamu keluar dari masalah finansial. Berapapun penghasilan dan pengeluaran kamu, pertimbangkan selalu tabungan dana darurat setiap bulan.

Kebiasaan menabung akan membantu kamu berhenti memperlakukan tabungan sebagai pilihan, dan mulai memperlakukannya sebagai pengeluaran bulanan yang diperlukan. Kebiasaan ini akan membuat kamu memiliki dana pensiun, uang liburan, atau bahkan uang untuk uang muka membeli rumah.

Saran: Pindahkan uang tabungan dari rekening tabungan biasa menjadi rekening tabungan dengan  hasil bunga yang  tinggi, sertifikat deposito jangka pendek, atau rekening pasar uang. 

  1. Mulai menabung untuk dana pensiun

Kamu perlu merencanakan masa pensiun sejak jauh-jauh hari. Cara terbaik untuk membuat uang kamu tumbuh pada tingkat yang jauh lebih cepat daripada bunga sederhana adalah dengan tabungan dana pensiun yang menerapkan bunga majemuk. 

  1. Pelajari tentang pajak

Saat pendapatan kamu sudah meningkat, atau saat negosiasi gaji dengan atasan, kamu perlu memperhatikan pajak yang harus kamu keluarkan. Penting diperhatikan adalah bagaimana cara kerja pajak penghasilan. Ketika perusahaan menawarkan gaji awal, kamu perlu tanyakan apakah gaji itu cukup untuk memenuhi tabungan dan dana pensiun setelah dipotong pajak? 

  1. Jaga kesehatan kamu

Biaya kesehatan itu mahal. Jadi, menjaga kesehatan lebih penting daripada mengobati setelah kamu terserang penyakit. Meskipun kamu telah diproteksi oleh BPJS Kesehatan atau asuransi kesehatan swasta, namun menjaga kesehatan merupakan bagian dari pengelolaan keuangan. Sebab, dengan tubuh yang sehat kamu akan dapat semakin optimal dalam menghasilkan pemasukan dan meminimalkan pengeluaran biaya kesehatan. 

Memproteksi diri dengan asuransi juga penting. Perusahaan tempat bekerja biasanya menawarkan fasilitas asuransi kesehatan. Fasilitas asuransi kesehatan ini telah diberikan kepada orang tua kamu, dan kamu bisa juga tetap menggunakan asuransi kesehatan keluarga dari orang tua.  

Baca Juga : Apa Itu Kartu Kredit? Plus Minus, Jenis, dan Cara Memperolehnya

  1. Lindungi aset kekayaan kamu 

Untuk memastikan bahwa uang hasil jerih payah kamu tidak hilang dalam keadaan darurat, kamu harus mengambil langkah untuk melindunginya. Beberapa langkah cerdas untuk dipikirkan, adalah  mengenai asuransi, penasihat keuangan, dan pajak. 

Jika menyewa rumah atau apartemen, dapatkan asuransi untuk melindungi isi rumah dari kerugian akibat kebobolan maling atau kebakaran. 

Selain itu, pikirkan juga tentang asuransi jiwa yang dapat  memberi kamu penghasilan tetap jika kamu tidak dapat bekerja untuk waktu yang lama karena sakit atau cedera.

Carilah perencana keuangan yang dibayar untuk memberikan saran cara mengatur keuangan pribadi yang tidak memihak. Bukan penasihat keuangan berbasis komisi. 

Lindungi uang kamu, pilih tabungan yang terlindungi dari pajak. Pastikan uang kamu menghasilkan bunga. Pelajari semua instrumen investasi yang relevan. Misalnya rekening tabungan berbunga tinggi, dana pasar uang, dan deposito, saham, obligasi, dan reksa dana. 

Kebiasaan hidup hemat

Selain delapan tips cara mengatur keuangan di atas, kamu juga bisa menambahkannya dengan berusaha hidup hemat.  Yakni, tentang membelanjakan uang dengan cermat. 

Berbagai penghematan pengeluaran yang dapat kamu lakukan adalah: 

  • Biasakan membawa bekal makanan dan minuman  dari rumah
  • Tidak sering menghabiskan waktu nongkrong di kafe atau berkeliaran di mal
  • Tidak membeli barang hanya karena tidak mau ketinggalan trend
  • Mulai berpikir meningkatkan penghasilan 

Baca Juga : Bagaimana Memilih Bank Terbaik Untuk Menabung ?

Selain melakukan penghematan harian, penting juga untuk mulai memikirkan untuk memperoleh penghasilan tambahan agar penghasilan kamu semakin meningkat. 

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencari penghasilan tambahan kamu. Hal itu tergantung dari passion, hobi, kemampuan, keterampilan, dan modal yang kamu miliki. 

Penghasilan tambahan bisa diperoleh dari jualan online sebagai reseller atau dropshiper, membuat channel di Youtube atau TikTok, menjadi affiliate marketing, menjual foto, desain, video, dan sebagainya.  

banner mega
banner mega

Demikianlah cara mengatur keuangan bagi anak muda, agar masa depan keuanganmu akan sehat dan cerah. 

Wah, setuju banget deh! Berhemat, jaga kesehatan, dan mencari penghasilan tambahan memang penting banget ya untuk hari ini dan masa depan. Semoga kamu bisa menjaga work-life balance dan tetap menjalani hidup dengan ceria! Supaya masa depan yang cerah makin terjamin, yuk buka tabungan Bank Mega yang cocok banget buat kamu. Untuk pilihan dan keuntungan lengkapnya, silakan kunjungi website Bank Mega atau hubungi Mega Call di nomor 08041500010 atau +62 21 29601600.

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail
pinjaman kta tanpa kartu kredit

Berbeda dengan umumnya Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang memerlukan persyaratan histori kartu kredit dalam 1 tahun terakhir, pinjaman KTA tanpa syarat kartu kredit tidak mempersyaratkannya.

Kredit Tanpa Agunan atau KTA merupakan salah satu produk pinjaman dari perbankan dan lembaga jasa keuangan, dimana nasabah tidak perlu menyiapkan jaminan berupa aset yang mereka miliki. Biasanya bank hanya mempersyaratkan riwayat kartu kredit dari pemohon, minimal dalam 1 tahun belakangan.     

Namun dalam beberapa tahun belakangan ini,  sebagian bank, perusahaan jasa finansial, hingga E-Commerce juga mengeluarkan KTA tanpa syarat kartu kredit. Hal ini untuk memudahkan orang yang tidak pernah memiliki kartu kredit untuk mengajukan pinjaman KTA. 

Meski menjadi solusi,  namun, perlu disadari bahwa suku bunga pinjaman KTA tanpa persyaratan kartu kredit itu lebih tinggi dari jenis pinjaman secara umum.  Tingginya suku bunga tersebut dikarenakan KTA itu  tidak memerlukan syarat agunan aset tertentu dari pemohon. 

Kelebihan pinjaman KTA tanpa kartu kredit  

  • plafon pinjaman yang sangat bervariasi, mulai dari Rp 3 jutaan hingga Rp 200 jutaan. 
  • Tenor pinjaman yang diberikan bisa dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
  • Tidak memerlukan kartu kredit sebagai syarat pengajuan, proses pencairannya juga relatif cepat. 

Baca Juga : Cara Membuat Kartu Kredit, Agar Cepat Disetujui Bank

Persyaratan Pinjaman KTA Tanpa Kartu Kredit 

Pada umumnya, persyaratan yang diajukan saat kamu mengajukan pinjaman KTA tanpa kartu kredit adalah sebagai berikut : 

  1. Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk Warga Negara Indonesia, atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) untuk Warga Negara Asing. 
  2. Bukti Penghasilan seperti slip gaji bagi karyawan, dan SPT pajak untuk non karyawan.
  3. Fotokopi Rekening Tabungan (3 bln terakhir)
  4. Fotokopi Surat Izin Profesi bagi profesional
  5. NPWP
  6. Fotokopi akta pendirian/SIUP/TDP bagi wirausaha

Biaya-Biaya yang Dikenakan dari Pinjaman KTA Tanpa Kartu Kredit

Sebelum mengajukan pinjaman KTA  tanpa kartu kredit, sebaiknya kamu cermati dahulu biaya-biayanya. Berikut ini adalah biaya-biaya yang pada umumnya dikenakan. 

  1. Biaya Provisi

Ini merupakan biaya imbal jasa ke bank atas disetujuinya pinjaman, atau disebut juga biaya administrasi. Biaya provisi dikenakan sekali di muka, dengan memotong langsung dana pinjaman KTA tanpa kartu kredit yang dicairkan bank. 

Sebagian bank tidak menerapkan biaya provisi pada pemohon kredit. Tetapi mereka mengenakan biaya administrasi yang cukup tinggi untuk pengurusan kredit. 

Besaran biaya provisi berkisar 1 hingga 3,5% dari jumlah pinjaman. 

  1. Biaya di Muka

Adalah biaya yang harus dibayarkan di luar cicilan. Jumlahnya berbeda untuk masing-masing  bank. Biaya yang dibayar di muka biasanya sekitar 1,5 sampai 5% dari jumlah  pinjaman.

  1. Biaya Bunga

Bunga KTA tanpa kartu kredit besarannya bervariasi, dengan kisaran 10%  sampai 23% per tahun. Bunga KTA bersifat flat atau tetap.

Baca Juga : 6 Tips Memilih Kartu Kredit Terbaik Untuk Ibu Rumah Tangga

  1. Biaya Penalti

Biaya penalti dikenakan apabila pelunasan KTA dipercepat sesuai dengan ketentuan masing-masing bank. Pada umumnya biaya penalti ini mencapai 5 – 6% dari sisa tagihan KTA. 

  1. Biaya Materai

Pada sebagian bank ada yang meminta pihak pengambil kredit untuk membayar biaya materai. 

  1. Biaya Asuransi

KTA juga menerapkan asuransi jiwa untuk  melindungi pihak penerima kredit. Karena, dengan jumlah pinjaman yang besar membuat bank tidak mau mengambil risiko bila debitur meninggal dunia. Asuransi dipilih oleh bank, bukan dari pilihan pemohon kredit.

Cara Menghitung Cicilan KTA Tanpa Kartu Kredit 

Sebaiknya kamu mengetahui simulasi perhitungan cicilan KTA tanpa kartu kredit sebelum diajukan kepada pihak bank atau lembaga jasa keuangan. Contohnya sebagai berikut: 

Kamu akan meminjam dana Rp 10.000.000.- dengan bunga 3%/per bulan selama 1 tahun (12 bulan). Maka perhitungan cicilannya adalah begini: 

Cicilan Pokok per Bulan
Pinjaman pokok : Tenor
= Rp 10.000.000.- :  12 bulan
= 833.333.-/ bulan

Bunga Pinjaman per Bulan
Pinjaman pokok x (bunga per tahun x 12) : 12 bulan)
= Rp 10.000.000.- x (3%x12): 12 bulan
= Rp 300.000.-

Cicilan Tetap per Bulan
Cicilan pokok + Bunga pinjaman
= Rp 833.333.- + Rp 300.000.-
= Rp 1.133.333.-

Jadi, cicilan KTA tanpa kartu kredit yang harus kamu bayar setiap bulan termasuk bunganya, berlangsung selama setahun,  sebesar Rp 1.133.333.-

Prosedur Pengajuan KTA Tanpa Kartu Kredit 

Jika sudah mantap ingin mengajukan KTA tanpa kartu kredit, inilah prosedur yang biasanya diterapkan kepada pemohon. 

Baca Juga : Apa Itu Kartu Kredit ? Plus Minus, Jenis, dan Cara Memperolehnya

Melengkapi syarat umur


Pada umumnya, bank menerapkan syarat yang hampir sama untuk calon nasabahnya yaitu usia minimal 21 tahun, dan maksimal 65 tahun. Dengan demikian, batas akhir tenor pinjaman tidak jatuh lebih dari saat nasabah akan berumur 65 tahun.

Dokumen memiliki keaslian dan lengkap

Beberapa dokumen yang harus dipersiapkan antara lain adalah NPWP, Kartu Keluarga, Akta Nikah (jika sudah menikah), Surat Keterangan Penghasilan bagi karyawan, Surat Izin Praktik bagi profesional ataupun SIUP/TDP bagi pengusaha serta fotokopi rekening koran atau tabungan selama 3 bulan terakhir.

Status Profesi

Memiliki status pekerjaan dan penghasilan yang sesuai dengan batas minimum penghasilan yang ditetapkan oleh bank.

Jumlah Debt Ratio

Debt ratio atau rasio utang yang kamu miliki saat pengajuan tidak boleh melebihi 30% dari total penghasilan. 

Validitas nomor telepon

Nomor telepon yang kamu berikan pada pihak bank haruslah nomor yang masih aktif dan dapat dihubungi. Ketika melakukan pengajuan, biasanya bank minta nomor telepon pribadi, nomor telepon kantor, dan nomor telepon keluarga tidak serumah dari calon pemohon pinjaman KTA tanpa kartu kredit.

Mengikuti proses verifikasi 

Proses verifikasi akan dilakukan oleh bank. Pastikan semua data dan dokumen yang kamu berikan adalah benar, agar bank dapat menyetujui pengajuan pinjaman KTA kamu. Jika belum lengkap dokumen dan data, maka kamu pasti akan diminta untuk melengkapi kembali. 

Cara Menghitung Debt Ratio dalam KTA Tanpa Kartu Kredit 

Perhitungan debt ratio digunakan untuk mengetahui total utang dibandingkan dengan penghasilan. Cara menghitungnya mudah saja, 

Contoh:
Penghasilan: Rp 9.000.000.-/bulan
Cicilan kartu kredit: Rp 500.000.-/bulan
Cicilan kredit mobil: Rp 2.000.000.-/bulan
Cicilan kredit rumah: Rp 3.000.000.-/bulan

Debt Ratio: Jumlah utang: Penghasilan
= Rp 5.500.000.-: Rp 9.000.000.-
= 51.1%

Pinjaman KTA dengan kartu kredit 

Pada umumnya produk KTA membutuhkan syarat kepemilikan kartu kredit,  minimal selama satu tahun terakhir, dari calon debitur. Data historis atau riwayat kartu kredit itu menjadi 

pertimbangan bagi bank untuk memberikan pinjaman dana. 

Riwayat pemakaian kartu kredit yang baik akan meyakinkan pihak bank. Yakni sebagai referensi data nasabah,  mulai dari limit kartu kredit yang digunakan, frekuensi pembayaran, jumlah transaksi, dan lain-lain. 

Mega Cash Line

Bagi kamu yang sedang mencari kredit tanpa agunan, Mega Cash Line dari Bank Mega bisa menjadi pilihan. 

Keunggulan Mega Cash Line : 

  • Dana dapat dicairkan kapan saja dan dimana saja
  • Pencairan dana fleksibel, dapat digunakan sebagian atau seluruhnya
  • Fasilitas pinjaman revolving, plafon Mega Cash Line kamu akan terisi kembali setelah pembayaran diterima dan dana dapat langsung digunakan kembali
  • Cicilan Tetap, kamu dapat menikmati fasilitas cicilan tetap dengan bunga rendah dengan jangka waktu 12, 18, 24, dan 36 bulan
  • Pencairan dana mudah, fasilitas tarik tunai melalui ATM Bank Mega dan pentransferan dana melalui Mega Call 08041500010
  • Suku Bunga kompetitif, dengan bunga cicilan tetap 1,68% – 2,99% flat per bulan
Pinjaman ini akan diberikan pada calon nasabah, dengan syarat umur minimal 21 tahun  dan maksimal 55 tahun,  atau sudah pernah menikah, dengan minimum penghasilan per bulan Rp 3 juta. 
banner mega
banner mega

Persyaratan dokumen yang perlu disiapkan adalah: 

  • Fotocopy KTP
  • Fotocopy Kartu Kredit Bank Mega/ Bank Lain/ Rekening Payroll Bank Mega
  • Fotocopy NPWP (Limit > Rp 50 juta)

Nah, pas banget nih buat kamu yang membutuhkan Kredit Tanpa Agunan, Mega Cash Line adalah pilihan yang tepat dengan semua keunggulan dan kemudahan transaksinya. Proses pengajuannya juga mudah, silakan isi aplikasi pinjaman Mega Cash Line secara online di sini (link). Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi website Bank Mega atau hubungi Mega Call di nomor 08041500010 atau +62 21 29601600

0 comments
1 FacebookTwitterWhatsappEmail
kartu kredit terbaik

Banyaknya promo cashback dan diskon belanja mungkin akan menjadi pilihan kartu kredit terbaik bagi seorang ibu rumah tangga. Namun, belum tentu bagi seorang eksekutif muda yang sering melakukan perjalanan bisnis ke berbagai kota dan luar negeri. Jadi, apa sih kriterianya sebuah kartu kredit bisa menjadi pilihan terbaik bagi seseorang? 

Pilihan beragam yang ditawarkan oleh kartu kredit seringkali malah bikin bingung, terutama bagi seorang ibu rumah tangga. Mau pilih yang mana? Akhirnya, memilih kartu kredit terbaik adalah menjadi  suatu tantangan tersendiri.  

Berikut ini beberapa tips memilih kartu kredit terbaik yang dapat dipertimbangkan oleh seorang ibu rumah tangga.

  1. Kenali jenis-jenis promo kartu kredit terbaik, lalu sesuaikan dengan gaya hidup 

Sebelum memutuskan untuk memilih kartu kredit mana yang terbaik untuk dirinya, seorang ibu rumah tangga perlu tahu apa saja jenis promo yang ditawarkan oleh masing-masing kartu kredit. 

Setidaknya ada tujuh jenis penawaran promo yang umumnya diberikan oleh kartu kredit, yaitu: 

  1. Voucher belanja
  2. Cashback
  3. Diskon 
  4. Tiket gratis
  5. Free annual fee
  6. Point reward 
  7. Cicilan 0%   

Baca Juga : Apa Itu Kartu Kredit ? Plus Minus, Jenis, dan Cara Memperolehnya

Dari masing-masing jenis promo di atas, manakah yang menguntungkan bagi ibu rumah tangga? 

Seorang ibu rumah tangga merupakan  manajer keuangan bagi keluarga, yang mengatur lalu lintas  keuangan dari penghasilan yang dipercayakan suami kepadanya. Mulai dari belanja harian dan bulanan, bayar biaya sekolah anak, bayar tagihan listrik dan air minum, cicilan rumah, tagihan Wifi,  dan sederet kebutuhan lainnya. Jika tak cermat mengatur keuangan, bisa-bisa malah tekor! 

Oleh karenanya, memiliki kartu kredit yang menawarkan cashback bisa menjadi lebih menguntungkan bagi seorang ibu rumah tangga dalam mengelola keuangannya. Bayangkan jika setiap bulan ada cashback masuk ke rekening ibu, menyenangkan bukan? 

Tapi ingat juga, jangan menjadi konsumtif dengan kartu kredit ya. Dan jangan lupa untuk membayar tagihan kartu kredit secara maksimal dan tepat waktu. 

  1. Perhatikan skor kredit kamu

Skor kredit adalah sistem penilaian yang dilakukan oleh pihak bank untuk menilai kelayakan nasabah sebagai calon debitur ketika ingin mengajukan pinjaman. Jadi, ini adalah angka yang menunjukkan kualitas kredit kamu. 

Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan menilai skor kredit berdasarkan kemampuan membayar cicilan (ketepatan pembayaran pokok dan bunga).  Adapun level skor kredit sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum,  berjenjang dalam lima tingkatan, yaitu :

  1. Skor 1: Lancar, apabila debitur selalu membayar pokok dan bunga tepat waktu. Perkembangan rekening baik, tidak ada tunggakan, serta sesuai dengan persyaratan kredit.
  2. Skor 2: Dalam perhatian Khusus, apabila debitur menunggak pembayaran pokok dan/atau bunga antara 1-90 hari.
  3. Skor 3: Kurang lancar, apabila debitur menunggak pembayaran pokok dan/atau bunga antara 91-120 hari.
  4. Skor 4: Diragukan, apabila debitur menunggak pembayaran pokok dan/atau bunga antara 121-180 hari.
  5. Skor 5: Macet, apabila debitur menunggak pembayaran pokok dan/atau bunga lebih dari 180 hari.

Jadi, perhatikan skor kredit sebelum mengajukan permohonan membuat kartu kredit. Biasanya pihak bank akan menolak calon debitur yang memiliki skor 3, 4, dan 5 pada data hasil BI checking

Baca Juga : Cara Membuat Kartu Kredit, Agar Cepat Disetujui Bank

  1. Cek tingkat bunga yang harus dibayarkan

Pastikan tingkat bunga yang harus dibayarkan oleh pemegang kartu kredit tidak lebih dari 1,75 % per bulan. Suku bunga kartu kredit ini ditetapkan oleh Bank Indonesia sejak 1 Juli 2021. Sebelumnya adalah 2 % per bulan.  

  1. Cek besaran biaya dan denda 

Memperhatikan besaran biaya dan denda adalah salah satu komponen terpenting dalam memiliki kartu kredit terbaik. Semakin kecil komponen tersebut akan semakin baik untuk kamu. Jadi pastikan kamu mendapatkan besaran biaya dan denda yang rendah. 

Pada umumnya biaya kartu kredit terdiri dari biaya kartu tahunan, biaya kartu tambahan, biaya keterlambatan pembayaran, biaya penarikan tunai, biaya transaksi di luar negeri.  

  1. Hitung minimum pembayaran tagihan setiap bulannya

Ini merupakan poin krusial dari kartu kredit. Semakin tepat waktu dalam membayar tagihan kartu kredit akan semakin baik. Jika tidak, maka bunga kreditmu akan membengkak. 

Untuk mengantisipasinya, kamu perlu memahami rumus perhitungan bunga kartu kredit dan minimum pembayaran tagihan setiap bulan. 

Bunga harian = (Bunga bulanan  x 12 ) : 365 hari  

Minimum pembayaran = Transaksi x bunga harian x jumlah selisih hari ( dari saat transaksi sampai dengan hari cetak tagihan bulanan)    

Contoh: 

Pada tanggal 1 September kamu belanja grosir Rp 5 juta menggunakan kartu kredit yang bunga  perbulannya 1,75 %.  Cetak tagihan kartu kredit jatuh pada tanggal 24 setiap bulan. Berapa perhitungan minimum pembayaran tagihan kartu kredit kamu? 

Bunga harian = ( 1,75 % x 12 )  : 365 = 0,000575

Minimum pembayaran  = Rp 5 juta x 0,000575 x 24 hari = Rp. 69.041,- 

Dengan hanya membayar minimum pembayaran, kamu masih memiliki hutang dari nilai transaksi yang belum dibayar. 

Jadi, pastikan kamu melakukan maksimal pembayaran setiap bulannya, bukan minimum payment saja agar skor kreditmu bagus dan tidak dibebankan dengan bunga dan biaya keterlambatan. 

  1. Fitur layanan kartu kredit

Fitur keamanan adalah salah satu kriteria penting dalam memilih kartu kredit terbaik. Dengan adanya fitur keamanan, misalnya, maka kamu akan mendapat konfirmasi melalui SMS setiap saat melakukan transaksi.

Selain itu, fitur kenyamanan dalam melakukan pembayaran juga perlu. Sehingga kamu memiliki pilihan metode pembayaran yang beragam. 

Baca Juga : Bagaimana Memilih Bank Terbaik Untuk Menabung ?

Kartu kredit Transmart Mega Card  

Salah satu kartu kredit terbaik untuk ibu rumah tangga yang rutin berbelanja bulanan adalah kartu kredit Transmart Mega Card. Kartu Kredit yang diterbitkan oleh Bank Mega bekerja sama dengan Transmart ini merupakan pengganti (rebranding) dari Carrefour Mega Card. 

Fitur tambahan pembayaran nirsentuh (contactless) pada kartu ini memberikan kemudahan dan tambahan pilihan cara bertransaksi kepada Nasabah. 

Setiap pemegang kartu berhak atas diskon 10% atau cicilan 0% untuk belanja di seluruh Transmart di Indonesia. Selain itu, setiap pembelanjaan Rp10.000 mendapat 30 MPC Points, dan gratis Iuran Tahunan Tahun Pertama. 

Mega Bill 

Kamu juga bisa mendaftarkan seluruh tagihan rutin bulanan kamu,  untuk menikmati kenyamanan serta kemudahan pembayaran,  dengan menggunakan fitur Mega Bill. 

Mega Bill adalah pembayaran tagihan (pasca bayar/ postpaid) rutin bulanan melalui autodebet Kartu Kredit Bank Mega. Kamu dapat menghemat waktu. Secara otomatis, fitur tersebut akan menyelesaikan tagihan rutin bulanan kamu, seperti  tagihan listrik, air bersih, telepon rumah, internet, telepon seluler, dan TV berlangganan.  

banner mega
banner mega

Limit kredit dan Iuran tahunan

Untuk memiliki kartu kredit Transmart Mega Card, kamu hanya perlu memiliki minimum pendapatan sebesar Rp 3 juta per bulan. Minimum limit kredit yang akan diperoleh adalah sebesar Rp 2 juta.  

Biaya iuran tahunan untuk Transmart Mega Card  Silver, Basic Rp 450 ribu dan Supplement Rp 250 ribu. Dan untuk Transmart Mega Card Platinum dikenakan iuran tahunan Basic Rp. 500 ribu dan Supplement Rp. 300 ribu.  

Segala kebutuhan Ibu-Ibu akan lebih mudah dan nyaman terpenuhi bersama Bank Mega. Waktunya memilih jenis Kartu Kredit Bank Mega terbaik untuk keperluan dan kegiatan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi website Bank Mega atau hubungi Mega Call di nomor 08041500010 atau +62 21 29601600

0 comments
0 FacebookTwitterWhatsappEmail